spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8219

Pemkot Bandung Mulai Sosialisasikan Perda Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan

0
Perda (ilustrasi web)
Perda (ilustrasi web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mulai mensosialisasikan Peraturan Daerah (Perda) Kota Bandung Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaran Pendidikan. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di Auditorium Rosada, Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana Kota Bandung, Kamis (3/5/2018).

Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Dadang Supriatna mengatakan, Perda Kota Bandung Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan merupakan perwujudan Undang-undang No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional di tingkat kota. Perda tersebut mencakup semua hal, mulai dari perencanaan, pengalokasian anggaran, pelaksanaan, hingga tenaga pendidik baik yang merupakan ASN maupun bukan ASN.

“Untuk itu perumusan peraturan pelaksanaan pendidikan sebagai tindak lanjut dari perda ini harus mencakup seluruh elemen penyelenggaraan pendidikan di Kota Bandung. Itu akan berkaitan dengan penggunaan anggaran yang harus dipertanggungjawabkan,” kata Dadang di Bandung, Kamis (3/5/2018).

Dadang pun menyoroti pengalokasian anggaran penyelenggaraan pendidikan. Pasalnya, anggaran ini harus diberikan dan ditangani sumber daya yang tepat. Termasuk dari sisi pengelolaan ‎anggarannya.

“Jangan sampai tidak siap (untuk mengelola) saat mendapat alokasi (anggaran) yang besar,” tambahnya.

‎Untuk itu, perancangan peraturan pelaksana harus dimulai sejak saat ini. Masih ada waktu sekitar satu tahun sebelum perda tersebut disahkan. Perda Nomor 2 Tahun 2018 dikeluarkan pada 23 Maret lalu.

“Dinas Pendidikan dan Bagian Hukum harus segera merancang peraturan pelaksanaan sejak saat ini, sambil Perda Kota Bandung Nomor 2 Tahun 2018 ini disosialisasikan,” pungkasnya.

(Ageng/LIN)

Pelajar SMP Tewas Menenggak Alkohol, Kadisdik Ciamis: Itu Kado Pahit Bagi Kami

0
Kadisdik Kabupaten Ciamis Wawas S Arief (Foto Husen)
Kadisdik Kabupaten Ciamis Wawas S Arief (Foto Husen)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Patroli Keamanan Sekolah (PKS) yang pernah ada di setiap sekolah, kini akan di aktifkan kembali menyusul tewasnya seorang siswa SMP di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis setelah menenggak alkohol beberapa waktu lalu.

“Tewasnya seorang siswa SMP yang baru saja selesai mengikuti UNBK itu menjadi kado pahit bagi dunia pendidikan. Terlebih di saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas),” kata Kadisdik Kabupaten Ciamis Wawan S Arief, Kamis (3/5/2018).

BACA JUGA:

Kala Pers dan Selebriti Menanam Cinta di Cileueur Riverwalk Ciamis

Insiden tewasnya siswa SMP itu memang bukan hanya tanggung jawab sekolah, namun semua pihak ikut bertanggungjawab. Tugas mendidik anak bukan hanya di sekolah, orangtua dan lingkungan pun harus berperan aktif.

“Sekolah punya keterbatasan dalam mengawasi anak di luar sekolah,” jelas dia.

Wawan menjelasnkan bahwa pengaruh lingkungan cukup besar dalam memengaruhi perilaku anak, sehingga orangtua perlu terlibat dalam pengawasan saat anak berada di rumah.

“Orangtua perlu mengetahui latar belakang teman anak-anak mereka. Jangan sampai anak salah dalam pergaulanya,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/LIN)

Netty Ajak Ulama Menangkan Asyik di Pantura

0
Netty
Perkelahian Siswa SD Berujung Maut, Netty Angkat Bicara. (FOKUSjabar/Humas)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Departemen Pemberdayaan Istri Pejabat Publik DPP PKS Netty Prasetyani optimistis bisa menjalankan tugas mengamankan suara Pasangan Calon (Paslon) Gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Sudrajat-Syaikhu (Asyik) di daerah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat.

Netty mengakui jika wilayah Pantura bukan basis PKS, namun dia optimistis hal itu bisa diatasi dengan kerjasama dan militansi kader yang sudah teruji. Sebab, mereka memahami bahwa hajat demikrasi, baik Pilgub maupun Pileg menuntut kerja keras kader.

“Kami sedang memetakan dan mengidentifikasi untuk mendulang suara. Tentu butuh kerja keras, tapi kader PKS semua militan dan itu poin penting bagi kami,” tegas Netty di Bandung, Kamis (3/5/2018).

Adapun identifikasi yang dilakukan, di antaranya adalah menghitung kebutuhan suara yang nantinya dibagi per wilayah dengan menggaet tokoh masyarakat. Pihaknya pun tengah mengajak ulama dan kyai yang sudah dekat dengan PKS untuk membantu sosialisasi paslon nomor urut 3. Kaitannya dengan persaingan di Pilgub Jabar, Netty menilai bahwa peluang menang dan menambah suara bagi semua kandidat masih terbuka.

BACA JUGA: Netty Minta Negara Sebaran Jemput Bola Mengecek Kondisi WNI

“Meski saya nggak tau persentasenya. Yang pasti kader PKS militan, dan siap kerja. Mereka semangat memenangkan Asyik,” jelas dia.

Fokus Netty mengamankan suara Asyik di Pantura tidak terlepas dari pencalonannya di Pemilihan Legislatif untuk DPR RI di daerah pemilihan (Dapil) 8 yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon dan Indramayu. Kendati begitu, dia menegaskan bahwa upaya mendulang suara, dilakukan semata-mata menjalankan tugas partai.

“Jadi bukan karena saya dicalonkan di DPR RI. Tanpa saya dicalonkan pun saya akan bekerja keras, tentu sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas dia.

Secara teknis, kata Netty, nanti simpatisan, kader partai dan relawan akan memasang gambar dirinya dengan pasangan calon Gubernur Asyik di sejumlah wilayah di dapil delapan. Namun dengan aturan yang berlaku di KPU dan Bawaslu.

“Jadi saya berkonsultasi dengan KPU dan Bawaslu soal aturanya, saya boleh sosialisasi dengan calon Gubernur dengan catatan memiliki jabatan publik di Partai. Kebetulan saya sebagai Ketua Departemen Pemberdayaan Istri Pejabat Publik DPP PKS,” tutur dia.

(LIN)

Kesbangpol Pastikan Jabar Kondusif dari Hoax dan Radikal dalam Pelaksanaan Pilkada Serentak

0
Bakesbangpol Jabar Ruddy Ganda Kusumah (foto LIN)
Bakesbangpol Jabar Ruddy Ganda Kusumah (foto LIN)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat R Ruddy Gandakusumah memastikan Jawa Barat bebas dari potensi konflik akibat Hoax dan radikalisme dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Keyakinan tersebut berdasarkan catatan sejarah pelaksanaan Pilkada di Jawa Barat yang tidak pernah menimbulkan konflik besar meski dinamika politik berjalan panas baik antar calon maupun partai.

“Saya melihat kita kondusif, kita dewasa. Dan fakta sejarah membuktikan tidak ada kejadian bakar-bakaran di Jawa Barat dalam beberapa kali Pemilukada. Itu indikator membuktikan bahwa kita aman sebetulnya,” kata Ruddy di Bandung Jawa Barat, Kamis (3/5/2018).

Menurut dia, meski hal tersebut sudah diyakini, namun antisipasi dari pihak aparat tetap dibutuhkan. Bahkan, untuk membuktikan hal itu pihaknya bersama KPU Jabar menyelenggarakan pesta demokrasi dengan bersosialisasi kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya di Pilkada Serentak.

“Hanya mungkin diantisipasi, saya pikir itu sah – sah saja. Terlepas apapun, anggapan itu tidak benar dan kita sudah mengantisipasi dan ingin membuktikannya malam ini,” katanya.

Dari pemetaan terhadap para calon maupun partai pengusung, mereka mempunyai kesadaran untuk memprioritaskan keamanan. Bahkan, untuk menangkal potensi konflik melalui media sosial pun, pihaknya mempercayakan kepada aparat penegak hukum.

“Sudah pada dewasa, semua calon dewasa. Dan kelihatannya semua juga ingin membuktikan bahwa mereka adalah yang terbaik, termasuk timses – timses. Mungkin sebatas riak – riak dinamislah,” katanya.

“Pengertian saling serang di medsos kan ada konsekuensi hukumnya, ada pengawalnya, ada regulasinya siapapun yang mendzalimi yang sesuai kriteria melanggar hukum ya otomatis menerima akibatnya. Dewasalah, literasi Jawa Barat bagus. Kita sudah bisa membedakan. Sejauh ini kita kompak,” tambahnya.

(Adie/LIN)

Tim Basket Garut Sukses Tumbangkan Cicalengka

0
Tim Basket
(FOKUSJabar/Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id: Tim Putra Basket Ball SMAN 6 Garut sukses menumbangkan tim SMAN 1 Cicalengka pada ajang Ma’soem University Cup 2018, di Jalan Cipacing No 22 Jatinangor-Sumedang.

Quarter pertama tim SMAN 6 Garut memperoleh angka 10-2. Quarter kedua (10-11) dan ketiga (19-20) permainan meningkat dan terjadi susul menyusul angka. Memasuki Quarter empat tim SMAN 6 Garut memaksa tim SMAN Cicalengka menyerah dengan skor 32-26.

Coach SMAN 6 Garut Tius mengatakan, meski baru babak penyisihan, namun sistem yang dipakai adalah sistem gugur jadi tim tidak boleh kalah dalam satu pertandingan pun. Kendati begitu, pihaknya akan terus mengevalusi tim, karena masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki, begitupun kerjasama tim yang harus ditingkatkan lagi.

BACA JUGA: Tim Basket Putra Kota Bandung Tekuk Tim Jatim di LIMA Basketball National

” Hari ini kita menang dengan skor 32-26 dan tidak boleh tergelincir satu pertandingan pun. Peluang tim basket ball putra maupun putri SMAN 6 Garut untuk menjadi juara terbuka lebar,” kata Tius usai laga, Kamis (3/5/2018).

Dia berharap anak asuhnya tetap fokus, terus berlatih dan tidak cepat puas dengan capaian yang saat ini diraih.

Hal senada diungkapkan Kapten tim SMAN 6 Garut Daffa. Menurut dia, kerjasama tim menjadi kunci sukses keberhasilan.

“Kita fokus pada intruksi pelatih. Pola penyerangan dan pertahanan harus sama bagusnya,” singkat Daffa.

(Andian/LIN)

Cagub Deddy Mizwar Optimistis Menang di Ciamis

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar menargetkan suara di atas 50 persen di Kabupaten Ciamis dalam pemenangan Pilgub Jabar 2018. Target itu dianggap realistis, bahkan Deddy optimistis mencapai target tersebut, terlebih kondisi masyarakat Ciamis mayoritas antusias kepada paslon nomor urut 4 itu.

“Antusiasme warga Ciamis terhadap pasangan nomor urut 4 cukup tinggi. Kita optimistis di Ciamis bisa 51-54 persen,” kata Deddy, Kamis (3/5/2018).

Dari masa kampanye yang sudah berjalan dua bulan ini, Deddy menilai, mesin pemenangan dari partai Demokrat, Golkar, Perindo dan PKPI sebagai pendukung masing-masing menjalankan perannya dengan maksimal.

“Silaturahim saya juga semakin luas di berbagai kalangan, di Pasar tradisional, pasar modern, Mall, Pesantren termasuk kalangan mahasiswa dan pelajar, Ormas dan komunitas budaya dan lingkungan,” kata dia.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Ciamis Sofwan Ismail menambahkan, meski Ciamis merupakan lumbung suara calon lain, pihaknya optimistis akan menarik pemilih lebih banyak. Menurut dia, tidak susah menyelaraskan visi-misi Deddy-Dedi kepada masyarakat Ciamis.

“Apalagi Kang Deddy Mizwar ini tinggal melanjutkan yang tengah dilakukan sebelumnya bersama Kang Aher. Maka Kang Demiz, harus jadi Gubernur dan menuntaskan apa yang sedang dikerjakan,” terang dia.

Pihaknya pun mengoptimalkan para bakal caleg 2019 untuk mengampanyekan figur Deddy-Dedi di Pilgub Jabar.

“Kita turun ke lapangan, door to door, mensosialisasikan calon kita. Kita sangat siap, harus dan menang adalah haknya Kang Demiz,” tegas dia.

(Adie/LIN)

BNNP Jabar Gagalkan Penyelundupan Sabu

0
BNNP Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) mengungkap penyeludupan Narkoba jenis Sabu seberat 1,125 gram atau sekitar 1,1 kilogram dari tangan tersangka berinisial TS (31) dan G (30), Rabu (25/4/2018) lalu.

“Kedua pelaku adalah kurir peredaran Narkotika jenis Sabu lintas provinsi,” kata Kepala BNNP Jabar Brigjend Pol Rusnadi, Kamis (3/5/2018).

Selain mengamankan pelaku, petugas pun menyita barang bukti empat bungkus Sabu dalam kemasan plastik bening seberat 1,1 kilogram.

Untuk mengelabui petugas, para pelaku menyembunyikan barang haram itu dalam sol sepatu.

BACA JUGA: Pemprov dan BNNP Jabar Gelar Tes Urine

Setelah dikembangkan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jabar mendapat informasi bahwa akan ada pemberangkatan untuk mengambil Sabu yang dikendalikan H ke Medan Sumatera Utara.

Mendapat informasi tersebut, tim langsung melakukan profiling dan berhasil mendapat profil dua orang kurir, yakni T dan G di Jakarta.

“Kami langsung menggeledah keduanya setelah turun dari pesawat rute Medan Kualanamu-Jakarta. Saat diinterogasi, kedua pelaku menunjukan perilaku mencurigakan hingga akhirnya dibawa ke BNNP Jabar dan ditemukan barang bukti,” jelas dia.

(LIN)