spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Prabowo Subianto Luncurkan Motor Listrik Nasional

BEKASI, FOKUSJabar.id: Presiden Prabowo Subianto menilai pengembangan motor listrik nasional atau molinas dapat menjadi gambaran nyata penerapan konsep Indonesia Incorporated.

Hal tersebut di sampaikan saat peluncuran motor listrik nasional beserta ekosistem pendukungnya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis, 13 Agustus 2026.

BACA JUGA:

BGN Buka Kanal Khusus untuk Guru

Menurut Prabowo, hadirnya motor listrik nasional merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan berbagai kekuatan di dalam negeri. Kolaborasi tersebut mencakup perusahaan swasta, BUMN, pelaku usaha hingga kalangan akademisi.

Konsep Indonesia Incorporated yang di maksud Prabowo merupakan semangat untuk menyatukan berbagai elemen nasional agar dapat bekerja secara bersama-sama dalam memperkuat perekonomian sekaligus kemampuan Indonesia.

Ia menekankan, kekuatan tersebut harus mencakup berbagai lapisan. Baik kelompok yang kuat maupun yang masih membutuhkan dukungan.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan penghargaan kepada seluruh pihak yang mengambil bagian dalam proses pengembangan motor listrik nasional.

Ia menyebut kontribusi perusahaan swasta, BUMN, pengusaha, wiraswasta serta institusi akademik sebagai bagian penting dalam membangun kemampuan nasional.

“Di sini saya ingin ucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan kepada semua unsur dari perusahaan-perusahaan swasta, para entrepreneur, wiraswasta, BUMN, akademis yang menghasilkan para pakar yang merupakan inti daripada research and development dari Litbang,” ujar Presiden di kutip antara.

Presiden juga menyoroti pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi sebuah negara di tengah perkembangan zaman.

Menurutnya, kemampuan mengembangkan sekaligus memanfaatkan teknologi menjadi salah satu faktor yang menentukan kekuatan suatu bangsa pada era modern.

BACA JUGA:

Menkeu: Pengawasan Anggaran Program MBG Diperketat

Karena itu, kerja sama antara pemerintah, sektor usaha dan lingkungan akademik di nilai perlu terus di perkuat.

Kolaborasi lintas sektor tersebut di perlukan untuk meningkatkan kemampuan Indonesia dalam menguasai teknologi sekaligus mendorong pertumbuhan industri yang berbasis pada kekuatan dalam negeri.

Prabowo dalam acara tersebut juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pengusaha yang hadir. Mereka adalah Anindya Novyan Bakrie, James Tjahaja Riady, Wishnu Wardhana, dan Hapsoro Sukmonohadi. Presiden menyebut para pengusaha tersebut sebagai “pejuang-pejuang ekonomi.”

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi sebelumnya menjelaskan bahwa program motor listrik nasional tidak berhenti pada peluncuran satu merek maupun satu model kendaraan.

Pemerintah menyiapkan molinas sebagai bagian dari pembangunan sebuah ekosistem kendaraan listrik yang melibatkan berbagai sektor.

Ekosistem tersebut nantinya mencakup sejumlah aspek penting. Mulai dari industri dan manufaktur hingga penyediaan komponen serta baterai.

Pengembangan infrastruktur pengisian daya dan penggantian baterai juga menjadi bagian dari ekosistem yang di siapkan.

Selain itu, pengembangan molinas akan di dukung sektor pembiayaan, distribusi serta layanan purnajual.

Pemerintah juga akan mendorong penguatan penyerapan pasar agar keberadaan motor listrik nasional dapat berkembang secara berkelanjutan.

Dalam pembangunan ekosistem tersebut, PT Len Industri di tunjuk untuk menjalankan peran sebagai integrator utama.

Perusahaan tersebut akan mengorkestrasi kolaborasi berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengembangan ekosistem motor listrik nasional.

BACA JUGA:

Skema Orang Berduit Dilarang Gunakan BBM Pertalite Segera Diterapkan

Prasetyo mengatakan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik di harapkan memberikan dampak yang lebih luas terhadap industri nasional.

Program tersebut di targetkan mampu memperkuat hilirisasi, meningkatkan kapasitas manufaktur, serta memperkuat rantai pasok yang berasal dari dalam negeri.

Selain memperkuat sektor industri, pengembangan motor listrik nasional juga di nilai dapat membuka peluang ekonomi baru.

Kesempatan tersebut mencakup penciptaan lapangan kerja serta peningkatan keterlibatan UMKM maupun koperasi dalam ekosistem kendaraan listrik nasional.

“Pada saat yang sama, pengembangan motor listrik akan di arahkan untuk mendukung ketahanan energi melalui pengurangan ketergantungan terhadap BBM dan peningkatan pemanfaatan energi listrik,” ucap Prasetyo.

Melalui pengembangan molinas dan ekosistem pendukungnya, pemerintah berharap kemampuan industri dalam negeri semakin kuat.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas penguasaan teknologi, memperkuat rantai industri nasional, serta mendorong kerja sama berbagai elemen melalui semangat Indonesia Incorporated.

(Jingga Sonjaya)

spot_img

Berita Terbaru