spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 221

UKRI Sulap KWT Jamur Tiram Padasuka Lewat Mesin Hemat Listrik 900 VA

0
KWT Jamur Tiram fokusjabar.id
UKRI Sulap KWT Jamur Tiram Padasuka Lewat Mesin Hemat Listrik 900 VA

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Di balik dapur sederhana Desa Padasuka Kecamatan Sumedang Utara, ada potensi besar yang sedang di hidupkan oleh 10 perempuan. Lewat Kelompok Wanita Tani  (KWT) Jamur Tiram, mereka tak hanya menanam jamur. Tetapi merintis jalan menjadi wirausaha sosial (Sociopreneur) yang bisa jadi tumpuan ekonomi keluarga.

KWT Jamur Tiram ini di gagas anggota PKK usia 30-60 tahun sejak beberapa tahun lalu. Awalnya sederhana, tapi ambisinya mengubah kelompok tani jadi sentra pangan desa mandiri sangat besar.

BACA JUGA:

Atasi Krisis Sampah, Pemkot Bandung Gandeng Danantara dan Kemenristek

Namun di tengah semangat itu, ada tiga ganjalan besar berdasarkan hasil pemetaan sosial tim Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) pada 14 Agustus 2025.

Pertama adalah proses produksi masih manual, seperti membuat baglog yang membutuhkan tenaga berat, waktu yang lama hingga biaya tinggi.

Kemudian plastik bekas baglog menumpuk dan menjadi sampah yang mencemari desa. Adapun persolan lainnya yakni pasar yang hanya terbatas di lingkungan desa.

“Semangat ibu-ibu sempat luntur karena bebannya terlalu berat. Padahal potensinya luar biasa,” kata  Ketua Tim Pengabdian Kepada Masyarakat UKRI, Didin Sabarudin.

Mesin Hemat Listrik Khusus Perempuan

Untuk memutus rantai masalah tersebut,  tim UKRI mengajukan solusi. Salah satunya teknologi tepat guna yang cocok untuk kebutuhan desa.

Ada dua alat utama yang di rancang. Yakni, Smart Boiler Biomassa IoT untuk sterilisasi baglog dan Chopper Jerami dengan Soft-start Inverter VFD untuk mencacah media tanam.

Keduanya di desain hemat energi. Sehingga bisa di operasikan dengan daya listrik kebanyakan di desa (900 VA).

“Terpenting ergonomis, ramah untuk operator perempuan. Konsepnya di sebut Women Friendly Technology,” kata dia.

Dengan teknologi tersebut, kerja fisik bisa di kurangi, biaya produksi bisa di tekan hingga meminimalisasi sampah plastik baglog.

BACA JUGA:

Bandung Kekurangan 36 Ribu APJ, Pemkot Gandeng Investor untuk Tambah Penerangan

Tidak hanya teknologi, KWT juga akan di bekali strategi pemasaran digital. Tim UKRI akan menerapkan konsep  Integrated Marketing Communication (IMC). Mulai dari branding, kemasan hingga menjual produk di media sosial. Sehingga pasar akan lebih luas dan tidak lagi bergantung pada pembeli di desa.

Langkah tersebut sejalan dengan perkembangan zaman. Di mana media bukan hanya alat sosial dan politik, tetapi juga sebagai mesin ekonomi.

“Ini bukan sekadar bantu produksi. Tapi membangun kemandirian sosial, menaikkan pendapatan perempuan dan menurunkan pengangguran di desa,” kata dia.

Ajukan Proposal ke Kemendiktisaintek

Seluruh rencana tersebut sudah di tuangkan tim UKRI dalam proposal PKM bertajuk  “Pemberdayaan Sociopreneur Wanita Desa Padasuka Melalui Hilirisasi Teknologi Produksi Jamur Ramah Lingkungan dan Strategi Komunikasi Pemasaran Terintegrasi.”

Proposal ini di ajukan ke Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat 2025.

Adapun tim UKRI yang terlibat, Didin Sabrudin (Ketua), Ahli Energi Biomassa Win Hendrawan dan Ahli Mekanika Manufaktur Raden Lutfi.

Mereka juga di bantu lima mahasiwa dari Ilmu Komunikasi, Teknik Mesin dan Teknik Industri. Proyek tersebut akan mulai di jalankan tahun 2026 setelah mendapat persetujuan.

Apa itu Sociopreneur?

Untuk di ketahui, Sociopreneur adalah wirausaha yang lahir dari kepedulian sosial. Model ini di yakini bisa menyelesaikan masalah di lingkungan.

Seperti di katakan Mair dkk dalam buku Social Entrepreneurship 2006, sociopreneur penting karena mampu merespon perubahan sosial dan ekonomi secara strategis.

Di Padasuka, jawaban ini di mulai dari 10 perempuan. Sekarung baglog jamur dan satu mesin hemat listrik.

(LIN)

BGN Minta SPPG Terdampak Gempa NTT Utamakan Keselamatan

0
BGN SPPG gempa bumi fokusjabar.id
Kepala BGN, Sudaryono (foto: web)

NTT, FOKUSJabar.id: Pascagempa bumi magnitudo 7,7, Badan Gizi Nasional (BGN) meminta seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdampak gempa bumi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengutamakan keselamatan dan menyesuaikan pelayanan dengan kondisi darurat.

“SPPG yang terdampak bencana wajib mengutamakan keselamatan dan melaporkan kondisi kepada pihak terkait,” kata Kepala BGN, Sudaryono (Mas Dar) di kutip JawaPos, Minggu (16/8/2026).

BACA JUGA:

Menkeu Purbaya Bicara Soal Anggaran Program MBG

Sudaryono mengatakan, SPPG di sekitar wilayah terdampak yang tidak mengalami gangguan operasional dapat menyesuaikan pelayanan.

SPPG tersebut juga dapat membantu pemenuhan makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana. Termasuk kelompok rentan.

“Sementara SPPG terdekat yang operasionalnya tidak terdampak dapat menyesuaikan pelayanan. Termasuk membantu pemenuhan makanan bagi masyarakat terdampak dan kelompok rentan di sekitar wilayah bencana,” ungkap Kepala BGN.

Mas dar menyebut, Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2025 telah mengalami revisi. Perubahan tersebut di lakukan untuk menyesuaikan ketentuan dengan kondisi tanggap darurat terkini.

“Perubahan dokumen menyesuaikan kondisi tanggap darurat terkini,” katanya.

Dia meminta seluruh pengelola SPPG berpedoman pada regulasi terbaru. Berkas revisi surat edaran tersebut tengah di distribusikan secara berjenjang melalui saluran email resmi ke berbagai daerah.

BACA JUGA:

Gempa M7,7 Guncang Flores NTT, Tsunami Sempat Terjadi dan Ribuan Warga Mengungsi

Sudaryono menegaskan, jajaran BGN dan pengelola SPPG tidak boleh mengambil keputusan sendiri di tengah situasi bencana.

“Kita harus bergerak cepat, terkoordinasi dan tetap memastikan pemenuhan gizi bagi saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” pungkas Sudaryono.

(Bambang Fouristian)

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka Kukuhkan 76 Paskibraka

0
wakil presiden paskibraka fousjabar.id
Waprres kukuhkan 76 Paskibraka (foto: web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Puluhan anggota Paskibraka tersebut merupakan perwakilan putra-putri dari 38 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:

Bupati Syakur Amin Kukuhkan Paskibraka Garut Tahun 2026

Prosesi di awali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. Setelah itu, para anggota Paskibraka membacakan Ikrar Putra Indonesia sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan.

Salah satu anggota Paskibraka asal Kalimantan Timur, Julita Rista Lestari mendapat tugas meletakkan ujung bendera Merah Putih di dada. Selanjutnya, seluruh anggota membacakan ikrar dengan tangan berada di dada.

Wakil Presiden Gibran kemudian memimpin pengukuhan 76 anggota Paskibraka tingkat pusat tahun 2026. Dalam prosesi tersebut, i menyatakan para anggota Paskibraka akan menjalankan tugas negara pada upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka.

“Dengan memohon ridha Allah Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Paskibraka tingkat pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2026,” kata Gibran di kutip jawapos, Minggu (16/8/2026).

Gibran juga mendoakan agar seluruh anggota Paskibraka mendapat kemudahan dalam menjalankan tugas.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara,” doanya.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Rencanakan Ambulans Udara dan Dokter Terbang

Sebagai tanda pengukuhan, Gibran menyematkan lencana kepada perwakilan Paskibraka dari Kalimantan Timur. Prosesi kemudian di tutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota.

Berikut 76 Anggota Paskibraka 2026

  1. Aceh

Putra: Muhammad Hibban Annafis

Putri: Zilqueensa Abintary Laudicia Simatupang

  1. Sumatera Utara

Putra: Gussa Oliver Nainggolan

Putri: Felesia Rismaito Munthe

  1. Sumatera Barat

Putra: Ahmad Alfatih

Putri: Ulya Kireina Halim

  1. Riau

Putra: Rizqy Aditya Siregar

Putri: Arifa Rahma Maulydha

  1. Jambi

Putra: Achmad Fachri Mubarok

Putri: Rizkia Putri

  1. Sumatera Selatan

Putra: Muhammad Ikhsan Nugroho

Putri: Khalyana Zahira Sandi

  1. Bengkulu

Putra: M. Aryo Wira Zandhyka. Y

Putri: Nadine Permata Vanza

  1. Lampung

Putra: Naufal Ghaly Oktora

Putri: Chika Azahra Salsabilla

  1. Kepulauan Bangka Belitung

Putra: Muhammad Furqoen Nul Hakim

Putri: Fira Haniyah

10. Kepulauan Riau

Putra: Muhammad Salman Farisi

BACA JUGA:

81 Tahun Indonesia Merdeka, Saatnya Beralih dari Seremoni ke Aksi Nyata

Putri: Raudah Mabrura

  1. DKI Jakarta

Putra: Muazzam Saqif Hasani Siregar

Putri: Latiesha Firenzie Bharata

  1. Jawa Barat

Putra: Baruno Wicaksono

Putri: Aisha Calista Permata

  1. Jawa Tengah

Putra: Hilmi Tisna Yuwanda

Putri: Qothrunnada Azzahra Husna

  1. Daerah Istimewa Yogyakarta

Putra: Ahmad Raditya

Putri: Anggita Ayu Mahanani Hanifah

  1. Jawa Timur

Putra: Reihan Nifan Arkana

Putri: Angelica Theona Putri

  1. Banten

Putra: Chaysar Purnama Putra

Putri: Adzra Khairy Fadian

  1. Bali

Putra: I Made Dwi Sathya Kurniawan

Putri: Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani

  1. Nusa Tenggara Barat

Putra: Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana

Putri: Belvana Rolanda Vindia Kurniawan

  1. Nusa Tenggara Timur

Putra: Atanasius Meyllano Frans Yogar

Putri: Eighteen Jeanette Hekboy

  1. Kalimantan Barat

Putra: Mirza Rafi Navazani

Putri: Celine Olivia Apriani Theo

  1. Kalimantan Tengah

Putra: Muhammad Azham Alfarizqi

Putri: Ajeng Bunga Safitri

  1. Kalimantan Selatan

Putra: I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti

Putri: Siti Nur Adlina

  1. Kalimantan Timur

Putra: Gus Luthfy Azka Nararya

Putri: Julita Rista Lestari

  1. Kalimantan Utara

Putra: Muhammad Zainal Ihsan

Putri: Desy Natalia

  1. Sulawesi Utara

Putra: Gabriel Gilbert Miller Kamasi

Putri: Faith Louisa Tabita Maengkom

  1. Sulawesi Tengah

Putra: Fahriansyah Rihama

Putri: Chintya Graciella Rorong

  1. Sulawesi Selatan

Putra: Juan Pablo

Putri: Taswina Putri

  1. Sulawesi Tenggara

Putra: Laode Reyhan Putra Satria Korwa

Putri: Waode Bintang Adisya

  1. Gorontalo

Putra: Muhammad Azka Gaib

Putri: Khasyifa Anindi Sudarmanto

  1. Sulawesi Barat

Putra: M. Deni Fikri

Putri: Ismi Ulfaida

  1. Maluku

Putra: Louise Adriano Hutasoit

Putri: Cinzia Christovani Marantika

  1. Maluku Utara

Putra: Haikal Khadafi H. Laode

Putri: Mardhatilla A. Putri

  1. Papua

Putra: Johanes Matius Paulus Rumsayor

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Luncurkan Motor Listrik Nasional

Putri: Neeltje Deliana Insjowi Werimon

  1. Papua Barat Daya

Putra: Pieter Felix Paskah Yapen

Putri: Vila Delvia Nauri

  1. Papua Barat

Putra: Marco Marcel Kurei

Putri: Hasna Iriani Rumbiak

  1. Papua Selatan

Putra: Vinsensius Renaldi Oey Yolmen

Putri: Kristina Ndiken

  1. Papua Tengah

Putra: Christopher Leon Bringga Tabuni

Putri: Gladys Manuella Aibekob

  1. Papua Pegunungan

Putra: Michael Marchel Winka Fakdawer

Putri: Julia Maharani Dabi

(Bambang Fouristian)

PQN 2026 Percepat Digitalisasi Transaksi Keuangan di Kota Tasikmalaya

0
PQN 2026 fokusjabar.id
Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, saat membuka PQN 2026, Di atrium Plaza Asia Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Bank Indonesia (BI) terus mendorong transformasi digital yang semakin inklusif, aman, berkualitas dan berkelanjutan melalui rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 yang di laksanakan serentak di 46 Kantor Perwakilan di seluruh Indonesia, 11–17 Agustus 2026.

PQN 2026 ini Mengusung tema “Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak.”

Pelaksanaan PQN di Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar) di arahkan untuk memastikan digitalisasi tidak berhenti pada peningkatan awareness dan penggunaan QRIS. Tetapi semakin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha serta pelayanan publik.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Tasikmalaya Catat Pertumbuhan QRIS Capai 579 Persen

Momentum PQN 2026 di Kota Tasikmalaya di tandai dengan penguatan tiga inisiatif utama digitalisasi. Yakni, percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah melalui Tasik Melayani, implementasi Asia Plaza Mall SIAP QRIS Tap serta penguatan digitalisasi pesantren melalui QRIS UMMAT.

Ketiga inisiatif tersebut mencerminkan komitmen bersama BI, Pemerintah Kota Tasikmalaya, industri sistem pembayaran, dunia usaha, pesantren serta seluruh pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang semakin luas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bank Indonesia memandang bahwa perkembangan implementasi QRIS telah memasuki tahapan yang semakin matang. Fokus pengembangan tidak lagi hanya pada peningkatan awareness. Tetapi juga pada perluasan usage dan penguatan quality.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari Putri mengatakan, digitalisasi sistem pembayaran di harapkan mampu menghadirkan pengalaman transaksi yang semakin mudah, cepat, aman, nyaman dan berkualitas sekaligus memberikan nilai tambah bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menuturkan, [enguatan digitalisasi pertama di wujudkan melalui Tasik Melayani, yang menjadi bagian dari percepatan Elektronifikasi Transaksi penerimaan pendapatan Daerah.

Laura menuturkan, digitalisasi ini untuk membantu langkah Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memperluas transformasi digital pelayanan publik melalui pengembangan Tasik Hub, IPBB Digital, SiMaret dan E-Retribusi Parkir.

Berbagai inovasi tersebut di harapkan semakin memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak dan retribusi daerah sekaligus memperkuat efisiensi, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan penerimaan daerah.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Tasikmalaya Dukung Qris UTHM 2025

“Digitalisasi juga di perluas pada pusat aktivitas ekonomi melalui peluncuran Asia Plaza Mall SIAP QRIS Tap. QRIS Tap merupakan salah satu inovasi sistem pembayaran yang memberikan pengalaman transaksi lebih cepat, praktis dan nyaman,” ungkap Laura.

Implementasi QRIS Tap di Asia Plaza di harapkan tidak hanya memperluas pilihan pembayaran bagi masyarakat. Tetapi juga menjadi rujukan bagi perluasan inovasi pembayaran digital di berbagai pusat perdagangan dan aktivitas ekonomi lainnya di wilayah Priangan Timur.

Inovasi digital juga pada penguatan inklusi digital di lingkungan pesantren melalui QRIS UMMAT.

Pesantren memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat pendidikan dan keagamaan. Namun juga sebagai bagian penting dari ekosistem sosial dan ekonomi masyarakat.

“Melalui QRIS UMMAT, digitalisasi di dorong untuk semakin berkembang pada berbagai aktivitas pesantren. Termasuk unit usaha, koperasi, kantin serta kegiatan sosial dan keumatan,” paparnya .

Laura brharap, langkah tersebut bisa memperluas manfaat transformasi digital kepada lapisan masyarakat.

“PQN ini membawa pesan bahwa digitalisasi perlu di kembangkan sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat. Pada pelayanan publik, digitalisasi di arahkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas layanan.”

“Pada pusat aktivitas ekonomi, digitalisasi di harapkan memperkuat efisiensi dan kualitas transaksi. Sementara pada pesantren dan komunitas, digitalisasi menjadi instrumen untuk memperluas inklusi ekonomi dan keuangan,” katanya.

Sepanjang rangkaian Pekan QRIS Nasional 2026, Bank Indonesia Tasikmalaya juga memperluas edukasi dan implementasi digitalisasi ke berbagai segmen masyarakat. Mulai dari sekolah dan perguruan tinggi, pasar dan UMKM, pusat perbelanjaan, pelayanan pemerintah, hingga lingkungan pesantren.

“Upaya implementasi kurikulum di laksanakan melalui sinergi dengan Pemerintah Daerah, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan, industri sistem pembayaran, dunia usaha, akademisi, pesantren, komunitas serta masyarakat,” ucapnya.

Sejalan dengan semakin luasnya transaksi digital, Bank Indonesia juga terus memperkuat aspek perlindungan konsumen. Melalui kampanye Peduli, Kenali, Adukan (PEKA),

“Masyarakat di ajak untuk semakin cerdas dan waspada dalam bertransaksi digital. Antara lain dengan menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak memberikan PIN, password maupun OTP kepada pihak lain serta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum melakukan transaksi digital keuangan,” imbuhnya.

BACA JUGA:

bank bjb Raih Penghargaan Layanan Kas Terbaik dari Bank Indonesia

Laura menegaskan, Keberhasilan PQN tidak hanya di ukur dari jumlah kegiatan maupun luasnya penggunaan QRIS. Tetapi dari manfaat digitalisasi yang di rasakan masyarakat.

“Transformasi digital di harapkan mampu membuat transaksi semakin mudah, pelayanan publik semakin baik, dunia usaha semakin efisien, inklusi ekonomi dan keuangan semakin luas serta masyarakat semakin aman dalam melakukan transaksi digital,” terangnya.

Ke depan, Bank Indonesia Tasikmalaya terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan guna mendorong ekosistem pembayaran digital yang inklusif, aman, berkualitas dan berkelanjutan.

“Gelaran PQN ini menjadi bagian dari upaya BI dalam memperkuat efisiensi perekonomian, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperluas inklusi ekonomi dan keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Tasikmalaya yang semakin maju dan berdaya saing,” ucapnya.

BACA JUGA:

Bank Indonesia: Ekonomi di Priangan Timur Tumbuh

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan, QRIS merupakan salah satu kekuatan ekonomi Indonesia dan menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur sesuai dengan tema  HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, kedaulatan ekonomi perlu di bangun melalui berbagai instrumen. Salah satunya QRIS sebagai alat pembayaran digital karya anak bangsa.

(Seda)

Menkeu Purbaya Bicara Soal Anggaran Program MBG

0
Menkeu fokusjabar.id
Anggaran Program MBG

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan perubahan struktur anggaran tidak dapat di lakukan secara mendadak.

Menurut Menkeu, penyesuaian baru dapat di lakukan secara bertahap karena anggaran tahun depan sudah di susun.

BACA JUGA:

Prabowo Subianto Rencanakan Ambulans Udara dan Dokter Terbang

“Anggaran sudah di susun. Kalau kita ubah sekarang kan berantakan semua,” ujar Purbaya di kutip republika.co.id, Minggu (16/8/2026).

Purbaya menjelaskan, perubahan satu pos anggaran dapat berdampak pada alokasi anggaran lainnya. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan perubahan tersebut terlebih dahulu.

“Kalau di geser keluar kan mesti tambah lagi kan. Berarti ada di luar tambah, pendidikan mesti di sini tambah, tambah 20 persennya itu kan kencang kan,” katanya.

Purbaya menegaskan, penyesuaian tersebut tidak bisa di lakukan dalam waktu singkat.

“Enggak bisa di lakukan sesaat itu, mesti perlu waktu lama untuk menyiapkan semuanya,” ujar Purbaya.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menjelaskan, pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di rencanakan mulai 2028. Namun, pemisahan tersebut tidak berarti murid berhenti menerima MBG.

Menurut dia, dalam pembahasan bersama kementerian terkait, murid tetap menerima MBG. Sementara itu, komponen lain yang tidak berkaitan dengan murid akan di pisahkan anggarannya.

“Yang nanti akan di hitung komponen-komponen lain yang tidak terkait dengan murid kan nanti akan di pisah anggarannya,” ujar Dia.

Mu’ti menegaskan, pengajuan anggaran MBG berada di Badan Gizi Nasional (BGN), bukan di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kemendikdasmen berperan sebagai penerima sekaligus mitra dalam pelaksanaan program tersebut.

BACA JUGA:

81 Tahun Indonesia Merdeka, Saatnya Beralih dari Seremoni ke Aksi Nyata

“Pengajuan anggarannya di BGN, bukan di kami. Karena statusnya kalau MBG kan kementerian ini sebagai penerima aja, penerima sama mitra dalam pelaksanaan tapi tidak dalam penganggaran,” kata Mu’ti.

Dia mengatakan, rincian mengenai mekanisme pemisahan anggaran MBG lebih tepat di tanyakan kepada BGN.

(Bambang Fouristian)

Bupati Syakur Amin Kukuhkan Paskibraka Garut Tahun 2026

0
bupati garut paskibraka fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin usai mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di Gedung Pendopo.

Syakur menegaskan, pengukuhan Paskibraka bukan sekadar seremoni. Tetapi memiliki makna penting sebagai bentuk peneguhan tanggung jawab, kehormatan dan loyalitas sebagai generasi muda serta warga negara Indonesia.

BACA JUGA:

Disdamkarmat Garut: Kebakaran Meningkat 45,3 Persen

“Dengan isi kehormatan yang akan di nyatakan dalam pengukuhan, sebab yang penting adalah pengamalan hakikat hak-hak secara praktis dalam perbuatan sehari-hari,” tegas Bupati Garut.

Syakur menekankan bahwa kode kehormatan yang di ikrarkan harus menjadi komitmen yang tertanam kuat dalam diri setiap anggota Paskibraka dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan kukuhnya kode kehormatan dalam jiwa setiap insan putra Indonesia akan tumbuh tanggung jawab dan rasa loyalitas tugasnya pada Ibu Indonesia sampai akhirnya,” tegas Bupati.

Syakur mengingatkan, Dharma Mulia Putra Indonesia yang menjadi kode kehormatan Paskibraka merupakan penjabaran dari nilai-nilai luhur Pancasila.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Doa Bersama Ikhtiar Membangun Kebersamaan

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Nurrodhin menjelaskan, seleksi Paskibraka Tahun 2026 di laksanakan berdasarkan Peraturan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022 mengenai Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

BACA JUGA:

Ketua DPRD Garut: HUT ke-81 Kemerdekaan Sumber Inspirasi

Seluruh tahapan seleksi di lakukan secara transparan melalui aplikasi Transparansi Paskibraka di bawah pengawasan BPIP.

Dari proses tersebut, terpilih 35 peserta untuk bertugas di tingkat Kabupaten Garut serta dua putra-putri terbaik yang mewakili Kabupaten Garut di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Nurrodhin berharap, pendidikan dan pelatihan Paskibraka dapat membentuk generasi muda yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia.

Selain itu, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, bertanggung jawab, berdaya saing serta memiliki jiwa kepemimpinan dan kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

(Bambang Fouristian)

Antisipasi Premanisme, Polres Ciamis Intensifkan Patroli Malam

0
Polres Ciamis premanisme fokusjabar.id
Personel Kepolisian Polres Ciamis saat pelaksanaan KRYD

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Polres Ciamis Polda Jawa Barat kembali melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka cipta kondisi, Sabtu (15/8/2026) malam.

Kegiatan tersebut untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas serta mengimplementasikan Maklumat Kapolda Jawa Barat terkait pemberantasan premanisme dan geng motor.

BACA JUGA:

Sudah Legal tapi Belum Jalan Optimal, KDKMP di Ciamis Terkendala Lahan dan Pengurus

Kapolres Ciamis, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pelaksanaan KRYD itu merupakan tindak lanjut instruksi Kapolda Jawa Barat dalam upaya penanganan premanisme, begal dan berbagai bentuk gangguan keamanan yang berpotensi meresahkan masyarakat.

“Personel di arahkan untuk melaksanakan patroli pada titik-titik rawan tindak kriminalitas maupun lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat,” katanya.

Eko menuturkan, kehadiran aparat kepolisian di lapangan di harapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus mencegah terjadinya tindak kejahatan. Khususnya selama momentum akhir pekan panjang.

“Dalam pelaksanannya, seluruh personel di ingatkan agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan pendekatan humanis serta selalu mengutamakan keselamatan selama bertugas,” ucapnya.

Kasat Intelkam Polres Ciamis, AKP Rahmat Komara menekankan pentingnya patroli pada lokasi yang di duga menjadi tempat peredaran minuman keras dan area yang masih ramai aktivitas masyarakat hingga larut malam.

Dia juga mengingatkan agar seluruh personel mengedepankan profesionalisme serta menghindari tindakan yang dapat menimbulkan pelanggaran maupun persepsi negatif di tengah masyarakat. Terutama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

BACA JUGA:

Karnaval Kreatif hingga Turnamen Olahraga, Kekompakan Karyawan RSUD Ciamis Bikin Meriah HUT RI

“Patroli gabungan di laksanakan dengan menyusuri sejumlah titik strategis dan lokasi rawan di wilayah Kabupaten Ciamis. Di antaranya, kawasan bank bjb, Alun-alun Ciamis, Universitas Galuh, Jalan Yos Sudarso, Islamic Center Ciamis, Saung Plamboyan Pajagalan, Terminal Ciamis, DPRD Kabupaten Ciamis hingga kembali ke Mako Polres Ciamis,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)