CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah pedagang di Pasar Galuh Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat menaikkan harga jual tomat merah dalam beberapa waktu terakhir.
Kenaikan harga ini tidak hanya melanda tomat merah, tetapi juga berdampak langsung pada harga tomat hijau.
Baca Juga: Tak Pernah Kering Meski di Ketinggian, Mata Air Cikahuripan Jadi Daya Tarik Tersembunyi Ciamis
Selain tomat, harga bawang merah turut merangkak naik menembus angka Rp 40.000 per kilogram. Sebelumnya, pedagang hanya menjual bawang merah pada kisaran Rp 35.000 per kilogram.
Kenaikan harga dua komoditas utama tersebut lalu memicu kenaikan harga wortel impor di pasaran.
Sementara itu, harga cabai merah lokal masih menempati posisi tertinggi. Pedagang belum menaikkan atau menurunkan harga komoditas ini, melainkan membiarkannya tetap bertengger pada level Rp 120.000 per kilogram.
Musim Kemarau Pangkas Hasil Panen Petani
Kepala UPTD Pasar Galuh Kawali, Dana Sudiana, membeberkan pemicu utama lonjakan harga komoditas sayuran ini. Musim kemarau yang melanda wilayah penghasil memicu gangguan serius pada produksi tanaman petani.
“Dugaan penyebab kenaikan harga Tomat dan Bawang merah itu karena hasil panen petani terganggu musim kemarau yang melanda beberapa waktu ini,” kata Dana Sudiana, Selasa (18/8/2026).
Dana menjelaskan bahwa pasokan air yang minim menurunkan volume hasil panen secara signifikan. Jumlah produksi petani menyusut drastis jika membandingkannya dengan periode panen terdahulu.
“Menurut para pedagang komoditas itu agak sulit didapatkan sehingga berdampak pada harga pembelian, dari petani nya,” ucapnya.
Marak Hajatan Bulan Maulud Pacu Kebutuhan Pasar
Dana menambahkan bahwa kelangkaan stok dari tingkat petani berbenturan dengan lonjakan permintaan pembeli di pasar. Masyarakat lokal memasuki bulan Maulud yang identik dengan beragam pesta hajatan, seperti pernikahan dan sunatan.
“Bisanya pada Bulan Maulud ini banyak warga yang mengadakan hajatan sehingga permintaan barang tinggi sedangkan stok barang di pasar berkurang itu pasti hukum pasar berlaku,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



