Kedepan, Akademi Persib Akan Gunakan Kurikulum Akademi Inter
Kota Tasikmalaya Punya Potensi Datangkan Wisatawan
TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Wakil Wali Kota Tasikmalaya Muhamad Yusuf menegaskan bahwa Kota Tasikmalaya belum bisa bersaing dengan daerah-daerah lain dalam bidang kepariwisataan. Hal itu karena wilayah di Kota Tasikmalaya tidak dilengkapi destinasi wisata yang bisa diunggulkan dan memiliki daya jual, seperti Pantai Pangandaran dan Gunung Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya.
“Kota Tasik sebetulnya bukan kota tujuan wisata tapi merupakan wilayah transit.Jadi kita tidak bisa maksimal mendatangkan kunjungan wisata,” kata Yusuf saat membuka Musrenbang Sektoral Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan Dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Tasikmalaya di RM Baraya Sunda, Jalan BKR nomor 7 Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya Senin (12/02/2018).

Kendati begitu, pihaknya optimistis bahwa sejumlah potensi lokal, seperto kuliner, bordir dan industri kreatif lainnya bisa dikelola maksimal sebagai daya tarik mendatangkan investor ke Kota Tasikmalaya.
BACA JUGA:
Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia
Sementara itu, Kepala Disporabudpar Undang Hendiana mengatakan bahwa banyak potensi lain yang dimiliki Kota Tasikmalaya yang bisa dikelola maksimal untuk menarik wisatawan datang.
“Kota Tasikmalaya punya potensi dan karakter yang mempunyai daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Intinya bagaimana kita menciptakan Kota Tasikmalaya sebagai daerah tujuan bagi wisatawan” kata dia.
(Seda/Vetra)
Rumah Rata dengan Tanah, Korban Kebakaran Mengungsi
CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah petak di Dusun/Desa Jelat Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis pada Senin (12/2/2018) siang, mengharuskan korban untuk mengungsi ke rumah kerabat terdekatnya.
Kepala Desa Jelat Darsono mengatakan, rumah para korban kebakaran saat ini tidak bisa ditempati lagi karena rata dengan tanah. Akibatnya, keluarga korban kini mengungsi.
BACA JUGA:
Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia
“Sambil menunggu pembangunan kembali untuk sementara para korban mengungsi di rumah kerabatnya,” terangnya, Senin (12/2/2018).
Menurut Darsono, kejadian kebakaran yang menghanguskan tiga rumah tersebut terjadi saat ketiga rumah itu ditinggal para penghuninya.
“Menurut laporan yang diterima kejadian kebakaran itu diduga dari konsleting listrik,” katanya.
Selain menghangus ratakan ketiga rumah yang kebetulan posisinya satu atap, lanjut Darsono, kebakaran itu juga menghangsukan harta benda milik korban.
“Seluruh harta korban termasuk satu buah sepeda motor ikut terbakar karena saat kejadian rumah itu dalam keadaan kosong ditinggal penghuninya untuk beraktifitas sehari-hari,” ungkapnya.
(Husen Maharaja/Vetra)
Galeri Investasi di Pasar Cikurubuk Diharapkan Bisa Tingkatkan Literasi Pasar Modal
TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Kehadiran galeri investasi BEI di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya diharapkan bisa meningkatkan literasi atau pemahaman masyarakat terhadap investasi pasar modal dan menjadikan pasar modal Indonesia sebagai tuan rumah di negeri sendiri.
Pembukaan galeri investasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya ditandai dengan penandatangangan MoU antara Direktur Utama PT BEI, Tito Sulistio, Direktur Utama PD Pasar Resik Kota Tasikmalaya, Asep Safari, Direktur Utama Reilance, Anita dan Dekan Fakultas Ekonomi Unsil, Beben Bahrain, Senin (12/2/2018).
BACA JUGA:
Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia
Direktur PT BEI, Tito Sulistio menuturkan, pada tahun 2017, nett penjualan di pasar modal Indonesia oleh investor asing mencapai Rp40 triliun. Namun pada saat ini, transaksi di pasar modal Indonesia sudah mulai didominasi investor dalam negeri.
“Galeri investasi ini diharapkan bisa meningkatkan literasi saham sekaligus investor pasar modal dalam negeri. Galeri investasi di pasar ini menjadi yang pertama di Indonesia, kalau di perguruan tinggi sudah ada sekitar 350 galeri yang tersebar di Indonesia,” ujar Tito saat ditemui di sela-sela peresmian Galeri Investasi BEI di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya, Senin (12/2/2018).
Kehadiran galeri investasi BEI di Pasar Cikurubuk sendiri, diharapkan menjadi sarana mobilisasi investasi dana jangka panjang bagi para pedagang, masyarakat, hingga pengusaha di wilayah Priangan Timur. Selain itu, perusahaan daerah seperti PD Pasar Resik pun bisa menjadi emiten baru di bursa saham.
”Termasuk kerjasama dengan Unsil dimana mahasiswa bisa menjadi investor sekaligus emiten di masa depan. Untuk itu, mari kita jaga kepercayaan ini karena ini yang pertama dan keberadaan galeri investasi semoga ada gunanya bagi masyarakat,” tegasnya.
Kepala Bagian Pengawasan Pasar Modal pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional II Jabar, Chandra Nyata Kusumah menuturkan, literasi keuangan masyarakat Jabar pada saat ini ada peningkatan keuangan menjadi 60 persen. Namun mayoritas, literasi tertinggi masih di sektor perbankan dan pasar modal masih rendah hanya sekitar empat persen.
“Jadi peningkatan edukasi pasar modal ini sangat penting karena perkembangan pasar modal sendiri terus meningkat positif. Kehadiran galeri investasi ini sangat kita apresiasi dan semoga dapat menjadi literasi subsektor jasa keuangan khususnya investasi di pasar modal lebih baik,” tuturnya.
Sementara itu, Direktur Utama Reliance Securitas, Anita menuturkan, galeri investasi BEI di Pasar Cikurubuk ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait investasi psar modal. Tak hanya itu, galeri investasi ini pun menjadi literasi dan edukasi bagi mahasiswa Unsil yang akan menjadi bibit investor maupun emiten di masa depan.
”Galeri ini bisa jadi proyek percontohan dan titik tolak BEI di Indonesia bagaimana mengembangkan masyarakat Indonesia keseluruhan. Ini menjadi upaya agar masyarakat bisa berkembang dan bisa menikmati pasar modal dengan tujuan akhir bagaimana pasar modal jadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.
(Ageng/Vetra)
Bupati Tunjuk Tiga Plt Direktur PDAM Tirta Intan
GARUT,FOKUSjabar.id: Bupati Garut Rudy Gunawan, kembali membuat perubahan struktural di tubuh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PDAM Tirta Intan. Yang mana semula hanya dipimpin satu direktur, kini menjadi tiga Direktur.
Rudy Gunawan mengatakan, mengingat jumlah pelanggan PDAM Tirta Intan sampai dengan tahun 2018 sudah mencapai 51 Ribu pelanggan, maka layak dipimpin oleh tiga Direksi
“Dengan jumlah lebih dari 51 ribu pelanggan, sudah layak dipimpin oleh tiga Direksi. Sebagai payung hukumnya menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup),” kata Rudy, saat ziarah ke makam Bupati Pertama di TPU Cipeujeuh, Kecamatan Garut Kota, Senin (12/2/2018).
BACA JUGA:
Gempa Garut Terjadi akibat Aktivitas Lempeng Indo-Australia
Ditambahkannya, saat ini ketiga Direksi dijabat oleh Pelaksana Tugas (Plt). Yang mana Plt Direktur Utama (Dirut) masih dijabat oleh Doni Suryadi, Plt Direktur Umum (Dirum) Aja Rowikarim dari Dewan Pengawas PDAM Tirta Intan, dan Plt. Direktur Tehnik (Dirtek) oleh Hanan, yang semula menjabat sebagai Kabag Perencanaan.
“Ketiga orang tersebut jabatannya sebaga Plt. Yang mana untuk penetapannya sudah dikeluarkan SK berdasarkan Peraturan Bupati,” imbuhnya.
Kendati demikian, lanjutnya, untuk proses penunjukan jabatan Depenitif akan dilakukan seleksi sesuai dengan aturan yang berlaku.
” Nanti juga akan dilakukan seleksi, apakah oleh Plt Bupati atau setelah saya nanti cuti kampanye,” pungkas Rudy.
(Andian/Vetra)









