spot_img
Senin 2 Februari 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 7608

Cedera Tantan Butuh Pemulihan Enam Bulan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Tantan saat ini masih menjalankan program pemulihan cedera lutut kaki kanannya, cedera tersebut didapat saat Persib berhadapan dengan Arema FC pada laga tandang Liga 1 2017, Agustus 2017.

Menurut pemain asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini, kondisinya sudah mulai berangsur-angsur membaik, setelah Pada akhir Desember 2017, pemain yang mengantarkan Persib meraih gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2014 ini menjalani operasi untuk mempercepat pemulihan kondisinya.

BACA JUGA:

Borneo FC Akan Rotasi Pemain kontra Persib Bandung

“Kondisi terbaru Alhamdulillah terapi sudah gak menggunakan mesin pendorong penekuk kaki, sekarang sudah penguatan paha,” kata Tantan, Kamis (8/2/2018).

Tantan menambahkan, untuk bisa bermain kembali dibutuhkan waktu sekitar enam bulan, sehingga saat ini pemain berusia 35 tahun ini masih fokus menjalankan program pemulihan.

“Kalau menurut dokter sih kemarih kata dokter Andre hari Sabtu (10/2/2018) harus diperiksa lagi. Kalau waktu untuk pulih tiga bulan sudah bisa jogging, ini kan baru satu setengah bulan, kalau untuk bisa main bola lagi maksimal enam bulan,” jelasnya.

(Arif)

KPU Tasik: 11 Parpol Lolos, Tapi Belum Tentu di Provinsi dan Pusat

0
11 Parpol lama, 4 Parpol Pendatang Dinyatakan Lolos Verifikasi awal. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sebanyak 11 partai politik peserta pemilu 2014 alias partai lama ditambah 4 partai politik baru dinyatakan lolos dalam Rekapitulasi hasil penelitian A administrasi dan verifikasi faktual kepengurusan dan keanggotaan Parpol di KPU tingkat Kota Tasikmalaya.

”Semua parpol yang kita verifikasi hasilnya semua memenuhi persyaratan partai yang ditentukan, termasuk parpol pendatang yakni Perindo, PSI, Garuda dan Partai Berkarya semua lolos,” kata Ketua Tim Kerja Pendaftaran Parpol KPUD Kota Tasikmalaya Ade Kurnia saat rapat pleno penyampaian hasil verifikasi Parpol di Saung Gunung Salam (SGS), jalan SKP Kec.Cipedes Kota Tasikmalaya Kamis (09/02).

Namun Ade menjelaskan, semua Parpol yang dinyatakan lolos di KPUD Kota Tasikmalaya harus menghadapi verifikasi lagi ditingkat provinsi dan pusat karena semua berkas parpol yang dinyatakan lolos sekarang akan diserahkan ke Provinsi kemudian ke pusat.

BACA JUGA:

Berikut Nama Pemenang Program Musapahah Kota Tasikmalaya

”Memang sekarang parpol dinyatakan lolos di tingkat Kota Tasikmalaya, bukan berarti sudah bisa mengikuti Pemilu mendatang, karena Parpol tersebut akan diverifikasi lagi di tingkat Provinsi dan pusat, jadi belum tentu karena tetap menunggu keputusan final di KPU Pusat,”pungkasnya.

(Seda/DAR)

Brotherhood Nyakola Jadi Program Berkelanjutan

0
BIKERS BROTHERHOOD TACIBAN FOTO BERSAMA WARGA YANG MENGIKUTI KEGIATAN SUNATAN MASSAL GRATIS DI SMK NEGERI 2 CIAMIS, KAMIS (8/2/2018). (FOKUSJabar/Ibenk)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Selama dua hari sejak Rabu (7/2/2018) hingga Kamis (8/2/2018) Bikers Brotherhood Motor Club (BBMC) Chapter Tasikmalaya, Ciamis, Banjar (Taciban) mengelar kegiatan bertajuk Brotherhood Nyakola (Nyaba Ka Sakola) di SMK Negeri 2 Ciamis.

Selain untuk mempererat silaturahmi dengan siswa, para pecinta motor gede itu juga ingin berbagi kasih dengan menyantuni warga kurang mampu dan menggelar sunatan massal secara gratis.

“Melalui Bortherhood Nyakola ini, kami akan terus melakukan bakti sosial di sekolah-sekolah dan pesantren, bahkan ke panti-panti jompo. Kegiatan bakti sosial merupakan agenda rutin di BBMC,” kata Maman, anggota BBMC Ciamis, usai menggelar sunatan massal gratis, Kamis (8/2/2018).

BACA JUGA:

Berikut Nama Pemenang Program Musapahah Kota Tasikmalaya

Dia mengatakan, selain bakti sosial BBMC juga rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi cara berkendara yang baik dan benar kepada siswa. Sebab, siswa banyak yang memakai sepeda motor ke sekolah dengan tanpa dilengkapi keamanan yang baik.

“Kalau mereka dilasih pemahaman yang baik dan benar didekati sengan cara kita seorang bikers, Insyaalloh mereka akan lebih tertib,” kata Maman.

Kepala SMK Negeri 2 Ciamis, Asep Agus menyambut baik program BBMC Taciban. Dia berharap lebih banyak lagi bikers atau pecinta motor yang melakukan kegiatan-kegiatan sosial untuk membantu warga yang membutuhkan.

(Ibenk/DH)

Jelang Liga 2018, Nasib Tantan di Persib Belum Jelas

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Striker Persib Bandung, Tantan belum mengetahui nasibnya di tim Maung Bandung, pasalnya hingga menjelang bergulirnya Kompetisi Liga 1 2018, dia belum mendapatkan kabar dari manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) terkait kontraknya.

Menurut Tantan, jika melihat durasi kontrak, kerja samanya akan berakhir pada bulan ini. Sehingga pemain asal Lembang, Kabupaten Bandung Barat ini masih menunggu kejelasan dari manajemen.

“Belum ada komunikasi. Sudah beres (kontrak), tapi nanti dilihat lagi, kalau gak salah awal Februari,” kata Tantan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (8/2/2018).

Tantan masih berharap bisa bermain untuk tim Maung Bandung. Meski begitu, Tantan tetap menyerahan semua keputusan kepada manajeman, karena dia juga menyadari saat ini masih menjalani pemulihan cedera lutut kanan.

“Ya kalau memang masih dipercaya sama Persib Alhamdulillah, walaupun keadaan gini, tidak mengurangi rasa syukur. Tapi gimanapun keputusannya diterima,” ucapnya.

(Arif)

Pelatih PPLP Jabar Harus Bersertifikat Nasional

0
1 of many Dispora Jabar Evaluasi dan Rancang Ulang Pengelolaan PPLP. (FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar akan menerapkan aturan khusus bagi pelatih cabang olahraga yang menangani atlet pelajar. Kedepan, pelatih di 11 cabang olahraga yang tergabung di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Jabar minimal harus memiliki sertifikasi pelatih tingkat nasional.

Kepala Dispora Jabar, Yudha M Saputra menuturkan, dalam pemilihan pelatih, akan melibatkan pengurus cabang olahraga yang bersangkutan. Pengurus provinsi cabang olahraga akan mengajukan kepada pihak Dispora Jabar untuk calon pelatih atlet pelajar di kampus PPLP Jabar.

“Nanti kita akan tentukan pelatih dari pengajuan cabang olahraga tersebut. Kita akan rekrut pelatih yang memiliki kualitas dan terjamin. Minimal memiliki sertifikat nasional,” ujar Yudha saat dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (8/2/2018).

Yudha menilai, pada pengelolaan PPLP di tahun 2017, masih banyak pelatih yang justru tidak memiliki program pelatihan yang jelas. Selain itu, banyak program latihan yang dibuat pelatih tidak sinkron dengan kegiatan di sekolah tempat atlet menimba ilmu.

“Jadi jangan asal melatih. Target latihan itu kan harus jelas. Apakah tujuanya untuk popnas, kejurnas, kejurda, popwil, atau popda. Ini harus dimatangkan lagi dan pelatih harus menyadari itu, jangan hanya sekadar gugur kewajiban untuk melatih,” terangnya.

Selain itu, dari sisi perekrutan atlet pun akan dilakukan evaluasi. Bagaimana agar PPLP Jabar itu, benar-benar dihuni dan diisi oleh atlet-atlet pelajar pilihan yang notabene merupakan atlet terbaik di kelompok usianya.

“Jadi dengan pola rekrutmen pelatih yang tidak asal-asalan ditambah dengan perekrutan atlet yang juga memiliki potensi, maka diharapkan dari PPLP Jabar ini bisa menghasilkan atlet-atlet potensial,” tegasnya.

(ageng/DH)

Dispora Jabar Evalusi Pengelolaan PPLP

0
Dispora Jabar Evaluasi dan Rancang Ulang Pengelolaan PPLP. (FOKUSJabar/Husen Maharaja)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Jabar. Hal ini seiring dengan pedoman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI dimana PPLP harus menjadi bagian strategis dalam pembinaan keolahragaan untuk menciptakan elite atlet.

“Kedepan PPLP ini harus dikelola secara profesional sehingga bisa menghasilkan atlet-atlet pelajar yang nantinya menjadi atlet elite nasional. Atlet pelajar ini tidak hanya mumpuni dari sisi kemampuan olahraga yang ditekuni, tapi juga dari sisi akademis,” ujar Kepala Dispora Jabar, Yudha M Saputra saat dihubungi melalui telepon selularnya, Kamis (8/2/2018).

Pelaksanaan evaluasi PPLP Jabar sendiri, dilakukan dalam sebuah Rapat Kerja (Raker) PPLP Jabar yang digelar di Hotel Gumilang Sari, Jalan Setibudi Kota Bandung, Rabu-Jumat (7-9/2/2018). Selain membahas evaluasi terkait pelaksanaan kegiatan PPLP Jabar di tahun 2018, raker pun menyusun program kegiatan untuk tahun 2018 dan 2019.

“Raker PPLP ini baru pertama kali kita lakukan karena melihat selama ini kurangnya evaluasi dari pelaksanaan kegiatan PPLP. Selama ini, seperti hanya gugur kewajiban saja,” tambahnya.

Pada kegiatan Raker sendiri, para kepala SMP dan kepala SMA tempat atlet pelajar belajar, pelatih cabang olahraga, penanggung jawab, hingga perwakilan cabang olahraga di PPLP diundang.

“Harus ada sinkronisasi antara program latihan yang dibuat pelatih dengan pendidikan atlet di sekolah. Ke depan pun harus ada sistem yang mendukung pelaksanaan latihan atlet di sekolah-sekolah. Sehingga para atlet pelajar tidak hanya mumpuni di bidang olahraga, tapi juga dari sisi akademisnya,” terangnya.

Saat ini, atlet pelajar yang tergabung di 11 cabang olahraga PPLP Jabar sendiri bersekolah di sekolah-sekolah umum di Kota Bandung. Diantaranya di SMA Negeri 10 Kota Bandung dan SMP Negeri 17 Kota Bandung.

“Sekolah maupun guru, diharapkan tidak terlalu memaksakan para atlet pelajar ini seperti pelajar pada umumnya. Kita tidak minta diistimewakan, tapi ada dua hal yang harus diperhatikan dari atlet pelajar ini yakni perestasi di olahraga juga dari sisi akademiknya,” tegasnya.

(ageng/DH)

Dinas Kesehatan Tasikmalaya Terapkan Layanan Jemput Bola Langsung ke Keluarga

0
Pencanangan Layanan kesehatan dengan siatem jemput bola. (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota Tasikmalaya terus meningkatkan kapasitas layanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya dengan menerapkan layanan jemput bola langsung ke keluarga dengan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Dr. Cecep Zainal Kholis mengatakan, layanan jemput bola merupakan salah satu program untuk menjangkau pelayanan masyarakat sampai ke pelosok kampung.

”Beberapa program layanan kesehatan berbasis masyarakat antara lain Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK),”ujar Dr. Cecep dalam kegiatan sosialisasi Program PIS-PK tingkat Kota Tasikmalaya di Aula Balaikota Tasikmalaya, jalan Letnan Harun Kec.Bungursari Kota Tasikmalaya Kamis (08/02) yang diikuti para Camat, lurah dan pegawai Puskesmas se-Kota Tasikmalaya dan dibuka Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

BACA JUGA:

Berikut Nama Pemenang Program Musapahah Kota Tasikmalaya

”Secara teknis, kita jemput bola, mengunjungi keluarga yang ada di wilayah, memberikan layanan kesehatan kepada mereka, karena diketahui sejauh ini masih banyak masyarakat kita yang belum tau harus kemana mendapatkan pelayanan kesehatan baik saat sakit maupun hanya untuk kontrol kesehatan,” ungkap Cecep.

Dia menjelaskan, kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan dan sulitnya masyarakat untuk menjangkau pusat pelayanan karena lokasi dan tempat yang sangat jauh menjadi kendala.

”PIS-PK menjadi terobosan baru. Petugas kesehatan langsung terjun ke rumah-rumah warga untuk melakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan keluarga, ” katanya.

Dalam melakukan pendataan kesehatan pada keluarga harus sesuai dengan prosedur kesehatan. Diharapkan PIS-PK dapat mewujudkan pola hidup sehat, jaminan kesehatan, penguatan layanan kesehatan yang akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kota Tasikmalaya.

Sementara itu, Walikota Budi Budiman mendukung PIS-PK yang lasngung menyisir mendatangi rumah-rumah warga. “Ini sangat tepat karena petugas kesehatan bersama pemerintah setempat secara aktif mendata dan memeriksa kondisi kesehatan di dalam keluarga, ini lebih tersentuh dan masyarakat, ” kata Budi Budiman.

Budi Budiman berharap para camat, lurah dan petugas kesehatan di Puskesmas harus bersinergi untuk menyukseskan PIS-PK guna membantu masyarakat untuk mencapai kualitas dan derajat kesehatan yang lebih baik.

(Seda/DH)