BANDUNG,FOKUSJabar.id: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat resmi memulai langkah transformasi besar-besaran. Partai berlambang Ka’bah ini secara bertahap menjelma menjadi partai modern yang membuka pintu lebar-lebar bagi kalangan anak muda.
Sekretaris Wilayah DPW PPP Jawa Barat, Agus Solihin menyampaikan langsung arah baru partai tersebut di sela acara Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia antara Spanyol melawan Argentina. Agenda nobar ini berlangsung meriah di Halaman Kantor DPW PPP Jabar, Bandung, Senin (20/7/2026) dini hari.
Baca Juga: Resmi! Mariano Peralta Gabung Persib Bandung
Agus menyebut perubahan radikal ini lahir sebagai bentuk evaluasi mendalam dari hasil Pemilu sebelumnya. Pihaknya mengakui kelemahan PPP terdahulu yang kurang membuka diri, sehingga terpaksa kehilangan segmen potensial dari pemilih muda.
“Kegiatan Islami seperti halaqoh ulama dan ustadz itu sudah jadi kebiasaan kami. Tapi PPP lemah di Pemilu lalu karena tidak bisa membuka diri. Makanya saat ini kita membuka untuk mereka yang kemarin terlupakan,” kata Agus.
Saat ini, DPW PPP Jabar menginstruksikan seluruh kader di tingkat kabupaten, kota, bahkan hingga tingkat PAC dan kecamatan untuk merangkul kaum muda. Pihak partai menilai kegiatan komunal seperti nonton bareng sepak bola ampuh menjadi momen perekat sosial yang efektif.
“Ini menjadi momentum berubah. Kami ingin PPP lebih terbuka lagi untuk semua kalangan. Kami berharap PPP bisa menjadi partai yang juga diisi kalangan muda,” tegas Agus.
Pelatihan Wirausaha Gratis
Lebih lanjut, pengurus partai memprediksi bahwa 60 persen pemilih masa depan merupakan kelompok anak muda. Guna memuluskan target tersebut, PPP Jabar kini merangkul para olahragawan, tokoh sepak bola, hingga aktivis muda dari berbagai bidang positif.
Bukan sekadar menyajikan hiburan, PPP Jabar juga merancang program pendidikan politik serta pelatihan wirausaha gratis bagi Gen Z dan Milenial. Mereka bahkan sudah menyiapkan skema permodalan khusus agar generasi muda bisa tumbuh menjadi pengusaha mandiri.
“Karena partai menjadi ruang penghidupan, maka partai merancang hal itu agar semua bisa terpenuhi dengan baik. Tentunya mendidik mereka mandiri dan menjadi anak muda harapan bangsa,” jelas Agus.
Wakil Ketua PPP Jabar, Usep Sakur menegaskan bahwa kaum muda merupakan segmen khusus yang sangat efektif sebagai mitra politik. Pihaknya percaya nilai-nilai persaudaraan dalam dunia sepak bola bisa bertindak sebagai jembatan untuk memperkuat ikatan sosial masyarakat.
“PPP mencoba perlahan untuk mengubah paradigma sebagai partai ‘kolot’. Tentunya tidak meninggalkan marwah. Dengan berbagai talenta anak muda yang sangat bagus, kami percaya semua akan berkembang dengan baik,” pungkas Usep.
(LIN)









