spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

West Java Expo 2026 Bidik Transaksi Rp750 Miliar, Pengusaha Kopi Incar Kontrak 2 Juta Dolar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan nilai transaksi minimal Rp750 miliar pada ajang West Java Expo (WJX) 2026. Pameran ini akan berlangsung di Hall 8, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 15-18 Oktober 2026.

Sebanyak 40 pelaku usaha unggulan memamerkan produk dari empat sektor utama, yakni fesyen, makanan dan minuman, furnitur, serta perawatan tubuh (personal care). Keikutsertaan para peserta bertujuan memperluas jangkauan pasar ekspor dan menaikkan nilai tambah produk lokal.

Baca Juga: Lima Lampu Lalu Lintas di Bandung Sempat Padam, Dishub Perketat Pengawasan

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Barat, Nining Yuliastiani, menyampaikan optimisme tersebut. Pihaknya menyusun target berdasar pada pencapaian WJX 2025 serta proyeksi kontrak belanja lanjutan.

“Rp750 miliar yang kita targetkan ini based on pada posisi yang kemarin kita capai di tahun 2025 kemarin, plus kemudian ternyata transaksi lanjutan,” ujar Nining dalam gelaran Bewara Jawa Barat (BEJA) di Gedung Sate, Jumat (9/10/2026).

Fokus Hubungan Dagang Jangka Panjang

Nining menekankan bahwa ajang WJX tidak sebatas mengejar angka penjualan instan di lokasi pameran. Kegiatan ini menjadi jembatan utama yang mempertemukan eksportir lokal dengan pembeli internasional demi mengikat kerja sama jangka panjang.

Disperindag Jabar menggenjot promosi melalui sesi pitching dan business matching secara virtual sebelum pameran buka. Langkah ini mempercepat negosiasi dan memperkenalkan keunggulan produk kepada calon mitra global.

Sejumlah pembeli asing juga menjadwalkan kunjungan langsung ke fasilitas produksi di Jawa Barat usai menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI). Kunjungan lapangan ini memberi kepastian mengenai kapasitas pabrik dan standar kualitas barang.

“Ini bukan masalah transaksi hari itu ya, saya berpikirnya mereka akan memiliki jejaring dan melakukan repeat order. Nah, ini yang penting untuk bisa meningkatkan ekspor kita gitu untuk ke depannya,” tegas Nining.

Kinerja Ekspor Jawa Barat Melesat

Target tinggi dalam WJX 2026 sejalan dengan tren positif ekspor Jawa Barat. Nilai pengiriman barang ke luar negeri hingga Agustus 2026 mencatatkan kenaikan 6,76 persen ketimbang periode serupa pada tahun lalu.

Komoditas perhiasan, alas kaki, peralatan listrik, dan fesyen mencetak lonjakan nilai ekspor. Sementara itu, kelompok mesin dan alat mekanis mencatat kenaikan dari sisi volume pengiriman.

Pasar Amerika Serikat masih memimpin sebagai tujuan utama ekspor Jawa Barat. Kendati demikian, Pemprov Jabar terus mendorong pelaku usaha menembus kawasan nontradisional.

“Amerika masih menjadi pasar konvensional kita ya, tapi kita harus membuka pasar baru. Kita masih terbesar itu Amerika. Nomor satu dia. Nomor satu terus Amerika, karena Amerika butuh banget sama kita,” ungkap Nining.

Wilayah Timur Tengah menyimpan potensi besar bagi produk pakaian abaya serta hasil perkebunan seperti kopi, teh, dan kakao. Sementara itu, konsumen Eropa meminati produk furnitur dan kerajinan kreatif dari Jawa Barat.

Pengusaha Kopi Incar Kontrak Dua Lipat

Peluang emas ini langsung dimanfaatkan oleh PT Mekar Saluyu Group, produsen kopi, vanila, dan cengkeh. Perwakilan perusahaan, Muhammad Saefulloh, membagikan pengalaman manisnya saat meraih kontrak bernilai 1 juta dolar AS pada WJX edisi sebelumnya.

“Ini ngedompleng, ngedompleng omzet lah. Jadi ngedompleng kita supaya gimana caranya kebun kita ditambah lagi supaya kuantitasnya makin banyak,” kata Saefulloh.

Pada WJX 2026, PT Mekar Saluyu Group memasang target kontrak hingga 2 juta dolar AS. Pihaknya telah menjadwalkan pertemuan khusus dengan tiga pembeli asal Pakistan pada 15 Oktober mendatang.

“Naik aja tuh kita bikin di 2 juta dolar, karena kemarin kan kita alhamdulillah tuh dapat MoU 1 juta dolar, mudah-mudahan di tahun ini 2 juta dolar, syukur-syukur lebih,” tutup Saefulloh.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru