spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8220

Jampang Ingin Jadi Kabupaten, Hasan Siap Perjuangkan

0
Cagub Jabar dari PDIP TB Hasanuddin (foto IST)
Cagub Jabar dari PDIP TB Hasanuddin (foto IST)
BANDUNG‎, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) diminta merealisasikan pembentukan daerah otonomi baru Kabupaten Jampang.

Jampang meliputi 18 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Adapun permintaan pemekaran, karena akaes pelayanan masyarakat setempat timpang. Selain itu, pembangunan dari sisi ekonomi lokal di daerah itu pun tidak tertata.

“Kalkulasinya sederhana, dari sisi kemajuan sungguh sangat berbeda. Kabupaten Sukabumi dengan 47 kecamatan, itu lebih banyak. Jampang, meliputi 18 kecamatan dan ini ideal jika menjadi DOB,” kata Pimpinan Paguyuban Jampang Ngawujud (PJW) Abdul Kodir di Kampung Warung Waru, Desa Ciganggung, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/5/2018).

Menurut dia, jika pemekaran itu terjadi, potensi lokal untuk menyejahterakan masyarakat sekitar akan semakin jelas dan terarah. Terlebih selama ini untuk membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) saja harus ke Palabuhanratu dengan jarak tempuh lebih dari 100 kilometer.

Selain jauh, prisesnya pun tidak selesai satu hari, artinya membutuhkan waktu dan ongkos yang mahal ketimbang biaya pembuatan SIM nya.

“Jika dimekarkan akan berbeda, akan semakin terurus, terutama Sumber Daya Alam (SDA), potensi – potensinya akan tergali, pemberdayaan masyarakat, pelayanan kesehatan optimal,” kata Abdul.

Dia berharap pemekaran itu bisa direalisasikan oleh gubernur mendatang dan menjadi prioritas Pemprov Jabar.

“Sampai kapan pun, Jampang tidak akan maju, tidak akan sejajar, tidak akan mendapatkan keadilan sosial kalau pintu gerbangnya belum dibuka, yakni legal formal sebagai pusat pemerintahan kabupaten,” tegas dia.

Menyikapi hal tersebut, TB Hasanuddin mengaskan bahwa dirinya sepakat adanya pemekaran selama peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan dasar menjadi prioritas.

“Syarat pemerintahan yang baik itu adalah yang touching, dekat dengan rakyat. Kalau jauh, memang rentan, kendalinya susah, sehingga saya orang satu – satunya di DPR yang sepakat kalau ada pemekaran itu, tapi harus berdasarkan survei yang komfrehensif,” tegas TB Hasanudin.

Untuk pematangannya, instansi terkait pemekaran nantinya harus langsung meneliti ke daerah Jampang. Hal itu agar bisa dipahami kebutuhan daerah, dan apa yang perlu ditingkatkan.

” Surveinya jangan di Bandung, jangan di Jakarta, lihat rakyatnya. Insya Alloh kalau saya dilantik, Kabupaten Jampang harus jadi,” tegas dia.

TB memastikan, akses ke Presiden Jokowi dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk membahas pembentukan Kabupaten Jampang bisa dilakukan.

“Saya akan berjuang dan menjelaskan ke Pemerintah Pusat bahwa memang ada moratorium. Tetapi pemekaran itu bukan sesuatu yang diharamkan, baik oleh pemerintah maupun agama, yang penting itu untuk kemaslahatan rakyatnya, supaya rakyatya makmur,” jelas dia.

(Adie/LIN)

Elektabilitas Ridwan Kamil Turun, Uu Penyebabnya?

0
Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa Saat Diwawancarai di Sekretariat NasDem Jabar Jalan Cipaganti Bandung, Senin (29/1/2018) (Foto: LIN)
Ketua DPW NasDem Jabar Saan Mustopa Saat Diwawancarai di Sekretariat NasDem Jabar Jalan Cipaganti Bandung, Senin (29/1/2018) (Foto: LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Tingkat elektabilitas calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengalami menurun drastis. Penurunan itu dianggap karena sosok pasangannya Uu Ruzhanul Ulum yang tidak memberikan kontribusi konkrit dalam meningkatkan elektabilutas maupu popularitas di Pilgub Jabar 2018.

Ketua tim pemenangan Ridwan Kamil – Uu (RINDU) Saan Mustopa membantah jika figur Uu menjadi penyebab tren elektabilitas merosot. Menurut dia kontribusi segmentasi pemilih di Priangan timur menjadi modal Uu maju di Pilgub Jabar.

“Nggak lah (jadi penyebab), Pak Uu tetap memberikan kontribusi terhadap elektabilitas Ridwan Kamil. Pak Uu juga punya segmen pemilih yang kuat, segmen pesantren, santri, pedesaan,” kata Saan di Bandung, Kamis (3/5/2018).

Saan mengakui, sosok Uu berkampanye ke daerah – daerah kurang terekpose oleh media. Bahkan, aktivitas kampanye yang dilakukan, tidak banyak terlihat oleh publik.

“Pak Uu selama ini kerjanya tidak terlalu terlihat oleh publik, tidak termonitor oleh media massa, mungkin Kang Uu juga ketutup dengan ketokohan Kang Emil,” kata dia.

Saan memastikan, sosok Uu tetap berpengaruh untuk memenangkan Pilgub Jawa Barat 2018.

“Ada kerja, mungkin 40 hari ke depan Kang Uu kerjanya akan lebih terbuka, tidak lagi silent. Sehingga masyarakat tahu calon wakilnya Kang Emil dan bekerja,” jelas Saan.

Seperti diketahui, Survei Indo Barometer menunjukan elektabilitas pasangan RINDU mengalami penurunan. Pada hasil survei Januari 2018, pasangan RINDU memiliki tren elektabilitas 44,8 persen. Namun, pada Maret 2018 elektanilitas pasangan ini merosot menjadi 36,7 persen.

“Kan banyak lembaga survei yah, ada yang mengatakan Ridwan Kamil trennya tetap tapi beda tipis, tapi secara rata – rata tetap menempatkan RINDU juaranya Insya Alloh sampai 27 Juni,” terang Saan.

(Adie/LIN)

Pabrik Kue Terbakar, Pemilik Rugi Ratusan Juta

0
Diskar PB : Pagi Ini Terjadi Dua Kali Kebakaran di Antapani
Ilustrasi (web)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bangunan pabrik kue berukuran 12×30 m2 milik Iwa Kuswara (28) warga Dusun Pamokolan Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis terbakar, Kamis (3/5/2018) dinihari.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta, karena bangunan dan bahan-bahan olahan kue ikut terbakar.

Kapolsek Cihaurbeuti AKP Ipin Tasripin menduga, percikan api berasal dari tungku api di pabrik tersebut yang dengan cepat merembet.

“Api berhasil dipadamkan setelah masyarakat dibantu jajaran kepolisian  menyiraminya dengan alat seadanya,” kata Ipin.

Akses menuju pabrik yang sempit membuat mobil pemadam kebakaran tidak bisa mendekat ke lokasi.

(Husen Maharaja/LIN)

Dukung Sistem Online Single Submission bjb dan (BP) Batam Tandatangani Nota Kesepahaman Tentang Jasa Layanan Perbankan

0
foto : DCS BJB

BATAM, FOKUSJabar.id : Masuk pada jajaran 12 terbesar dari 118 bank di Indonesia. Bank bjb saat ini telah membuat 2.397 jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali, hingga Sulawesi. Seiring dengan semakin tumbuh dan berkembangnya bisnis perusahaan, bjb terus melakukan sinergi dan kerjasama dengan berbagai instansi/lembaga baik Pemerintah maupun swasta guna memperluas lingkup usaha. Salah satunya di provinsi Kepulauan Riau (Batam). Batam memiliki daya tarik investasi yang baik dan kondusif, sehingga Batam siap bersaing di era global.

Memanfaatkan momentum, peluang dan potensi tersebut, bank bjb dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Jasa Layanan Perbankan yang ditandatangi oleh Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan dan Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo. Acara ini turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Perekonomian Republik Indonesia Darmin Nasution, Gubernur Kepulauan Riau H. Nurdin Basirun dan Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia Sanny Iskandar serta para tamu undangan lainnya bertempat di Nagoya Hill Hotel, Batam (2/5).

Pada saat yang bersamaan BP Batam menggelar Bisnis Forum dengan tema “Menuju Kemudahan Perizinan di Kawasan Industri Melalui Rencana Penerapan Online Single Submission“. Pelaksanaan Bisnis Forum tersebut merupakan kerjasama dengan Himpunan Kawasan Industri (HKI) Indonesia untuk memberikan informasi dan pemahaman maupun implementasi kebijakan serta teknis pelaksanaan Online Single Submission (OSS) baik bagi perusahaan-perusahaan industri maupun kawasan industri.

“melalui forum ini diharapkan anggota HKI seluruh Indonesia mengetahui peluang dan kemudahan perijinan sejalan dengan penerapan OSS di Batam terutama di sektor industri dengan begitu juga harapannya Batam kembali sebagai penopang ekspor nasional,” kata Direktur PTSP BP Batam Ady Soegiharto.

BP Batam adalah lembaga/instansi pemerintah pusat. Saat ini BP Batam mendapatkan kewenangan dari pemerintah pusat khususnya kewenangan Departemen Perdagangan untuk mengeluarkan perijinan lalu lintas keluar masuk barang. BP Batam juga membawahi unit layanan di wilayah Batam seperti :

  • IT Center, IT Center Batam adalah fasilitas TIK (teknologi informasi dan komunikasi) dengan teknologi tinggi yang dikembangkan oleh BP Batam sebagai bagian dari Proyek e-Government yang dimulai Desember 2007
  • Pelabuhan Laut
  • Bandara Hang Nadim
  • Rumah Sakit, Rumah sakit Otorita Batam
  • Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)

Dengan ditandatangani MoU ini diharapkan mampu mendukung terciptanya kemudahan terhadap pelayanan, perizinan dan investasi dari sisi jasa dan layanan perbankan. Adapun ruang lingkup MoU antara BP Batam dan bank bjb adalah :

  • Jasa Layanan Perbankan adalah Fasilitas layanan yang disediakan oleh bank bjb antara lain : Walk in Customer, ATM bjb, bjbDIGI, Mobile Edukasi bjb, bjb Mobile EDC, dan fasilitas electronic banking lainnya yang akan dikembangkan oleh bank bjb dimasa yang akan datang.
  • Fundingadalah Segala bentuk produk dan jasa penghimpunan/penempatan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari bank bjb yang terdiri dari Giro, Tabungan dan Deposito.
  • Lendingadalah Fasilitas pembiayaan yang bersifat Cash Loan (Modal Kerja Investasi) serta Non Cash Loan (Garansi Bank, Trade Finance dan Forex).
  • Mesin ATM adalah Perangkat elektronik yang berbasis Komputer yang berfungsi untuk melayani nasabah atau nasabah bank lain yang tergabung dalam anggota jaringan ATM untuk melakukan transaksi perbankan terhadap dana pada rekening yang dimiliki nasabah yang bersangkutan tanpa dilayani oleh seorang teller.
  • Layanan Informasi Keuangan Perbankan adalah Sistem Layanan Perbankan elektronik yang diberikan bank bjbkepada nasabah untuk dapat melakukan akses informasi Rekening, mutasi saldo keuangan secara real time on line.
  • Payroll Serviceadalah Jasa Pembayaran gaji karyawan perusahaan yang dilakukan secara otomatis oleh sistem bank bjb dengan aman, efektif, tepat dan mudah bagi nasabah.

Sebagai informasi, membuka tahun 2018 bank bjb berhasil membukukan total aset sebesar 110,8 Triliun Rupiah atau tumbuh 13% year on year (y-o-y). Dimana total laba bersih mencapai 454 Miliar Rupiah yang didorong dari hasil ekspansi kredit yang tumbuh sebesar 13,2% y-o-y dengan total kredit yang disalurkan bank bjb sebesar 71 Triliun Rupiah dan diimbangi dengan kenaikan fee based income 54,3% y-o-y dan Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat sebesar 87 Triliun Rupiah atau tumbuh 11,3% y-o-y.

Selain itu, kerjasama ini merupakan salah satu upaya mewujudkan visi bank bjb menjadi 10 bank terbesar yang berkinerja baik di Indonesia. Sebagaimana diketahui saat ini bank bjb sudah termasuk kategori Bank BUKU III.

(HW)

 

Jabar Bisa Jadi Andalan Basket Level Dunia

0
Basket
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: ‎Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yakin jika Provinsi Jawa Barat bisa menjadi tulang punggung tim bola basket Indonesia di berbagai kejuaraan tingkat internasional bahkan di Kejuaraan Dunia tahun 2028.

Hal tersebut diungkapkan gubernur yang akrab disapa Aher usai membuka pelatihan bola basket bagi guru olahraga se-Jabar oleh Akademi Jr.NBA di Laga Tangkas, komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Rabu (2/5/2018).

“Jika kita menyiapkan perencanaan dengan pogram latihan sistematis yang melibatkan pelatih profesional dari akademi pelatih Jr. NBA, saya punya keyakinan kalau Jabar bisa jadi tulang punggung Indonesia untuk Kejuaraan Dunia 2028,” ujar Aher.

Untuk itu, Aher secara khusus meminta Dinas Pendidikan (Disdik) berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menyiapkan program latihan tersebut.

BACA JUGA: Tak Diduga, Sepatu Legenda Basket Michael Jordan Laku Rp 8,2 Milyar

Program pelatihan bola basket tersebut pun diarahkan sejak usia dini mulai tingkat TK, SD, hingga SMP. Dengan demikian, hasil dari program tersebut bisa dirasakan oleh Jabar maupun Indonesia pada 10 atau 15 tahun kedepan.

“‎Kalau anak-anak sejak usia TK ini dilatih dan disiapkan dengan baik dengan melibatkan pelatih profesional dari NBA, pasti akan melahirkan generasi bola basket yang bisa bersaing di level dunia. Jadi saya minta Pak Hadadi (Kadisdik Jabar) dan Pak Yudha (Kadispora Jabar) untuk menyiapkan programnya,” terangnya.

‎Aher pun mengapresiasi kegiatan pelatihan bola basket bagi guru-guru olahraga di Jabar yang diberikan pelatih profesional dari Akademi Pelatih Jr.NBA yang dikepalai Carlos Barocca. Kegiatan ini menjadi pembibitan awal bagi terciptanya atlet bola basket potensial di Jabar.

Asociate Vice President of Marketing Partnership NBA Asia, Jim Wong menuturkan, sebelum di Bandung, pelatihan serupa sudah dilakukan di Jakarta dan Jogjakarta yang diikuti oleh ribuan guru olahraga.

Khusus untuk wilayah Jabar, pihaknya akan menggelar di tiga kota yakni Bandung, Bekasi, dan Cirebon dengan target guru olahraga sebanyak 3 ribu orang dari 2 ribu sekolah di seluruh Jabar.

“Saat ini yang mengikuti pelatihan di Bandung‎ sebanyak 800 orang guru olahraga mulai dari tingkat SD, SMP sampai SMA. Pada tahun ini, selain di Jakarta, Jogjakarta, serta tiga kota di Jabar, Akademi Pelatih Jr.NBA pun akan memberikan pelatihan serupa di kota-kota di Jateng, Jatim, dan Sumatera,” ujar Jim Wong.

Untuk pelatihan tersebut, pihaknya sendiri membawa sebanyak enam pelatih profesional dari Akademi Pelatih Jr.NBA ditambah 10 pelatih lokal. Program pelatihan dilakukan sesuai dengan pelatihan Jr.NBA yang menekankan kepada teknik melatih yang baik sehingga standar ‎bagaiman permainan bola basket seharusnya dimainkan dan diajarkan kepada generasi muda. Mulai dari pelatihan teknik dasar bola basket, pengondisian tubuh, penguatan kondisi fisik, pelatihan lapangan, hingga pendidikan bola basket.

‎”Kegiatan ini merupakan langkah kecil kami melihat generasi muda saat ini yang lebih asyik dan ketergantungan terhadap gadget sehingga kurang bergerak. Untuk itu, pelatihan ini diharapkan bisa merangsang generasi muda lebih banyak bergerak dengan berlatih dan bermain bola basket,” pungkasnya.

(ageng/DH)

Tandang ke Madura Bobotoh Dipastikan Temani Persib

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persib Bandung tidak akan bermain sendiri saat menghadapi Madura United pada laga tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jumat (4/5/2018).

Pasalnya, pada pertandingan pekan ketujuh ini, tim berjuluk Madung Bandung akan mendapatkan dukungan langsung dari Bobotoh. Pemain ke-12 Persib ini akan datang langsung ke Stadion Gelora Ratu Pamelingan.

Menurut ketua harian Viking Persib Club (VPC) Rudy Boseng, pihaknya mengadakan tour Madura dengan menggunakan bus. Selain itu, beberapa kelompok Bobotoh lainnya juga akan berangkat ke Madura, baik secara rombongan atau menggunakan kendaraan umum.

BACA JUGA:

Marc Klok: Kita Berdoa Semoga Timnas Indonesia Lolos Olimpiade

Boseng menambahkan, menjelang pertandingan tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Panpel Madura. Bobotoh rencanannya akan ditempatkan di tribun Selatan atau tribun supporter.

“Kalau Panpel gimana kita pesan tiketnya, tapi saat ini yang sudah koordinasi sama saya sekitar 500 orang,” jelas Boseng, Rabu (2/4/2018).

Antusias Bobotoh untuk mendukung langsung Persib di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, pasalnya hubungan supporter Persib dan Madura United sangat baik. Sehingga, kedua supporter ini sering menjamu satu sama lain saat laga tandang.

(Arif/DH)

Harga Bahan Pokok di Pasar Cikurubuk Tasikmalaya Masih Stabil

0
Wawali saat sidak ke salah satu kios penjual daging di pasar tradisional Cikurubuk (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id : Harga-harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Tasikmalaya menjelang memasuki bulan Suci Ramadhan 1439 H masih tergolong normal dan stabil.

Ini diketahui setelah Wakil Wali Kota Tasikmalaya M Yusuf melakukan Sidak ke sejumlah pasar di Kota Tasikmalaya termasuk ke Pasar Cikurubuk.

”Harga kebutuhan dasar masyarakat seperti beras, minyak goreng, telur, daging ayam termasuk daging sapi dan sayur-sayuran harganya masih stabil walau ada kenaikan tapi dalam batas normal tidak signifikan,” ujar Yusuf saat melakukan sidak ke pasar Induk Cikurubuk, Kec.Mangkubumi Kota Tasikmalaya bersama Satgas Pangan Rabu (02/05/18).

Sidak tersebut dilakukan untuk mengetahui langsung kondisi harga sembako di pasar. Dia tidak berharap menjelang bulan Ramadhan pedagang menaikkan harga-harga demi mengejar keuntungan besar.

”Pemerintah bersama Satgas Pangan wajib melakukan pemantauqn harga-harga sembako tidak hanya saat akan masuk bulan Ramadhan tapi setiap saat, jika ada yang mempermainkan harga tentunya Satgas pangan siap bertindak, apalagi ada oknum-oknum yang menimbun sembako,”tegas H. Yusuf.

Dia menghimbau kepada masyarakat aktif memberikan informasi dan melaporkan jika terjadi kenaikan harga sembako di luar batas normal.

”Masyarakat segera laporkan bila menemukan harga sembako yang terlalu mahal, nanti Satgas akan turun kelapangan untuk mencari penyebabnya, jika ada yang bermain-main dengan harga akan ditindak tegas,” tuturnya.

Pemerintah Kota Tasikmalaya juga telah merancang langkah-langkah untuk menjaga agar harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pasaran tetap stabil apalagi menjelang bulan puasa.

(Seda/DH)