spot_imgspot_img
Selasa 14 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 2

Jadi Asisten Pelatih Persib, Achmad Jufriyanto: Tak ada Perbedaan

0
Achmad Jufriyanto persib fokusjabar.id
Achmad Jufriyanto (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Achmad Jufriyanto (Jupe) menikmati peran barunya sebagai asisten pelatih Persib Bandung. Dia siap memberikan kontribusi maksimal.

“Gak ada yang beda. Saya nikmati apa yang menjadi peran sekarang sebagai asisten pelatih,” kata Achmad Jufriyanto.

BACA JUGA:

Igor Tolic Ubah Jam Latihan Persib Bandung, Ini Penjelasannya

Jupe mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada mantan pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak dan manajemen klub yang telah memberikan kepercayaan.

Seperti di ketahui, dalam tiga tahun terakhir, Dia mengemban peran ganda (player-coach).

Meski tidak merasakan perbedaan yang terlalu signifikan secara personal, Jupe mengaku ada perubahan tanggung jawab.

Jika sebelumnya lebih banyak memberikan contoh kepada para pemain di lapangan. Kini Jupe di tuntut untuk bergerak lebih aktif dalam hal komunikasi taktis.

Dia mengatakan, menjadi pelatih bukanlah cita-cita lamanya. Menurutnya, saat pertama kali gabung Maung Bandung satu dekade lalu, ia sama sekali tidak pernah membayangkan akan jadi pelatih.

Namun, kehadiran Bojan Hodak dalam tiga tahun terakhir membuka sudut pandang baru untuk mulai merangkai karier di dunia kepelatihan.

Terkait gaya kepelatihan di tim saat ini, Jupe melihat tidak banyak perbedaan signifikan antara Hodak dan Tolic.

Pasalnya, Tolic sudah terlibat aktif dalam sesi latihan im kebanggaan Bobotoh sejak musim-musim sebelumnya, sebagai asisten pelatih Hodak.

BACA JUGA:

Ini Alasan Luka Menalo Gabung Persib Bandung

Menatap tantangan ke depan, Jupe menyadari beban berat yang di pikul tim setelah meraih prestasi di musim lalu.

Meski begitu, Dia berkomitmen penuh untuk mengoptimalkan potensinya demi membantu performa tim secara keseluruhan.

“Setelah hattrick juara, ke depan tantangan Persib Bandung lebih besar. Begitupun buat saya,” tutupnya.

(Bambang Fouristian)

Igor Tolic Sebut Kebugaran Anak Asuhnya Berkembang

0
Kebugaran Igor Tolic fokusjabar,id
Pelatih Persib, Igor Tolic (foto: web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic menilai, kebugaran anak asuhnya telah berkembang sejak pertama kembali berlatih pada Sabtu (11/7/2026) lalu.

“Setiap hari kami belajar hal baru. Kami melakukannya dengan gim sehingga semua orang tahu apa yang harus di lakukan,” katanya usai sesi latihan di Lapangan Pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin (13/7/2026).

BACA JUGA:

Ini Alasan Luka Menalo Gabung Persib Bandung

“Cara ini sudah di mulai sejak latihan perdana. Jadi untuk saat ini, saya hanya berusaha untuk menjaga semuanya. Semua orang juga berusaha untuk bekerja sebaik mungkin, meskipun ini bukan hal yang mudah untuk di lakukan,” Igor Tolic menambahkan.

Pelatih asal Kroasia ini bersama tim pelatih sengaja merancang sesi latihan yang nyaman dan bisa di nikmati para pemain. Termasuk kondisi cuaca.

“Cuaca sedang sangat panas. Jadi, saya hanya ingin memberi semua orang waktu yang cukup untuk tidur. Jika cuaca menjadi lebih panas, mungkin saja kami berlatih lebih pagi,” terang Igor Tolic.

Sebelumnya FOKUSJabar mengabarkan, latihan perdana Persib Bandung di sambut antusias para pemain setelah libur kompetiasi. Salah satunya, Adam Alis.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Optimistis Persib Kembali Berprestasi

Dia mengaku, sesi latihan tersebut menjadi momentum untuk bertemu kembali dengan rekan-rekan setim dan menjadi ajang adaptasi dengan sejumlah pemain baru.

“Alhamdulillah senang bisa kembali lagi setelah dua bulan kami liburan. Bisa bertemu teman-teman lama dan ada juga yang baru. Mudah-mudahan bisa lebih dekat lagi dengan pemain-pemain baru dan bisa cepat chemistry-nya ke depan,” kata Adam Alis.

Dia optimistis menatap musim depan yang di pastikan lebih padat dengan keikutsertaan di empat kompetisi sekaligus. Termasuk Liga 1, Piala Presiden dan AFC Champions League (ACL) Two.

(Bambang Fouristian)

BPJS Kesehatan dan Pemkot Tasikmalaya Perkuat Kepesertaan JKN, 142 Ribu Peserta Mandiri Masih Nonaktif

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Penandatanganan kesepakatan bersama Pemkot Tasikmalaya dengan BPJS Kesehatan, dalam mendukung keberlangsungan program JKN yang lebih merata (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya mempertegas komitmen jaminan sosial lewat penandatanganan kesepakatan bersama. Kerja sama strategis ini bertujuan memperkuat kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di wilayah Kota Tasikmalaya, Senin (13/7/2026).

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua Umum TP-PKK dr. Elvira Kamarrow Putri, serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya Hamdani, menandatangani langsung dokumen kerja sama tersebut di Aula Utama Balekota Tasikmalaya. Rangkaian acara ini turut mendapat kesaksian dari sejumlah pejabat Pratama serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Program Tasikmalaya CAANG Resmi Diluncurkan, OJK Target Edukasi 98 Ribu Warga

Kesepakatan strategis ini memegang peran sebagai langkah krusial untuk menggerakkan advokasi serta edukasi masif, agar kepesertaan program JKN di Kota Tasikmalaya terus aktif dan berkelanjutan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Hamdani, membeberkan data riil kepesertaan yang mengejutkan. Saat ini, lembaganya mencatat hanya ada 776 peserta BPJS Kesehatan jalur mandiri yang menyandang status aktif.

Sebaliknya, sekitar 142 ribu peserta mandiri lainnya justru masuk dalam daftar nonaktif. Kondisi tersebut lantaran menunggak pembayaran iuran bulanan atau tidak memanfaatkan fasilitas kesehatan yang tersedia.

“Dari jumlah itu kami akan melakukan advokasi dan pengingat. Bagi masyarakat yang tidak masuk desil 1 sampai desil 5 dan dinilai mampu, kami dorong untuk mengaktifkan kembali kepesertaannya secara mandiri,” cetus Hamdani, Senin (13/7/2026).

Hamdani juga mengungkap fakta bahwa masih ada sekitar 11 ribu warga Kota Tasikmalaya yang sampai saat ini belum menyentuh atau terdaftar dalam program JKN. Padahal, ia menilai kepemilikan kartu BPJS Kesehatan memegang andil sangat penting sebagai benteng perlindungan kesehatan di masa depan.

Alokasikan PBI Rp47 Miliar demi Keadilan Sosial

Wali Kota Tasikmalaya, H. Viman Alfarizi Ramadhan, menegaskan bahwa kesepakatan ini mengemban misi utama untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses layanan medis yang adil dan merata.

“Penandatanganan hari ini untuk memastikan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Tasikmalaya terus berjalan baik dengan pencapaian 98 persen kepesertaan dan 82 persen diantaranya peserta aktif,” jelas Viman Alfarizi.

Guna menyokong warga kurang mampu agar tetap memegang jaminan proteksi kesehatan, Pemkot Tasikmalaya menggelontorkan anggaran fantastis sekitar Rp47 miliar. Anggaran tersebut ntuk pos peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Anggaran daerah tersebut juga mendapatkan suntikan dana pendamping (sharing) dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp27 miliar. Hingga saat ini tengah memasuki proses pencairan.

Viman menggarisbawahi bahwa kolaborasi lintas sektor ini memegang fungsi penting untuk menyaring dan memilah status ekonomi warga. Langkah ini membantu pemerintah membedakan mana kelompok yang benar-benar membutuhkan subsidi iuran negara dan mana kelompok yang sudah sanggup membayar secara swadaya.

“Kita ingin datanya tepat sasaran. Jangan sampai yang mampu masih ditanggung negara, sementara yang benar-benar butuh belum tercover,” tegas Wali Kota Tasikmalaya tersebut.

Utus Kader Posyandu dan Bidan Puskesmas ke Tiap Kelurahan

Demi mempertahankan status prioritas UHC, Pemkot Tasikmalaya bakal mengerahkan seluruh jaringan puskesmas serta kader posyandu di 69 kelurahan. Pemerintah menilai para petugas lapangan ini memiliki kedekatan emosional dan tingkat pemahaman literasi kesehatan yang baik. Hal itu demi mengedukasi masyarakat secara langsung.

“Kader posyandu dan petugas puskesmas kesehatan seperti bidan akan membantu menyampaikan informasi dan mendata warga. Kemudian mendorong pendaftaran maupun reaktivasi kepesertaan,” jelas Viman.

Lewat sinergi yang terajut antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah ini, Viman berharap tidak ada lagi warga Tasikmalaya yang terbentur masalah administrasi kepesertaan JKN saat hendak berobat ke fasilitas kesehatan.

Ke depan, kedua instansi akan terus menggenjot edukasi agar masyarakat semakin memahami manfaat JKN. Demikian sebagai instrumen pencegahan penyakit maupun pengobatan medis. Pola ini diharapkan mampu menciptakan sistem jaminan kesehatan di Kota Tasikmalaya yang lebih merata, kokoh, dan berkesinambungan.

(Seda)

Kisah Perjuangan Alexa Ciamis Tembus D’Academy 8 Indosiar

0
alexa Ciamis
Kakek Alexa Ungkap Perjalanan Sang Cucu, dari Belajar Lewat YouTube hingga Tembus D'Academy 8. (Foto: Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Di balik keberhasilan Putri Alexandria (Alexa) menembus panggung D’Academy 8 Indosiar, tersimpan kisah perjuangan panjang yang penuh ketekunan. Sang kakek, Tata Durahim ceritakan perjalanan spiritual dan bakat tersebut.

Di hadapan ribuan masyarakat yang hadir, Tata menceritakan bagaimana bakat menyanyi cucunya mulai terlihat sejak masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat itu, Alexa yang berusia sekitar tujuh tahun tinggal bersama kakek dan neneknya pasca-pandemi Covid-19.

Menurut Tata, Alexa bersekolah di SD Negeri 2 Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih. Namun, karena selama pandemi kegiatan belajar lebih banyak secara daring, kemampuan belajarnya belum maksimal sehingga ia sempat mengulang di kelas dua. Namun, di tengah proses belajar itulah, bakat menyanyi Alexa justru terlihat secara tidak sengaja.

BACA JUGA: Bupati Ciamis Ikut Nobar Dukung Alexa di D’Academy 8

“Setiap belajar membaca saya menggunakan laptop. Sambil belajar, saya putarkan lagu-lagu. Dari situ saya mendengar suara Alexa ternyata hampir mirip dengan penyanyi yang sedang diputar,” kenang Tata.

Menyadari cucunya memiliki potensi besar, sang kakek mulai melatih Alexa bernyanyi dengan cara sederhana. Karena merasa tidak memiliki kemampuan vokal, ia memanfaatkan video lagu di YouTube sebagai media latihan.

“Saya tidak melatih memakai suara saya karena suara saya tidak bagus. Alexa belajar mengikuti suara penyanyi yang ada di YouTube,” ujarnya sambil tersenyum.

Latihan rutin tersebut membuahkan hasil. Alexa mulai berani mengikuti berbagai lomba menyanyi di sejumlah daerah, mulai dari Tasikmalaya, Bandung, Sumedang, hingga Cirebon.

Perjalanan Alexa semakin matang setelah mendapat bimbingan dari sejumlah pelatih profesional. Ia sempat berlatih bersama Kak Dede dan Kak Herdi, kemudian mendalami lagu dangdut bersama A Faisal, sementara kemampuan membawakan lagu pop oleh Garbila.

“Alhamdulillah, sekarang Alexa bisa menyanyikan lagu dangdut maupun pop. Kemampuannya terus berkembang dari tahun ke tahun,” kata Tata.

Berbagai pengalaman di dunia tarik suara kemudian mengantarkan Alexa tampil di sejumlah program televisi nasional. Meski sempat gagal lolos pada audisi KDI 2025 karena kendala usia yang belum memenuhi syarat, Alexa tidak menyerah.

Pada Mei 2026, ia kembali mencoba peruntungan melalui audisi D’Academy 8 di Cirebon. Alexa berhasil melewati dua tahapan seleksi hingga mendapat panggilan ke Jakarta untuk mengikuti Final Audition. Penampilannya berhasil memikat dewan juri dan membawanya menjadi salah satu dari Top 42 Academia D’Academy 8.

Sang kakek mengaku bangga melihat perjuangan keras cucunya kini membuahkan hasil manis. Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang terus diberikan oleh masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: Profil Alexa Ciamis, Talenta Emas Asal Sindangkasih yang Bersinar di D’Academy 8

“Kami sangat bahagia. Terima kasih kepada Bapak Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis dan seluruh masyarakat Tatar Galuh yang telah mendukung Alexa. Mohon doa dan dukungannya agar Alexa bisa terus melangkah sampai babak akhir,” tuturnya.

Selain latihan vokal, Tata juga disiplin membiasakan Alexa menjaga kondisi fisik dan kesehatan pita suara. Salah satunya dengan rutin berenang untuk melatih pernapasan. Ia juga ketat menjaga pola makan Alexa dengan menghindari makanan bertekstur keras serta makanan dan minuman yang terlalu panas.

“Berenang bagus untuk melatih napas. Makanannya juga dijaga, jangan yang keras dan jangan terlalu panas supaya suara tetap prima,” pungkasnya.

(Mia)

Bupati Ciamis Ikut Nobar Dukung Alexa di D’Academy 8

0
Alexa D'Academy 8
Nonton bareng Putri Alexrandria D'Academy 8. (Foto: Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Semangat masyarakat Kabupaten Ciamis untuk mendukung Putri Alexandria atau akrab disapa Alexa di ajang D’Academy 8 Indosiar begitu terasa. Ribuan warga memadati Alun-alun Ciamis, Senin (13/7/2026) malam untuk nonton bareng (nobar) Welcome Concert yang disiarkan secara langsung.

Sebelum acara dimulai, masyarakat dari berbagai kalangan telah berdatangan memenuhi kawasan alun-alun. Mereka berkumpul di depan layar videotron yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk menyaksikan penampilan penyanyi muda asal Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, tersebut.

Setiap kali Alexa tampil di layar, sorak sorai dan tepuk tangan langsung menggema. Warga kompak memberikan dukungan kepada wakil Tatar Galuh yang kini tengah berjuang menembus persaingan di ajang pencarian bakat dangdut tingkat nasional.

BACA JUGA: Profil Alexa Ciamis, Talenta Emas Asal Sindangkasih yang Bersinar di D’Academy 8

Suasana nobar semakin istimewa dengan kehadiran Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Orang nomor satu di Kabupaten Ciamis itu tampak membaur bersama masyarakat, menyaksikan jalannya Welcome Concert sekaligus memberikan dukungan secara langsung kepada Alexa.

Kehadiran Bupati menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap putra-putri berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Ciamis di tingkat nasional.

Turut hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala perangkat daerah, organisasi profesi, serta berbagai elemen masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Ciamis memfasilitasi nobar tersebut sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Alexa melangkah hingga babak Top 42 D’Academy 8.

Selain menjadi ajang menyaksikan kompetisi bersama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat kebersamaan masyarakat dalam memberikan semangat kepada talenta daerah.

Dukungan terhadap Alexa juga terus digaungkan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis. Melalui berbagai kanal informasi, masyarakat diajak terus memberikan doa dan motivasi agar Alexa mampu tampil maksimal di setiap penampilannya.

Masyarakat Ciamis Kawal Perjuangan Alexa

Kepala Disbudpora Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengawal perjuangan Alexa di panggung D’Academy 8.

BACA JUGA: Diperebutkan Tiga Coach D’Academy 8, Alexa Asal Ciamis Akhirnya Pilih Tim Melly Lee

“Alexa membawa nama baik Kabupaten Ciamis di tingkat nasional. Mari kita terus berikan doa dan dukungan agar ia dapat memberikan penampilan terbaik dan melangkah sejauh mungkin di kompetisi ini,” ujarnya.

Dengan dukungan yang terus mengalir dari pemerintah maupun masyarakat, diharapkan Alexa mampu menjaga konsistensi penampilannya dan terus melaju hingga babak-babak berikutnya, sekaligus mengharumkan nama Tatar Galuh di panggung dangdut nasional.

(Mia)

Diperebutkan Tiga Coach D’Academy 8, Alexa Asal Ciamis Akhirnya Pilih Tim Melly Lee

0
alexa Ciamis D'Academy
Tiga Coach D'Academy 8 Memperebutkan Alexa Asal Kabupaten Ciamis. (Foto: Mia)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Penyanyi muda asal Kabupaten Ciamis, Putri Alexandria atau yang akrab disapa Alexa, kembali mencuri perhatian di ajang D’Academy 8 Indosiar, di Welcome Concert, Senin (13/7/2026) malam, Alexa menjadi salah satu peserta yang diperebutkan tiga coach sebelum akhirnya resmi memilih bergabung dengan Tim Melly Lee.

Sebelumnya, Alexa yang berasal dari Desa Sukaraja, Kecamatan Sindangkasih, berhasil melewati babak Final Audition dan memastikan diri masuk dalam jajaran Top 42 Academia D’Academy 8.

Pada Welcome Concert, seluruh peserta diperkenalkan kepada publik sekaligus menjalani proses pembagian tim. Setiap coach mendapat kesempatan membina 14 academia yang akan didampingi selama kompetisi berlangsung.

BACA JUGA: Profil Alexa Ciamis, Talenta Emas Asal Sindangkasih yang Bersinar di D’Academy 8

Alexa awalnya dipilih oleh Fildan. Namun, kualitas vokal dan karakter bernyanyinya juga berhasil memikat Melly Lee serta Selfi Yamma. Keduanya langsung menyatakan keinginan untuk membawa wakil asal Tatar Galuh itu ke dalam tim masing-masing.

Situasi tersebut membuat Alexa menjadi salah satu academia yang paling banyak mendapat perhatian pada malam itu. Untuk membantu menentukan pilihan, Alexa diminta kembali menunjukkan kemampuan bernyanyinya bersama dua coach yang memperebutkannya.

Bersama Selfi Yamma, Alexa membawakan lagu Mengejar Badai dengan penuh penghayatan. Penampilannya mendapat apresiasi dari penonton yang memadati studio.

Mally Lee Ajak Alexa Duet

Selanjutnya, Melly Lee mengajak Alexa berduet menyanyikan lagu Dua Kursi. Keduanya tampil kompak dengan harmonisasi yang berhasil mengundang tepuk tangan meriah dari para penonton.

Tak hanya menyuguhkan penampilan vokal, ketiga coach juga saling memberikan alasan dan rayuan untuk meyakinkan Alexa agar memilih tim mereka. Suasana panggung pun berlangsung hangat, penuh canda, dan menjadi salah satu momen yang paling menarik dalam Welcome Concert D’Academy 8.

BACA JUGA: Setara Ciater Subang, Dedi Mulyadi Siapkan Rencana Revitalisasi Kawasan Cipanas Cianjur

Dewan juri Soimah kemudian memberikan pertimbangan bahwa karakter suara dan gaya bernyanyi Alexa dinilai lebih sesuai untuk dikembangkan bersama Melly Lee. Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan sebelum keputusan akhir diambil.

Alexa akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Melly Lee sebagai coach yang akan membimbingnya selama berkompetisi di D’Academy 8.

Keberhasilan Alexa menjadi salah satu peserta yang diperebutkan tiga coach menjadi bukti kualitas vokal yang dimilikinya. Dukungan pun terus mengalir dari masyarakat Kabupaten Ciamis yang berharap Alexa mampu melangkah lebih jauh, mengharumkan nama Tatar Galuh, dan bersaing hingga babak-babak akhir D’Academy 8.

(Mia)

Setara Ciater Subang, Dedi Mulyadi Siapkan Rencana Revitalisasi Kawasan Cipanas Cianjur

0
Dedi Mulyadi Cianjur
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi. (Foto: Biro Adpim Jabar)

CIANJUR,FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melempar sinyal kuat terkait rencana besar penataan ruang dan pariwisata di wilayah Cianjur Utara. Ia menegaskan komitmennya untuk melakukan revitalisasi total terhadap kawasan Cipanas agar menjadi pusat destinasi wisata yang rapi, estetis, dan ramah lingkungan, berkaca pada kesuksesan penataan kawasan Ciater di Kabupaten Subang.

Rencana strategis ini mencuat seiring dengan sorotan orang nomor satu di Jabar ini  terhadap potensi luar biasa yang Cianjur punya, yang memiliki “kesempurnaan wilayah” namun masih memerlukan sentuhan manajemen pengelolaan dan rebranding yang kuat.

Kawasan Cipanas dan Puncak selama ini sebagai magnet wisata utama di Jawa Barat berkat udara sejuk dan keindahan alamnya. Namun, masalah klasiknya adalah maraknya kawasan kumuh dan tata letak pedagang kaki lima (PKL) yang belum tertata dengan baik sehingga kerap memicu kemacetan dan mengurangi estetika.

BACA JUGA: Mengenal Honda CRF1100L Africa Twin, Motor Yang Ditunggangi Dedi Mulyadi

Belajar dari keberhasilan transformasi kawasan wisata Ciater Subang yang kini tampil lebih rapi dan tertib, Ia ingin menerapkan konsep serupa di Cipanas, Cianjur.

“Kami akan fokus terhadap penataan kawasan ini, seperti halnya yang sudah berhasil di kawasan Ciater, Kabupaten Subang. Cipanas dan Puncak harus naik kelas dari segi estetika dan kenyamanan bagi wisatawan,” ujar Dedi Mulyadi.

Solusi Relokasi Pedagang: Hindari Kesan Kumuh

Salah satu tantangan terbesar dalam revitalisasi kawasan wisata adalah penataan pelaku usaha mikro atau pedagang lokal. Ia menegaskan bahwa Pemprov Jabar tidak akan menggusur, melainkan melakukan relokasi dengan perencanaan matang agar ekosistem ekonomi lokal tetap hidup tanpa mengorbankan keindahan tata ruang.

Ia meminta Pemkab Cianjur untuk cermat dalam menentukan titik zonasi baru bagi para pedagang agar tidak memicu masalah baru di kemudian hari.

“Untuk para pedagang, nanti kita pikirkan bersama skema relokasi di mana tempat yang paling tepat. Kita harus cari lokasi yang strategis bagi mereka, karena kalau hanya pindah ke tempat yang asal-asalan atau kembali ke titik semula, nanti kawasannya akan kumuh lagi,” pungkasnya.

BACA JUGA: PMI Cianjur Diduga Korban TPPO di Libya Viral, Dedi Mulyadi Siap Fasilitasi Pemulangan

Desak Pemkab Cianjur Segera Tuntaskan Tata Ruang

Agar rencana revitalisasi Cipanas dan penataan Puncak ini berjalan mulus dan memiliki payung hukum yang jelas, Gubernur Jabar mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur untuk secepatnya merampungkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) wilayah.

Menurutnya, kelengkapan geografis Cianjur mulai dari gunung, laut, danau, hingga sektor pertanian unggulannya adalah modal yang sangat mewah. Revitalisasi Cipanas menjadi salah satu langkah awal untuk memaksimalkan potensi tersebut.

“Cianjur ini eksotik dan punya kesempurnaan sebuah wilayah. Tinggal bagaimana komitmen pemerintah daerah dalam mengelola, membangun branding, dan konsisten menjaga kebersihan lingkungan,” tuturnya.

(Anthika Asmara)