spot_imgspot_img
Sabtu 25 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog

Pemkab Bogor Percepat Pembebasan Lahan Bendungan Cibet Bersama Kementerian PU

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Bupati Bogor Rudy Susmanto. Sumber Gambar: bogorkab.go.id

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengawal percepatan pembangunan Bendungan Cibet melalui penuntasan pembebasan lahan. Pemkab Bogor menjadikan tahapan ini sebagai fokus utama agar proyek infrastruktur strategis tersebut selesai tepat waktu.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memantau langsung setiap tahapan perkembangan pembebasan lahan di lapangan. Langkah proaktif ini bertujuan mempercepat penyelesaian seluruh proses administratif maupun teknis.

Baca Juga: Bupati Bogor Gandeng Kementerian PKP Wujudkan 6.500 Rumah Layak Huni bagi Warga

Progres Pembebasan Lahan Capai 90 Persen

Saat ini, capaian pembebasan lahan Bendungan Cibet sudah menyentuh angka 90 persen. Pihaknya bersama instansi terkait sedang menuntaskan sisa lahan yang belum terbebaskan.

Guna mempercepat proses tersebut, Pemkab Bogor mempererat koordinasi dengan Balai Pengelola Waduk dan Sungai (BPWS) serta Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

“Pembebasan lahan Bendungan Cibet sudah mencapai sekitar 90 persen. Sisanya masih dalam proses penyelesaian. Kami bersama BPWS dan Kementerian PU terus melakukan koordinasi serta membantu tim agar proses percepatan dapat berjalan dengan baik,” ujar Rudy Susmanto.

Rudy memaparkan bahwa tim gabungan telah menyusun jadwal kerja serta target penuntasan hingga tahun 2028. Sejauh ini, seluruh tahapan berjalan mulus sesuai dengan garis waktu yang ada.

Targetkan Percepatan Selesai Akhir 2027

Meskipun target awal berada di tahun 2028, Rudy optimistis kolaborasi erat antarinstansi mampu memangkas durasi pekerjaan menjadi lebih singkat.

“Jadwal tahapan sudah berjalan sesuai rencana. Prosesnya berlangsung pada 2026 hingga 2027, dan kami berharap yang sebelumnya ditargetkan selesai pada 2028 dapat dipercepat hingga akhir tahun 2027,” jelasnya.

Bupati menegaskan bahwa kehadiran Bendungan Cibet membawa peran vital bagi warga Kabupaten Bogor. Proyek ini akan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya air, meredam risiko banjir, serta menjamin pasokan air bersih bagi masyarakat luas.

Oleh sebab itu, Pemkab Bogor berkomitmen mengawal proyek ini sampai tuntas agar masyarakat segera merasakan manfaat besarnya.

“Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus mengawal dan memonitor setiap tahapan agar pembangunan ini dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Rudy.

(Jingga Sonjaya)

Bupati Bogor Gandeng Kementerian PKP Wujudkan 6.500 Rumah Layak Huni bagi Warga

0
BOGOR, FOKUSjabar.id
Bupati Bogor Rudy Susmanto. Sumber Gambar: bogorkab.go.id

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmen dalam menyediakan hunian berkualitas bagi warga. Langkah Pemkab Bogor menyediakan rumah layak, aman, dan nyaman kini memperoleh dukungan penuh dari Pemerintah Pusat melalui penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pemkab Bogor menjalin sinergi erat bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kolaborasi ini memicu percepatan penuntasan masalah RTLH di berbagai pelosok wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: HUT IBI ke-75, Plt Bupati Bekasi Soroti Dedikasi Bidan dalam Pelayanan Kesehatan

Sinergi APBD dan Dukungan Kementerian PKP

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa penyediaan tempat tinggal layak menjadi program prioritas pemerintah daerah. Pemkab Bogor secara bertahap terus mengikis jumlah rumah yang berada di bawah standar kelayakan.

Setiap tahun, Pemkab Bogor mengucurkan anggaran APBD untuk merenovasi sekitar 2.750 unit rumah warga. Program bedah rumah ini telah berjalan sejak tahun 2025 dan akan terus melaju pada tahun-tahun berikutnya.

Guna mempercepat jangkauan bantuan, Bupati Bogor mengaitkan langkah daerah dengan kebijakan pusat. Dukungan Kementerian PKP di bawah kepemimpinan Menteri Maruarar Sirait mempercepat penanganan 6.500 unit RTLH di Kabupaten Bogor.

“Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus kami lakukan sebagai salah satu program prioritas. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi penguat agar upaya ini dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Rudy menginstruksikan agar proses renovasi memegang teguh prinsip ketepatan sasaran, keterbukaan, serta berbasis data akurat. Hal ini menjamin bantuan pemerintah murni menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.

Dongkrak Ekonomi Lokal dan Kualitas Kesehatan

Program perbaikan rumah ini memberikan efek ganda yang menguntungkan sektor ekonomi warga. Proses pembangunan menyerap tenaga kerja lokal serta menggairahkan bisnis bahan bangunan, seperti toko material, pengrajin semen, pemasok pasir, hingga produsen cat.

Peningkatan kualitas hunian juga berdampak langsung pada perbaikan derajat kesehatan masyarakat. Lingkungan rumah yang bersih dan sehat mendorong pola hidup warga yang lebih produktif.

Rudy optimistis sinergi antara Pemkab Bogor dan Pemerintah Pusat mampu merealisasikan hunian layak secara merata demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Mohon doa dan dukungannya agar ikhtiar ini berjalan lancar serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” kata Rudy.

(Jingga Sonjaya)

HUT IBI ke-75, Plt Bupati Bekasi Soroti Dedikasi Bidan dalam Pelayanan Kesehatan

0
BEKASI, FOKUSjabar.id
Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Surya Atmaja, menghadiri Puncak Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75 tingkat Kabupaten Bekasi di Hotel Holiday Inn, Cikarang Selatan, Sabtu (25/07/2026).

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bekasi kembali memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi para bidan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kerja keras para bidan menjadi kunci sukses berbagai program kesehatan unggulan pemerintah daerah.

Bidan di Kabupaten Bekasi konsisten menjalin sinergi dengan pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan kesehatan. Kolaborasi ini membuahkan hasil nyata dalam menekan angka stunting serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

Baca Juga: Bupati Sumedang Resmikan Trek Joging dan Jatinangor Heritage, Siapkan Fasilitas Tambahan

Peringatan HUT IBI ke-75 di Cikarang Selatan

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-75. Ia hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Bekasi, Nia Asep Surya, di Hotel Holiday Inn, Cikarang Selatan, Sabtu (25/7/2026).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh bidan di Kabupaten Bekasi yang selama ini telah berkolaborasi dengan pemerintah dalam menurunkan angka stunting, angka kematian ibu, dan angka kematian bayi,” ungkap Asep.

Asep mendorong IBI Kabupaten Bekasi agar memperkuat diri sebagai wadah profesi yang tangguh. Ia berharap organisasi ini melahirkan bidan profesional dan berintegritas yang siap memimpin pelayanan kesehatan masyarakat.

Asep berharap, IBI Kabupaten Bekasi semakin solid sebagai organisasi profesi yang terus melahirkan bidan-bidan yang profesional, berintegritas, dan selalu menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Peran Strategis Bidan dan Skema Kemitraan BPJS Kesehatan

Asep menilai tema HUT IBI ke-75, “One Million More Midwives”, membawa pesan penting. Sektor kesehatan memerlukan pasokan tenaga bidan berdedikasi tinggi yang sanggup merangkul seluruh tingkatan masyarakat. Bidan memegang peran strategis memandu kesehatan keluarga dan mengawal tumbuh kembang anak sejak dini.

“Pembangunan kesehatan membutuhkan semakin banyak tenaga bidan yang kompeten, berdedikasi, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Merespons aspirasi bidan praktik mandiri mengenai skema kemitraan, Pemkab Bekasi siap mengambil langkah nyata. Asep akan menjembatani komunikasi antara IBI dan pihak BPJS Kesehatan agar para bidan dapat masuk dalam sistem jejaring layanan resmi.

“Nanti akan kita bicarakan dengan pihak BPJS agar semakin banyak bidan praktik mandiri dapat berjaring dalam pelayanan kesehatan sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat maupun para bidan,” jelas Asep.

Asep menutup sambutannya dengan mengajak IBI Kabupaten Bekasi terus menjaga etika profesi dan mendampingi pemerintah mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

“IBI Kabupaten Bekasi kami harapkan terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kompetensi anggotanya. Terlebih dalam menjaga etika profesi, serta menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat,” tutup Asep.

(Jingga Sonjaya)

Bupati Sumedang Resmikan Trek Joging dan Jatinangor Heritage, Siapkan Fasilitas Tambahan

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Bupati Dony saat peresmian Trek Joging Desa Cikeruh sekaligus Objek Wisata Jatinangor Heritage/Lalagoon di Lapang Sepak Bola Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Sabtu (25/7/2026).

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperluas ruang publik guna mendukung gaya hidup sehat warga. Pemkab Sumedang mewujudkan komitmen tersebut melalui peresmian Trek Joging Desa Cikeruh serta kawasan wisata Jatinangor Heritage/Lalagoon di Kecamatan Jatinangor.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, meresmikan langsung fasilitas publik tersebut di Lapang Sepak Bola Desa Cikeruh pada Sabtu, 25 Juli 2026. Sarana baru ini hadir sebagai tempat berolahraga sekaligus ruang interaksi sosial yang nyaman bagi masyarakat setempat.

Baca Juga: Ribuan Kreator Ikut, JNE Content Competition 2026 Beri Kejutan Hadiah Umrah untuk Pemenang Terbaik

Investasi Jangka Panjang untuk Kesejahteraan Warga

Dony menegaskan bahwa kehadiran trek joging membawa manfaat luas melebihi sekadar arena olahraga. Pembangunan fasilitas ini menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera.

“Tubuh yang sehat akan melahirkan pikiran yang produktif. Jika pikiran produktif, maka pekerjaan pun akan produktif, menghasilkan manfaat, meningkatkan pendapatan, dan pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan,” ujar Bupati Dony saat meresmikan Trek Joging Desa Cikeruh sekaligus Objek Wisata Jatinangor Heritage/Lalagoon di Lapang Sepak Bola Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Sabtu, 25 Juli 2026.

Bupati Dony menyambut gembira perubahan gaya hidup masyarakat Sumedang, khususnya generasi muda. Ia mengapresiasi anak muda yang aktif membagikan kegiatan positif di media sosial, seperti lari, jalan kaki, bersepeda, serta menjaga kebugaran tubuh.

Menurutnya, tren olahraga ini sukses mengikis kebiasaan lama yang identik dengan gaya hidup hura-hura dan pamer kemewahan.

“Ini adalah kebiasaan yang luar biasa. Inilah wajah masa depan Sumedang. Mari pertahankan budaya hidup sehat ini,” katanya.

Pesan Bijak Berterima Kasih dan Menjaga Kebersihan

Selain menjaga kesehatan fisik, Dony mengajak warga menjaga kesehatan hati. Hati yang bersih akan memicu pola pikir, tutur kata, serta tindakan positif yang membentuk karakter masa depan seseorang.

Ia juga mengimbau warga agar bijak mengoperasikan media sosial dan menjaga lisan. Setiap ucapan membawa dampak bagi orang lain sehingga membutuhkan tanggung jawab.

Guna menjaga kenyamanan kawasan, Bupati meminta Pemerintah Desa Cikeruh konsisten merawat kebersihan trek joging. Pemkab Sumedang sendiri menyiap sarana pendukung tambahan untuk memperlengkap fasilitas tersebut.

“Rencananya, Agustus ini Pemda Sumedang akan memasang empat lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan trek joging ini. Selain itu, melalui perubahan anggaran, akan membangun toilet dan ruang ganti agar fasilitas ini semakin lengkap dan nyaman digunakan masyarakat,” ungkap Dony.

Dony berharap Trek Joging Cikeruh dan kawasan Jatinangor Heritage/Lalagoon mampu memutar roda ekonomi warga sekitar, meningkatkan kualitas hidup, serta mempererat rasa kebersamaan.

“Kalau masyarakat sehat, produktif, dan lingkungannya terawat, maka Sumedang akan semakin maju dan sejahtera,” kata Dony.

(Jingga Sonjaya)

Ribuan Kreator Ikut, JNE Content Competition 2026 Beri Kejutan Hadiah Umrah untuk Pemenang Terbaik

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Para peraih penghargaan. Content Competition JNE 2026, foto bersama usai menerima penghargaan (ist JNE)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Perusahaan logistik JNE sukses menggelar puncak penganugerahan JNE Content Competition 2026 di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta Selatan. Acara bergengsi ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang memberikan wadah bagi kreator Indonesia dalam menyalurkan bakat kreatif mereka.

Kompetisi edisi ke-13 ini menarik minat tinggi dengan menyaring 5.273 karya dari empat kategori: karya tulis, foto, video, serta desain. Manajemen JNE mengumumkan 77 pemenang pada pertengahan Juli 2026 melalui portal JNEWS Online dan akun media sosial resmi JNE.

Baca Juga: Satlantas Polres Tasikmalaya Salurkan Bantuan Kambing dan Ribuan Benih Ikan untuk Panti Asuhan

Dukungan Tokoh dan Pimpinan Perusahaan

Pembawa acara Suci Patia memandu puncak acara yang berlangsung hangat ini. Hadir dalam acara tersebut Chairman ILTHABI REKATMA Ilham Akbar Habibie, Presiden Direktur JNE M. Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi, jajaran dewan juri, serta para pemenang.

Ilham Akbar Habibie menyampaikan rasa kagum atas semangat para peserta yang menghasilkan karya bernilai tinggi.

“Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat dan kemampuan, melainkan bukti nyata potensi inovasi bangsa yang sangat besar, dan perlu terus dikembangkan,” ungkap Ilham.

Ia juga mengapresiasi JNE yang konsisten membina kreativitas anak bangsa dan berharap program ini terus melahirkan talenta baru penyokong kemajuan Indonesia.

Mengangkat Tema Bergerak Bersama dan Cerita Humanis

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengaku bangga terhadap antusiasme peserta dari seluruh pelosok Tanah Air. Memasuki usia ke-35 tahun, JNE membawa semangat bertajuk “Bergerak Bersama, Beragam Cerita”.

“Di usia yang ke-35 tahun, JNE Indonesia terus semangat ‘Bergerak Bersama’. Melalui kompetisi ini, kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket,” kata Feriadi, Sabtu (25/7/2026).

Juri Kategori Writing Nasional, Maman Suherman, menilai para peserta berhasil menerjemahkan tema lomba secara emosional dan menyentuh sisi kemanusiaan.

“Tema ‘Bergerak Bersama, Beragam Cerita’ mampu terpresentasikan dengan sangat emosional oleh para peserta. Banyak karya yang menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini kemudian menegaskan bahwa di balik setiap paket yang diantar, terdapat cerita tentang harapan dan kasih sayang yang saling terhubung,” jelas Maman.

Kejutan Hadiah Umrah untuk Pemenang Best of The Best

Panitia memberikan kejutan spesial berupa predikat “Best of The Best” yang berhadiah paket ibadah umrah. Dua jurnalis berhasil menyabet penghargaan tertinggi ini:

  • Utomo Priyambodo (Jurnalis National Geographic Indonesia) – Juara 1 Writing Jurnalis Regional Jakarta & Banten.
  • Idris Prasetiawan (Jurnalis Palopopos Fajar) – Juara 1 Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku & Papua.

Utomo Priyambodo mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tak terduga ini.

“Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata sejauh ini mendapat apresiasi. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik,” tutur Utomo.

Kebahagiaan serupa datang dari pemenang kategori pelajar, Teza Syahrudin dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

“Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai, terlebih menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto,” ujar Teza.

Melalui ajang ini, JNE menegaskan perannya bukan sekadar perusahaan ekspedisi, melainkan fasilitator bagi pertumbuhan industri kreatif nasional.

“JNE akan terus menjadi jembatan bagi setiap individu untuk kemudian mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata. Mari terus bergerak bersama untuk menciptakan hal-hal positif yang lebih banyak dan positif untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tutup Feriadi Soeprapto.

(Seda)

DLH Pangandaran Tuntaskan Penyedotan Limbah Cair di Pantai Barat Selama Dua Hari

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: limbah cair yang mengalir di Pantai Barat Pangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pangandaran menuntaskan proses penyedotan limbah cair yang sempat mengalir menuju Pantai Barat Pangandaran. Petugas mengerahkan armada untuk menyelesaikan pengurasan limbah tersebut selama dua hari berturut-turut.

“Sudah selama dua hari,” ujar Plt Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Pangandaran, Endang Nur Aini kepada fokusjabar.id melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/7/2026).

Baca Juga: Nelayan Pangandaran Panen Udang Rebon 1 Ton per Malam

DLH mengambil tindakan cepat setelah masyarakat gencar mengritik temuan genangan limbah pada saluran drainase di kawasan Pantai Barat Pangandaran.

Ancam Kenyamanan Wisatawan dan Kelestarian Lingkungan

Sebelumnya, warga dan pengunjung mengeluhkan kemunculan bau menyengat dari saluran pembuangan di depan sebuah hotel. Cairan limbah berwarna hijau kehitaman tersebut bahkan meluncur bebas masuk ke dalam air laut.

Kondisi ini merusak pemandangan serta mengganggu kenyamanan para wisatawan. Padahal, Pantai Barat memegang peran penting sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat.

Menjawab persoalan tersebut, DLH menurunkan mobil penyedot milik pemerintah daerah ke lokasi. Petugas langsung membawa cairan limbah tersebut menuju Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Purbahayu untuk menjalani pengolahan susulan.

Fokus Penanganan pada Titik Prioritas

Endang mengonfirmasi bahwa jajarannya memfokuskan proses penyedotan pada satu area yang menjadi prioritas utama.

“Di satu lokasi,” katanya.

DLH memilih titik penanganan tersebut karena lokasi itu paling sering memicu keluhan dari warga lokal maupun para wisatawan.

Melalui aksi sigap ini, Pemkab Pangandaran berharap mampu menekan risiko pencemaran lingkungan sekaligus mengembalikan daya tarik dan kenyamanan Pantai Barat bagi para pengunjung.

(Sajidin)

Tak Hanya Atasi Macet, CCTV di Kota Bandung Kini Jadi Senjata Polisi Ungkap Kejahatan

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung Rasdian Setiadi (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung memaksimalkan fungsi kamera pengawas (CCTV) di berbagai persimpangan jalan. Selain mengurai kemacetan lalu lintas, rekaman kamera ini menjadi senjata ampuh bagi pihak kepolisian untuk membongkar beragam kasus kejahatan jalanan.

Hingga kini, Dishub Kota Bandung mengoperasikan 66 unit CCTV aktif yang terhubung langsung dengan sistem Area Traffic Control System (ATCS).

Baca Juga: Kebun Binatang Bandung Buka Akhir Tahun 2026

Pengawasan Terpusat di 66 Persimpangan Utama

Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi, mengonfirmasi bahwa jajarannya mengelola sekitar 150 titik alat pemberi isyarat lalu lintas (APIL). Puluhan kamera pengawas di persimpangan besar tersebut menyalurkan data visual secara langsung ke ruang kendali utama.

“Dari 150 APIL, yang terkoneksi dengan CCTV itu 66 dan itu aktif sampai sekarang. Contohnya di Simpang Lima, simpang-simpang besar dan jalan nasional itu aktif,” kata Rasdian, Sabtu (25/7/2026).

Rasdian membagikan tugas pengawasan ruang publik Kota Bandung. Dishub memfokuskan pemantauan pada area persimpangan lalu lintas, sementara Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung mengawasi sudut kota di luar area persimpangan.

Petugas kendali ATCS bisa mengubah durasi lampu hijau atau merah secara langsung saat menghadapi situasi darurat atau penumpukan kendaraan. Beberapa unit kamera bahkan membawa fasilitas pengeras suara untuk menegur para pelanggar aturan secara langsung dari ruang kontrol.

“Kalau ada motor berhenti di zebra cross, bisa langsung kita beri tahu melalui pengeras suara supaya mundur,” katanya.

Dukungan Pengungkapan Kasus Kriminalitas

Manfaat keberadaan kamera pemantau ini menjangkau area penegakan hukum. Kepolisian kerap meminta bantuan rekaman CCTV untuk mempelajari kronologi tindak pidana atau melacak rute pelarian para pelaku kejahatan.

“Sering kita juga bekerjasama dengan aparat kepolisian. Misalnya ada kejadian semalam, kita support dari jam berapa sampai jam berapa ada rekamannya. Lalu kita berikan informasinya,” ucap Rasdian.

Kendati demikian, Rasdian menekankan petugas tidak memegang kewenangan hukum untuk menyimpulkan sebuah tindak pidana. pemerintah murni menyuplai data dan rekaman pendukung bagi kepolisian.

“Kalau terlihat ada kejadian di simpang, kita bisa informasikan ke polisi. Selama ini biasanya polisi meminta informasi kemungkinan jalur pelaku, misalnya lewat simpang tertentu kemudian kita berikan rekamannya,” jelasnya.

Perbaikan Jaringan dan Aksesibilitas Kendaraan Prioritas

Pemerintah terus membenahi infrastruktur kamera yang sempat mengalami gangguan akibat proyek galian utilitas. Saat ini, teknisi sedang memasang kembali unit kamera di kawasan Jalan Aceh dan Jalan Martadinata.

“Ada sebagian yang harus kita perbaiki. Yang di sekitar Jalan Aceh dan Martadinata sekarang sedang pemasangan lagi,” kataya.

Empat koridor utama yang mencakup wilayah utara, timur, selatan, dan barat Kota Bandung tetap terpantau dengan baik dari Balai Kota maupun pusat ATCS Gedebage.

Sistem interaktif ini juga memberi prioritas hijau bagi iring-iringan VVIP, mobil pemadam kebakaran, serta ambulans yang sedang membawa pasien darurat.

“Dengan pengaturan lampu lalu lintas secara terpusat, kendaraan prioritas dapat melintas lebih cepat menuju lokasi tujuan,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)