BANDUNG,FOKUSJabar.id: Koperasi Pemilik Angkutan Masyarakat (Kopamas) Kota Bandung mulai menguji coba armada angkot listrik sebagai transportasi umum. Langkah ini bertujuan mengumpulkan data operasional secara detail sebelum mengoperasikan kendaraan ramah lingkungan tersebut secara penuh.
Ketua Kopamas Kota Bandung Budi Kurnia menegaskan bahwa uji coba ini merupakan bentuk inisiasi pihak koperasi dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik di Bandung.
Baca Juga: Uji Coba Angkot Listrik di Bandung, Hemat Biaya Operasional?
“Kopamas sebenarnya sudah melakukan inisiasi. Hari ini kami mulai dengan uji coba,” kata Budi pada Rabu (19/8/2026).
Dukungan Pemerintah dan Warga Jadi Kunci Utama
Budi mengungkapkan bahwa keberhasilan operasional angkot listrik ke depan membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, anggota koperasi, dan warga Kota Bandung.
“Ke depan, kami tetap ingin menggunakan kendaraan listrik seperti ini. Harapan saya tentu ada dukungan dari pemerintah, khususnya dalam bentuk support terhadap program ini. Selain itu, kami juga membutuhkan dukungan dari para anggota dan masyarakat Kota Bandung,” ujar Budi.
Kopamas memproyeksikan kebutuhan awal sebanyak 15 hingga 20 unit angkot listrik. Armada ini disiapkan untuk melayani rute dengan headway atau jeda kedatangan antar-armada sekitar 10 hingga 15 menit.
Rerouting Trayek dan Perhitungan Durabilitas
Pihak Kopamas telah menyesuaikan rute perjalanan angkot listrik ini. Trayek yang semula direncanakan melayani Cibogo Atas-Andir kini berubah melayani rute Terminal Ledeng menuju Bandara Husein Sastranegara via Sukahaji.
Uji coba lapangan ini berfokus mengukur daya tahan kendaraan serta memantau tingkat keterisian penumpang (load factor).
“Uji coba ini memiliki beberapa tujuan. Pertama, kami ingin mengukur durabilitas atau ketahanan kendaraan. Kedua, kami ingin menguji sekaligus melihat tanggapan masyarakat Kota Bandung terhadap penggunaan kendaraan listrik sebagai angkutan umum,” kata Budi.
Pihak pengelola akan mendokumentasikan seluruh hasil uji coba sebagai bahan laporan resmi kepada instansi terkait.
Fasilitas Lengkap Mengutamakan Kenyamanan Penumpang
Armada yang diuji coba telah menyematkan sejumlah fasilitas pendukung kenyamanan warga, salah satunya fasilitas pendingin udara (AC). Kopamas juga berencana menambahkan fitur koneksi Wi-Fi serta sistem pembayaran nontunai (tapping card).
“Untuk fitur angkot, semuanya sudah tersedia. Kendaraan ini sudah dilengkapi AC sehingga penumpang bisa merasa nyaman,” tutur Budi.
Pihak koperasi terus membuka diri terhadap kritik dan masukan dari masyarakat pengguna demi meningkatkan mutu pelayanan angkutan umum listrik ini.
(Yusuf Mugni)



