CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pengalaman Kabupaten Ciamis dalam mengembangkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjadi perhatian daerah lain di Indonesia. BAZNAS Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, mendatangi Ciamis untuk menggali pengalaman sekaligus mempelajari pola kerja sama dengan pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi bersama Ketua BAZNAS Ciamis, Lili Miftah menyambut langsung rombongan tersebut, Selasa (3/11/2026). Wakil Bupati Bungo Tri Wahyu Hidayat memimpin rombongan bersama Ketua BAZNAS Bungo, Daminis.
Baca Juga: BAZNAS Bungo Jambi Pelajari Strategi Pemda Ciamis dalam Optimalisasi Zakat
Sekda Ciamis, Andang Firman Triyadi menyebut kunjungan tersebut sebagai bentuk apresiasi sekaligus kebanggaan bagi daerahnya. Perhatian dari luar daerah membuktikan bahwa pengelolaan zakat di Ciamis bisa menjadi bahan pembelajaran bersama.
“Ini menjadi kebanggaan bagi kami. Pengelolaan BAZNAS Kabupaten Ciamis mendapat perhatian, bukan hanya dari masyarakat Ciamis, tetapi juga dari BAZNAS kabupaten dan kota lain di Indonesia. Artinya, apa yang sudah dilakukan di Ciamis bisa menjadi bahan pembelajaran bagi daerah lain,” ungkap Andang.
Sekda Tekankan Sinergi Regulasi dan Transparansi Tata Kelola ZIS
Andang menjelaskan bahwa pengelolaan zakat tidak hanya berfokus pada peningkatan akumulasi dana. Tata kelola yang akuntabel dan ketepatan penyaluran menjadi kunci agar dana umat memberikan manfaat nyata.
Andang menekankan pentingnya hubungan saling mendukung antara pemerintah daerah dan BAZNAS. Pemerintah memberikan dukungan kebijakan yang kuat, sementara BAZNAS mengelola dana secara profesional dan transparan.
“Yang tidak kalah penting adalah sinergi yang baik antara pemerintah daerah dengan BAZNAS. Harus ada kepercayaan antara kedua pihak. Pemerintah daerah memberikan dukungan, sementara BAZNAS menjalankan pengelolaan zakat dengan manajemen yang baik dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Rombongan BAZNAS Bungo mempelajari penerapan Peraturan Bupati Ciamis Nomor 9 Tahun 2023 tentang Pengelolaan ZIS. Kebijakan ini menjadi landasan Pemkab Ciamis dalam mengoptimalkan zakat penghasilan ASN.
Wakil Bupati Bungo, Tri Wahyu Hidayat ingin mendapatkan gambaran utuh mengenai strategi Pemkab Ciamis. Pihaknya berencana mengadaptasi regulasi tersebut untuk memaksimalkan potensi zakat di Kabupaten Bungo.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Ciamis Lili Miftah menyambut positif pertukaran pengetahuan ini. Ia berharap pengalaman yang dibagikan dapat membawa manfaat bagi pengembangan BAZNAS Bungo sekaligus memotivasi BAZNAS Ciamis untuk terus menjaga amanah masyarakat.
(Mia)



