spot_imgspot_img
Rabu 29 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 2

Jadi Tuan Rumah Forum Asia Pasifik, Kota Depok Unjuk Strategi Pengelolaan Sampah!

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Foto: Nur Aprida Sani/Diskominfo Depok

DEPOK,FOKUSJabar.id: Kota Depok mengamankan peluang emas dengan menjadi tuan rumah ajang City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices. Organisasi United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC) menggelar forum internasional ini di The Margo Hotel, Selasa (28/07/2026).

Forum strategis ini mempertemukan pemerintah pusat dengan jajaran pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Para peserta berdiskusi intensif guna membedah arah kebijakan serta tata kelola sampah perkotaan di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Dorong Pelayanan Selatan Sukabumi, Bupati Asep Japar Resmikan Groundbreaking Kantor Surade dan Ciracap!

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyambut hangat pelaksanaan agenda penting tersebut. Ia menegaskan bahwa Kota Depok kini telah resmi bergabung dalam jaringan UCLG ASPAC.

“Buat kami ini jadi kesempatan belajar banyak bagaimana permasalahan yang hari ini dihadapi Depok juga daerah lainnya,” ujar Supian Suri.

Sebanyak 10 kota dan kabupaten di Indonesia memaparkan jurus serta skema pembiayaan penanganan sampah yang berjalan di daerah masing-masing. Pertukaran ide ini memberikan ruang bagi Kota Depok untuk menyerap gagasan terbaik dari wilayah yang sukses mengelola limbah domestik.

“Artinya kalau dalam negeri kita punya keterbatasan bisa jadi sangat memungkinkan melalui UCLG ASPAC kita dapat dukungan dari daerah/kota di luar negeri,” ucap Supian Suri.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Bernadia Irawati Tjandrawati, menilai penanganan sampah merupakan isu mendesak bagi hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Depok.

“Solusi itu sebenarnya sudah banyak yang dilakukan tapi yang menjadi kendala adalah eksekusinya awalnya memang berat tapi kalau sudah jalan sistemnya pasti melanjutkan programnya,” katanya.

Selama dua hari pada 28–29 Juli 2026, para delegasi tidak hanya saling bertukar informasi. Mereka dalam jadwal turun langsung meninjau dua lokasi percontohan penanganan sampah di Kota Depok, yakni Kelurahan Baktijaya dan Jatijajar.

“Kita akan mengunjungi rumah maggot melihat bagaimana Depok melakukan salah satu upaya pengolahan sampah organik saat ini,” pungkas Bernadia.

(Pemkot Depok/Irfansyariza)

Dorong Pelayanan Selatan Sukabumi, Bupati Asep Japar Resmikan Groundbreaking Kantor Surade dan Ciracap!

0

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Bupati Sukabumi H Asep Japar meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap, Selasa (28/7/2026). Acara peletakan batu pertama tersebut berlangsung langsung di lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Surade.

Bupati menegaskan bahwa langkah ini sangat krusial untuk menggenjot kualitas pelayanan publik. Selain itu, proyek ini juga bertujuan memperkuat roda pemerintahan di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

“Ini menjadi momentum mulainya babak baru penguatan pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat Surade dan Ciracap,” ujar Asep Japar.

Dalam arahannya, Asep Japar menginstruksikan pelaksana proyek agar menjalankan seluruh proses pembangunan secara terbuka dan presisi. Ia mendesak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya proyek APBD ini agar menghasilkan konstruksi yang kokoh dan tahan lama.

“Saya minta jangan ada pengurangan volume atau spesifikasi bangunan. Kalau tidak sesuai, tidak akan ada pembayaran” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, memaparkan rancangan arsitektur gedung baru tersebut. Pihaknya mengusung ornamen lokal khas kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

“Pembangunan dua kantor kecamatan ini dari APBD Kabupaten Sukabumi,” singkat Sendi.

Camat Surade, Unang Suryana, menyambut hangat momen bersejarah bagi warga Surade dan Ciracap ini. Ia menargetkan kontraktor menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar gedung anyar tersebut bisa beroperasi saat Hari Jadi Surade pada 5 Desember 2026.

“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Surade. Setelah sekian lama berjuang, akhirnya kami akan memiliki kantor kecamatan yang lebih representatif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Unang.

(SukabumiKab/Irfansyahriza)

Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

0
Sukabumi, FOKUSJabar.id
Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Bupati Sukabumi H Asep Japar memastikan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) tinggal menunggu langkah akhir. Kepastian ini muncul setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelesaikan seluruh tahapan evaluasi.

Asep Japar menyampaikan kabar tersebut secara langsung saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di ruang sidang paripurna, Selasa (28/7/2026).

Selain menyepakati hasil evaluasi gubernur atas Raperda APBD 2025, rapat paripurna tersebut juga membahas agenda penting lainnya. Fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum mereka terkait Nota Pengantar Bupati mengenai perubahan badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi PT Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda).

Asep Japar menjelaskan bahwa pihak Pemkab Sukabumi telah mengirimkan dokumen Raperda yang DPRD setujui kepada Gubernur Jawa Barat. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Gubernur Jawa Barat kemudian menerbitkan Keputusan Nomor 903/Kep.384-BPKAD/2026 pada 21 Juli 2026 sebagai hasil evaluasi.

Selanjutnya, Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) duduk bersama untuk menindaklanjuti seluruh catatan gubernur. Kesepakatan kedua belah pihak ini menjadi landasan utama bagi pimpinan DPRD dalam menerbitkan keputusan akhir sebelum Raperda resmi berganti status menjadi Perda.

“Seluruh tahapan telah berjalan sesuai mekanisme. Hasil evaluasi gubernur juga sudah ditindaklanjuti bersama DPRD. Sehingga Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 siap ditetapkan menjadi Perda,” tegas Asep Japar.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi atas kerja sama solid selama masa pembahasan.

Ia menegaskan bahwa pengesahan Raperda ini harus melampaui sekadar rutinitas administratif. Pemkab Sukabumi berkomitmen kuat untuk terus mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata pada pembangunan.

“Semoga penetapan Perda ini semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah),” pungkasnya.

(SukabumiKab/IrfansyahRiza)

Ratusan Guru Tasikmalaya Ikuti Lokakarya PPG 2026, Kemendikdasmen Dorong Pendidik Lebih Profesional

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Lokakarya PPG yang digelar Kemendikdasmen RI, bersama Anggota DPR RI Ferdiansyah, yang dihadiri Wakil Wali Kota Dicky Candra Negara di Horison Hotel Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI menyelenggarakan Lokakarya Pendidikan Profesi Guru (PPG) Tahun 2026. Langkah ini bertujuan menggembleng kualitas serta profesionalisme para tenaga pendidik.

Ratusan guru dan calon pengajar dari wilayah Kota serta Kabupaten Tasikmalaya menyambut agenda penting ini dengan antusiasme tinggi di Hotel Horison Tasikmalaya, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Ratusan Dapur MBG Ditutup Permanen, BGN Pastikan Seluruh SPPG di Kota Tasikmalaya Aman

Kegiatan ini menghadirkan Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara, Anggota Komisi X DPR RI Ferdiansyah, serta Direktur PPG Ditjen GTKPG Kemendikdasmen RI Ferry Maulana Putra. Kehadiran para tokoh ini menyuntikkan semangat bagi peserta hingga akhir acara.

Anggota DPR RI, Ferdiansyah, menegaskan pentingnya partisipasi guru dalam lokakarya PPG sebagai amunisi pengayaan ilmu sebelum mengajar di ruang kelas.

Ia menjelaskan bahwa lokakarya PPG mengejawantahkan komitmen Kemendikdasmen RI dalam mencetak tenaga pendidik yang bermutu demi masa depan generasi muda.

“Negara berkewajiban mencerdaskan anak-anak bangsa. Selanjutnya tugas ini ada di pundak para tenaga guru. Karenanya dari kegiatan lokakarya PPG ini, dapat menghadirkan guru yang profesional, kompeten, berkarakter dan berdedikasi tinggi,” ujar Ferdiansyah.

Legislator dari Partai Golkar tersebut menambahkan bahwa penguasaan empat pilar tersebut akan melahirkan sosok guru yang sanggup menjalankan amanah secara penuh tanggung jawab.

“Tugas guru itu sangat mulia, dan mereka merupakan insan-insan pilihan. Ia menjadi panutan dan suri tauladan bagi masyarakat dan anak-anak didiknya. Ingat bahwa guru itu digugu dan ditiru pengertiannya, ia sosok perkataannya yang dipercaya dan perbuatannya diteladani,” jelasnya.

Guru Wajib Memperkaya Diri dengan Ilmu Pengetahuan

Menurut Ferdiansyah, seorang pendidik tidak boleh hanya bertumpu pada ijazah S.Pd belaka. Calon guru wajib memperkaya diri lewat pelatihan, seminar, workshop, serta program PPG sebelum terjun langsung ke dunia pendidikan.

“Setelah memiliki berbagai keilmuan dalam mengikuti pendidikan profesi guru, maka saat mereka sudah mulai menjalankan profesinya, ia lebih profesional, beritegritas, berdedikasi tinggi, serta lebih komprehensif dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Candra Negara menggarisbawahi bahwa peningkatan mutu pendidikan anak bermula dari pendidik yang menguasai kompetensi dan jiwa profesionalitas tinggi.

Ia menilai kiprah para guru sangat strategis karena tingkat pendidikan yang mereka salurkan hari ini menentukan arah masa depan bangsa.

“Kiprah guru memiliki peran yang sangat strategis dan vital. PPG ini merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menghasilkan tenaga guru yang benar-benar kompeten sesuai bidang keahliannya,” ungkapnya.

Dalam forum tersebut, Ia turut membagikan latar belakang keluarganya yang tumbuh di lingkungan pendidik. Sebelum melangkah ke panggung politik dan menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tasikmalaya, ia rupanya sempat mengabdi sebagai guru tamu di beberapa sekolah.

“Ternyata menjadi seorang guru itu adalah amanah yang besar sekaligus pahala yang tidak putus-putus. Jika anak didik kita berhasil dan sukses di dunia, dan rajin melaksanakan ibadah yang pernah di oleh gurunya, insyaallah pahalanya akan mengalir ke gurunya juga,” tutupnya.

(Seda)

Erick Thohir Puji Pembenahan Stadion Pakansari, Dinilai Siap Dukung Sepak Bola Nasional

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Erick Thohir Puji Pembenahan Stadion Pakansari, Dinilai Siap Dukung Sepak Bola Nasional

BOGOR,FOKUSJabar.id: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, melontarkan pujian tinggi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor yang menyulap kondisi Stadion Pakansari menjadi fasilitas olahraga kelas atas. Langkah ini menjadi amunisi penting dalam mendukung kemajuan sepak bola nasional.

Erick menyampaikan apresiasi mendalam tersebut usai menyaksikan duel sengit Timnas Indonesia kontra Kamboja pada ajang Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Senin (28/7/2026).

Baca Juga: Jelang Piala AFF 2026, Bupati Bogor Fokus Tata Stadion Pakansari dan Kawasannya

Menurut Erick, penyediaan stadion berstandar tinggi menjadi fondasi vital untuk merajut ekosistem sepak bola yang solid. Ia memuji langkah nyata Pemkab Bogor dalam memoles sarana olahraga demi menyukseskan laga tingkat nasional hingga internasional.

Sanjungan khusus juga mengalir kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang memimpin perbaikan infrastruktur olahraga secara masif sebagai bentuk sokongan nyata bagi sepak bola Indonesia.

Erick menegaskan bahwa kemajuan industri sepak bola tidak mungkin bertumpu pada satu instansi saja. Pihaknya membutuhkan sinergi erat antara pemerintah pusat, pemda, PSSI, klub, dan seluruh pemangku kepentingan.

“Memang dalam melakukan kegiatan sepak bola, antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, seluruh stakeholder, klub, hingga tim nasional harus berjibaku bersama. Tidak bisa masing-masing berjalan dengan pikirannya sendiri,” ujar Erick Thohir.

Investasi Besar Pemkab Bogor

Ia pun mengacungi jempol keberanian Pemkab Bogor yang berani mengucurkan investasi besar demi memoles fasilitas olahraga. Erick menilai keberanian ini memberi dampak positif langsung pada iklim kompetisi nasional.

Proyeksi Stadion Pakansari sebagai markas (homebase) bagi klub peserta Liga 1 dan Liga 2 makin memperkokoh posisi Kabupaten Bogor sebagai pilar penting penyelenggara sepak bola tanah air.

Saat melangkahkan kaki kembali ke Stadion Pakansari, Erick mengaku takjub melihat transformasi total ketimbang kunjungan terdahulunya. Deretan perbaikan fasilitas membuat arena ini jauh lebih siap menggelar laga bertensi tinggi.

“Saya apresiasi untuk Pemkab yang bisa berinvestasi. Apalagi kalau tidak salah nanti ini menjadi homebase salah satu klub Liga 1 dan Liga 2. Mudah-mudahan fasilitas yang baik ini bisa terus dijaga. Saya juga kaget karena persiapan fasilitasnya jauh lebih baik dibandingkan saat terakhir saya datang ke sini,” ungkapnya.

Erick berharap terobosan Pemkab Bogor tidak berhenti pada pembenahan fisik belaka, melainkan sanggup melecut motivasi pemerintah daerah lain agar lebih memprioritaskan pembangunan infrastruktur olahraga.

“Semoga pemerintah daerah lain juga semakin peduli terhadap sepak bola,” tutup Erick Thohir.

(Jingga Sonjaya)

Libas DPMM FC, Persib Amankan Tiket Semifinal Piala Presiden 2026

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Ketfot: Istimewa

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung sukses mengamankan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai menundukkan klub asal Brunei Darussalam, DPMM FC, pada laga kedua Grup A di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (28/7/2026) malam.

Pelatih Persib, Igor Tolic, menerapkan rotasi dengan menerjunkan sejumlah pilar muda sejak menit awal. Ia mempercayakan Dion Markx di benteng pertahanan, Nazriel di lini tengah, serta Ikhwan Ali Tanamal sebagai ujung tombak serangan.

Baca Juga: Arema FC Tundukkan Tampines Rovers 2-1, Gustavo Henrique Cetak Brace di Piala Presiden 2026

Pertandingan berjalan sengit lewat aksi jual beli serangan dari kedua tim. DPMM FC sempat menggetarkan jala Persib, namun hakim garis membatalkan gol tersebut lantaran posisi pemain lawan terperangkap offside. Skor kacamata bertahan hingga jeda turun minum.

Memasuki babak kedua, Igor Tolic langsung mengubah taktik dengan memasukkan deretan pemain intinya, seperti Berguinho, Luka Menalo, Uilliam Barros, dan Adam Alis.

Perubahan strategi Igor terbukti ampuh mengunci alur permainan. Maung Bandung mendominasi penguasaan bola serta gencar membombardir lini belakang DPMM FC.

Petaka bagi DPMM FC hadir pada menit ke-77 saat pemain lawan menjatuhkan Luka Menalo di dalam kotak penalti. Balsa Sekulic yang maju sebagai eksekutor titik putih berhasil mengonversi peluang. Meski kiper sempat menepis arah bola, bola liar segera menyambar kembali ke dalam jala DPMM FC.

Keunggulan 1-0 bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Hasil manis ini mengukuhkan langkah Persib untuk melenggang mulus ke babak Semifinal Piala Presiden 2026.

Persib Bandung masih menyisakan satu pertandingan pamungkas di fase grup melawan wakil Singapura, Tampines Rovers, pada Jumat, 31 Juli 2026 mendatang.

(Mia)

Hari Terakhir Pendaftaran Magang Nasional 2026, Peminat Tembus 300 Ribu Orang

0
Nasional, FOKUSJabar.id
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat membuka Forum Jejaring Kemitraan Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri bersama Kamar Dagang Amerika di Indonesia (American Chamber of Commerce in Indonesia/AmCham) dan Firma Hukum SSEK di Jakarta. Sumber Gambar: jpnn.com

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menutup masa pendaftaran Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Batch 1 Tahun 2026, Selasa (28/7/2026). Penutupan registrasi ini mengawali tahapan seleksi ketat bagi para lulusan perguruan tinggi yang memburu pengalaman kerja berfasilitas pemerintah.

Program besutan Kemnaker ini kembali menyedot perhatian besar masyarakat. Lonjakan peminat membuktikan bahwa program pemagangan pemerintah masih menjadi jalur favorit para lulusan baru (fresh graduate) untuk mengasah keterampilan sekaligus menembus dunia kerja.

Baca Juga: El Nino Diprediksi Maju ke 2026, Prabowo Gelar Rapat Khusus Antisipasi Karhutla

Pada tahun anggaran ini, pemerintah menyiapkan kuota raksasa sebanyak 150.000 peserta yang terbagi ke dalam tiga gelombang. Masing-masing gelombang menyediakan alokasi bagi 50.000 peserta, di mana Batch 1 menjadi pembuka rangkaian program.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan bahwa angka pendaftar pada Batch 1 meluncur deras melampaui estimasi awal pemerintah. Antusiasme tinggi ini mencerminkan dahaganya para lulusan perguruan tinggi akan ruang pemagangan berkualitas.

“Sekarang hari terakhir pendaftaran pemagangan untuk lulusan peserta yang lulus satu tahun terakhir dari perguruan tinggi. Posisi 50 ribu, yang daftar sudah 300 ribu. Ini luar biasa. Baru batch 1 ini,” ujar Yassierli.

Catatan Kemnaker menunjukkan sekitar 300.000 pelamar bertarung memperebutkan 50.000 posisi pada Batch 1. Kondisi tersebut memicu persaingan sengit karena jumlah pendaftar membengkak hingga enam kali lipat dari batas kuota.

Masih ada Kesempatan pada Batch Selanjutnya

Meski persaingan sangat ketat, pemerintah menenangkan para pelamar. Kemnaker memastikan pendaftar yang gugur pada gelombang pertama masih mengantongi peluang untuk mengadu nasib pada batch selanjutnya.

“Bagi mereka yang belum mendapatkan kesempatan magang di batch 1, kita dorong mereka untuk ikut di batch 2 dan batch 3,” imbau Menaker.

Program Magang Nasional 2026 menerjunkan para peserta untuk menjalani pemagangan selama enam bulan di perusahaan-perusahaan mitra. Sepanjang program, peserta menyerap pengalaman kerja nyata, menggembleng keterampilan, memperluas jejaring profesional, serta mematangkan kesiapan karir.

Selain pengalaman praktis, peserta yang lolos mengantongi deretan fasilitas menarik. Pemerintah mengucurkan uang saku bulanan setara Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi magang.

Peserta juga menerima perlindungan BPJS Ketenagakerjaan (JKK dan JKM), pendampingan mentor profesional, serta kesempatan merengkuh sertifikasi kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) secara gratis di akhir program.

Penyelenggaraan tahun ini juga menyuntikkan penyempurnaan dibanding periode sebelumnya. Kemnaker mewajibkan uji sertifikasi kompetensi BNSP bagi seluruh peserta demi memberi nilai tambah saat memasuki pasar kerja komersial.

Program ini menyasar Warga Negara Indonesia lulusan diploma, sarjana, maupun pendidikan profesi. Persyaratan menetapkan batas kelulusan maksimal satu tahun sejak tanggal ijazah. Khusus lulusan pendidikan profesi, pemerintah memberikan kelonggaran hingga dua tahun pasca kelulusan diploma atau sarjana.

Menyusul penutupan pendaftaran, perusahaan mitra dan panitia menggelar seleksi administrasi serta rekrutmen pada 29 Juli hingga 5 Agustus 2026. Panitia menjadwalkan rapat pleno dan penetapan peserta pada 6 Agustus 2026, lalu menyiarkan pengumuman hasil seleksi pada 7 Agustus 2026.

Peserta yang melenggang lolos bakal memulai hari pertama pemagangan pada 10 Agustus 2026, sebelum acara peluncuran resmi (grand launching) berlangsung pada 11 Agustus 2026.

(Jingga Sonjaya)