spot_imgspot_img
Minggu 19 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 2

Lautan Pelari Padati Balai Kota Bandung, 7.200 Peserta Ramaikan MILO ACTIV Indonesia Race 2026

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: 7.200 Pelari Ramaikan MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Bandung Series. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 7.200 pelari memadati area Balai Kota Bandung untuk berpartisipasi dalam ajang MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Bandung Series, Minggu (19/7/2026).

Nestlé MILO membawa semangat #EnergiTanpaBatas ke Kota Kembang setelah sebelumnya sukses menggelar acara serupa di Yogyakarta dan Medan. Pihak penyelenggara memilih Bandung sebagai kota ketiga karena memiliki komunitas lari yang sangat aktif, ruang publik yang ramah, serta potensi besar sebagai destinasi wisata olahraga (sports tourism).

Baca Juga: AHY Pimpin Touring Heritage Bandung Bersama Komunitas Vespa

Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Bima Arya Sugiarto memimpin langsung pelepasan para peserta lari. Dua kategori utama dalam balapan ini meliputi rute 5K serta kategori Family Run sejauh 2,5K.

Sejumlah pejabat penting turut mendampingi proses pelepasan tersebut. Tampak di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar, serta Kepala Dinkes Jabar Vini Adiani Dewi.

Manajemen PT Nestlé Indonesia yang diwakili oleh Alaa Shaaban (Marketing Manager Beverages & Confectionery Business Unit) dan Fajar Dewantara (Direktur Corporate Affairs) juga ikut menyemarakkan panggung utama.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengapresiasi tinggi kegiatan ini karena sejalan dengan misi pemerintah kota untuk mencetak masyarakat yang sehat dan aktif. Menurutnya, ajang olahraga massal seperti ini ampuh memperkuat citra Bandung di sektor sports tourism.

“Pemerintah Kota Bandung melihat bahwa ajang lari seperti ini berperan penting dalam memperkuat posisi Bandung sebagai salah satu destinasi sports tourism, yang menjadi salah satu fokus pengembangan kota,” katanya.

Menggerakkan Ekonomi Lokal pada Sektor Pariwisata

Farhan berharap agenda olahraga ini mampu memicu kesadaran warga untuk lebih giat berolahraga. Di sisi lain, kehadiran ribuan peserta dari luar daerah juga berpotensi menggerakkan roda ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.

“Kami berharap MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Bandung Series dapat menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk berolahraga, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui meningkatnya kunjungan peserta dari luar kota Bandung yang dapat berwisata sambil mengikuti race ini,” ungkap Farhan.

Antusiasme warga Bandung terbukti melonjak tajam dengan catatan jumlah peserta yang kini menembus angka lebih dari 7.200 orang. Pihak Nestlé Indonesia mengaku sangat gembira melihat sambutan hangat yang terus meningkat dari tahun ke tahun di kota ini.

“Kami senang dapat kembali ke Bandung dan melihat antusiasme warga Bandung yang terus meningkat terhadap MILO ACTIV Indonesia Race,” tutur Alaa Shaaban.

Melalui ajang ini, MILO berkomitmen mendukung perkembangan holistik anak-anak Indonesia agar mampu mencapai potensi terbaik mereka sejak usia dini. Pihak panitia percaya bahwa aktivitas fisik di luar ruangan memegang peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Kami percaya bahwa olahraga adalah guru terbaik yang tidak hanya membantu anak menjadi lebih sehat dan aktif, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kehidupan penting seperti sportivitas, percaya diri, pantang menyerah, disiplin, dan kerja sama tim,” ungkap Alaa.

Ruang Inklusif untuk Orang Tua dan Anak Berolahraga Bersama

Panitia mengemas Family Run 2,5K sebagai kategori inklusif yang memberikan ruang bagi orang tua dan anak untuk berolahraga bersama. Kehadiran race village juga memanjakan para pelari dengan beragam fasilitas, mulai dari pembagian MILO dingin, stan ukir nama di medali, area bermain Nusantara Kids Corner, hingga pengundian hadiah menarik.

Pada persaingan sengit kategori 5K Putra, Panji Adi Putra keluar sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 15 menit 43 detik. Sementara itu, Novita Andriyani sukses merebut podium utama kategori 5K Putri setelah membukukan waktu 21 menit 18 detik.

“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari MILO ACTIV Indonesia Race 2026 Bandung Series. Ajang lari ini menjadi persiapan saya menuju puncak acara yang akan digelar di Jakarta. Kemudian saya bersyukur berhasil menjadi peserta dengan waktu tercepat hari ini,” kata Panji Adi Putra.

Kesan mendalam juga meluncur dari Elis, salah satu peserta kategori keluarga yang sengaja memboyong anak-anaknya untuk ikut berlari. Ia mengaku ini merupakan partisipasi kedua kalinya dan anak-anaknya sangat menikmati seluruh permainan di arena hiburan.

“Ini merupakan ke-2 kalinya kami berpartisipasi, dan setiap tahun selalu memberikan pengalaman yang berbeda. Anak-anak juga sangat menikmati berbagai aktivitas di race village, mulai dari bermain hingga menikmati produk-produk MILO,” pungkas Elis.

(Arif)

Gerakan Ajengan Muda Priangan Timur Resmi Dikukuhkan, Siap Kawal Pendidikan, Ekonomi dan Moral Generasi Muda

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Ket foto : Ketua Dewan Pembina GAM Jawa Barat Amir Mahpud, saat melantik dan mengukuhkan pengurus GAM Priangan Timur di Aula Restoran Asep Stroberi Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Dewan Pengurus Gerakan Ajengan Muda (GAM) wilayah Priangan Timur masa khidmat 2026-2031 resmi memulai langkah barunya. Ketua Dewan Pembina GAM Provinsi Jawa Barat, H. Amir Mahpud mengukuhkan langsung kepengurusan ini secara khidmat di Aula Restoran Asep Stroberi (Astro), Kota Tasikmalaya, Minggu (19/7/2026).

Sederet tokoh penting hadir menyaksikan momen sakral tersebut. Tampak di antaranya Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Dandim 0612 Tasikmalaya Letkol CZI Imvan Ibrahim, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi, serta Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat.

Baca Juga: Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ada Bazar UMKM dan Hiburan Gratis

Dalam pengarahannya, H. Amir Mahpud mengingatkan agar organisasi ini selalu memegang teguh ajaran ahlussunah waljamaah sebagai pencerah keagamaan bagi umat. Ia memandang jabatan baru tersebut sebagai sebuah amanah besar yang menuntut pertanggungjawaban nyata kepada masyarakat luas.

“GAM ini merupakan organisasi yang berpegang pada ajaran-ajaran keagamaan, yang didalamnya dihuni anak-anak muda yang memiliki pengetahuan keagamaan yang baik karenanya, mereka harus melahirkan program-program yang solutif bagi kemajuan umat dan bangsa,” ungkap Amir Mahpud.

Amir menyebut GAM lahir dari perpaduan tradisi keilmuan pesantren, semangat membara anak muda, serta kepedulian sosial yang tinggi. Oleh sebab itu, gerakannya wajib membawa dampak konkret dan tidak boleh tergilas oleh kemajuan zaman.

Ia juga menginstruksikan para pengurus untuk tampil profesional sebagai agen perubahan yang fokus pada solusi, bukan justru sibuk mencari-cari kesalahan pihak lain atau pemerintah.

“Ajengan muda harus luas wawasan keilmuannya, cerdas membaca perubahan zaman, jangan menjadi Ajengan proposal dengan mengemis untuk meminta bantuan,” tegas Amir.

Ajengan Muda Berkhidmat untuk Negeri

Menurutnya, tantangan zaman hari ini sudah berubah. Masyarakat tidak hanya memerlukan ceramah keagamaan di atas mimbar, melainkan butuh pendampingan ekonomi, pembinaan pemuda, perlindungan keluarga, serta pemberdayaan sosial.

Mengusung tema “Ajengan Muda Berkhidmat untuk Negeri, Membangun Politik Kebangsaan Yang Berkeadilan dan Berkeagamaan”, Amir meminta seluruh anggota meluruskan niat dan merawat persatuan demi membangun organisasi yang tertib administrasi.

Sementara itu, Ketua DPP GAM Hadits Munawir memaparkan peta jalan organisasi untuk lima tahun ke depan yang bertumpu pada tiga pilar utama. Ketiganya meliputi bidang pendidikan dan sosial, penguatan ekonomi keumatan, serta pengawalan politik kebangsaan.

“GAM hadir dengan wajah Islam yang inklusif, pluralis, dan integratif. Kami ingin mengintegrasikan nilai dan jiwa keindonesiaan, keislaman, kemanusiaan, dan kemodernan. Sehingga melahirkan peradaban yang menjunjung tinggi estetika, etika, dan spiritualitas,” urai Hadits.

Hadits mengimbau seluruh kader untuk memfungsikan organisasi sebagai radar kepekaan sosial. Kehadiran mereka harus mampu memberikan rasa aman, terutama bagi kelompok minoritas, demi menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.

Sinyal positif juga datang dari Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan yang menyambut hangat pengukuhan ini. Ia menaruh harapan besar agar GAM bisa bertransformasi menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun karakter, moral, dan etika Islam, khususnya bagi generasi muda.

“GAM harus menjadi mitra pemerintah dalam membangun keumatan, dan garda terdepan membangun karakter dan nilai-nilai moral, ahlak, dan etika islam kepada masyarakat khususnya generasi muda, yang akan menjadi penerus estafet pembangunan,” kata Viman Alfarizi.

Viman menilai para ajengan muda ini memiliki pemikiran yang visioner untuk masa depan. Pemkot Tasikmalaya membutuhkan masukan konstruktif dari mereka dalam mengawal kebijakan serta menuntaskan berbagai persoalan sosial di masyarakat.

“Kami berharap, gerakan sosial ini terus bersinergi bersama pemerintah daerah dalam membangun daerah, dan mendukung terwujudnya visi misi dan program-program strategis Kota Tasikmalaya,” pungkas Viman.

(Seda)

Kodim 0612 Tasikmalaya Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026, Ada Bazar UMKM dan Hiburan Gratis

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Keterangan foto ilustrasi: Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar nonton bareng Final Puala Dunia 2026 antara Argentina vs Spanyol di Makodim Tasikmalaya.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Euforia babak final Piala Dunia 2026 kini sudah di depan mata. Dua raksasa sepak bola planet bumi, Spanyol dan Argentina, siap bertarung habis-habisan demi memboyong trofi emas yang prestisius.

Bagi warga Tasikmalaya yang masih bingung mencari lokasi seru untuk menyaksikan momen bersejarah ini, Kodim 0612/Tasikmalaya mempersembahkan hajatan spesial. Mereka menyatukan tensi tinggi laga sepak bola global dengan kemeriahan pesta rakyat lewat acara Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Konsolidasi PDI Perjuangan di Tasikmalaya, Ade Sugianto Tekankan Politik Kerakyatan di Tengah Tantangan Nasional

Panitia mengemas agenda seru ini secara apik dalam balutan Festival Manunggal Rakyat 2026. Warga bisa langsung merapat ke Makodim 0612/Tasikmalaya di Jalan Otto Iskandardinata Nomor 09, Empangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, mulai pukul 19.30 WIB hingga usai.

Kodim 0612/Tasikmalaya merancang Festival Manunggal Rakyat 2026 lebih dari sekadar tempat berkumpulnya para pencinta si kulit bundar. Mereka mengusung misi mulia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan sektor UMKM.

Sembari menikmati ketegangan perebutan status juara dunia, para pengunjung bisa memanjakan lidah dan berbelanja di Bazar UMKM Lokal. Aneka produk unggulan khas Tasikmalaya, mulai dari kuliner tradisional yang menggugah selera hingga kerajinan tangan kreatif, siap memeriahkan suasana malam final.

Panitia juga menyajikan rentetan hiburan rakyat untuk menambah semarak atmosfer festival di area markas tentara tersebut.

“Melalui Festival Manunggal Rakyat, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang positif. Masyarakat dapat menikmati pertandingan final Piala Dunia bersama-sama sekaligus mendukung produk-produk UMKM lokal yang ikut berpartisipasi,” ujar Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol CZI M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han.

Formula Tapat Mendokrak Transaksi Ekonomi Lokal

Inisiatif keren dari Kodim 0612/Tasikmalaya ini memanen respons positif dan dukungan penuh dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya. Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Apt. Asep Saepuloh, S.Farm., M.P.H, melayangkan apresiasi mendalam atas kolaborasi lintas sektor tersebut.

Menurut Asep, sinergi antara TNI, pemerintah, pelaku usaha, dan elemen masyarakat menjadi formula paling tepat. Tentunya untuk mendongkrak transaksi ekonomi lokal secara nyata. Festival ini menjadi bukti sahih bahwa momentum olahraga sejagat bisa menyulap roda ekonomi menjadi keuntungan bagi para pelaku usaha kecil di Tasikmalaya.

Ada banyak alasan mengapa warga wajib menginjakkan kaki di Makodim 0612 nanti malam. Pengunjung bisa merasakan langsung atmosfer juara bersama ratusan warga lain dan memburu kuliner. Serta menikmati panggung hiburan yang ramah untuk semua usia.

Menariknya lagi, Kodim Tasikmalaya menggelar seluruh rangkaian acara ini secara gratis dan terbuka untuk umum. Agenda ini murni menjadi ajang silaturahmi besar guna mempererat persatuan warga Tasikmalaya.

(Abdul Latif)

Konsolidasi PDI Perjuangan di Tasikmalaya, Ade Sugianto Tekankan Politik Kerakyatan di Tengah Tantangan Nasional

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ketfot: Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, H. Ade Sugianto melantik Badan/Sayap Partai dan mengukuhkan PAC se-Kabupaten Tasikmalaya.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi masyarakat, PDI Perjuangan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga akar rumput.

Langkah tersebut ditunjukkan melalui pelantikan badan dan sayap partai serta pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tasikmalaya yang dipimpin langsung Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya, Ade Sugianto, di Gedung Syahdika Grand Hall, Kota Tasikmalaya, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga: Jalur Dua Cilembang Mendadak Bergemuruh, 500 Pembalap Adu Cepat di Drag Bike Tasikmalaya 2026

Kegiatan yang dihadiri ratusan kader dari 39 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya itu, menjadi momentum penting untuk mempertegas arah perjuangan partai yang menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama.

Konsolidasi internal menjadi fondasi agar seluruh struktur partai memiliki kesamaan langkah dalam menghadapi dinamika politik nasional maupun persoalan yang berkembang di daerah.

Ade Sugianto menegaskan, penguatan organisasi bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif partai, melainkan memastikan seluruh kader mampu bekerja nyata di tengah masyarakat.

“Kekuatan partai bukan hanya terukur dari lengkapnya struktur organisasi, tetapi dari sejauh mana kader hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Pengurus yang baru harus menjadi garda terdepan dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat,” katanya.

Tantangan Ekonomi dan Sosial

Ade menilai kondisi nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan ekonomi dan sosial membutuhkan kehadiran partai politik yang mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan kebijakan publik. Karena itu, kader di semua tingkatan harus lebih responsif terhadap berbagai persoalan yang warga hadapi.

Ia menegaskan, yang masih menjadi perhatian utama harus tetap memperjuangkan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan. Menurutnya, kedua sektor tersebut merupakan hak dasar masyarakat sekaligus menjadi pondasi pembangunan sumber daya manusia.

“Partai harus hadir sebagai penyambung kesulitan rakyat. Kita harus memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan dan pendidikan yang semakin mudah, berkualitas, dan merata,” ujarnya.

Ade juga mengingatkan bahwa perjuangan politik tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan elektoral. Tetapi harus terwujud melalui kerja nyata yang masyarakat rasakan.

“Semangat gotong royong dan keberpihakan kepada masyarakat kecil harus terus menjadi napas perjuangan setiap kader. Politik harus menjadi jalan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat, bukan hanya untuk golongan tertentu,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tasikmalaya melantik sejumlah badan partai. Yakni Satuan Tugas (Satgas), Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR), Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN), serta Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi).

BMI sebagai Sayap Kemajuan Partai

Selain itu, Banteng Muda Indonesia (BMI) sebagai sayap kepemudaan partai juga dikukuhkan. Tentunya untuk memperkuat regenerasi kader sekaligus memperluas ruang partisipasi generasi muda dalam aktivitas sosial dan politik.

Pengukuhan Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Tasikmalaya menjadi bagian dari strategi memperkuat mesin organisasi hingga tingkat kecamatan. Struktur tersebut harapannya mampu menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat, pendidikan politik, serta penguatan ideologi partai.

Suasana pelantikan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Ratusan kader menyatakan komitmennya untuk menjaga disiplin organisasi dan memperkuat soliditas internal. Kemudian terus bergerak bersama rakyat sebagai implementasi politik kerakyatan yang menjadi identitas PDI Perjuangan.

(Farhan K)

Unigal Ciamis Tembus Panggung Internasional, Gandeng Kampus Malaysia Kembangkan Pendidikan Berkelanjutan

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Galuh Perkuat Jejaring Global melalui Kolaborasi Green Pedagogy dengan UTHM Malaysia

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Galuh (Unigal) terus menancapkan taji di kancah global. Mereka memperluas jejaring akademik internasional lewat kolaborasi epik bersama Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM).

Kedua kampus lintas negara ini menggelar Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan skema Collaborative Community Service Excellence. Mereka merealisasikan kerja sama ini melalui program bertajuk Empowering Eco-Literacy through Green Pedagogy in Mathematics Learning Based on Conservation Issues in Malaysian Schools.

Baca Juga: KAHMI Ciamis Mulai Siapkan Perguruan Tinggi Baru, Pembentukan Yayasan Ditargetkan Tahun Ini

Fokus utama gerakan ini mengarah pada penguatan kompetensi para guru dalam menyisipkan pendidikan lingkungan hidup ke dalam rumus matematika.

Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Yoni Sunaryo, M. Pd., menjelaskan bahwa agenda ini merupakan wujud nyata implementasi internasionalisasi tridarma perguruan tinggi. Program tersebut sukses mengawinkan pengembangan metode pembelajaran, pengabdian masyarakat, serta penerbitan jurnal ilmiah.

Melalui pendekatan Green Pedagogy dan STEAM-H, tim pengabdi mendorong guru untuk menyajikan pelajaran matematika yang kontekstual dan inovatif. Langkah ini sekaligus memupuk kepedulian para siswa terhadap isu lingkungan serta pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi internasional ini merupakan salah satu fokus pengembangan UTHM dalam memperluas kemitraan akademik dan penguatan pendidikan berkelanjutan,” ujar Yoni saat ditemui Minggu, (19/07/2026).

Kunjungan Akademik Langsung ke UTHM Malaysia

Rangkaian agenda ini bermula dari koordinasi daring antara tim Universitas Galuh dan UTHM Malaysia guna merancang materi pelatihan. Tim berhasil menyusun modul Green Pedagogy, modul STEAM-H, media edukasi, video interaktif, lembar kerja siswa, hingga instrumen evaluasi.

Mereka mendesain seluruh perangkat tersebut berdasarkan kebutuhan mitra serta menyelaraskannya dengan karakteristik kurikulum di Indonesia maupun Malaysia.

Sebagai aksi nyata, tim dosen Pendidikan Matematika Unigal melakoni kunjungan akademik langsung ke kampus UTHM Malaysia pada 17–20 Juni 2026 lalu. Momentum tersebut melahirkan penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai fondasi penguatan kerja sama bidang pendidikan, riset, dan pengabdian.

Angra, salah satu anggota tim pengabdi menuturkan, pihak panitia kemudian melanjutkan program lewat workshop nasional secara daring pada 3 Juli 2026. Kegiatan ini sukses menyedot perhatian para guru dari berbagai jenjang pendidikan di tanah air.

Lewat lokakarya tersebut, peserta memetik wawasan segar mengenai penerapan Green Pedagogy dalam matematika, pemanfaatan formula STEAM-H, serta praktik baik pembelajaran berbasis konservasi.

“Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat eco-literacy guru sehingga pembelajaran matematika menjadi lebih bermakna, kontekstual, dan relevan dengan tantangan global,” tutur Angra.

Angra menambahkan, program ini tidak hanya mendongkrak keahlian para tenaga pendidik secara instan. Kolaborasi ini juga sukses menembus publikasi ilmiah internasional. Melalui artikel berjudul Green STEAM-H Pedagogy with Eco-Mathematical Literacy: A Developmental Framework for Sustainability-Oriented Education.

Jurnal bergengsi Interdisciplinary International Journal of Conservation and Culture (IIJCC) telah menerbitkan karya ilmiah tersebut. Capaian ini menjadi bukti otentik bahwa sinergi internasional mampu menyumbang kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan global.

Lewat program strategis ini, Prodi Pendidikan Matematika Universitas Galuh mempertegas komitmennya untuk terus melahirkan kemitraan global yang berdampak nyata bagi publik.

“Sinergi dengan UTHM Malaysia kami berharap menjadi awal dari berbagai program bersama. Tentunya program yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan, memperluas jejaring akademik global. Serta mendukung terciptanya pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan,” pungkasnya.

(IrfansyahRiza)

Bupati Pangandaran Siapkan Sepeda Listrik hingga TV untuk Nobar Final Piala Dunia di Alun-alun Parigi

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Pamflet nonton bareng piala dunia 2026 (istimewa)

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kemeriahan pesta final Piala Dunia tahun ini di Kabupaten Pangandaran bakal berlipat ganda.

Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami telah menyiapkan deretan door prize spektakuler untuk memanjakan warga yang menghadiri acara nonton bareng (nobar) di Alun-alun Parigi, Senin, (20/7/2026). Citra menyampaikan ajakan menghebohkan tersebut secara langsung melalui sebuah unggahan video di media sosial.

Dalam video itu, sang Bupati tampil kasual menggunakan setelan olahraga berwarna merah muda, lengkap dengan hijab dan topi.

Baca Juga: Citra Pitriyami Dukung Argentina, Yuk Nobar Piala Dunia 2026 di Alun-alun Parigi‎

“Door prize-nya banyak ada sepeda listrik ada kulkas ada TV mesin cuci sepeda gunung lah pokoknya banyak hadiah lainnya banyak pokoknya,” kata Citra.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran memastikan setiap warga yang menginjakkan kaki di lokasi nobar akan mengantongi satu kupon undian. Citra pun mengimbau masyarakat untuk memboyong keluarga besar mereka agar memperbesar peluang memenangkan hadiah-hadiah mewah tersebut.

“Sekali lagi nanti malam kita ketemu di Lapang Alun-Alun Parigi. Jadi nanti malam ajak keluarga, ajak tetangga, ajak saudara kalau ingin dapat hadiah banyak ngajaknya satu orang dapat satu kupon,” ujarnya.

Bukan hanya menyediakan hadiah melimpah, Pemkab Pangandaran juga memanjakan lidah para pengunjung dengan menyediakan konsumsi gratis sepanjang acara. Warga tidak perlu khawatir kelaparan atau kehausan saat mendukung tim kesayangan mereka.

“Kopi gratis makanan gratis ya ditunggu,” ucap Citra.

Agenda nobar akbar yang mempertemukan Argentina vs Spanyol ini bakal bergulir mulai pukul 20.00 WIB. Sebelum menyaksikan laga sengit perebutan trofi berlapis emas tersebut, warga dapat menikmati hiburan musik langsung (live music).

Prediksi menunjukkan antusiasme masyarakat Pangandaran akan meledak malam ini. Mengingat panitia menyediakan hadiah utama berupa sepeda listrik, kulkas, TV, mesin cuci, hingga sepeda gunung, Alun-alun Parigi kemungkinan besar sudah padat sejak sore hari.

(Sajidin)

KAHMI Ciamis Mulai Siapkan Perguruan Tinggi Baru, Pembentukan Yayasan Ditargetkan Tahun Ini

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Koordinator Presidium MD KAHMI Ciamis, Dafid Firdaus

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Ciamis langsung tancap gas. Mereka mulai merealisasikan program strategis kepengurusan periode 2026–2031 dengan merintis pendirian perguruan tinggi baru di Tatar Galuh.

Sebagai langkah perdana, organisasi ini menargetkan pembentukan yayasan resmi pada tahun ini. Koordinator Presidium MD KAHMI Ciamis, Dafid Firdaus menyampaikan langsung rencana besar tersebut usai acara pelantikan pengurus di Aula Wretikandayun, Pusat Kebudayaan Karangkamulyan, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga: Bukan Sekadar Pelantikan, KAHMI Ciamis Usung Misi Besar Membangun Tatar Galuh

Menurut Dafid, pendirian lembaga pendidikan tinggi ini merupakan amanat mutlak yang wajib terwujud dalam satu periode kepengurusan. Pihaknya kini tengah mengkaji secara matang mengenai bentuk lembaga tersebut.

“Ini menjadi program utama kepengurusan kami. Bentuknya nanti akan dikaji bersama, apakah universitas, institut, atau sekolah tinggi,” ujarnya.

Ia meluruskan anggapan bahwa kampus baru ini akan menjadi pesaing bagi perguruan tinggi lokal yang sudah eksis. Sebaliknya, KAHMI Ciamis ingin melengkapi ekosistem pendidikan tinggi dengan membuka program studi (prodi) yang saat ini belum tersedia di Ciamis.

“Kami ingin mengisi kekosongan program studi yang belum ada di Universitas Galuh maupun Universitas Islam Darussalam. Jadi bukan bersaing, tetapi saling melengkapi agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan pendidikan,” katanya.

Fokus Rampungkan Legalitas Yayasan

Dafid juga memastikan bahwa mereka akan membangun perguruan tinggi umum, bukan yang berbasis keagamaan. Keputusan ini lahir karena nilai-nilai keislaman sudah melekat kuat dalam proses kaderisasi HMI selama ini.

“Nilai-nilai keislaman sudah melekat dalam proses kaderisasi HMI. Karena itu, kami tidak merasa perlu memberikan embel-embel tertentu. Yang ingin kami bangun adalah perguruan tinggi umum yang terbuka bagi semua kalangan,” jelasnya.

Fokus utama KAHMI Ciamis sepanjang tahun ini adalah merampungkan aspek legalitas yayasan terlebih dahulu. Mereka akan bermusyawarah dengan seluruh alumni untuk menentukan nama yayasan yang paling tepat.

“Apakah nanti menggunakan nama Yayasan Insan Cita atau nama lainnya, semuanya akan diputuskan melalui pembahasan bersama. Setelah yayasan terbentuk, kami akan membentuk tim pendirian sekaligus mulai menyiapkan lahan,” ungkapnya.

Dafid mengakui bahwa tantangan terbesar proyek ini bukan terletak pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Pemenuhan standar sumber daya manusia (SDM) sesuai regulasi pemerintah menjadi pekerjaan rumah yang paling berat.

“Persyaratan SDM cukup berat. Kami harus menyiapkan sedikitnya enam dosen bergelar doktor dan sekitar 64 tenaga pengajar bergelar magister. Itu menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus kami siapkan,” tuturnya.

Lokasi Strategis Penempatan Perguruan Tinggi

Terkait lokasi, KAHMI Ciamis memprioritaskan kawasan perkotaan jika berhasil mendapatkan lahan yang representatif. Namun, mereka juga menyiapkan Kecamatan Cimaragas sebagai alternatif strategis karena harga tanah yang masih terjangkau dan ketersediaan lahan yang luas.

“Kalau ada lahan di sekitar pusat kota tentu akan menjadi pilihan utama. Tetapi kalau belum memungkinkan, Cimaragas bisa menjadi alternatif karena lahannya masih cukup tersedia,” katanya.

Dafid memaparkan bahwa sejarah mencatat banyak alumni HMI Ciamis yang sukses memimpin berbagai kampus ternama. Kendati demikian, organisasi belum pernah melakukan gerakan kolektif untuk membangun sebuah institusi pendidikan tinggi dari titik nol.

“Kalau alumni yang menjadi pimpinan perguruan tinggi sudah banyak. Tetapi membangun perguruan tinggi dari nol, itu yang belum pernah dilakukan. Karena itu kami ingin mewujudkannya sebagai warisan kepengurusan ini,” ujarnya.

Sembari merintis kampus baru, MD KAHMI Ciamis berkomitmen untuk tetap menggulirkan program kerja organisasi lainnya. Mereka akan terus mempererat tali silaturahmi antar-alumni serta menggelar diskusi intelektual secara berkala demi menyumbang gagasan bagi masyarakat luas.

(Mia)