spot_imgspot_img
Jumat 17 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog

Polres Ciamis Borong 3 Penghargaan Bergengsi di Polda Jabar, Juara 1 Lomba 3 Pilar dan Satkamling

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Kapolda Jabar saat menyerahkan penghargaan kepada Bhabinkantibmas

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Polres Ciamis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Korps baju cokelat ini sukses memboyong tiga penghargaan bergengsi dalam agenda Apel Gelar Bhabinkamtibmas dan Sabuk Kamtibmas Polda Jawa Barat, sekaligus peluncuran Program Kapolda Jabar “Jaga Rawat Jawa Barat”.

Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, membagikan langsung kabar bahagia tersebut, Jumat (17/7/2026).

Baca Juga: Herdiat Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Sebut Data Akurat Penentu Masa Depan Ciamis

Hidayatullah menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Ciamis dalam memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Pihaknya terus memaksimalkan sinergi bersama unsur pemerintah, TNI, serta seluruh elemen masyarakat Tatar Galuh.

“Polres Ciamis berhasil mencatatkan prestasi yang membanggakan dengan meraih Juara 1 Lomba 3 Pilar Tingkat Polda Jawa Barat, Juara 1 Lomba Satkamling Tingkat Polda Jawa Barat serta Juara 3 Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Jawa Barat,” ungkapnya.

Hidayatullah menuturkan bahwa raihan impresif ini mengukir sejarah baru bagi Polres Ciamis.

Kolaborasi Kepolisian, TNI, Desa dan Warga

Pencapaian tersebut sekaligus mencerminkan keberhasilan program pembinaan berkelanjutan dalam memperkuat kolaborasi antara kepolisian, TNI, pemerintah desa, dan warga demi menjaga stabilitas keamanan wilayah.

“Prestasi itu tidak terlepas dari kerja keras seluruh personel Polres Ciamis beserta jajaran, khususnya para Bhabinkamtibmas yang selama ini menjadi ujung tombak Polri di tengah masyarakat,” ucap Hidayatullah.

Ia menambahkan bahwa para personel di lapangan secara konsisten menerapkan pendekatan humanis dan pelayanan yang responsif.

Mereka aktif menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat desa serta menguatkan sistem keamanan lingkungan melalui pos Satkamling.

“Polres Ciamis mampu menghadirkan inovasi dan pelayanan yang berdampak nyata bagi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Hidayatullah memaparkan bahwa predikat Juara 1 Lomba 3 Pilar menjadi bukti kuat bahwa sinergitas antara Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan pemerintah desa di Kabupaten Ciamis berjalan sangat harmonis.

Tim penilai menganggap kolaborasi tersebut mampu menjadi fondasi kokoh untuk menyelesaikan berbagai persoalan warga secara cepat.

Sinergi ini juga terbukti efektif membangun ketahanan sosial serta memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, penghargaan Juara 1 Lomba Satkamling menunjukkan keberhasilan Polres Ciamis dalam menghidupkan kembali peran aktif pos ronda. Langkah ini memicu partisipasi swadaya masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing.

“Prestasi Juara 3 Bhabinkamtibmas Teladan menjadi pengakuan atas dedikasi personel Polres Ciamis. Tentunya dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat secara profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan,” pungkas Hidayatullah.

(Husen Maharaja)

Bank bjb Tasikmalaya Edukasi Literasi Keuangan Pelajar, Dorong Budaya Menabung dan Cegah Pinjol

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Ratusan Pelajar mengikuti edukasi literasi keuangan, yang disampaikan jajaran Bank Bjb Cabang Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Bank bjb Kantor Cabang Tasikmalaya secara aktif terus menggencarkan edukasi literasi dan inklusi keuangan bagi berbagai komponen masyarakat, khususnya di kalangan pelajar. Langkah strategis ini bertujuan untuk menumbuhkan kebiasaan serta budaya menabung sejak dini.

Tim Bank bjb menjalankan program edukasi tersebut dengan mengunjungi sejumlah sekolah tingkat SMA sederajat di wilayah Kota Tasikmalaya. Kunjungan ini sengaja memanfaatkan momentum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Baca Juga: Tugu Koperasi Tasikmalaya Bersolek Sambut Menkop Ferry Juliantono, Revitalisasi Total Segera Dimulai

Kali ini, Bank bjb mewujudkan sinergi nyata lewat kolaborasi bersama SMKN 1 Kota Tasikmalaya bertepatan dengan agenda MPLS di lingkungan sekolah tersebut, Jumat (17/7/2026).

Jajaran Bank bjb mengemas kegiatan edukasi ini dengan penuh semarak. Ratusan pelajar menyambut antusias materi dan pemaparan komprehensif terkait pentingnya pemahaman literasi serta inklusi keuangan.

Dalam sesi tersebut, para peserta menerima bekal pemahaman mengenai pentingnya memiliki rekening tabungan sejak dini. Petugas juga mengajari mereka cara menyisihkan uang saku secara rutin, mengenal produk layanan keuangan yang legal, hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan dan investasi bodong.

Pimpinan Cabang Bank bjb Tasikmalaya, Fina Petrina Ahmad, menjelaskan bahwa program ini bertujuan meningkatkan pemahaman para pelajar tentang esensi budaya menabung sekaligus mendeteksi aktivitas keuangan yang ilegal.

Fina menilai literasi keuangan bagi anak usia sekolah sangat penting agar mereka mampu mengatur keuangan secara benar dan bijak demi masa depan yang cerah.

“Kami percaya, literasi keuangan bisa menjadi bekal penting bagi pelajar untuk menghadapi tantangan di masa depan. Dengan menumbuhkan budaya menabung dan mengelola keuangan sejak dini, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan bijak dalam mengambil keputusan finansialnya,” ungkap Fina Petrina Ahmad.

Investasi Masa Depan

Ia mengimbuhkan bahwa melalui kegiatan ini, Bank bjb mengajak dan mendorong para siswa agar segera memiliki rekening tabungan mandiri sebagai langkah investasi masa depan.

“Bank bjb menghadirkan program Simpanan Pelajar (SimPel) dan program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR). Program tersebut bisa dengan mudah diakses oleh para pelajar dengan syarat yang mudah dan awal tabungan yang ringan,” ujarnya.

Fina menegaskan, kepemilikan rekening sejak dini menjadi pintu awal yang sehat untuk membangun perilaku finansial yang positif bagi generasi muda.

Menurutnya, generasi yang cerdas finansial akan mampu merencanakan masa depan dengan matang. Terlebih menghindari perilaku konsumtif, serta lebih siap berkontribusi dalam memutar roda perekonomian bangsa.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Kota Tasikmalaya, Junjun Nugraha Sutisna, melayangkan apresiasi dan terima kasih kepada Bank bjb Tasikmalaya atas kepedulian mereka mengedukasi para siswanya.

Junjun mengakui pembekalan ilmu keuangan dasar sangat krusial bagi remaja. Tujuannya agar mereka memiliki tanggung jawab penuh terhadap uang yang mereka pegang.

“Mereka harus melek literasi keuangan agar mampu bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangannya. Sehingga tidak mudah tergiur dengan tawaran-tawaran keuangan ilegal seperti pinjaman online, judi online, atau investasi bodong lainnya,” tegas Junjun Nugraha.

Ia memandang kolaborasi antara dunia pendidikan dan lembaga perbankan menjadi kunci utama untuk mempercepat target inklusi keuangan di kalangan pelajar.

Pihak sekolah pun ingin membiasakan para anak didik mereka untuk mengelola uang saku dengan hemat. Terlebih menghindari sifat boros selama menuntut ilmu di bangku sekolah.

“Hadirnya layanan perbankan di lingkungan sekolah tentu akan memudahkan bagi kami semua untuk bertransaksi keuangan dengan mudah, nyaman, dan cepat,” pungkas Junjun.

(Seda)

Presiden Prabowo Pastikan Investasi Asing Harus Beri Manfaat bagi Indonesia

0
presiden prabowo
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Web)

NASIONAL,FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus membuka peluang investasi dari berbagai negara. Meski demikian, ia memastikan bahwa setiap kerja sama yang terjalin harus tetap berpijak pada kepentingan nasional serta memberikan manfaat yang seimbang bagi seluruh pihak yang terlibat.

Pernyataan tersebut pada saat acara groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026. Momentum tersebut jadikan Presiden untuk menjelaskan arah kebijakan pemerintah dalam membangun iklim investasi yang terbuka sekaligus menjaga kepentingan bangsa.

Menurut Prabowo, Indonesia memandang investasi sebagai salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, memperkuat sektor energi, dan mendorong pembangunan nasional. Karena itu, pemerintah tetap membuka ruang bagi mitra internasional yang ingin bekerja sama secara sehat dan saling menguntungkan.

BACA JUGA: Babak Baru Program MBG, Zulkifli Hasan Minta Waktu 1 Bulan

Dalam sambutannya, Presiden mengatakan, “Kita bersahabat sama semua negara, dalam kondisi ini kita terbuka kepada semua mitra, semua negara yang mau masuk ke Indonesia. Mau bermitra sama Indonesia, mau bekerja dengan saling menguntungkan, ini sikap kita.”

Ia menambahkan bahwa keterbukaan terhadap investasi asing tidak berarti Indonesia mengesampingkan kepentingan nasional. Menurutnya, posisi Indonesia saat ini semakin kuat sehingga setiap bentuk kerja sama harus dengan dengan rasa saling menghormati.

Prabowo menegaskan, “Tapi semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa. Pemimpin-pemimpin Indonesia bukan pemimpin yang bodoh, bukan pemimpin yang naif, bukan pemimpin yang penakut.”

Dalam kesempatan yang sama, Presiden memberikan apresiasi kepada para pihak yang terlibat dalam pengembangan proyek LNG Abadi Masela. Proyek tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Inpex Corporation dari Jepang, Petronas dari Malaysia, dan Pertamina sebagai perusahaan energi milik Indonesia.

Menurut Prabowo, kerja sama seperti itu menunjukkan bahwa kemitraan antara Indonesia dan investor internasional dapat berjalan dengan baik apabila landasan prinsip saling menguntungkan. Ia menilai iklim investasi yang sehat menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan nasional.

Presiden juga menekankan bahwa pemerintah menginginkan setiap investor memperoleh keuntungan yang wajar dari investasi yang ditanamkan di Indonesia. Dengan begitu, hubungan kerja sama dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Ia menyampaikan, “Para investor harus untung, sekali lagi, sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan. Kita yang malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia.”

BACA JUGA: Lelang Ulang Lagi, Ini 3 Penyebab Proyek Tol Getaci Gagal Tender untuk Kedua Kalinya

Di sisi lain, Prabowo mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab utama kepada masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, seluruh investasi yang masuk harus mampu memberikan dampak nyata terhadap pembangunan nasional, terutama dalam memperkuat sektor energi dan mendukung transformasi ekonomi. 

“Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Kita perlu energi ini untuk melaksanakan transformasi bangsa.” Dengan pernyataan tersebut, Presiden kembali menegaskan bahwa Indonesia akan terus membuka diri terhadap investor global, namun seluruh kerja sama tetap harus mengedepankan kepentingan rakyat serta mendukung kemajuan bangsa dalam jangka panjang.

(Jingga Sonjaya)

Cuma Ada 4 Unit di Indonesia, Royal Enfield Rilis Shotgun 650 x Rough Crafts Edition

0
Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts
Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts. (Web)

FOKUSJabar.id: Dunia otomotif roda dua tanah air kembali diguncang oleh kabar eksklusif. Bagi para kolektor motor kustom dan pencinta moge berkarakter bold, bersiaplah untuk berebut daya pikat terbaru dari pabrikan legendaris asal Inggris ini. Royal Enfield secara resmi meluncurkan Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts Edition di pasar Indonesia.

Motor ini bukan sekadar lini produksi massal biasa. Lahirnya motor ini dari kolaborasi global bersama builder kustom ternama dunia asal Taiwan, Winston Yeh (pendiri Rough Crafts), motor edisi terbatas ini merupakan perwujudan seni murni di atas aspal.

Namun, ada satu catatan penting bagi Anda yang berminat: Indonesia hanya mendapatkan kuota sebanyak 4 unit saja!

Lantas, apa yang membuat Shotgun 650 edisi Rough Crafts ini begitu istimewa hingga layak menyandang status collector’s item? Mari kita bedah detail estetikanya yang magis.

BACA JUGA: Mengenal Honda CRF1100L Africa Twin, Motor Yang Dedi Mulyadi

Terinspirasi dari Mahakarya “Caliber Royale” EICMA

Perjalanan motor ini awalnya ketika modifikasi kustom garapan Rough Crafts yang bernama “Caliber Royale” sukses memukau dunia di ajang EICMA 2025 dan Motoverse 2025. Melihat antusiasme yang luar biasa, Royal Enfield memutuskan untuk mewujudkan konsep tersebut ke dalam versi produksi terbatas yang sangat eksklusif.

Secara global, motor kustom kolaborasi ini hanya memproduksi sebanyak 100 unit di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut, kuota rata masing-masing 25 unit untuk wilayah India, Asia Pasifik, Eropa, dan Amerika Utara—dan luar biasanya, Indonesia berhasil mengamankan 4 unit bernomor khusus di dalamnya!

Detail Estetika Premium: Sentuhan Hitam dan Emas yang Intimidatif

Berbeda dengan varian standar yang mengutamakan konsep “kanvas kosong” untuk dimodifikasi bebas, Shotgun 650 x Rough Crafts Edition datang dengan status masterpiece yang sudah matang dan siap mencuri perhatian.

Berikut adalah beberapa detail visual premium yang membuatnya sangat berbeda:

  • Kelir Bodi Eksklusif: Mengusung kombinasi warna Gloss Jet Black dan Matt Stealth Black yang gelap, misterius, sekaligus garang.
  • Aksen Gold Leaf: Terdapat guratan garis emas (Gold Leaf) dengan kombinasi aksen abu-abu halus yang melapisi tangki dan panel bodi.
  • Plakat Nomor Seri Kustom: Setiap unit ada nomor edisi terbatas yang tersemat langsung pada tangki bahan bakar untuk mempertegas keaslian eksklusivitasnya.
  • Emblem Kuningan Cor: Logo kolaborasi eksklusif pahatan dari bahan kuningan cor (cast brass) yang melekat kokoh di bagian motor.
  • Komponen Kustom Khas Rough Crafts: Ada spion bar-end hitam, jok kulit premium bertekstur quilted, pelek alloy dengan potongan kontras (contrast-cut), serta tabung suspensi depan (inner fork) berwarna emas mencolok.

Istimewanya lagi, setiap pembeli berhak membawa pulang sebuah karya ilustrasi orisinal Caliber Royale edisi terbatas yang rancangannya dan tandatangani langsung oleh Winston Yeh.

Spesifikasi Mesin Twin 650cc yang Tangguh

Di balik jubah estetikanya yang menawan, performa mekanikal motor ini tetap mempertahankan ketangguhan platform twin-cylinder 650cc khas Royal Enfield.

Motor ini dengan mesin 648 cc parallel-twin berpendingin udara dan oli yang mampu memuntahkan tenaga sebesar 46,3 tk serta torsi melimpah sejak putaran bawah. Dengan melalui transmisi 6-percepatan, Shotgun 650 menawarkan karakter berkendara yang sigap, lincah, dengan ergonomi bobber yang mantap untuk dipakai harian maupun touring jarak jauh.

Harga dan Skema Pembelian “Exclusive Drop” di Indonesia

Untuk pasar Indonesia, Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts Edition ini resmi dengan harga Rp 329.100.000 (On The Road Jakarta).

BACA JUGA: Prabowo Subianto: Seluruh Kendaraan R2 akan jadi Motor Listrik

Mengingat kuotanya yang teramat langka (hanya 4 unit), sistem penjualannya melalui metode “Exclusive Drop” di situs resmi Royal Enfield Indonesia.

  • Periode Registrasi: Mulai dari sejak 15 Juli hingga 29 Juli 2026.
  • Waktu Penjualan Kilat (Drop Sale): Akan langsung serentak pada 29 Juli 2026 tepat pukul 16.00 WIB.

Empat pelanggan tercepat yang berhasil menyelesaikan proses transaksi di laman resmi pada jam tersebut otomatis sah menjadi pemilik dari moge kustom ultra-langka ini.

Bagi kolektor sejati, Royal Enfield Shotgun 650 x Rough Crafts bukan sekadar pembelian sepeda motor, melainkan investasi sebuah karya seni kustom dunia yang dilegalkan di jalan raya. Kuotanya yang hanya 4 unit menjamin Anda tidak akan pernah kembaran dengan pengendara lain saat sunmori atau sekadar nongkrong di jalanan Indonesia.

(Anthika Asmara)

Dedi Mulyadi Bongkar Borok 11 Pabrik Batu Kapur di Cipatat

0
pabrik kapur cipatat
Pabrik Kapur. (Foto: Ilustrasi AI)

BANDUNG BARAT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menemukan gurita pelanggaran di kawasan industri pabrik batu kapur, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Pelanggaran tersebut mencakup operasional pabrik tanpa izin (ilegal), pengabaian hak-hak pekerja, hingga ancaman bencana lingkungan yang serius.

Temuan ini diungkapkan langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik penambangan dan pengolahan batu kapur di Cipatat, Kamis (16/7/2026).

Pekerja Tak Punya Jaminan, Upah di Bawah Ketentuan

Dari hasil pengecekan lapangan, sedikitnya ada 11 perusahaan yang terindikasi kuat beroperasi secara ilegal dan memperlakukan pekerja di luar batas regulasi ketenagakerjaan yang sah. Dedi menilai aspek kesejahteraan buruh ini menjadi prioritas yang harus dibenahi sebelum pemerintah menjatuhkan sanksi hukum berat kepada korporasi.

BACA JUGA: Dedi Mulyadi Turun Langsung Redam Kericuhan Demo di Depan DPRD Jabar

“Saya keliling di Cipatat. Pertama, perusahaan-perusahaan itu banyak yang tidak terdaftar (ilegal). Kedua, karyawannya dibayar tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang. Tidak ada jaminan kesehatan (BPJS), tidak ada jaminan hari tua,” ujar Dedi Mulyadi dengan nada kecewa, Kamis (16/7/2026).

Jumlah 11 perusahaan bermasalah tersebut diprediksi masih bisa membengkak. Sebab, pendataan awal baru menyasar area internal kawasan inti, belum menyentuh lingkaran eksternal wilayah industri.

Cipatat Diselimuti Polusi Debu Putih, Tebing Gunung Terancam Roboh

Selain masalah administrasi dan hak buruh, aktivitas pengerukan batu kapur ini telah memicu dampak lingkungan yang kasat mata. Polusi debu kapur pekat dilaporkan telah menyelimuti sebagian besar wilayah Kecamatan Cipatat hingga tampak memutih.

Merespons hal tersebut, Dedi langsung menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat untuk turun tangan melakukan pengujian klinis.

“Di eksternalnya bisa dilihat, debu dari kapurnya itu sekarang sudah berwarna putih, itu Cipatat. Maka saya sudah minta DLH untuk melakukan tes lab, katanya seminggu lagi keluar hasilnya,” jelasnya.

Tak kalah mengerikan, mantan Bupati Purwakarta ini juga memperingatkan adanya ancaman longsor besar. Pola penambangan yang serakah dengan mengeruk bagian bawah tebing dinilai merusak struktur penyangga alami pegunungan Cipatat.

“Ada ancaman lagi, gunung. Nah gunung itu, di sisinya terlihat rapi. Tapi coba naik motor ke dalam, itu sudah diambil di bagian bawahnya, maka potensinya bisa roboh. Nah, nanti kalau saya tutup sementara (operasionalnya), pasti ribut,” ungkap Dedi.

Siapkan Solusi Alternatif: Alihkan Pekerja Sebelum Pabrik Ditindak

Meski mengantongi segudang pelanggaran, Pemprov Jabar memilih langkah persuasif yang humanis. Gubernur menegaskan tidak akan langsung menutup paksa pabrik-pabrik tersebut guna menghindari lonjakan angka pengangguran mendadak.

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar telah diperintahkan untuk mengidentifikasi seluruh pekerja yang rata-rata berkisar antara 5 hingga 600 orang per perusahaan.

BACA JUGA: Dedi Mulyadi Sentil Pengusaha Soal NPWP, Apindo Jabar Pasang Target Besar Ciptakan Lapangan Kerja

Sebagai langkah solutif, Pemprov Jabar sedang menyusun skema pengalihan lapangan kerja bagi para buruh terdampak jika nantinya pabrik resmi disegel.

“Karyawannya mau saya alihkan, saya tempatkan bekerja di sektor-sektor lain. Termasuk juga kita punya kebutuhan untuk tenaga kebersihan, karena rata-rata mereka sekolahnya SD dan sudah tua-tua. Nah itu akan kita dorong,” beber Dedi.

Setelah jaminan sosial dan kepastian nasib para pekerja klir, barulah Pemprov Jabar akan melayangkan tindakan hukum tegas tanpa kompromi kepada perusahaan pembandel.

“Setelah itu (nasib pekerja aman), baru kita lakukan langkah-langkah penanganan terhadap perusahaannya. Jangan sampai saya melakukan penindakan, kemudian karyawannya terlantar dan tidak bekerja,” pungkas Dedi Ahmad.

(Jingga Sonjaya)

Aksi Jumat BERSEPEDA, Pemkab Kuningan Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga

0
Kuningan, FOKUSJabar.id
Bupati Dian Ajak Warga Wujudkan Lingkungan Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai Lewat Gerakan Jumat BERSEPEDA

KUNINGAN,FOKUSJabar.id: Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, bersama Wakil Bupati, Tuti Andriani, dan Sekretaris Daerah, U. Kusmana, menghadiri langsung Gerakan Jumat BERSEPEDA di Desa Garawangi, Kecamatan Garawangi, Jumat (17/7/2026).

Agenda yang melibatkan jajaran perangkat daerah, camat, pemerintah desa, serta elemen masyarakat ini mengemban misi penting.

Baca Juga: Manfaatkan Momen MPLS, Diskominfo Kuningan Ajak Ratusan Siswa Perangi Judol

Pemerintah daerah memanfaatkan momen ini sebagai sarana memperkuat budaya hidup bersih, sehat, peduli terhadap sesama, serta menjaga kedamaian di lingkungan warga.

Dalam sambutannya, Bupati Dian memaparkan bahwa Jumat BERSEPEDA bukan sekadar aktivitas mengayuh pedal sepeda bersama.

Istilah tersebut merupakan sebuah akronim dari Bersih, Sehat, Peduli, dan Damai yang menjadi spirit utama dalam membangun Kabupaten Kuningan.

“Yang ingin kita gelorakan hari ini adalah kebersihan, hidup sehat, serta kepedulian untuk saling berbagi kepada sesama. Jangan menyerahkan semuanya kepada pemerintah. Kepedulian adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Dian di hadapan para peserta.

Pembiasaan Sistem Pengelolaan Sampah yang Baik

Dian melayangkan apresiasi tinggi terhadap kondisi lingkungan Desa Garawangi yang terbukti cukup tertata rapi.

Kendati demikian, ia tetap mewanti-wanti warga agar konsisten menjaga kebersihan, termasuk membiasakan sistem pengelolaan sampah yang baik di sekitar tempat tinggal.

Lebih lanjut, Dian mengajak masyarakat luas untuk menyisipkan olahraga ke dalam gaya hidup sehari-hari.

Menurut pandangannya, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang sangat mahal agar masyarakat bisa tetap produktif.

“Jangan hanya sibuk bekerja. Luangkan waktu untuk berolahraga. Tubuh yang sehat akan membuat kita lebih semangat, lebih produktif, dan mampu memberikan pelayanan maupun aktivitas terbaik,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kuningan juga menggarisbawahi pentingnya memupuk kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu.

Bantuan Sosial untuk Masyarakat

Ia memerintahkan seluruh jajaran birokrasi, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk lebih peka memantau kondisi riil masyarakat di sekeliling mereka.

“Saya tidak ingin ada warga lanjut usia terlantar, rumah yang roboh, anak putus sekolah, atau masyarakat yang tidak mampu berobat tanpa perhatian. Kita harus saling membantu dan bergotong royong agar tidak ada warga yang tertinggal dari hasil pembangunan,” tegas Dian.

Sebagai wujud nyata dari konsep kepedulian tersebut, panitia mengagendakan penyerahan bantuan sosial kepada perwakilan masyarakat yang membutuhkan.

Langkah ini lahir berkat kolaborasi apik Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan serta para donatur lainnya.

Sementara itu, Kuwu Garawangi, Hasmidi, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi karena pemerintah daerah telah memilih desanya sebagai pusat pelaksanaan Gerakan Jumat BERSEPEDA.

Ia menilai program terobosan ini berjalan selaras dengan kegiatan rutin Jumat Bersih yang selama ini bergulir di wilayah Kecamatan Garawangi.

Hasmidi menaruh harapan besar agar kehadiran Bupati beserta rombongan mampu mempererat tali silaturahmi dengan warga, sekaligus memacu motivasi pihak desa untuk terus menyokong roda pembangunan daerah.

Melalui Gerakan Jumat BERSEPEDA ini, Pemkab Kuningan berharap semangat menjaga kelestarian lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta menciptakan kehidupan yang harmonis bisa mengakar kuat menjadi budaya di seluruh pelosok Kuningan.

(Diskominfo Kuningan/Irfansyahriza)

Nadin Amizah Beri Tamparan Keras Terkait Fenomena Perundungan Transpuan di Medsos

0
nadin amizah
Nadin Amizah. (Foto: Web)

FOKUSJabar.id: Penyanyi sekaligus penulis lagu Nadin Amizah menyampaikan pandangannya mengenai gelombang serangan yang belakangan menyasar perempuan trans (trans women) melalui unggahan di Instagram Story, Jumat, 17 Juli 2026. Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian warganet karena membahas isu keamanan komunitas queer di tengah maraknya perundungan dan ujaran kebencian di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan saat ruang digital tengah diramaikan oleh berbagai konten yang dinilai menyerang identitas perempuan trans. Dalam unggahannya, Nadin menyoroti bahwa persoalan tersebut tidak berhenti hanya karena konten yang dianggap bermasalah telah dihapus dari platform.

Melalui pesannya, Nadin mengajak publik untuk melihat isu tersebut dari sisi kemanusiaan. Menurutnya, hilangnya sebuah unggahan di media sosial tidak serta-merta menghapus ancaman ataupun rasa tidak aman yang masih dapat dirasakan oleh kelompok yang menjadi sasaran.

BACA JUGA: Cuaca Panas Saat Musim Kemarau? Ini 5 Tips Memilih Outfit agar Tetap Adem dan Stylish

Nadim Amizah: Kekerasan Tidak Dapat Dibenarkan

Dalam unggahan tersebut, Nadin menulis, “them (or instagram) deleting their posts does not mean queers’ safety are guaranteed. violence is violence, no matter what sides you’re in.”

Lewat pernyataan itu, Nadin menegaskan bahwa kekerasan tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun maupun dilakukan oleh pihak mana pun. Ia juga menilai bahwa menghapus konten yang mengandung kebencian bukanlah solusi yang secara otomatis menjamin keamanan komunitas queer dari dampak yang telah ditimbulkan.

Unggahan tersebut menjadi salah satu topik yang banyak diperbincangkan di media sosial. Sejumlah pengguna turut membagikan kembali isi pesannya sehingga pembahasan mengenai perlindungan kelompok rentan di ruang digital semakin meluas.

Berdasarkan informasi yang beredar pada hari yang sama, fokus utama unggahan Nadin bukan ditujukan kepada individu tertentu. Ia lebih menyoroti pentingnya memastikan rasa aman bagi komunitas queer yang menjadi sasaran serangan di media sosial, sekaligus mengingatkan bahwa persoalan tersebut tidak selesai hanya karena sebuah unggahan telah dihapus.

Pesan yang disampaikan Nadin juga menunjukkan pandangannya bahwa tindakan intimidasi, ujaran kebencian, maupun bentuk kekerasan lainnya tetap harus dipandang sebagai persoalan kemanusiaan. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan tanpa melihat siapa pelaku maupun pihak yang menjadi sasarannya.

BACA JUGA: ARMY Bersiap, BTS Tambah Jadwal Konser Ketiga di SUGBK

Isi unggahan itu telah memicu berbagai diskusi mengenai pentingnya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi seluruh pengguna, termasuk kelompok rentan. Percakapan yang berkembang juga menyoroti perlunya mencegah penyebaran ujaran kebencian dan berbagai bentuk kekerasan di media sosial.

Pernyataan yang disampaikan Nadin, menjadi pengingat bahwa menghapus sebuah unggahan tidak serta-merta menghilangkan dampak yang telah dirasakan oleh kelompok yang menjadi sasaran. Melalui pesannya, ia menegaskan bahwa persoalan utama terletak pada tindakan kekerasan itu sendiri, yang menurutnya harus ditolak tanpa memandang pihak yang terlibat.

(Jingga Sonjaya)