spot_imgspot_img
Senin 27 Juli 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 2

PAN Ciamis Dorong Percepatan Pengisian Jabatan Wakil Bupati Definitif

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketfot: Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Komar Hermawan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Ciamis mendorong percepatan pengisian jabatan Wakil Bupati Ciamis yang masih kosong. DPD PAN menyampaikan aspirasi ini saat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sekaligus melantik pengurus DPC dan relawan se-Kabupaten Ciamis di Aula Gedung KH Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Minggu (26/7/2026).

Ketua DPD PAN Kabupaten Ciamis, Komar Hermawan, menegaskan bahwa warga Ciamis memerlukan kepastian figur pengisi posisi wakil bupati usai almarhum Yana D Putra wafat menjelang pelantikan hasil Pilkada 2024.

Baca Juga: Herdiat Wacanakan Pertunjukan 20 Ribu Angklung, Pengrajin Ciamis Siap Produksi

PAN Siapkan Kader Terbaik dan Pengawalan Struktur Partai

Komar menekankan posisi PAN sebagai partai pengusung yang siap menjalankan aturan dan mekanisme pengisian jabatan tersebut.

“Kami berharap masyarakat Ciamis segera memiliki wakil bupati definitif agar roda pemerintahan semakin optimal. PAN tentu siap mengusung kader terbaik untuk mengisi posisi tersebut,” ujar Komar.

Ia memastikan jajarannya akan mengawal usulan tersebut secara berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat.

“Kami optimistis DPD, DPW, hingga DPP PAN akan memberikan dukungan terhadap kader terbaik yang nantinya diusulkan sesuai mekanisme yang berlaku,” katanya.

Di samping menyoroti kursi Wabup Ciamis, Rakerda ini menjadi panggung konsolidasi internal menjelang Pemilu 2029. Komar mengimbau seluruh jajaran mempererat kebersamaan demi merealisasikan target penambahan kursi di DPRD Ciamis.

DPW PAN Jabar Puji Soliditas Kader Ciamis

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PAN Jawa Barat Ahmad Najib Qodratullah menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan DPD PAN Ciamis. Ia menilai pengurus Ciamis sebagai salah satu struktur DPD terbaik di wilayah Jawa Barat.

“Saya berharap kekompakan kader terus bertahan, sehingga PAN mampu memperkuat peran politiknya di Ciamis. Termasuk dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan,” kata Ahmad Najib.

(Mia)

Milangkala ke-394, Saatnya Tasikmalaya Meneguhkan Semangat Gotong Royong Membangun Daerah

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin beserta jajaran berfoto bersama susai upacara peringatan Milangkala ke-394 yang digelar di lapangan upacara Setda, Minggu (26/7/2026).

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Di tengah tantangan efisiensi anggaran yang dihadapi pemerintah daerah, Kabupaten Tasikmalaya memilih menjadikan Hari Jadi ke-394 sebagai momentum untuk memperkuat modal yang tak pernah lekang oleh keadaan: kebersamaan dan gotong royong.

Bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, keterbatasan bukan alasan untuk mengurangi optimisme membangun, melainkan pemicu lahirnya kolaborasi yang semakin kokoh.

Baca Juga: Dekranasda Tasikmalaya Apresiasi Sinergi Pelaku Usaha Lokal di Jayantara Priangan Timur 2026

Pesan itulah yang mengemuka dalam upacara peringatan Milangkala Kabupaten Tasikmalaya ke-394 di lapangan upacara Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (26/7/2026).

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, seluruh kepala desa hadir mengikuti upacara di tingkat kabupaten. Penyatuan itu menjadi simbol bahwa pembangunan tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan melalui semangat kolektif seluruh elemen daerah.

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin mengatakan, peringatan hari jadi tahun ini sengaja dimaknai sebagai ajang mempererat kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan ini, tantangan pembangunan hanya dapat dihadapi apabila seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat bergerak dalam semangat yang sama.

“Biasanya kepala desa mengikuti upacara di tingkat kecamatan. Tahun ini semuanya hadir bersama di tingkat kabupaten. Ini menjadi simbol bahwa kita harus membangun Tasikmalaya secara bersama-sama,” kata Cecep.

Keterbatasan Tidak Bolah Membatasi Cita-cita Pembangunan

Ia menilai keterbatasan anggaran tidak boleh membatasi cita-cita pembangunan. Sebaliknya, kondisi tersebut harus melahirkan inovasi, kekompakan, dan semangat saling menguatkan agar berbagai program tetap berjalan serta memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kalau ada keterbatasan, maka harus ada ikhtiar yang lebih besar. Yang tidak boleh berkurang adalah kebersamaan, motivasi, dan doa,” ujarnya.

Menurut Cecep, rangkaian Milangkala ke-394 justru menghasilkan capaian yang melampaui perkiraan pemerintah daerah. Antusiasme masyarakat terlihat sejak awal pelaksanaan hingga berbagai agenda penutup yang penuh dengan partisipasi warga.

Salah satu yang menjadi perhatian ialah meningkatnya partisipasi dalam Festival Batik dan Pesta Jampana. Tidak hanya desa dan kecamatan, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) ikut menampilkan kreativitas mereka melalui jampana, sehingga proses penilaian berlangsung hingga dini hari.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Tasikmalaya semakin tumbuh,” katanya.

Cecep juga mengaku menerima banyak apresiasi dari masyarakat melalui berbagai saluran komunikasi, mulai dari pesan WhatsApp hingga media sosial resmi pemerintah daerah. Baginya, dukungan tersebut menjadi energi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Soliditas ASN Kabupaten Tasikmalaya

Lebih dari sekadar kemeriahan acara, ia menilai Milangkala berhasil memperkuat soliditas aparatur sipil negara (ASN). Kekompakan yang terbangun selama penyelenggaraan akan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bupati pun mengapresiasi dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari para sesepuh, ulama, pimpinan pondok pesantren, TNI, Polri, Kejaksaan, Forkopimda, hingga masyarakat yang ikut menyukseskan rangkaian Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya.

“Kolaborasi inilah yang menjadi modal utama membangun Tasikmalaya agar semakin maju,” ujarnya.


Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al-Ayubi berharap, semangat kebersamaan yang tumbuh dalam Milangkala dapat menjadi penguat bagi pemerintah daerah untuk merealisasikan berbagai program prioritas dan janji politik kepada masyarakat.

Ia mengatakan, sejumlah program telah berjalan, sementara lainnya akan terus berlansung secara bertahap sesuai kemampuan daerah.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Budi Ahdiat mengingatkan agar peringatan hari jadi tidak berhenti sebagai seremoni tahunan.

Ruang Refkelsi Pembanungan Daerah

Menurut politisi Partai Gerindra ini, Milangkala harus menjadi ruang refleksi untuk mengukur sejauh mana hasil pembangunan telah masyarakat rasakan.

Ia menegaskan DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan, khususnya di sektor infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar lainnya.

Dengan demikian, sambung Budi, setiap kebijakan pemerintah daerah dapat benar-benar memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Memasuki usia ke-394 ucap Budi, Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya merayakan perjalanan sejarahnya.

Lebih dari itu, daerah ini sedang meneguhkan keyakinan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui gotong royong, kolaborasi, dan semangat melayani masyarakat secara bersama-sama.

(Farhan K)

Persib vs Arema, Igor Tolic Senang Bobotoh dan Suporter Tamu Bisa Berdampingan

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id
Foto: Aremania hadir di Si Jalak Harupat saat Persib vs Arema FC. (Arif)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Asisten Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, memberikan apresiasi tinggi atas kehadiran suporter tim tamu dalam laga pembuka Grup A turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

Persib menjamu Arema FC pada pertandingan perdana yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7/2026) malam.

Baca Juga: Igor Tolic Fokus Hadapi DPMM FC di Piala Presiden 2026

Selain ribuan Bobotoh yang memadati tribun, pendukung tim tamu juga hadir mendukung tim kesayangannya langsung dari tribun VIP Barat Selatan.

Igor Tolic Sebut Rivalitas Berdampingan Adalah Indikator Keindahan Sepak Bola

Igor Tolic menilai kehadiran suporter lawan merupakan hal wajar dalam olahraga sepak bola dan patut menghiasi setiap pertandingan.

“Komentar saya mengenai hal ini adalah bahwa ini merupakan sesuatu yang normal, yang seharusnya ada di setiap pertandingan,” kata Igor Tolic.

“Saya pikir sepak bola ya tetap sepak bola, dan melihat para suporter berdampingan mendukung timnya masing-masing, menurut saya adalah hal terbaik dalam sepak bola,” tambahnya.

Pelatih berkebangsaan Kroasia ini menceritakan pengalamannya saat Persib menjalani laga tandang. Kehadiran Bobotoh di markas lawan selalu memberi suntikan motivasi tambahan bagi seluruh pemain.

Igor meyakini klub lain pun menyukai atmosfer serupa saat suporter mereka mendampingi laga tandang. Ia berharap otoritas sepak bola nasional mengizinkan hal ini secara berkelanjutan.

“Saat Anda melakoni laga tandang dan melihat suporter Anda datang serta memberikan dukungan, saya rasa itu sangat luar biasa bagi tim. Jadi, saya berharap hal ini bisa terjadi di setiap pertandingan,” ungkap Igor.

“Namun, ini adalah wewenang pihak yang lebih berwenang untuk memutuskan apakah hal itu memungkinkan atau tidak. Tetapi sangat bagus ketika Anda bisa menghadirkan kedua kelompok suporter di tribun,” jelasnya.

Maung Bandung Amankan Poin Penuh

Di sisi lain, skuad Maung Bandung sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC pada perjumpaan perdana tersebut.

Sinergi suporter di tribun mewarnai langkah awal Persib dalam mengarungi kompetisi turnamen pramusim Piala Presiden 2026.

(Arif)

40 Ribu Orang Serbu Pacuan Kuda Pangandaran, UMKM Kebanjiran Rezeki

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Susi Pudjiastuti

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sekitar 40 ribu pengunjung memadati Lapangan Pacuan Kuda Dusun Legok Jawa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026). Massa membanjiri lokasi untuk menyaksikan secara langsung adu kencang kuda pacu dalam ajang Indonesia Horse Racing Kejuaraan Seri 1 Indonesia Derby 2026.

Pantauan di lokasi menunjukkan lautan manusia yang memenuhi sepanjang pinggir arena balap. Sebagian warga bahkan nekat memanjat tebing tinggi demi menyaksikan pacuan kuda di lintasan tepi pantai satu-satunya di Indonesia tersebut.

Baca Juga: Pacuan Kuda di Tepi Pantai? Indonesia Derby 2026 Hadirkan Sensasi Unik di Pangandaran

Animo Membludak dan Kemacetan Parah

Lonjakan pengunjung yang luar biasa memicu kemacetan parah di sepanjang jalur menuju arena. Pedagang asongan dan pedagang musiman memenuhi bahu jalan, sementara arus kendaraan dari dua arah berjalan merayap.

Keterbatasan lahan parkir memaksa para pengunjung memarkirkan kendaraan mereka sekitar 100 meter dari lokasi acara.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, turut merasakan langsung dampak kepadatan arus lalu lintas tersebut.

“Saya pikir teman-teman media juga merasakan kalau tadi datang lebih awal tidak terlalu macet. Tapi coba datang setelah jam 11.00. Sangat macet kan, sangat penuh sekali,” ujar Susi.

Dua Kali Lipat Pengunjung dan Geliat Ekonomi UMKM

Susi menilai antusiasme masyarakat tahun ini melonjak tajam dibanding pergelaran tahun sebelumnya.

“Saya menghitung dari tahun kemarin mungkin tahun ini dua kali lipat pengunjung. Mobilnya mungkin tiga kali lipat karena kebanyakan bawa mobil yang datang. Motor juga luar biasa banyak. Kan pasti ada geliat ekonomi,” ungkap Susi.

Susi menegaskan bahwa keramaian ini membawa berkah langsung bagi perekonomian masyarakat kelas bawah di wilayah Pangandaran.

“Dan dari yang kita lihat walaupun mereka semua pada piknik, masyarakat Pangandaran tapi mereka kan juga jajan makan. UMKM jalan,” tambahnya.

Susi mendorong perbaikan tata kelola arena pada masa mendatang. Ia menyarankan pengelola menggandeng BUMN dan sponsor guna menata area kuliner agar tampil lebih rapi dan nyaman bagi wisatawan.

“Saya yakin akan luar biasa Pangandaran ini kalau dikembangkan terus-menerus. Dan sebaiknya jangan cuma sekali,” kata Susi menutup pembicaraan.

Kemeriahan Indonesia Derby 2026 di Legok Jawa membuktikan bahwa olahraga pacuan kuda sanggup menyedot perhatian massa sekaligus memutar roda ekonomi masyarakat pesisir Pangandaran.

(Sajidin)

Herdiat Wacanakan Pertunjukan 20 Ribu Angklung, Pengrajin Ciamis Siap Produksi

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketfot: Nunu, Pengrajin Angklung Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Para pengrajin di Kampung Angklung, Desa Panyingkiran, Kecamatan Ciamis, menyambut hangat wacana Bupati Ciamis Herdiat Sunarya untuk menggelar pertunjukan 20 ribu angklung pada tahun mendatang. Gagasan ini memperkuat identitas budaya Kabupaten Ciamis sekaligus mendongkrak kesejahteraan para pembuat alat musik bambu lokal.

Herdiat menyampaikan gagasan besar tersebut saat menghadiri acara Gebyar Angklung Jilid II dalam rangka Hari Ulang Tahun Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Ciamis. Bupati ingin membawa Ciamis menggelar pergelaran seni kolosal yang mengumpulkan puluhan ribu instrumen bambu tersebut.

Baca Juga: Kampung Angklung Ciamis Rutin Pasok Angklung ke Saung Udjo dan Berbagai Destinasi Wisata di Indonesia

Memperkuat Identitas Ciamis Lewat Musik Bambu

Herdiat menilai angklung sebagai warisan leluhur yang membutuhkan pelestarian serta pengembangan secara konsisten. Pertunjukan kolosal ini bakal mengangkat citra Ciamis sebagai daerah yang kaya akan nilai seni dan budaya di tingkat nasional.

“Kita ingin angklung tidak hanya dimainkan, tetapi benar-benar menjadi identitas Kabupaten Ciamis. Kalau dipersiapkan dengan baik, saya optimistis kita bisa mewujudkan pertunjukan 20 ribu angklung,” ujar Herdiat saat menghadiri HUT PWRI di Alun-Alun Ciamis, Rabu (22/07/2026) lalu.

Menanggapi tantangan tersebut, pengrajin senior Nunu Angklung menegaskan kesiapan komunitasnya untuk mengawal rencana Bupati. Pengrajin meminta pemerintah daerah memulai persiapan produksi sejak jauh hari.

“Kami sangat mendukung wacana Pak Bupati. Kalau persiapannya mulai dari sekarang dan tidak mepet dengan waktu pelaksanaan, kami optimistis mampu memenuhi kebutuhan produksinya,” kata Nunu, Minggu (26/07/2026).

Kapasitas Produksi dan Bahan Baku Melimpah

Nunu menjelaskan bahwa Kampung Angklung memegang modal sosial dan produksi yang sangat memadai. Wilayahnya menampung lebih dari 10 kelompok usaha dengan 70 pengrajin aktif yang rutin memproduksi angklung untuk pasar pariwisata, edukasi, dan pertunjukan seni.

Pengrajin sanggup memacu kapasitas produksi secara bertahap jika pemerintah mendata kebutuhan pesanan sejak awal. Selain kesiapan sumber daya manusia, pasokan bambu di wilayah Ciamis masih sangat berlimpah untuk mengimbangi produksi skala besar.

“Untuk bahan baku kami tidak khawatir karena bambu di wilayah Ciamis masih melimpah. Yang terpenting adalah perencanaannya lebih awal sehingga hasil produksinya bisa maksimal,” ungkap Nunu.

Nunu meyakini bahwa pergelaran 20 ribu angklung ini akan membawa dampak ganda (multiplier effect). Event ini bakal menggairahkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, hingga pelestarian budaya daerah.

“Semakin sering angklung tampil dalam kegiatan besar, masyarakat akan semakin mengenal Kampung Angklung sebagai pusat produksi angklung. Dampaknya tentu akan kembali kepada para pengrajin dan masyarakat,” tuturnya.

Ia berharap Pemkab Ciamis terus menggandeng para pengrajin lokal dalam setiap agenda seni budaya agar angklung menjadi motor penggerak ekonomi warga.

“Kami siap menjadi bagian dari upaya itu. Harapan kami, Kampung Angklung semakin terkenal dan Ciamis semakin identik dengan angklung di tingkat nasional bahkan internasional,” pungkas Nunu.

(Mia)

Pulang dari Amerika Serikat, Pria Ini Bangun Rumah Belajar Gratis untuk Anak-anak di Pangandaran

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana belajar di Rumah Belajar Masyarakat Bumi Neng Mom

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sebanyak 170 anak telah merasakan manfaat program pembelajaran di Rumah Belajar Masyarakat Bumi Neng Mom (RBM BNM). Sanggar belajar ini bertempat di Dusun Patinggen 2, Desa Karangpawitan, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.

Lembaga yang berdiri sejak 10 November 2023 tersebut mengambil peran sebagai penyempurna pendidikan formal. Pengelola menghadirkan kelas gratis berbasis praktik dan pengalaman langsung bagi anak-anak pedesaan.

Baca Juga: Pacuan Kuda di Tepi Pantai? Indonesia Derby 2026 Hadirkan Sensasi Unik di Pangandaran

Tiga Kurikulum Utama Tanpa Beban Biaya

Kepala Jaringan RBM BNM, Amalia Nur Falah, menekankan bahwa kehadiran RBM BNM tidak bertujuan untuk menggeser atau menyaingi peran sekolah formal.

“Konsep kami tidak mengikuti sekolah formal dan tidak menyaingi sekolah formal yang sudah ada. Kami hadir untuk melengkapi pendidikan yang sudah ada,” ujar Amalia, Minggu (26/7/2026).

RBM BNM mengusung tiga program unggulan yang menyasar berbagai jenjang usia:

  • Performing Arts (Usia 4–7 tahun)
  • STEM / Science, Technology, Engineering, and Mathematics (Usia 7–12 tahun)
  • Creative Problem Solving (Usia 12–17 tahun)

Yayasan membebaskan seluruh biaya pendidikan peserta. Pengelola menyusun kurikulum secara mandiri dan kini sedang mengembangkan materi belajar melalui kolaborasi bersama HighScope Indonesia.

“Kami memang berniat memberikan hal-hal yang belum diperoleh anak-anak di sekolah. Karena itu semua program kami gratis dan terbuka untuk masyarakat,” tambah Amalia.

Di Padaherang, lima fasilitator mendampingi kegiatan belajar para siswa. Pendiri RBM BNM, Kornel H. Soemardi bersama Susi, juga terjun langsung memandu jalannya kelas.

Evaluasi Pentas Tanpa Sistem Ujian

Proses pembelajaran memakan waktu 10 bulan dalam satu siklus. Tim pengajar memberikan materi selama 8 bulan, lalu menggunakan 2 bulan sisanya untuk persiapan pentas seni. Uniknya, RBM BNM meninggalkan sistem ujian maupun kelulusan baku layaknya sekolah umum.

“Evaluasi kami dilakukan melalui pentas. Anak-anak menunjukkan hasil belajar mereka di hadapan publik, bukan melalui ulangan,” tegas Amalia.

Antusiasme warga terus melonjak saban periode. Awalnya RBM BNM hanya menampung 25 anak, kini kuota belajar menampung hingga 50 anak per periode. Kelas STEM menjadi incaran utama para orang tua yang ingin memperkuat kemampuan bahasa Inggris anak sejak dini.

Demi menjaga kualitas interaksi, pengelola membatasi rasio pendampingan. Satu fasilitator membimbing maksimal 10 anak saja.

Masyarakat merasakan dampak positif dari metode interaktif ini. Salah satu orang tua siswa, Sri Wulandari, rela mengantar anaknya yang berusia 5 tahun dari Desa Mangunjaya ke Padaherang.

“Dulu kalau di TK harus ditunggu, sekarang sudah berani sendiri dan tidak pemalu lagi. Banyak perubahannya,” cerita Sri gembira.

Kontribusi Alumnus Amerika Serikat untuk Kampung Halaman

Kornel H. Soemardi menggagas pendirian RBM BNM setelah menyelesaikan kariernya di industri minyak dan sempat tinggal lama di Amerika Serikat. Kemudian sekembalinya ke Indonesia, ia membangun rumah belajar di kampung halaman sang ibu di Padaherang sebagai wujud bakti bagi pendidikan anak-anak desa.

Yayasan Cakrawala Cerah Indonesia menyokong seluruh biaya operasional RBM BNM sehingga fasilitas ini dapat terus melayani masyarakat secara gratis.

(Sajidin)

Pacuan Kuda di Tepi Pantai? Indonesia Derby 2026 Hadirkan Sensasi Unik di Pangandaran

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: para peserta kudu berpacu di garis start

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sarga.co bersama PP Pordasi sukses memungkas Ajang Indonesia Horse Racing Kejuaraan Nasional Seri 1 Indonesia Derby 2026. Kompetisi ini mengambil tempat di Gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (26/7/2026).

Ajang prestisius ini mencatatkan diri sebagai seri kelima dalam kalender resmi Indonesia Horse Racing (IHR) 2026.

Baca Juga: DLH Pangandaran Tuntaskan Penyedotan Limbah Cair di Pantai Barat Selama Dua Hari

Trek Tepi Pantai Unik dan Pengalaman Kelas Dunia

CEO Sarga.co, Ukuda Ahadi, menegaskan posisi Sarga.co sebagai ekosistem 360 derajat sports and entertainment sekaligus promotor pacuan kuda profesional tunggal di Indonesia.

“Misi kami membangkitkan kembali tradisi dan olahraga pacuan kuda di Indonesia. Bukan hanya melestarikan, tetapi juga mengembangkan potensinya menjadi kebanggaan nasional,” ujar Ukuda.

Ukuda memadukan kompetisi olahraga, nilai budaya lokal, dan panggung hiburan modern. Sarga.co memilih Pangandaran lantaran Legok Jawa memiliki lintasan unik di tepi pantai—satu-satunya di Indonesia dan kedua di dunia.

“Tahun ini kami menyelenggarakan Indonesia Derby di Legok Jawa, Pangandaran. Selain komitmen menghadirkan kompetisi prestisius, kami juga ingin memberikan pengalaman baru bagi penonton pacuan kuda di Indonesia,” katanya.

Sarga.co turut memproduksi siaran world feed bagi penonton global demi mewujudkan visi “Race to The World Stage”. Perusahaan promotor ini sebelumnya memimpin rangkaian Jateng Derby, Triple Crown Seri 1 dan 2, Piala Raja Mangkunegara, serta Piala Pakualam.

Ukuda mengapresiasi kehadiran tokoh nasional Susi Pudjiastuti yang memberikan dukungan penuh bagi kebangkitan olahraga ini.

Gelar Konsep Summer Race Berhadiah Rp1 Miliar

VP Marketing dan Operation Sarga.co, Kevin Jonatan, membeberkan bahwa ajang ini mengumpulkan 158 ekor kuda pacu yang mewakili 13 daerah di Indonesia.

“Pesertanya dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Bali, NTT, dan Papua Selatan,” ujar Kevin.

“Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp1 miliar,” tambah Kevin.

Edisi kali ini tampil beda dengan mengusung konsep Summer Race. Panitia memanjakan para pengunjung melalui pesta es kelapa gratis (Coconut Party), arena Cool Kizzone, serta acara nonton bareng Podcast Mas.

“Kali ini kita Summer Race, pengunjung bisa menikmati Coconut Party, Cool Kizzone, dan Podcast Mas,” katanya.

Perebutan Piala Bergilir Presiden RI

Ketua Komisi Pacu Kuda PP Pordasi sekaligus Ketua Panitia, Munawir, membagi kejuaraan nasional ini dalam dua seri utama.

“Seri pertama kelompok umur, total poin hari ini. Kemudian seri ke dua nanti di Manado, Tompaso, kelompok ketinggian. Seri satu dan seri dua dijumlah, kontingen juara umum mendapat Piala Bergilir Presiden Republik Indonesia,” jelas Munawir.

Gelaran Indonesia Derby 2026 di Pangandaran ini memancang tonggak baru bagi kebangkitan pacuan kuda nasional menuju panggung internasional.

(Sajidin)