spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8243

Antusiasme Tinggi Pemilih di Pilgub Jabar 2018

0
Pilgub
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2018 diprediksi akan diikuti masyarakat dengan antusiasme tinggi. Dalam Pilkada kali ini, 31,7 juta orang dinyatakan sah sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Direktur Eksekutif Indonesia Development Monitoring (IDM), Bin Firman Tresnadi menjelaskan, hasil survei yang dijalankan pada Senin 2 April sampai dengan 15 April 2018, 81,2 persen responden mengetahui akan Pilgub Jabar 2018.

” Respon masyarakat terhadap Pilgub 2018 cukup tinggi. Ini terbukti dengan tingkat antusiasme cukup besar sebanyak 41,2 persen dan 31,5 persen mengatakan biasa saja. Sisanya 27,3 persen mengatakan tidak peduli,” ujar Firman dalam keterangan persnya, Rabu (25/4/2018).

Dengan kondisi tersebut, stimulus politik baik dari Pasangan Calon (Paslon) dalam setiap kampanye maupun arahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan progres positif.

BACA JUGA: DPRD Jabar Apresiasi Partisipasi Masyarakat di Pilgub Jabar 2018

” Pengetahuan responden atas pelaksanaan Pilgub 2018 ini sebanyak 81,2 persen responden mengetahui akan adanya Pemilihan Gubernur dan sisanya sebanyak 18,8 persen tidak mengetahui,” katanya.

Survei tersebut dilakukan terhadap 2,178 responden dengan metode Multistage Random Sampling dengan margin of error 2,1 persen dan menghasilkan tingkat kepercayaan survei 95 persen di daerah Pantura, Priangan dan Pamalayon.

Tiga daerah yang dijadikan objek survei yaitu Pantura meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan dengan persentase responden 21,3 persen.

Sedangkan Periangan meliputi Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Pangandaran dengan persentase responden 51,8 persen.

Untuk Pamalayon di antaranya, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Depok, Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi dengan persentase responden 26,9 persen.

(Adie/Bam’s)

Persib Matangkan Persiapan Sebelum Hadapi Persija

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung menggelar latihan di Sadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (25/4/2018), sebagai persiapan menghadapi Persija Jakarta.

Pertandingan kontra Persija pada pertandingan pekan keenam kompetisi Liga 1 2018, rencanannya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Pada sesi latihan, pelatih asal Argentina mengasah strategi dan taktik untuk disiapkan menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran.

” Persiapan bagus. Kita disini untuk berlatih di lapangan yang bagus. Besok ke Arcamanik, Jumat ke Arcamanik,” ucapnya, Rabu (25/4/2018).

Menurut Gomez, sejauh ini anak asuhnya dalam kondisi siap tempur dan hanya dua pemain yang dipastikan tidak bisa bermain. Yakni, Febri Hariyadi yang sedang bergabung dengan Timnas dan Supardi Nasir masih mendapatkan sanksi.

“It’s oke. Engga masalah, kita hanya punya masalah pemain yang tidak main hanya Febri dan Supardi yang tidak main di dua game lagi. (Persija dan Madura),” ucapnya. ‎

(Arif/Bam’s)

Kecelakaan Tunggal di Pangandaran Telan 7 Orang Korban

0
(FOKUSJabar/Boip)

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id : Tujuh orang penumpang mobil Daihatsu Calya warna hitam bernomer Polisi D 1029 SA dilarikan ke Puskesmas Padaherang. Mereka korban kecelakaan tunggal kendaraan yang ditumpanginya.

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya Pangandaran, tepatnya di depan pasar atau dasar Tunggilis Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Rabu (25/4/2018) sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut salah seorang saksi mata Setyawan, kecelakaan ini bermula saat kendaraan korban yang melaju kencang dari arah Pangandaran menuju Banjar.

” Ketika tiba di lokasi kejadian, diduga hilang kendali akibat sopir mengantuk, hingga akhirnya menabrak tembok pagar rumah warga,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dan sopir hanya mengalami luka ringan, serta seorang perempuan tak sadarkan diri. Namun kendaraan mengalami kerusakan cukup berat.

Seluruh korban dilarikan ke Puskesmas Kalipucang untuk mendapatkan perawatan medis dan kasus tersebut kini ditangani kepolisian Polsek Kalipucang.

(Boip/Bam’s)

Persib Punya Waktu Persiapan Lebih Lama Jika Dibanding Persija

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 yang akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (28/4/2018).

Persija memiliki waktu persiapan yang cukup singkat jika dibandingkan Persib. Pasalnya, mereka baru saja melakoni pertandingan pamungkas di babak penyisihan Grup H Piala AFC, Selasa (24/4/2018) kemarin.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez menganggap waktu persiapan Persija yang singkat bukan berarti keuntungan bagi timnya.

Jeda tiga hari masih cukup untuk mempersiapkan tim. Selain itu, tim berjuluk Macan Kemayoran ini memiliki pemain yang berkualitas dan dipastikan selalu siap jika diturunkan pada setiap laga dalam kondisi apapun.

” Engga punya banyak waktu. Saya tahu, mungkin it’s ok, tapi bagi pemain profesional, mereka bisa main hari Sabtu, hari Rabu, hari Sabtu, it’s normal. Itu memang kurang bagus, tapi saya pikir bagi profesional itu ok. Mereka punya banyak pemain,” kata Gomez, Rabu (25/4/2018).

Persib sendiri memiliki persiapan sekitar sepekan, setelah terakhir melakoni pertandingan pada Sabtu (21/4/2018) menghadapi Borneo FC.

(Arif/Bam’s)

ASTAF Tawarkan Timnas Sepak Takraw Indonesia untuk Berlatih di Thailand‎ K

0
Presiden ASTAF Dato Abdul Halim (foto: Ageng)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Federasi Sepak Takraw Asia atau Asian Sepak Takraw Federation (ASTAF) memberikan penawaran bagi tim nasional sepak takraw Indonesia yang bersiap menghadapi Asian Games XVIII/2018 untuk melakukan training center di Thailand. ASTAF pun menyatakan siap menanggung segala kebutuhan timnas selama menjalani TC di negeri Gajah Putih.
Presiden ASTAF, Dato Abdul Halim bin Kader menuturkan, pihak Thailand memiliki akademi sepak takraw yang dilengkapi dengan sarana gedung latihan dan sarana pendukung lain. Lokasi tersebut menjadi pusat akademi sepak takraw di Asia yang berada langsung dibawah pengawasan pihaknya, ASTAF.
“Akademi sepak takraw di Thailand itu menjadi lokasi untuk melatih atlet potensial dari negara-negara di Asia. Untuk itu, kami dari ASTAF memberikan kesempatan bagi timnas sepak takraw Indonesia yang bersiap menghadapi Asian Games 2018 untuk berlatih disana selama dua bulan,” ujar Halim saat ditemui di Bandung, Rabu (25/4/2018).
Halim menambahkan, pihak ASTAF sendiri tidak akan membebankan biaya bagi timnas sepak takraw Indonesia untuk bisa berlatih di negeri gajah putih. Mulai dari biaya untuk sarana prasarana, gedung latihan, hingga akomodasi selama di Thailand.
“Kami berikan secara percuma (gratis) bagi timnas sepak takraw Indonesia untuk bisa berlatih di Thailand. Ini sebagai bentuk apresiasi bagi Indonesia yang sudah bekerja keras menjadi tuan rumah yang baik untuk menggelar Asian Games 2018. Saya sudah sampaikan penawaran ini ke KOI, INASGOC, maupun pengurus sepak takraw Indonesia,” terangnya.
‎Selain Indonesia, beberapa negara yang sedang bersiap untuk berlaga di Asian Games XVIII pada Oktober 2018 di Indonesia pun akan menjalani latihan di Thailand. Diantaranya India, Singapura, Philipina, dan Korea Selatan.
“Jadi selain meningkatkan kemampuan atlet mulai dari teknik, fisik, hingga mental, Indonesia pun bisa melihat kekuatan negara Asia lainnya yang akan menjadi ‎lawan di Asian Games 2018. Ini menjadi keuntungan lain jika Indonesia bisa berlatih di Thailand sebagai kekuatan sepak takraw di Asia. Untuk itu, kita menunggu jawaban dari pihak Indonesia,” pungkasnya.
(ageng/bam’s)

Masyarakat Kawasan Hulu DAS Citarum Beralih Profesi

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III Siliwangi, Kolonel Arh Desy Ariyanto menjelaskan, penanganan pencemaran Sungai Citarum di Kabupaten Bandung menunjukan perubahan positif mulai dari kawasan hulu.

Menurutnya, penanganan Citarum mulai dari kawasan Hulu sudah berjalan dan memberikan dampak serius kepada masyarakat sekitar. Mereka beralih profesi dari sebelumnya sebagai buruh sayuran, kini menanam ribuan pohon dengan kualitas ekologis dan ekonomis. Bahkan, berkebun menanam kopi untuk menjadi mata pencaharian.

” Kenapa perubahannya kok cepet? Karena kalau dulu itu kerjanya masing – masing. Sekarang dibawah satu kesatuan komando bahkan langsung kementrian terkait yang membawahi,” ujar Desy, Rabu (25/4/2018).

Seperti diketahui, sungai terpanjang di Jawa Barat ini, berada dalam kondisi kritis dengan tingkat ketercemaran paling tinggi di dunia. dan menjadi jalur pembuangan limbah industri tekstil, kimia dan medis.

” Permasalahan Citarum kita urai, permasalahan di Hulu itu kan hutan gundul, masyarakat kebanyakan kerja jadi buruh tani perkebunan kentang. Sekarang mereka sudah mulai sadarbahwa hal itu akan merugikan, apa? Ya akan gundul,” katanya.

” Kita wadahin juga, siapkan bibitnya, sudah ribuan pohon ditanam, jadi tidak nanam lagi sayuran yang tidak punya kekuatan ekologis atau menahan longsor dan sebagainya. Memang tidak langsung menghasilkan tapi ke depannya mereka sudah mandiri, tidak lagi jadi buruh,” tambahnya.

(Adie/Bam’s)

Rayakan Hari Jadi dan HUT Satlinmas, Satpol PP Kota Bandung Gelar Aksi Sosial

0
Pemberian bantuan kepada warga kurang mampu oleh PJS Wali Kota Bandung, M Solihin dalam rangka Hari Jadi Satpol PP ke-68 dan HUT Satlinmas ke-56. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Berbagai kegiatan sosial menjadi cara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung merayakan hari jadinya ke-68 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Mulai dari kegiatan donor darah hingga pemberian bantuan bahan pokok bagi keluarga kurang mampu.

Usai pelaksanaan apel pagi yang digelar di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Rabu (25/4/2018), kegiatan perayaan HUT ke-56 Satlinmas pun dilanjutkan dengan kegiatan Gerak Jalan Santai. Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Bandung, M Solihin, Kepala Satpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana, beserta jajaran muspida Kota Bandung bersama-sama melakukan gerak jalan santai.

Jarak tempuh jalan santai sendiri mencapai 5 kilometer. Dengan rute melintasi Jalan Babakan Ciamis, Nangkasuni, Jalan Linggawastu, Jalan Tamansari, Jalan Sawunggaling, Jalan Purnawarman, Jalan Merdeka dan kembali ke Plaza Balai Kota Bandung.

Di sela-sela gerak jalan santai yang melintasi gang-gang perumahan, Pjs Wali Kota Bandung, M Solihin dan Kepala Satpol PP Kota Bandung, Dadang Iriana yang diampingi Camat Sumur Bandung, Sri Mayaningsih, memberikan bantuan sembako langsung kepada warga kurang mampu. Tepatnya di RW 03 Kelurahan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung.

“Perayaan ulang tahun kali ini lebih baik dengan kegiatan sosial yang memberikan manfaat kepada masyarakat dan digagas Satpol PP. Jadi tidak hanya dirasakan Satpol PP saja, tapi juga oleh masyarakat,” ujar Solihin saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Rabu (25/4/2018).

Sekretaris Satpol PP Kota Bandung, Tantan Surya Santana menambahkan, keluarga kurang mampu yang mendapatkan bantuan sendiri merupakan keluarga-keluarga yang terlewati para peserta jalan santai. Untuk data kelaurga kurang mampu penerima bantuan, pihaknya pun berkoordinasi dengan tiga kelurahan yang terlewati rute jalan santai.

“Dari data yang kami terima tersebut lah, kami memberikan bantuan kepada keluarga kurang mampu. Peserta jalan santai pun melakukan GPS atau Gerakan Pungut Sampah di sepanjang rute yang terlewati,” ujar Tantan.

Selain pemberian bantuan kepada keluarga kurang mampu, lanjutnya, kegiatan sosial lain yang dilakukan yakni aksi donor darah yang bekerja sama dengan PMI Kota Bandung. Selain itu, pihaknya pun mengerahkan sekitar 400 anggotanya untuk melakukan gerakan kebersihan di sekitar Alun-alun Kota Bandung. Mulai dari membersihkan sampah di area rumput sintetis hingga di jembatan penyeberangan.

“Kami melakukan pengecatan pada area-area yang terdapat aksi vandalisme. Hanya vandalisme yang merusak fasilitas umum, kalau mural tidak kita ganggu karena itu sudah terkonsep,” tambahnya.

Selain melakukan aksi sosial yang disebut dengan Bhakti Praja, Satpol PP Kota Bandung pun melaksanakan aksi Praja Wibawa yakni penertiban di berbagai titik. Hal ini dilakukan terutama untuk mengantisipasi pelanggaran menjelang bulan Ramadan.

“Kita akan antisipasi, karena biasanya menjelang puasa PKL itu menjamur lagi. Penertiban ini dilakukan bekerja sama dengan aparat penegak hukum lain, seperti Satlinmas, kepolisian, dan TNI serta melibatkan tim kewilayahan,” pungkasnya.

(ageng/bam’s)