spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8241

Korban Gempa Bumi Ciamis Berhasil Diselamatkan Tim SAR Gabungan BPBD

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Tim SAR gabungan BPBD Kabupaten Ciamis berhasil mengevakuasi korban yang terjebak dalam reruntuhan gedung tingkat tiga di Kompleks perkantoran Islamic Centre Kelurahan/Kecamatan/Kabupaten Ciamis pascagempa bumi berkekuatan 7,4 SR, Kamis (26/4/2018).

Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, pihaknya mendapat laporan bahwa bangunan berlantai tiga di Kompleks pekantoran Islamic Centre roboh dan ada korban yang terjebak dalam rerutuhan.

” Kami langsung bergerak menurunkan personel SAR Gabungan ke lokasi bencana,” katanya.

Tiba di lokasi lanjut Ani, terdapat sejumlah warga  terjebak dalam reruntuhan. Tim langsung bergerak mengevakuasi para korban menggunakan peralatan standar keselamatan.

” Secara perlahan korban diturunkan melalui tali baja menggunakan blankar menuju tempat aman di bawah gedung,” jelasnya.

Menurut Ani, kejadian tersebut merupakan simulasi Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang digelar BPBD dalam upaya meminimalisir resiko akibat bencana.

(Husen Maharaja/Bam’s)

Melalui Berbagai Pelatihan, Dispora Jabar Terus Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas SDM Olahraga

0
Kepala Seksi Pengembangan Tenaga dan Organisasi Olahraga pada Bidang Olahraga Prestasi Dispora Jabar, Asep Sutisna. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jawa Barat dikenal sebagai salah satu gudangnya tenaga keolahragaan di Indonesia, baik atlet, pelatih, maupun wasit. Untuk mempertahankan hal tersebut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar terus meningkatkan kuantitas dan kualitas tenaga keolahragaan di Tanah Pasundan.

Kepala Seksi Pengembangan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan pada Bidang Pengembangan Olahraga Prestasi Dispora Jabar, Asep Sutrisna mengatakan, pihaknya secara berkala melakukan pelatihan-pelatihan bagi pelatih maupun wasit melalui program Peningkatan Kualitas Tenaga Keolahragaan. Pelatihan sendiri bekerjasama dengan pengurus cabang olahraga‎ bersangkutan dan pihak institusi keolahragaan lain di Jabar.

“Tidak cukup hanya unggul dari sisi kuantitas, namun juga harus dari sisi kualitas tenaga keolahragaan ini. Jadi kita terus melakukan peningkatan kualitas ini melalui berbagai pelatihan dengan menghadirkan ahli di olahraga masing-masing,” ujar Asep saat ditemui di ruang kerjanya, gedung Gymasium, komplek olahraga ‎SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (26/4/2018).

Asep menuturkan, program Peningkatan Kualitas Tenaga Keolahragaan sendiri sudah dilakukan setiap tahun. Hingga saat ini, sudah dilakukan di lebih dari puluhan cabang olahraga ‎dengan melibatkan lebih dari ribuan tenaga keolahragaan dari kota/kabupaten serta klub olahraga. Baik pelatih maupun wasit cabang olahraga.

“‎Dengan program peningkatan kualitas tenaga keolahragaan ini, kita ingin baik wasit maupun pelatih cabang olahraga asal Jabar bisa memberikan kontribusi prositif. Tidak hanya buat Jabar tapi juga nasional,” terangnya.

Selain meningkatkan kualitas tenaga keolahragaan, pelatihan-pelatihan yang dilakukan menjadika pihaknya memiliki data terkait jumlah tenaga keolahragaan yang dimiliki kota/kabupaten di Jabar. Dengan keberadaan data tersebut, pihaknya pun bisa memetakan kemampuan dari setiap kota/kabupaten dalam melakukan pembinaan olahraga prestasi.

“Tanpa keberadaan tenaga keolahragaan yang mumpuni, akan mustahil bisa melahirkan atlet yang memiliki kualitas mumpuni juga. Jadi selain kesiapan sarana prasarana olahraga serta faktor pendukung lain, tenaga keolahragaan pun menjadi hal yang penting dalam mendukung proses pembinaan olahraga prestasi di Jabar,” tegasnya. ‎

(ageng/bam’s)

Debat Publik! Petani Banjar Dijanjikan Mesin Traktor oleh Cawawalkot Nana Suryana

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id : Pasangan Calon (Paslon) Wali-Wakil Wali Kota Banjar no1 Ade Uu Sukaesih-Nana Suryana akan mendorong petani untuk lebih meningkatkan kesejahteraannya. Salah satunya, akan memberikan satu unit mesin traktor per satu kelompok tani di Kota Banjar.

Hal itu disampaikan, Nana Suryana dalam debat publik yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Rabu (25/04/2018) malam tadi.

“ Salah satu misi kami pada sektor pertanian yakni membantu mendorong meningkatnya kesejahteraan para petani. Janji kami yakni akan memberikan satu unit mesin traktor persatu kelompok tani di Banjar agar biaya sewa mesin sedikit terbantu dengan diberikanya bantuan tersebut,” paparnya.

Nana menambahkan, bahwa kurangnya kesejahteraan petani bukan hanya di Banjar saja disetiap daerah pun sama. Karena ketika saat petani panen padi, harga gabahnya turun. Sehingga petani terpaksa menjual harga gabahnya murah.

Padahal dari sisi perhatian pemerintah lanjut dia, sudah sangat terperhatikan mulai dari kartu tani untuk memberikan subsidi pupuk, itu sudah digulirkan oleh pemerintah pusat.

“ Kendala petani kita di Banjar mereka itu bukan pemilik lahan pertanianya. Rata-rata mereka hanya penggarap dan pekerja tani. Sehingga ini perlu ada perhatian khusus dengan memberikan program tepat sasaran,” pungkasnya.

(Boip/Bam’s)

Efek Citarum Harum, Masyarakat DAS Perlahan Kelola Tinja dan Kotoran Hewan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Program Citarum Harum dinilai terus menunjukan dampak positif. Selain di kawasan hulu, kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah kotoran hewan dan tinja mulai dilakukan secara bertahap.

Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III Siliwangi, Kolonel Arh Desy Ariyanto menjelaskan, penanganan limbah tinja dan kotoran hewan banyak terjadi di sektor dua yaitu daerah Pacet Kabupaten Majalaya.

Tercatat, tinja manusia yang masuk ke Citarum mencapai 35,5 ton perhari, sedangkan kotoran ternak 56 ton perhari. Menurutnya, upaya edukasi yang dijalankan masyarakat sekitar mulai menumbuhkan kesadaran. Yaitu, mulai memberlakukan pengelolaan limbah agar bermanfaat untuk perkebunan.

“Limbah tinja dan kotoran hewan itu di sektor dua, sekarang masyarakat sudah diajari bagaimana mengelola limbah menjadi pupukm jadi daur ulang kan, tidak ada yang sia – sia,” ujar Desy, Kamis (26/4/2018).

Sedangkan permasalahan sampah, sungai yang melintasi Kabupaten Bandung, Bandung Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Cimahi, Cianjur, Indramayu, Karawang, Purwakarta, Subang dan Sumedang dipastikan menjadi tempat berkumpulnya jutaan sampah. Tercatat, di akhir 2017, sampah organik dan nonorganik sebanyak 20,462 ton.

Hasil peninjauan di lapangan, menurut Desy, penumpukan sampah terjadi di sungai Citarum karena masih minimnya fasilitas tempat sampah.

“Kenapa banyak sampah di Citarum? Ternyata mereka bingung mau dibuang kemana, tempat sampah penuh. Ini yang dibetulkan Satgas Citarum, setelah sosialisasi, akhirnya di beberapa tempat dibuat TPS sementara,” katanya.

Bahkan, dalam pengelolaan sampahnya, Satgasus Citarum memberikan kepercayaan Babinkamtibnas dan Babinsa setempat menjadi penanggungjawab bank sampah.

“Dibuat pengelolaan sampah sementara, banyak berdiri bank – bank sampah, bahkan Babinsa, Babinkamtibnas jadi direktur Bank sampah,” terangnya.

(Adie/Bam’s)

Aher Sujud Syukur Atas Raihan Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha

0
Sujud Syukur dilakukan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan bersama pegawai Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kota Bandung atas penghargaan yang diberikan Presiden Republik Indonesia berupa Parasamya Purnakarya Nugraha kepada (Pemprov Jabar) di Masjid Almuttaqin Gedung Sate pada Kamis (26/4/2018). (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi Jawa Barat mensyukuri menerima penghargaan Parasamya Purnakarya dari Presiden Republik Indonesia. Kirab dan sujud syukur dilakukan di Masjid Almuttaqin Gedung Sate, Kamis (26/4/2018).

” Posisi sujud itu menghinakan diri dihadapan Sang Pencipta. Raga kita yang biasa di atas sekarang di bawah. Bersyukur kepada-Nya sebagai hamba atas apa yang sudah kita lakukan dalam beberapa hal sehingga kita mendapatkan penghargaan,” kata Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher).

Penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha diberikan Wakil Presiden Republik Indonesia kepada Gubernur Jabar di Gedung Kementerian Dalam Negeri Jakarta, Rabu (25/4/2018), bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Otonomi Daerah.

“Meraih penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha atas keberhasilan dalam hal kinerja pemerintahan. Ini prestasi bersama masyarakat Jabar. Oleh karena itu sujud syukurnya juga dilakukan bersama-sama,” kata Aher.

Selama Aher menjabat Gubernur Jabar dia sudah mengumpulkan sekitar 272 penghargaan. Bahkan saat terakhir dia menjabat masih bisa mempertahankan penghargaan tertinggi pemerintahan yakni Parasamya Purnakarya Nugraha lantaran tiga kali berturut-turut masuk tiga besar penghargaan tertinggi dari Presiden Republik Indonesia sejak 2014.

“Ini adalah hasil tim bersama seluruh komponen pegawai, pengusaha, masyarakat, media, dan semuanya. Karena ketika bekerja bersama-sama banyak hal yang bisa dilakukan dan banyak lagi prestasi yang akan kita dapatkan,” ucap Aher.

(Ibenk/Bam’s)

Gaet Milenial, Golkar Kota Bandung Tawarkan 4G

0
BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua DPD Golkar Kota Bandung Deden Hidayat mengungkapkan pihaknya bakal menggenjot suara milenial di Kota Bandung dengan program 4G,  yakni optimalisasi dan kemajuan teknologi berbasis digital.

Hal itu, kata Deden, sesuai dengan arahan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto yang ingin menyesuaikan dengan perkembangan generasi milenial saat ini.

Golkar Bandung pun, kata Deden, telah menyiapkan strategi sebagao upaya menggaet kaum milenial yang banyak beraktivitas di dunia maya.

“Program 4g itu sendiri  program percepatan pembangunan yang melibatkan kaum milenial. Tetapi tidak meninggalkan yang sifatnya konvensional sebagai penguat di luar kaum milenial,” kata Deden di Bandung, Kamis (26/4/2018)

Lebih lanjut Deden mengatakan bahwa Golkar Kota Bandung sudah memiliki enam program unggulan sebagai salah sati strategi menggaet kaum milenial dan persiapan menuju Pemilu 2019.

“Salah satunya adalah di media sosial, memang komunikasi tidak selalu digital, tetap ada komunikasi konvensional. Kita melihat kondisi nyata di lapangan,” kata dia.

Deden menjelaskan bahwa program 4G yang diusung para pengurus pusat pun menekankan agar partai lebih terbuka bagi kawula muda. Selain itu, proses penerimaan juga lebih adil dengan mempertimbangkan kualifikasi kaum muda yang mampu berbuat banyak di panggung politik.

“4G membuka peluang bagi generasi muda berkompetisi lebih santun,  makanya generasi muda dipersiapkan,‎” kata Deden.

(Budi/LIN)

Lawan Persija Berpotensi Mundur Ini Kata Rudy Boseng

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jadwal kick off pertandingan Persija Jakarta menghadapi Persib Bandung kemungkinan mengalami perubahan. Sebelumnya, laga big match ini akan berlangsung Sabtu (28/4/2018) di Stadion GBK.

Alasannya, pihak Panpel dikabarkan belum menerima izin. Selain itu, pihak kepolisan menyarankan agar pertandingan tersebut ditunda karena berdekatan dengan hari Buruh Internasional.

Menanggapi kabar tersebut, ketua haria Viking Persib Club (VPC) Rudy Boseng mengaku tidak setuju. Pasalnya, jadwal kick off terbilang masih jauh dengan hari buruh.

“Tidak setuju kalau mundur jadwalnya, karena jarak pertandingan dengan May Day cukup panjang, ada jeda sekitar empat hari,” kata Boseng saat dihubungi wartawan, Rabu (25/4/2018).

Boseng menuturkan, jadwal kompetisi sudah diatur dengan baik, sehingga jika ada laga yang mengalami perubahan, maka dikhawatirkan akan berdampak terhadap jadwal pertandingan lainnya.

“Alasan pengunduran jadwal terlalu mendadak, kalau jadi (mundur). Karena jadwal sudah tersusun rapih oleh PSSI,” jelas Boseng.

(Arif/Bam’s)