spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8242

Belum Dapat Izin Polda Metro Jaya, Pertandingan Persib kontra Persija Terancam Mundur

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018. Laga tersebut rencanannya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Sabtu (28/4/2018).

Pertandingan pekan keenam kompetisi Liga 1 2018 ini terancam mundur dari jadwal semula. Pasalnya, pihak Panpel pertandingan belum mendapat izin pertandingan dari Polda Metro Jaya. Bahkan, pihak Polda menyarankan pertandingan tersebut diundur.

Usulan mundur jadwal pertandingan Persib menghadapi tuan rumah Persija ini bukan tanpa alasan, pasalnya kick off pertandingan berdekatan dengan hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2018.

Menurut Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalomboboy akan berkoodrinasi dengan pihak terkait mengenai kemungkinan mundurnya jadwal kick off Persija kontra Persib.

“Nanti kami komunikasikan dengan Persija, Persib, termasuk pihak yang menyiarkan laga ini. Karena ini isu dari keamanan, bukan dari permintaan klub sendiri. Kalau bicara mengubah jadwal, kemungkinannya ada,” kata Tigor dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (26/4/2018).

“Di regulasi kalau ada agenda nasional seperti perayaan Hari Buruh, bisa (disesuaikan perubahan jadwal pertandingan). Ini juga untuk kebaikan bersama,” tambahnya.

Sementara itu, skuad Persib sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Bahkan, pelatih Mario Gomoz memastikan timnya sudah dalam kondisi siap tempur.

(Arif/Bam’s)

Luar Biasa! Mamat Mengajar Ngaji dengan Kondisi Fisik Tidak Sempurna

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar co.id : Keterbatasan fisik tidak menjadi hambatan bagi Ustadz Mamat Rahmat, warga Dusun Cimendong, Desa/Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis untuk mendidik anak-anak di lingkungan sekitar rumahnya, untuk belajar agama Islam. Khususnya belajar mengaji kitab suci Al-Quran.

” Sudah sekitar 25 tahun lalu saya mengajar anak-anak mengaji,” katanya. Saat ditemui di rumahnya.

Mamat mengatakan, sejak keluar dari pesantren dirinya mengamalkan ilmunya tersebut kepada anak-anak karena mengingat amanah ibunya.

“Setelah keluar pesantren saya diminta oleh ibu untuk meneruskan mengajar anak-anak mengaji ,” katanya.

Karena amanah tersebut lanjut Mamat, maka dirinya melaksanakan apa yang diamanatkan oleh ibunya tersebut.

“Anak-anak yang saya ajar mulai dari tingkat SD,SMP dan SMA ,” ucapnya.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Ini Strategi Paslon Cawalkot-Cawawalkot Kota Banjar dalam Mengentaskan Kemiskinan

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Pasangan Calon (Paslon) Wali-Wakil Wali Kota Banjar, No urut 1 Ade Uu Sukaesih- Nana Suryana akan memberikan kemudahan perizinan bagi para investor yang akan menanam modal di Kota Banjar.

Selain memberikan kemudahan perizinan pada investor juga bagi UMKM akan diberikan bantuan Rp50 juta. Sedangkan Koperasi Rp50 juta.

” Itu program kami yang akan kami jalankan dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Banjar. Karena dengan cara memberdayakan untuk menjadi produktif masyarakat adalah strategi membangun manusia menuju kesejahteraan,” ungkap Ade Uu Sukaesih saat debat publik yang dilaksanakan oleh KPU Banjar.

Sementara no urut 2, Maman Suryaman-Irma D Bastaman mengungkapkan bahwa salah satu indikator kemiskinan itu yaitu sulitanya lapangan pekerjaan sehingga produktivitas masyarakat dalam kesejahteraan merupakan kendala yang harus dicairkan solusinya.

” Kami akan mencetak 1000 wirausahawan baru dengan diberikanya pelatihan dan bantuan. Selain itu, khusus untuk warga miskin karena jompo diberikan bantuan tunai. Dengan begitu, kemiskinan di Banjar akan berkurang,” terangnya.

(Boip/Bam’s)

DPD Dapil Jabar, Yusep Dukung Aa Usep Ebit

0
Yusep Mulyana. (FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Maraknya pengklaiman terhadap dukungan yang akan pentas di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pemilihan Jawa Barat (Jabar), Anggota DPRD Garut Partai Nasional Demokrat (NasDem) angkat bicara dan menyatakan mendukung sepenuhnya kepada Aa Usep Ebit Mulyana.

” Saya dengan ini menyatakan akan mendukung Aa Usep Ebit Mulyana guna manggung di DPD pemilihan Jabar,” kata Yusep kepada FOKUSJabar.id, melalui pesawat telpon.

Disebutkan Yusep, dirinya banyak mendengar dari konstituennya dimana marak yang mengklaim telah mendapat dukungan.

Diakui Yusep, memang banyak calon yang menghubunginya namun pilihannya telah matang guna mensukseskan Aa Usep Ebit Mulyana.

” Beliau sangat santun, penuh pengalaman, serta cerdas. Dimana bisa membawa amanah aspirasi warga,” imbuhnya.

Selain itu lanjut dia, dirinya pun telah memahami karakter dan sifatnya. Bisa dipercaya sekaligus satu visi.

” Saya tegaskan saya akan dukung Aa Usep Ebit Mulyana di kancah DPD pemilihan Jabar,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Dicurhati Nelayan, Hasan Janji Ubah Dermaga Pantai Jayanti

0

CIANJUR, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) menemui nelayan di Pantai Jayanti, Kabupaten Cianjur, Rabu (25/4/2018).

Saat berdialog, Hasan dicurhati buruknya pembangunan tanggul pemecah ombak di Pantai Jayanti.

Salah seorang nelayan Dadam (49) mengeluhkan bahwa proyek yang dibangun Pemprov Jabar itu seperti buang-buang uang negara. Tanggul yang dibangun hanya membelokkan arus pantai saja.

“Pembangunan proyek tersebut tanpa ada sosialisasi dulu dengan nelayan di sini. Tahu-tahu beres,” ungkap Dadam.

Tidak hanya itu, garasi kapal yang dibangun pun ukurannya kecil, sehingga kapal nelayan tidak bisa merapa ke sana.

“Banyak kapal nelayan yang tidak bisa bersandar,” kata Dadam di hadapan Hasan.

Dadam berharap, ke depan Hasan bisa membantu nelayan Jayanti perihal perekonomian. Sehingga nelayan bisa tetap mendapat penghasilan meski cuaca sedang buruk.

Dadam mengingatkan, jika Hasan menjadi orang nomor satu di Jabar, jangan sampai seperti gubernur yang sudah-sudah, banyak yang melupakan para nelayan.

Mendengar keluhan itu, Hasan menilai bahwa seharusnya Pemprov Jabar terlebih dahulu berkomunikasi dengan nelayan di Jayanti. Contohnya pembangunan garasi kapal, seharusnya ada perhitungan matang. Total nelayan di Jayanti diketahui berjumlah 900 orang lebih, sehingga kebutuhan tempat bersandar kapal mereka harus berukuran besar.

“Struktur dermaga di Jayanti keliru. Ini harus direvisi, bentuk pemecah ombak dan sebagainya,” tegas Hasan.

Di hadapan para nelayan, Hasan mengaku akan menyiapkan asuransi khusus nelayan ketika mereka gagal melaut karena cuaca buruk. Asuransi itu penting bagi mereka untuk tetap menyambung hidup ketika mata pencaharian terhenti sementara.

“Petani itu kalau gagal panen ada asuransinya. Kalau nelayan yah ketika gagal melaut, karena sebab alam,” kata dia.

Hasan berjanji jika Alloh berkenan menjadikannya gubernur, dia akan kembali lagi ke Jayanti. Pihaknya tidak ingin berbohong.

” Tentara mah kalau iya, yah iya. Kalau tidak yah tidak,” tegas dia.

Bersama calon wagubnya Anton Charliyan Hasan bertekad menjadi pemimpin yang amanah dan transparan. Setiap warga di Jawa Barat harus punya akses terhadap pemimpinnya untuk menyampaikan berbagai hal.

Dia mengaku telah menyiapkan program Molotot.com. Akses itu bisa digunakan melalui media sosial WhatsApp, sekaligus media untuk mengawasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Jabar ke depan.

“Saya pernah jadi ajudan para pemimpin. Kadang suka ada bisikan yang tidak-tidak dari kiri dan kanannya. Melalui Molotot.com, Insya Alloh semuanya menjadi transparan,” pungkas dia.

(LIN)

Leonardo DiCaprio Membeli Properti di Malibu Beachfront Home yang Sebelumnya diincar Trump

0
foto web

LOS ANGELES, FOKUSJabar.id :  Sebuah tanah di Pasific Coast Highway seluas 1,8 hektar yang sebelumnya merupakan salah satu hunian yang sedang ditaksir Presiden AS, Donald Trump baru baru ini dibeli seorang artis pemeran utama filem Titanic Leonardo de caprio.

Leo merogoh kocek sebesar $ 23 juta atau berkisar Rp 300 miliar untuk properti tersebut, dimana tanah yang dibeli Leo terletak di lingkungan eksklusif rumah rumah selebriti dan terjepit langsung diantara properti milik Bintang filem “Friens” Courteney Cox dan seorang produser tv Mark Burnett.

Tidak seperti rumah tepi pantai lainnya yang mengesankan, properti yang dibeli  pemeran “The Revenant” ini terdiri dari bungalow satu-sisi, sisi tebing, serta sebuah bangunan mirip apartemen Manhattan sederhana.

Sementara akses masuk ke properti ini dari jalan raya, berderet pepohonan yang ditumbuhi lumut menutupi properti, dijaga oleh pagar berantai. Tapi di balik pagar, di sepanjang jalan kerikil yang tidak terawat, tampak sebuah tebing yang mengesankan tetapi  tidak terawat.

Sang Penjual  tidak lain adalah sekretaris Angkatan Darat pilihan Trump, Vincent Viola. Dia membeli rumah itu pada 2006 dari sutradara film Inggris Sir Ridley Scott seharga $ 11 juta, menurut catatan properti. Putra Mr. Viola, Michael Viola, menandatangani Akta Jual Beli kepada atas nama Tuan DiCaprio.

Mr. Viola dikenal sebagai investor real estat. Dia dan istrinya, Teresa, menjadi berita utama di tahun 2013 ketika mereka mendaftarkan townhouse Upper East Side abad ke-19 mereka yang telah dipugar dengan harga $ 114 juta.

Sebelum kesepakatan jual beli dengan Leonardo, Mr. Viola sempat menawarkan kepada publik properti Malibu miliknya ini pada musim panas 2012 seharga $ 15 juta, tetapi kemudian menariknya keluar dari pasar. Pada saat itu, dia menyadari  memasarkan plot yang sebagian besar belum dikembangkan sebagai peluang untuk menciptakan suaka pribadi di tebing yang menghadap Paradise Cove.

foto foto web

Menurut catatan malibu dikutip  dari MG, Mr. Dicaprio yang juga sebagai seorang investor real estate tidaklah mungkin membeli properti dengan rumah yang boleh dibilang sangat kecil. Menjelang terjadinya transaksi Mr. Viola setelah mendapatkan ijin dari dinas tata kota setempat merenovasi dan membangun rumah gaya baru berlantai dua lengkap dengan kolam renang, dek tebing, wisma tamu serta pengolahan air limbah di dekat pantai pribadi yang masuk pada properti privasi yang sekarang sudah menjadi milik Dicaprio

Perolehan aset dengan pantai pribadi oleh Leo di malibu ini berjalan ditengah kesibukannya berbisnis properti yang langsung ditekuninya sendiri. Tahun lalu bintang Titanic ini menjual asetnya di studio city seharga $ 2.237 juta atau berkisar 29 Triliun rupiah, kemudian sebuah vila di greenwich seharga $ 8 juta.

(HW)

Sebanyak 42 Atlet Squash se-Asia Tenggara Bertarung di Siliwangi Squash Center

0
Pertandingan squash pada ajang 4th SEA Cup Championship 2018 di Siliwangi Squash Center, Jalan Manado Kota Bandung. (FOKUSJabar/ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Kota Bandung menjadi tuan rumah pelaksana bagi kejuaraan squash tingkat Asia Tenggara ‘4th SEA Cup Championship 2018’ yang digelar di Siliwangi Squash Center, Jalan Menado Kota Bandung. Kejuaraan yang digelar mulai hari ini, Rabu (25/4/2018) hingga Minggu (29/4/2018) diikuti oleh 42 atlet yang berasal dari lima negara di Asia Tenggara.

Technical Delegate 4th SEA Cup Squash Championship 2018, K Sivanesen
menuturkan, kejuaraan tersebut merupakan level kejuaraan squash tertinggi di Asia Tenggara dan digelar sejak tahun 2015 di Singapura. Lalu gelaran kedua pada tahun 2016 dilaksanakan di Myanmar dan tahun 2017 di Malaysia.

“Tahun ini, gelaran SEA Cup keempat kita laksanakan di Bandung, Indonesia, sekaligus sebagai ajang persiapan untuk Asian Games XVIII pada Oktober 2018 mendatang. Tahun ini, sebanyak 42 atlet ikut serta mewakili lima negara di Asia Tenggara,” ujar Sivanesen saat ditemui di sela-sela kejuaraan di Siliwangi Squash Center, Jalan Menado Kota Bandung, Rabu (25/4/2018).

Kelima negara yang ikut serta pada gelaran 4th SEA Cup Championship 2018 yakni Malaysia, Singapura, Thailand, Philipina, dan Indonesia sebagai tuan rumah. Setiap negara, rata-rata mengirimkan antara lima sampai tujuh atlet yang dipersiapkan untuk gelaran Asian Games XVIII. Khusus tuan rumah Indonesia, mengirimkan dua tim yang juga sedang dipersiapkan menghadapi Asian Games XVIII.

“Sebelumnya, Brunei Darussalam sudah menyatakan akan ikut serta. Namun di waktu terakhir, mereka menarik keikutsertaan mereka sehingga kejuaraan SEA Cup keempat kali ini hanya diikuti lima negara,” terangnya.

Pada ajang 4th SEA Cup Championship 2018, lanjutnya, mempertandingkan sebanyak tiga nomor pertandingan. Yakni nomor tunggal putra, tunggal putri, dan nomor beregu campuran yang terdiri dari tiga atlet putra serta dua atlet putri.

“Kalau persaingan, berdasarkan seeded atlet, diatas kertas Philipina menjadi yang terkuat setelah atlet putra mereka, Robert Andrew Garcia menempati seeded pertama. Begitu pun di putri, atlet Philipina, Jemyca Aribado pun menempati seeded pertama. Tapi saya pikir semua atlet punya peluang yang sama untuk menjadi juara, termasuk atlet asal tuan rumah Indonesia,” tegasnya.

Sementara Manajer Timnas Squash Indonesia, Andhika Prayasa Juanidi menuturkan, pihaknya mengirimkan sebanyak dua tim pada kejuaraan squash se-Asia Tenggara ‘4th SEA Cup Championship 2018’ dengan total atlet sebanyak 10 orang. Mereka dibagi dalam tim Indonesia A sebanyak lima atlet dan tim Indonesia B sebanyak lima atlet.

“Untuk tim Indonesia A merupakan atlet lapis pertama dan Indonesia B merupakan lapis kedua kita. Mereka merupakan atlet-atlet squash terbaik di Indonesia yang sedang dipersiapkan untuk Asian Games XVIII. Jadi 4th SEA Cup Championship 2018 ini, menjadi salah satu ajang seleksi bagi atlet squash Indonesia karena untuk Asian Games XVIII hanya akan diambil sebanyak delapan atlet saja. Kalau soal target di kejuaraan ini, tentu kita ingin meraih juara setelah di kejuaraa serupa tahun lalu hanya meraih medali perunggu,” pungkas Andhika.

(ageng/bam’s)