spot_imgspot_img
Sabtu 15 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Sudah Legal tapi Belum Jalan Optimal, KDKMP di Ciamis Terkendala Lahan dan Pengurus

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Meskipun Pemerintah Pusat telah meluncurkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) selama lebih dari satu tahun, sejumlah koperasi di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, belum beroperasi secara optimal. Kendala ini tetap terjadi padahal seluruh unit tersebut telah mengantongi legalitas resmi.

Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Ciamis, Dadan Wiyadi, membeberkan bahwa beberapa desa masih belum memiliki bangunan fisik untuk gerai aktivitas usaha mereka.

Baca Juga: Karnaval Kreatif hingga Turnamen Olahraga, Kekompakan Karyawan RSUD Ciamis Bikin Meriah HUT RI

“Selain belum mempunyai bangunan ada juga beberapa pengurus yang sudah mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” katanya.

Pemerintah Desa Kesulitan Sediakan Lahan

Dadan menjelaskan bahwa laporan yang masuk ke dinas menunjukkan masalah utama tertahannya operasional gerai adalah ketersediaan lahan. Pemerintah desa menghadapi tantangan dalam menentukan lokasi pembangunan gedung koperasi.

“Masih ada pemerintahan Desa yang kesulitan untuk mencarikan lokasi untuk membangun gedung koperasi sehingga progresnya terlambat,” jelasnya.

Ia mengingatkan agar seluruh KDKMP saling mendukung dan tidak menciptakan persaingan usaha yang merugikan sesama koperasi desa.

“Gali potensi desa masing masing kalau ada yang sama jangan saling menjatuhkan harga tetapi saling dukung,” jelas Dadan.

Koperasi Muktisari Manfaatkan Potensi Peternakan Lokal

Berbeda dengan wilayah yang masih terkendala, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Muktisari berhasil mencatatkan perkembangan usaha yang signifikan sejak awal peluncuran.

Ketua KDKMP Muktisari, Arie Mhirza, menjelaskan bahwa koperasinya fokus memajukan ekonomi desa dengan memanfaatkan sektor unggulan setempat.

“Potensi Desa Muktisari sebagai sentra Ayam Petelor sehingga kebutuhan jagung untuk pakan ternak itu masih terbuka lebar,” terangnya.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru