spot_imgspot_img
Sabtu 19 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sisa Bara Tungku Gula Aren Picu Kebakaran, 3 Rumah di Tasikmalaya Ludes dan Rugi Rp185 Juta

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musibah kebakaran hebat melahap tiga unit rumah panggung milik warga di Kampung Cikayang RT 001/RW 008, Desa Mangkonjaya, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (19/9/2026) pagi. Sisa bara api tungku pembuat gula aren memicu kobaran api hingga meratakan bangunan warga.

Si jago merah menghanguskan rumah panggung kayu milik Majen (65), Yayah (66), dan Efe Safei (51).

Baca Juga: Literasi Keuangan Pelajar Baru 62,72 Persen, OJK Tasikmalaya Perkuat Edukasi Lewat GENIUS

Berawal dari Dapur Pembuatan Gula Aren

Kapolsek Bojonggambir IPDA Yayat Very Hidayat menjelaskan bahwa pemilik meninggalkan ketiga rumah tersebut dalam keadaan kosong. Para pemilik sedang beraktivitas menggarap sawah dan ladang di sekitar lokasi kejadian.

“Api diperkirakan dari sisa bara api dari tungku pembuatan gula aren milik Sdr Majen yang berada di bagian dapur kemudian, dengan cepat merambat ke dinding rumah yang terbuat dari bilik dan langsung membakar tiga unit rumah,” ungkap IPDA Yayat Hidayat, Sabtu (19/9/2026).

Percikan api menjangkau dinding bilik bambu yang sangat mudah terbakar. Dalam hitungan menit, kobaran api langsung membesar lalu merembet ke dua rumah panggung di sebelahnya.

Gotong Royong Warga Padamkan Api

Dua orang saksi mata, Nunung Toyibah dan Samsudin Mohamad, melihat kepulan asap tebal membumbung ke udara. Kedua saksi berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar.

Puluhan warga langsung berdatangan ke lokasi dan berjibaku memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Personel Polsek Bojonggambirbersama aparat pemerintah desa setempat langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian.

Kerja sama solid antara warga dan petugas berhasil menjinakkan si jago merah sebelum menjangkau pemukiman lainnya.

Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

Peristiwa ini tidak menelan korban jiwa, namun menelan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah.

“Alhamdulilah kejadian memilukan ini, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kerugian materi ditaksir cukup besar,” imbuh Yayat.

Kebakaran tersebut menghancurkan rumah Majen berukuran 7×5 meter dengan kerugian Rp60 juta, rumah Yayah berukuran 6×4 meter dengan kerugian Rp50 juta, serta rumah Efe Safei berukuran 9×6 meter dengan kerugian Rp75 juta. Total kerugian seluruh korban mencapai Rp185 juta.

Saat ini kepolisian telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Para korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Polisi mengimbau warga agar memastikan tungku masak benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru