spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 226

Perkuat Kinerja DPRD Ciamis, Ibnu Abdillah Resmi Dilantik

0
DPRD Ciamis fokusjabar.id
Pengucapan sumpah dan janji Pengganti Antar Waktu Ibnu Abdillah

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Formasi keanggotaan DPRD Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) kembali lengkap setelah di laksanakannya pengucapan sumpah dan janji Pengganti Antar Waktu (PAW) dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD.

Prosesi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan fungsi legislasi, penganggaran dan pengawasan lembaga legislatif menyusul kosongnya satu kursi anggota dewan.

BACA JUGA:

Bukan Sekadar Mengibarkan Bendera, Ini Pesan Herdiat untuk 54 Paskibraka Ciamis

Dalam rapat paripurna tersebut, Ibnu Abdillah Hammam Fauzi resmi di lantik sebagai Anggota DPRD Kabupaten Ciamis untuk sisa masa jabatan 2024–2029.

Ia menggantikan Dede Herli (alm) anggota DPRD dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Sebagai calon legislatif dengan perolehan suara terbanyak berikutnya pada Daerah Pemilihan (Dapil) Ciamis VI dalam Pemilu Legislatif 2024, Ibnu Abdillah berhak mengisi sisa masa jabatan hingga tahun 2029 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Prosesi pengucapan sumpah dan janji jabatan berlangsung khidmat di hadiri Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, pejabat Pemerintah serta tamu undangan lainnya.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan ucapan selamat kepada Ibnu Abdillah atas amanah yang di terimanya sebagai anggota DPRD.

BACA JUGA:

Lewat Dongeng Sunda, Anak-anak Ciamis Diajak Menelusuri Jejak Leluhur Galuh

“Jabatan sebagai wakil rakyat merupakan amanah besar yang harus di jalankan dengan penuh integritas, dedikasi serta tanggung jawab dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Bupati berharap, anggota DPRD yang baru di lantik dapat segera menyesuaikan diri dengan tugas-tugas kedewanan serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara efektif, efisien dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Sinergitas antara DPRD dan pemerintah daerah merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan. Oleh karena itu, kami berharap, saidara Ibnu Abdillah dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di Dapil maupun masyarakat Kabupaten Ciamis secara keseluruhan,” ujar Bupati.

BACA JUGA:

SDN 7 Ciamis Gelar Lomba Kaulinan Tradisional

Selain menjalankan fungsi legislasi, anggota DPRD juga memiliki tugas dalam fungsi penganggaran dan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.

Ketiga fungsi tersebut di harapkan dapat di jalankan secara optimal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Melalui pelantikan ini, DPRD Kabupaten Ciamis kembali memiliki formasi yang lengkap. Sehingga di harapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kelembagaan dalam membahas berbagai kebijakan strategis daerah.

“Kehadiran saudara Ibnu Abdillah sebagai anggota DPRD PAW di harapkan dapat membawa semangat baru dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Khususnya di Daerah Pemilihan Ciamis VI, sekaligus memperkuat kolaborasi antara legislatif dan eksekutif demi mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Ciamis yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.

(Mia)

Kepala Dispora Jabar Buka West Java Open Taekwondo Championship 2026

0
dispora jabar fokusjabar.id
Kepala Dispora Jabar Buka West Java Open Taekwondo Championship 2026

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Herry Antasari berharap, cabang olahraga Taekwondo bisa terus menjadi penyokong utama bagi pencapaian prestasi olahraga Jabar di level nasional.

Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dispora Jabar saat mewakili Gubernur Dedi Mulyadi membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) West Java Open Taekwondo Championship 2026 di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

BACA JUGA:

Dedi Mulyadi Diharapkan Buka Kejuaraan West Java Open 2026

Dia menuturkan, cabang olahraga Taekwondo telah mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi pencapaian prestasi olahraga Jabar. Setidaknya dalam tiga gelaran PON, selalu keluar sebagai juara umum.

Pada PON XIX tahun 2016, Taekwondo Jabar meraih 12 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Lalu 9 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu pada PON XX tahun 2020, serta 8 emas, 4 perak, dan 4 perunggu pada PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara.

“Jadi saya kira semuanya sepakat jika Taekwondo sangat berkontribusi luar biasa kepada prestasi olahraga Jawa Barat. Mudah-mudahan Jabar, Insyaallah, jika pada PON terakhir kemarin bisa meraih 8 medali emas. Semoga di PON mendatang bisa lebih,” kata Herry.

Di tengah kondisi dunia olahraga yang sedang menghadapi tantangan. Terutama terkait dukungan anggaran, Herry berharap Taekwondo Jabar bisa terus menjaga prestasinya.

Taekwondo Jabar di harapkan bisa menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya untuk bisa secara mandiri melakukan pembinaan konsisten dan berkelanjutan dalam upaya menjaga supremasi prestasi.

“(Bulan November) kita akan ada Porprov Jabar. Di lanjut dengan babak kualifikasi PON XXII pada tahun 2027 dan PON XXI tahun 2028. Kami sangat berharap, Taekwondo bisa terus mendukung untuk membangun olahraga Jabar ke depan lebih baik. Tetap menjadi andalan dan primadona bagi Jabar di PON yang akan datang,” Herry menegaskan.

Harapan senada di ungkapkan Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana. Hingga saat ini, Jabar merupakan gudang atlet-atlet unggulan Taekwondo di Indonesia, bahkan dunia.

BACA JUGA:

Ezechiel N’Douassel Debut Latihan Bersama PSGC Ciamis

“Untuk itu, pertahankan tradisi juara tersebut. Itu adalah kebaikan dan budaya luhur Taekwondo Jawa Barat. Tidak boleh ada satu orang pun yang merusaknya. Dan kita keluarga besar Taekwondo harus menjaga itu,” kata Budiana.

Sebagai pemimpin induk organisasi olahraga di Jabar, Budiana menyambut positif kejuaraan yang di gelar pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jabar.

Kejuaraan bertajuk ‘West Java Open Taekwondo Championship 2026’ sebagai bagian penting pembinaan sekaligus menjadi wadah bagi para atlet menguji kemampuan dari hasil latihan.

“Kami menyambut betul kejuaraan ini. Mudah-mudahan lahir atlet-atlet Taekwondo handal yang menjadi penerus prestasi para senior-seniornya di Jabar,” kata Budiana.

(Ageng)

Bupati Garut-Telkomsel Bahas Digitalisasi Layanan Publik dan PAD

0
Bupati garut telkomsel fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Bupati Garut Jawa Barat (Jabar), Abdusy Syakur Amin di kunjungi jajaran Telkomsel Enterprise di Ruang Pamengkang, Kecamatan Garut Kota, Jumat (14/8/2026) kemarin.

Pertemuan tersebut membahas solusi digitalisasi untuk mempercepat transformasi digital, meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BACA JUGA:

Disdamkarmat Garut: Kebakaran Meningkat 45,3 Persen

Menurut Bupati Garut, pemanfaatan teknologi digital menjadi langkah penting untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, transparan dan efisien.

Digitalisasi juga di nilai dapat membuka peluang untuk meningkatkan PAD melalui pengelolaan layanan dan potensi daerah yang lebih optimal.

Bupati mengapresiasi inisiatif Telkomsel Enterprise dalam mendukung pembangunan digital di Kabupaten Garut.

Pihaknya berharap, pembahasan tersebut dapat di tindaklanjuti menjadi kerja sama yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendukung kemajuan daerah.

Vice President-Government and Healthcare Account Management Telkomsel, Budi Mulia mengatakan,Telkomsel Enterprise memiliki komitmen untuk menghadirkan solusi teknologi sejalan dengan kebutuhan Pemerintah Kabupaten Garut.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Doa Bersama Ikhtiar Membangun Kebersamaan

“Hasil diskusi banyak hal yang bisa di lakukan. Mudah-mudahan niat kita ini bisa segera di realisasikan dan bisa membawa kemaslahatan bagi warga Garut, Jawa Barat dan Indonesia,” ungkap Budi Mulia.

Pemanfaatan teknologi digital di harapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap efektivitas pelayanan publik sekaligus mendukung peningkatan PAD.

(Bambang Fouristian)

Disdamkarmat Garut: Kebakaran Meningkat 45,3 Persen

0
Disdamkarmat Garut kebakaran fokusjabar.id
Ilustrasi

GARUT, FOKUSJabar.id: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) mencatat adanya peningkatan signifikan jumlah kejadian kebakaran sepanjang tahun 2026.

Berdasarkan data penanganan kebakaran hingga 13 Agustus 2026, tercatat sebanyak 327 kejadian kebakaran. Jumlah tersebut meningkat di bandingkan total kejadian sepanjang tahun 2025 yang mencapai 225 kejadian.

BACA JUGA:

Ketua DPRD Garut: HUT ke-81 Kemerdekaan Sumber Inspirasi

Dari total 327 kejadian pada 2026 tersebut, sebanyak 172 kejadian merupakan kebakaran nonlahan. Sementara 155 kejadian lainnya merupakan kebakaran lahan.

Dengan demikian, hingga 13 Agustus 2026 sudah terjadi peningkatan sebanyak 102 kejadian atau sekitar 45,3 persen di bandingkan kejadian kebakaran sepanjang 2025.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kejadian kebakaran pada 2026 di pengaruhi oleh tingginya kasus kebakaran lahan.

Namun data tersebut belum dapat di bandingkan secara penuh dengan tahun 2025 karena pencatatan tahun 2026 baru berlangsung sampai 13 Agustus.

Kebakaran Lahan Naik Tajam

Kondisi yang paling menjadi perhatian adalah peningkatan kasus kebakaran lahan. Pada 2025, Disdamkarmat Garut mencatat sebanyak 21 kejadian kebakaran lahan. Sementara hingga 13 Agustus 2026, jumlahnya telah mencapai 155 kejadian.

Artinya, terjadi penambahan sebanyak 134 kejadian atau sekitar 638,1 persen di bandingkan jumlah kebakaran lahan sepanjang tahun 2025.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Doa Bersama Ikhtiar Membangun Kebersamaan

Lonjakan paling tinggi pada 2026 terjadi pada Juli dengan 81 kejadian. Kemudian Agustus sebanyak 58 kejadian hingga 13 Agustus.

Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan risiko kebakaran lahan yang sangat signifikan. Khususnya pada periode pertengahan tahun.

Sementara untuk kebakaran nonlahan, sepanjang 2025 tercatat sebanyak 204 kejadian. Sedangkan pada 2026 hingga 13 Agustus tercatat 172 kejadian.

Kejadian kebakaran nonlahan tertinggi pada 2026 terjadi pada Juli sebanyak 35 kejadian, di susul Februari 27 kejadian dan Maret 24 kejadian.

Meskipun jumlah tersebut masih berada di bawah total kejadian nonlahan sepanjang 2025, angka 172 kejadian hingga 13 Agustus 2026 sudah mencapai sekitar 84,3 persen dari total kejadian tahun sebelumnya.

Jika tren peningkatan terus berlangsung hingga akhir tahun, jumlah kebakaran nonlahan pada 2026 berpotensi melampaui angka tahun 2025.

Data Disdamkarmat Garut menjadi gambaran penting meningkatnya ancaman kebakaran di wilayah Garut. Terlebih, lonjakan kebakaran lahan yang mencapai lebih dari enam kali lipat di bandingkan tahun sebelumnya menjadi perhatian serius dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran.

Disdamkarmat Garut terus meningkatkan kesiapsiagaan. Khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran lahan yang meningkat pada periode pertengahan tahun.

Selain itu, memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kebakaran.

(Bambang Fouristian)

Ketua DPRD Garut: HUT ke-81 Kemerdekaan Sumber Inspirasi

0
DPRD Garut kemerdekaan fokusjabar.id
Ketua DPRD Garut, Aris Munandar

GARUT, FOKUSJabar.id: DPRD Garut Jawa Barat (Jabar) gelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2026.

Dalam pidato kenegaraan, Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah kebijakan transformatif yang telah di jalankan pemerintah sejak dirinya di lantik sebagai Presiden Republik Indonesia.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Doa Bersama Ikhtiar Membangun Kebersamaan

Pemerintah mencatat 121 kebijakan transformatif telah di jalankan dalam 663 hari pemerintahan.

Sejumlah program yang di sampaikan Presiden antara lain, pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, program Makan Bergizi Gratis.

Perbaikan 71.744 sekolah pada 2026 serta perluasan layanan Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta orang.

Menanggapi pidato tersebut, Ketua DPRD Garut, Aris Munandar menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai agenda seremonial.

Menurutnya, semangat kemerdekaan harus di wujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Alhamdulillah telah kita dengarkan dan kita ikuti bersama Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Tahun 2026 dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan. Apa yang telah kita dengar bersama tidak berhenti sebagai sebuah pidato yang kita simak hari ini,” ucapnya.

Aris mengajak seluruh pihak menjadikan pidato kenegaraan sebagai bahan evaluasi dan pengingat atas tanggung jawab dalam melanjutkan pembangunan bangsa.

“Mari kita jadikan sebagai bahan renungan, sumber inspirasi sekaligus pengingat akan tanggung jawab kita dalam melanjutkan perjalanan bangsa. Sebab kemerdekaan tidak berhenti pada proklamasi. Kemerdekaan terus hidup dalam setiap kerja keras rakyat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kebijakan dan pembangunan yang mampu meningkatkan kesejahteraan serta keadilan bagi masyarakat.

BACA JUGA:

MPR: Saatnya Gen Z Jadikan Pancasila “Jangkar” Arus Globalisasi

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten dan DPRD Garut berkomitmen memperkuat sinergi dalam mengawal pembangunan daerah agar manfaat kemerdekaan semakin di rasakan masyarakat.

(Bambang Fouristian)

Bupati Garut: Doa Bersama Ikhtiar Membangun Kebersamaan

0
Bupati Garut doa bersama fokusjabar.id
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin

GARUT, FOKUSJabar.id: Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Garut, Abdusy Suakur Amin menggelar doa bersama di Masjid Agung Garut, Kecamatan Garut Kota, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan tersebut di hadori Bupati Garut ke-26, Rudy Gunawan dan bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung.

BACA JUGA:

MPR: Saatnya Gen Z Jadikan Pancasila “Jangkar” Arus Globalisasi

Syakur mengajak masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana mempererat silaturahmi sekaligus memanjatkan doa untuk keselamatan dan kemajuan daerah serta bangsa.

“Dalam rangkaian kegiatan HUT Proklamasi ke-81, kami mengajak masyarakat untuk memanjatkan doa bersama bagi keselamatan, kelancaran, kesehatan, keamanan, ketertiban Kabupaten Garut khususnya,” kata Bupati Garut.

Syakur juga mengajak masyarakat mendoakan para pahlawan kemerdekaan, para pemimpin terdahulu, guru dan orang tua yang telah memberikan kontribusi bagi kehidupan masyarakat.

Ia juga menyampaikan doa untuk para tokoh daerah yang terus berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Garut. Termasuk Rudy Gunawan.

“Kita doakan, semoga kita semua, orang tua kita di berikan kesehatan, keselamatan untuk melaksanakan aktivitas sehari-hari,” lanjutnya.

BACA JUGA:

Bupati Garut: Prioritas Anggaran untuk Layanan Dasar dan Ekonomi

Menurut Bupati, doa bersama menjadi bagian dari ikhtiar untuk membangun kebersamaan dan memperkuat pondasi moral dalam pembangunan daerah.

Ia berharap, Kabupaten Garut senantiasa di berikan keamanan, kedamaian, kemakmuran dan kesejahteraan.

“Melalui kegiatan doa bersama ini, kita memohon agar Kabupaten Garut senantiasa di jadikan daerah yang semakin adil, makmur, sejahtera, aman serta damai dan tenteram,” tutup Bupati Garut.

(Bambang Fouristian)

APBD Perubahan 2026, Pemkot Tasikmalaya Fokus Stunting, Pendidikan dan Kesehatan

0
Pemkot Tasikmalaya apbd perubahan fokusjabar.id
Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan Anggaran Perubahan 2026 Pemerintah Kota Tasikmalaya dan DPRD, di Aula Paripurna Gedung DPRD Kota Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA ,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) bersama DPRD resmi menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) Tahun Anggaran 2026.

Penandatanganan strategis itu berlangsung dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Jalan R.E. Martadinata, Panyingkiran Kecamatan Indihiang, Jumat (14/8/2026).

BACA JUGA:

TMMD ke-129 Ubah Wajah Parungponteng Tasikmalaya

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan, arah anggaran perubahan 2026 akan di prioritaskan untuk program-program strategis dan yang selaras dengan agenda pemerintah pusat. Dengan begitu, pembangunan bisa saling mendukung dan berkesinambungan.

Ia menuturkan, Perubahan anggaran 2026 untuk mengoptimalkan serapan anggaran agar mampu memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat Kota Tasikmalaya.

Ia menjelaskan, Anggaran perubahan ini akan di jalankan sesuai dengan kebutuhan daerah. Yakni penyelesaian kewajiban keuangan, penyesuaian anggaran pelayanan publik serta efisiensi anggaran.

“Sebenarnya ada tiga sektor utama fokus kita dalam perubahan keuangan 2026. Yaitu, penanganan stunting, penguatan sektor pendidikan dan peningkatan layanan kesehatan. Ini adalah investasi SDM yang harus kita kebut tahun ini,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan.

Ia menegaskan, penanganan stunting akan di perkuat melalui intervensi gizi, penguatan satgas MBG.

Di bidang pendidikan, anggaran di arahkan untuk peningkatan sarana prasarana sekolah dan program afirmasi bagi siswa kurang mampu.

Sementara di sektor kesehatan, fokusnya pada peningkatan layanan RSUD dr. Soekardjo dan optimalisasi Puskemas untuk menjadi Integrasi Layanan Prima (ILP)

Viman menjelaskan, penyelarasan dengan program nasional penting agar Kota Tasikmalaya bisa mendapatkan dukungan anggaran dan pendampingan dari pusat. Sehingga program-program kegiatan bisa di laksanakan tanpa adanya kendala anggaran.

BACA JUGA:

FPADS Tasikmalaya Tuntut Transparansi Aset Desa

Soal PAD, Viman mengakui optimalisasi belum sepenuhnya terasa. Banyak sektor-sektor potensi penerimaan pendapatan seperti retribusi parkir, retribusi sampah dan retribusi pasar saat ini masih dalam tahap transformasi dari sistem konvensional ke digital.

“Memang dampaknya belum kita rasakan sekarang. Tapi ini proses yang harus kita lalui. Kita sedang membangun sistem yang lebih transparan, akuntabel dan mudah di akses masyarakat,” paparnya.

Ia menyebut, digitalisasi pendapatan daerah akan memotong kebocoran, mempermudah pembayaran dan meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.

“Dari konvensional untuk mengarah ke digitalisasi penerimaan butuh proses (waktu) untuk sosialisasi dan penyesuaian di lapangan. Namun jangka panjangnya akan mampu meningkatkan PAD,” ucapnya.

Meski belum berdampak langsung di semester 1 2026, Dirinya optimis manfaat dari transformasi sistem digital ini akan terlihat di tahun-tahun berikutnya.

“Kami optimis. Fondasi yang kita bangun di 2026 ini akan mulai di rasakan hasilnya di tahun 2027. PAD yang di istimasikan naik, pelayanan yang lebih cepat dan data yang lebih valid akan mampu memudahkan dalam penerimaan pendapatan. Ini menjadi modal kita dalam membangun Kota Tasikmalaya,” ungkap Dia.

Pihaknya meminta dukungan dan kerja sama dari DPRD Kota Tasikmalaya dan seluruh OPD agar implementasi KUA-PPAS 20267 berjalan tepat sasaran.

Pengawasan dan evaluasi berkala juga akan di lakukan agar anggaran benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Karena satu rupiah yang di keluarkan harus berdampak dan di rasakan oleh masyarakat.

(Seda)