spot_imgspot_img
Senin 20 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 2

Heboh Nobar Final World Cup 2026 di Balai Kota Bogor, Banjir Doorprize Hingga Aksi Bersih-Bersih

0
BOGOR,FOKUSJabar.id
Ribuan Warga Padati Balai Kota Bogor, Saksikan Kemenangan Spanyol

BOGOR,FOKUSJabar.id: Ribuan warga Kota Bogor memadati Plaza Balai Kota Bogor, Senin (20/7/2026) dini hari. Warga meluapkan euforia saat menyaksikan laga pamungkas Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol melawan Argentina.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar acara nonton bareng (nobar) ini bersama berbagai elemen daerah. Pihak penyelenggara menggandeng DPRD Kota Bogor, Kadin Kota Bogor, Komunitas Black Cat, PWI Kota Bogor, KONI Kota Bogor, hingga KNPI Kota Bogor.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Matangkan Rencana Pengembangan Bus Listrik Kabogorbus

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin turut menghadiri acara nobar dengan mengenakan jersey Argentina. Beliau membaur bersama Ketua dan Anggota DPRD Kota Bogor, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Sekda Kota Bogor, serta para tamu undangan.

“Ini salah satu bentuk dukungan Kota Bogor terhadap event-event besar, nasional maupun dunia,” kata Jenal Mutaqin dalam sambutannya.

Jenal Mutaqin menyimpan harapan besar agar Timnas Indonesia sanggup menembus panggung sepak bola tertinggi di dunia pada masa mendatang. Kehadiran Timnas Indonesia tentu akan melipatgandakan euforia warga.

“Tentu kita sangat bangga kalau Indonesia sepakbolanya lebih meningkat lagi,” ujar Jenal Mutaqin.

Tetap Menjaga Kondusifitas dan Kebersihan

Begitu peluit kick-off berbunyi, Jenal Mutaqin dan jajaran pejabat membaur di tengah kerumunan warga untuk menikmati duel sengit tersebut. Kedua tim saling jual-beli serangan hingga menyisakan skor kacamata hingga babak normal usai.

Sorak-sorai penonton pecah saat Spanyol berhasil mengoyak gawang lawan pada babak perpanjangan waktu (extra time). Gol tunggal tersebut mengantarkan Spanyol merengkuh trofi Juara Dunia FIFA World Cup 2026.

Di tengah riuhnya selebrasi, Jenal Mutaqin mengingatkan seluruh warga agar tetap menjaga keamanan lingkungan.

“Tetap jaga kondusivitas Kota Bogor. Dan jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan,” terangnya.

Suasana nobar makin meriah lantaran panitia membagikan ratusan doorprize menarik kepada penonton. Penyelenggara juga mengajak para pengunjung untuk memborong produk lokal di stan UMKM yang berjejer di area Balai Kota.

Usai laga berakhir, petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor bersama warga dan ASN Sekretariat Daerah Kota Bogor langsung menggelar aksi memungut sampah. Mereka menyisir dan membersihkan seluruh area Balai Kota Bogor hingga kembali asri.

(Pemkot Bogor/Irfansyahriza)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Matangkan Rencana Pengembangan Bus Listrik Kabogorbus

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Bupati Bogor Rudy Susmanto Matangkan Rencana Pengembangan Bus Listrik Kabogorbus

BOGOR,FOKUSJabar.id: Bupati Bogor Rudy Susmanto mematangkan skema pengembangan Kabogorbus sebagai opsi transportasi ramah lingkungan yang terintegrasi di Kabupaten Bogor. Langkah strategic ini bergulir dalam rapat koordinasi bersama PT TUV Rheinland Indonesia, PT Widya Adi Tunggal Transportasi, BUMD, serta jajaran perangkat daerah, Senin (20/7/2026).

Para peserta rapat meninjau ulang hasil uji coba bus listrik Kabogorbus, evaluasi biaya operasional, kesiapan fasilitas penunjang, hingga peta jalan ekspansi layanan untuk tahun 2027.

Baca Juga: Garap Potensi Ekonomi Hijau, Bupati Bogor Mulai Lirik Bisnis Perdagangan Karbon

Bupati Rudy Susmanto menginstruksikan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor dan pihak manajemen untuk menggembleng evaluasi uji coba tersebut. Hasil analisis ini akan menjadi pijakan penentuan kebijakan sebelum pembahasan KUA-PPAS dan APBD 2027.

“Pemerintah Kabupaten Bogor mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan, tetapi efisiensi pembiayaan, kepuasan masyarakat, ketepatan waktu layanan, dan keberlanjutan operasional harus menjadi perhatian utama,” tegas Rudy.

Guna menyokong operasional armada, Pemkab Bogor sudah menyiapkan sejumlah opsi dukungan. Pemerintah daerah menawarkan kantong parkir di area Stadion Pakansari serta menjajaki pemanfaatan jaringan listrik milik pemerintah untuk pengisian daya armada.

Layanan Sukses Menyedot Perhatian Warga

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Uji Coba PT Widya Adi Tunggal Transportasi Werry Yulianto mengungkapkan bahwa uji coba Kabogorbus pada periode April–Juni 2026 memakai empat unit bus listrik dan satu SPKLU. Layanan ini sukses menyedot perhatian warga.

“Total penumpang tercatat hampir 28 ribu orang dengan load factor rata-rata 79 persen. Ini menunjukkan minat masyarakat terhadap transportasi umum ramah lingkungan cukup tinggi,” jelas Werry.

Werry menyebut koridor Terminal Bojonggede–AEON Mall Sentul memiliki posisi strategis. Karena menghubungkan permukiman, kawasan industri, stasiun KRL, hingga pusat bisnis. Meski begitu, timnya masih mendapati hambatan lapangan seperti keterbatasan armada, kemacetan rute, rendahnya transaksi non-tunai, serta minimnya SPKLU.

Merespons hal itu, Pemkab Bogor menuntut evaluasi mendalam terkait pola pergerakan penumpang dan sinkronisasi rute Kabogorbus dengan trayek angkutan kota. Pemkab ingin pengembangan angkutan massal ini berjalan terpadu tanpa mengganggu operasional angkot yang sudah ada.

(BogorKab/IrfansyahRiza)

Garap Potensi Ekonomi Hijau, Bupati Bogor Mulai Lirik Bisnis Perdagangan Karbon

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Rudy Susmanto Siapkan Roadmap Pasar Karbon Sebagai Strategi Ekonomi Hijau Kabupaten Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Bogor menggenjot strategi ekonomi hijau melalui pengembangan pasar karbon daerah. Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung langkah strategis ini usai menggelar diskusi bersama PT TUV Rheinland Indonesia, Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, PT TUV Rheinland Indonesia memaparkan skema perdagangan karbon nasional yang melintasi IDX Carbon serta Sistem Registri Unit Karbon (SRUK). Pihaknya menilai Kabupaten Bogor memegang potensi raksasa untuk menjalankan Community Based Tree Planting Carbon Program. Program penanaman pohon berbasis masyarakat ini sanggup mencetak nilai ekonomi dari hasil penyerapan emisi.

Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Buka Seluruh Videotron Daerah untuk Nobar Final Piala Dunia 2026

Rudy Susmanto menegaskan bahwa jajarannya sudah merealisasikan gerakan menanam pohon secara masif dan terstruktur. Hingga kini, para petugas dan masyarakat telah menanam sekitar 45 ribu pohon di berbagai wilayah Bogor.

“Fokus kami membangun sistem penanaman yang terdata dan berkelanjutan. Potensi perdagangan karbon melalui IDX Carbon merupakan nilai tambah yang bisa dikembangkan di masa mendatang,” ungkap Rudy.

Bupati Bogor tersebut menerangkan bahwa gerakan penghijauan daerah tidak sekadar menjaga kelestarian alam. Beliau mengarahkan program ini agar mampu menghasilkan manfaat ekonomi jangka panjang bagi warga lokal.

Untuk mempercepat target tersebut, Rudy menginstruksikan seluruh perangkat daerah terkait dan PT TUV Rheinland Indonesia agar segera menyusun kajian lahan, inventarisasi vegetasi, hingga peta jalan (roadmap) pasar karbon.

Penerapan Ekonomi Hijau

Rudy meyakini bahwa peta jalan ini akan memberi arah presisi bagi Kabupaten Bogor dalam menerapkan ekonomi hijau. Langkah ini mencakup pengukuran emisi, penyerapan karbon, proses pendaftaran, hingga transaksi di bursa karbon nasional.

“Dengan roadmap yang jelas, kita ingin program penghijauan di Kabupaten Bogor memiliki manfaat lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis karbon yang dapat dikelola secara berkelanjutan,” tandas Rudy.

Sementara itu, Mukhsin Safiq dari PT TUV Rheinland Indonesia menyatakan kesiapan instansinya untuk mendampingi Pemkab Bogor. Pihaknya siap mengukur emisi dan merancang program pasar karbon yang memenuhi standar nasional.

“Integrasi data vegetasi, lahan, dan sistem registrasi karbon menjadi kunci agar program penyerapan karbon daerah dapat diakui dalam skema perdagangan karbon nasional,” tandasnya.

Terobosan ini menempatkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu daerah pelopor yang memanfaatkan potensi pasar karbon. Pemerintah daerah setempat siap menjadikan instrumen pembiayaan hijau ini sebagai pilar utama pembangunan rendah emisi.

(BogorKab/Irfansyahriza)

Prabowo Pasang Badan Soal Program MBG

0
prabowo MBG
Presiden Prabowo Subianto. (Web)

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen kuat pemerintah terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam pandangannya, pemenuhan pangan yang layak dan bergizi bagi rakyat merupakan fondasi paling mendasar dari keberlangsungan sebuah negara.

Hal tersebut Presiden Prabowo saat memberikan arahan tegas dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (20/7/2026).

Dalam arahannya di hadapan para menteri, Presiden menyampaikan bahwa tolok ukur keberhasilan suatu negara tidak semata-mata dilihat dari pertumbuhan ekonomi atau megahnya pembangunan fisik. Menurutnya, ukuran paling hakiki adalah kemampuan negara dalam menjamin perut rakyatnya terisi.

BACA JUGA: Presiden Prabowo Gelar Sidang Kabinet Paripurna, Evaluasi Kinerja Pemerintah Jelang Tahun Kedua

“Setiap perekonomian itu pasti diukur… Kita bertanya apakah bangsa itu bisa memberi pangan, memberi makan untuk rakyatnya. Untuk apa kita punya NKRI kalau kita tidak bisa memberikan dasar dari sebuah peradaban, yang paling dasar adalah memberi makan,” ujar Presiden Prabowo.

Ia menepis pandangan sejumlah pihak yang mengabaikan krusialnya persoalan kelaparan. Membaca rekam jejak sejarah peradaban manusia selama ribuan tahun, Prabowo mengingatkan bahwa tidak ada satu pun bangsa yang sanggup bertahan jika masyarakatnya kekurangan pangan.

“Kalau ada orang-orang pintar [yang menganggap] ada yang lebih penting dari perut yang lapar, ya saya persilakan. Yang saya tahu dari sejarah ribuan tahun, peradaban punah kalau tidak makan,” katanya.

Menjawab Kritik Soal Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Menanggapi berbagai nada sumbang dan kritik yang menganggap program Makan Bergizi Gratis sebagai bentuk pemborosan anggaran, Presiden Prabowo justru bertanya-tanya. Pasalnya, program ini difokuskan penuh untuk kelompok masyarakat rentan yang paling membutuhkan, seperti anak-anak sekolah, ibu hamil, hingga lansia.

BACA JUGA: Padati Alun-Alun Hingga Dini Hari, Warga Indramayu Histeris Saksi Kemenangan Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Ia pun menyindir para pengkritik yang justru dinilainya bungkam terhadap potensi kebocoran kekayaan negara yang sudah berlangsung bertahun-tahun.

“Saudara-saudara, saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, ibu hamil, dan lansia, dianggap pemborosan. Tapi ribuan triliun yang menguap dari bumi Indonesia selama 34 tahun, tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi,” ujarnya.

Melalui sidang paripurna ini, Presiden Prabowo memastikan pemerintah tidak akan mundur dan bakal terus melanjutkan program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

(Jingga Sonjaya)

Bupati Bogor Rudy Susmanto Buka Seluruh Videotron Daerah untuk Nobar Final Piala Dunia 2026

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Rudy Susmanto Sebut Nobar Final Piala Dunia Hidupkan Ruang Publik dan Gerakkan Ekonomi UMKM Kabupaten Bogor

BOGOR,FOKUSJabar.id: Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa aksi nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Spanyol di Alun-alun Kabupaten Bogor menjadi pemantik utama dalam menghidupkan ruang publik. Agenda hiburan rakyat ini terbukti efektif menggerakkan roda ekonomi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Rudy menilai seluruh fasilitas umum buatan Pemkab Bogor wajib memberikan manfaat nyata yang optimal bagi warga. Sarana publik tidak sekadar menjadi tempat rekreasi, melainkan harus mendatangkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Gelora Pakansari Diproyeksikan Jadi Paru-Paru Kota Cibinong Kabupaten Bogor

“Fasilitas-fasilitas publik yang kita siapkan harus benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Malam ini digunakan untuk nonton bareng final Piala Dunia, dan alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi,” ujar Rudy saat meninjau lokasi nobar, Senin (20/7/2026).

Ia menguraikan bahwa pemerintah daerah mengoperasikan seluruh jaringan videotron milik pemkab sejak awal babak penyisihan Piala Dunia 2026. Kebijakan ini memberi ruang bagi warga untuk menikmati pesta sepak bola terbesar di planet ini secara gratis dan bersama-sama.

Rudy membeberkan bahwa lonjakan massa tidak hanya mengular di area Alun-alun Kabupaten Bogor. Laporan dari lapangan mencatat kawasan Stadion Pakansari turut sesak dengan ribuan warga yang memboyong sanak keluarga dan kerabat mereka.

“Bukan hanya di Alun-alun Kabupaten Bogor, kami mendapat informasi bahwa Stadion Pakansari juga penuh. Seluruh ruang publik yang terpasang videotron penuh dengan masyarakat,” katanya.

Lebarannya UMKM

Ia mengapresiasi inisiatif kelompok warga yang mendirikan layar videotron secara swadaya di berbagai titik pemukiman. Aksi mandiri ini mencerminkan tingginya semangat gotong royong warga dalam menyemarakkan ruang-ruang publik di wilayah Bogor.

Lebih lanjut, Rudy menegaskan bahwa agenda nobar ini menjadi pendorong utama aktivitas jual-beli para pedagang kecil dan pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di sekitar lokasi.

“Yang terpenting, ini seperti lebarannya rekan-rekan UMKM. Sejak peringatan Hari Koperasi beberapa hari lalu sampai malam ini, aktivitas UMKM sangat terasa dan ekonomi masyarakat terus bergerak,” ungkapnya.

Bupati Bogor menyampaikan terima kasih mendalam kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang terus mengawal ketertiban acara. Sinergi ini juga memberikan perhatian khusus bagi kenyamanan para pedagang yang mengais rezeki di area nobar.

Rudy menutup keterangannya dengan menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, Forkopimda, UMKM, dan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan ruang publik yang aman, hidup, dan produktif bagi Kabupaten Bogor.

(BogorKab/Irfansyahriza)

Gelora Pakansari Diproyeksikan Jadi Paru-Paru Kota Cibinong Kabupaten Bogor

0
BOGOR, FOKUSJabar.id
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat memimpin apel Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor di kawasan Stadion Pakansari, Senin (20/7/2026). Sumber Gambar: bogorkab.go.id

BOGOR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor memacu penataan kawasan Gelora Pakansari sebagai salah satu ikon utama ibu kota Kabupaten Bogor. Pihaknya memoles kawasan ini agar menjelma menjadi ruang publik yang bersih, asri, tertata, serta memberikan kenyamanan ekstra bagi aktivitas warga.

Langkah akselerasi ini mengeksekusi instruksi langsung Bupati Bogor, Rudy Susmanto yang menginginkan Gelora Pakansari memancarkan estetika wajah Kabupaten Bogor. Pembenahan kawasan ini memegang peranan krusial untuk memperkuat citra daerah sekaligus mendongkrak mutu fasilitas publik.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bekasi Berlangsung Meriah, Hadirkan UMKM hingga Doorprize Motor

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menegaskan kembali komitmen tersebut saat memimpin apel Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor di kawasan Stadion Pakansari, Senin (20/7/2026).

Apel ini membawahi seluruh jajaran Dispora Kabupaten Bogor, mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, hingga jajaran petugas kebersihan dan keamanan arena.

Dalam amanatnya, Ajat menguraikan bahwa estetika ibu kota menjadi barometer utama keberhasilan pemerintah daerah dalam mengelola wilayahnya. Pihaknya menilai impresi Kota Cibinong sebagai pusat pemerintahan bergantung pada kondisi fisik kawasan Gelora Pakansari.

“Kalau ibu kotanya terlihat baik, nyaman, dan tertata, maka kita cukup berhasil dalam mengelola pemerintahan. Wajah Kota Cibinong salah satunya tercermin dari wajah Gelora Pakansari,” ujar Ajat.

Pembenahan Secara Menyeluruh

Ajat membeberkan bahwa Pemkab Bogor terus mendorong Dispora untuk mengeksekusi pembenahan secara menyeluruh. Program perbaikan ini tidak hanya menyasar aspek kebersihan dan penghijauan, tetapi juga merambah penataan fasilitas umum serta pembenahan budaya kerja internal.

Ia menekankan bahwa seluruh personel di lingkungan mengemban tanggung jawab kolektif dalam menjaga kualitas kawasan. ASN, PPPK, hingga petugas kebersihan dan keamanan memiliki andil vital dalam memunculkan ruang publik yang ramah warga.

“Sekecil apapun perannya, semuanya penting. Kalau tidak ada petugas kebersihan dan petugas keamanan, kawasan ini tidak akan terjaga dengan baik,” tegasnya.

Pada momen tersebut, Ajat menyentil temuan sampah yang masih bertebaran di sejumlah titik kawasan Gelora Pakansari. Pihaknya menginstruksikan seluruh jajaran Dispora agar menghentikan sikap saling melempar tanggung jawab dan segera membangun perubahan lewat aksi nyata.

Ia menggarisbawahi bahwa budaya kerja unggul berakar dari kedisiplinan individu, seperti menjaga kebersihan area kerja, datang tepat waktu, serta merawat seluruh fasilitas umum secara konsisten.

“Jangan berpikir ini hanya tugas petugas kebersihan. Kalau kita mencintai kawasan ini, maka kita semua harus ikut menjaga dan merawatnya bersama-sama,” ucapnya.

Ajat juga membocorkan instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mentransformasi Pakansari menjadi paru-paru Kota Cibinong melalui gerakan penanaman pohon secara masif. Setiap bidang wajib mengambil peran aktif dalam program penghijauan ini agar kawasan tumbuh semakin rindang dan sejuk.

“Pak Bupati ingin Pakansari menjadi kawasan yang rindang dan nyaman. Penghijauan harus berjalan terus-menerus, tidak hanya seremonial,” ungkap Ajat.

Lewat rangkaian aksi konkrit ini, Pemkab Bogor menargetkan Gelora Pakansari tidak sekadar tampil mempesona sebagai cermin ibu kota. Kawasan ini siap bertransformasi menjadi ruang publik representatif yang menyokong aktivitas olahraga, rekreasi, hingga ruang interaksi warga dalam suasana aman dan tertata.

(Jingga Sonjaya)

Nobar Final Piala Dunia 2026 di Kabupaten Bekasi Berlangsung Meriah, Hadirkan UMKM hingga Doorprize Motor

0
BEKASI, FOKUSJabar.id
Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Forkopimda Membuka Nontong Bareng Piala Dunia 2026 di Museum Gedung Juang Tambun Selatan, sekaligus menyerahkan bantuan sosial berupa sembako serta memberikan doorprize undian. Pada Minggu, (19/07/2026) malam.

BEKASI,FOKUSJabar.id: Ribuan warga memadati Halaman Museum Gedung Juang Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Senin (20/7/2026). Warga antusias membanjiri lokasi untuk menyemarakkan kegiatan Nobar Gembira Final Piala Dunia 2026 yang terkemas manis dalam balutan Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi.

Kolaborasi apik antara Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Pemkab Bekasi ini menyulap laga final sepak bola menjadi ajang ruang interaksi warga. Panitia merancang pesta rakyat ini agar seluruh kalangan masyarakat dapat menikmati hiburan gratis dan merajut tali silaturahmi.

Baca Juga: Lahan Kosong di Jalan Ir. Juanda Depok Kini Jadi Kawasan Pertanian Produktif

Sejak awal penayangan, kehadiran rombongan keluarga, anak-anak, hingga para mania bola memicu atmosfer kehangatan di ruang publik. Panitia tidak hanya memanjakan penonton lewat layar lebar, tetapi juga menyajikan deretan acara pendukung yang menyedot perhatian warga.

Pengunjung dapat menikmati bazar UMKM, pasar murah, senam gembira, panggung musik, penyerahan 1.000 paket sembako, hingga undian berhadiah dengan hadiah utama satu unit sepeda motor.

Selain menghadirkan panggung hiburan, deretan stan bazar dan pasar murah terbukti ampuh menggerakkan roda ekonomi para pelaku UMKM lokal. Warga maupun pedagang memetik manfaat langsung dari perputaran transaksi ekonomi di area acara.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja membeberkan bahwa pihaknya sengaja merancang acara ini sebagai wadah pemersatu warga. Pihaknya ingin masyarakat merayakan pesta olahraga tingkat dunia sembari menikmati berbagai pelayanan dan hiburan rakyat.

“Ternyata di acara ini ada bazar, ada UMKM, panggung hiburan, senam gembira. Semuanya bisa dinikmati masyarakat. Nanti juga harus nonton sampai selesai karena ada hadiah utama motor,” ujar Asep Surya Atmaja.

Simbol Solidnya Persatuan Masyarakat bekasi

Asep mengapresiasi tinggi gelombang antusiasme warga yang menjadi simbol solidnya persatuan masyarakat Bekasi. Ia berharap kerja sama harmonis antara Pemkab Bekasi dan Kodim 0509 terus berlanjut untuk menghadirkan program-program yang mendongkrak ekonomi warga.

“Mudah-mudahan semakin malam semakin banyak penontonnya. Siapa tahu nanti pulangnya bawa motor. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam Pesta Rakyat Kabupaten Bekasi. Semoga malam ini mendapat keberuntungan dan hadiah yang dibawa pulang bisa bermanfaat bagi keluarga di rumah,” katanya.

Asep menegaskan bahwa pesta rakyat ini meleburkan seluruh sekat sosial masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk menggelar agenda serupa pada tahun-tahun mendatang dengan skala dan hadiah yang lebih semarak.

“Siapa pun yang menang, saya tetap Indonesia. Makanya saya pakai baju merah. Mudah-mudahan tahun depan kegiatan seperti ini bisa kembali diselenggarakan, bahkan hadiahnya bisa lebih besar lagi,” ucapnya.

Festival Rakyat yang Megah

Pada kesempatan yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf. Michael Ronald Simbolon menceritakan latar belakang acara ini. Ia mengungkapkan bahwa ide awal hanya berfokus pada nobar sederhana, namun dukungan penuh Pemkab Bekasi mengubahnya menjadi festival rakyat yang megah.

Pihaknya sengaja memilih Museum Gedung Juang karena lokasinya yang sangat strategis dan mudah diakses oleh warga dari berbagai wilayah. Grafis kehadiran masyarakat terus memuncak sejak fase perempat final hingga partai puncak Piala Dunia.

“Awalnya hanya nobar biasa, tetapi Alhamdulillah mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga kegiatan ini bisa lebih besar. Antusias masyarakat sangat luar biasa. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik sehingga setiap ada pertandingan besar, baik Piala Dunia maupun kejuaraan lainnya, kita bisa kembali menyelenggarakan kegiatan seperti ini,” ungkap Letkol Inf. Michael.

Michael menambahkan bahwa kemitraan kokoh antara TNI dan Pemkab Bekasi membuktikan bahwa kerja sama lintas sektoral mampu menciptakan ruang publik yang harmonis. Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara kebersamaan demi menyokong pembangunan daerah.

“Semoga masyarakat bisa menikmati kegiatan ini tanpa ada pembeda. Mari bersama-sama membangun Kabupaten Bekasi agar semakin baik dan semakin sejahtera di bawah kepemimpinan Bapak Plt Bupati. Kita semua memiliki visi yang sama untuk kemajuan Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)