spot_imgspot_img
Sabtu 26 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pemuda PUI Majalengka Ditantang Bergerak dan Bikin Perubahan

MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pelantikan Pengurus Daerah Pemuda PUI Kabupaten Majalengka masa amal 2026-2029 menjadi momentum untuk mendorong kader muda lebih aktif dalam dakwah, pengabdian masyarakat dan gerakan perubahan.

Pesan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Daerah PD HIMA PUI masa amal 2025-2026 serta Pelantikan, Upgrading dan Rakerda PD Pemuda PUI Kabupaten Majalengka di Gedung Bapermin, Sabtu (26/9/2026).

BACA JUGA:

KNPI Fest Vol 2 Majalengka Buka 2.789 Lowongan Kerja, 21 Perusahaan Siap Rekrut

Mengusung tema “Meneguhkan Kepemimpinan, Menguatkan Ukhuwah dan Membangun Sinergi untuk Pemuda PUI dan HIMA PUI Kabupaten Majalengka yang Berkemajuan,” kegiatan ini di hadiri jajaran pengurus PUI, Pemuda PUI, mahasiswa serta sejumlah tokoh daerah.

Ketua PD Pemuda PUI Majalengka, Ahmad Yunus mengatakan, kepengurusan baru berjumlah 35 orang. Mereka berasal dari berbagai wilayah dan organisasi cabang di Kabupaten Majalengka.

Menurutnya, pembentukan kepengurusan tersebut bukan sekadar memenuhi agenda organisasi. Melainkan langkah awal untuk menghidupkan kembali pergerakan Pemuda PUI di tingkat kecamatan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial. Mari kita sama-sama bekerja sama untuk memajukan dakwah PUI” ujar Ahmad Yunus.

Ia menegaskan, pengurus baru memiliki tanggung jawab untuk memperkuat dakwah, pembinaan dan kaderisasi.

Salah satu targetnya adalah melahirkan kader ideologis, struktural hingga kader yang mampu berkontribusi dalam kehidupan politik.

“Yang pasti, kita punya tugas yang sangat besar. Salah satunya adalah delapan ISLAH,” katanya.

Ahmad Yunus juga mengajak para pengurus yang baru di lantik untuk tidak ragu kembali aktif di lingkungan PUI.

“Orang-orang baru tapi bukan orang-orang baru non-PUI, bukan. Orang PUI yang sudah lama tidak aktif, mau aktif lagi, alhamdulillah,” tuturnya.

Ketua Umum PW Pemuda PUI Jawa Barat, Muhammad Ma’sum, menyoroti pentingnya kemandirian organisasi agar gerakan Pemuda PUI tidak berhenti pada pelantikan dan rapat kerja.

BACA JUGA:

LP2B Majalengka Disepakati 80,86 Persen, Pemkab Siapkan 7.000 Hektare untuk Kawasan Industri

Ia menyebut, Majalengka memiliki modal organisasi yang cukup lengkap. Mulai dari Pemuda PUI, HIMA, HIJAR, Sofia Cahya Bangsa, hingga struktur induk PUI.

“Dengan sumber daya yang melimpah di Majalengka, nampaknya tidak menjadikan pergerakan Pemuda PUI ini hanya selesai di pelantikan dan Raker saja,” tegasnya.

Ma’sum mendorong pengurus untuk mengoptimalkan sumber daya kader, lembaga pendidikan dan tokoh PUI yang ada di Majalengka.

Selain itu, ia menyampaikan rencana PW Pemuda PUI Jawa Barat untuk mengembangkan badan usaha sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian finansial organisasi.

Menurutnya, kemandirian finansial di perlukan agar organisasi memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam menjalankan program dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Dukungan terhadap kepengurusan baru juga di sampaikan Ketua 3 DPD PUI Kabupaten Majalengka, Deden Hardian Narayanto.

Deden mengingatkan, Pemuda PUI harus menjadi pelopor perubahan dan tidak hanya menjadi penonton ketika melihat persoalan di masyarakat.

“Bagaimana terus bergerak, bagaimana membuat inovasi-inovasi, jangan menunggu perintah dari DPD, dari Jawa Barat misalkan, lakukan” serunya.

Ia bahkan mendorong Pemuda PUI bersama HIMA dan organisasi pelajar untuk berani menyampaikan aspirasi masyarakat kepada DPRD Kabupaten Majalengka.

“Jangan sampai pemuda ini menjadi orang-orang yang menjadi penonton saja,” katanya.

Rangkaian kegiatan kemudian di lanjutkan dengan musyawarah daerah HIMA PUI, upgrading serta rapat kerja daerah Pemuda PUI Kabupaten Majalengka.

Melalui kepengurusan baru tersebut, Pemuda PUI dan HIMA PUI di harapkan mampu memperkuat sinergi, memperluas pengabdian, dan menghadirkan gerakan yang lebih nyata bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.

(Jilly Ortega)

spot_img

Berita Terbaru