spot_imgspot_img
Sabtu 15 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Kepala Dispora Jabar Buka West Java Open Taekwondo Championship 2026

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Herry Antasari berharap, cabang olahraga Taekwondo bisa terus menjadi penyokong utama bagi pencapaian prestasi olahraga Jabar di level nasional.

Hal tersebut di ungkapkan Kepala Dispora Jabar saat mewakili Gubernur Dedi Mulyadi membuka secara resmi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) West Java Open Taekwondo Championship 2026 di Gymnasium UPI, Jalan Setiabudi Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

BACA JUGA:

Dedi Mulyadi Diharapkan Buka Kejuaraan West Java Open 2026

Dia menuturkan, cabang olahraga Taekwondo telah mampu memberikan kontribusi luar biasa bagi pencapaian prestasi olahraga Jabar. Setidaknya dalam tiga gelaran PON, selalu keluar sebagai juara umum.

Pada PON XIX tahun 2016, Taekwondo Jabar meraih 12 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu. Lalu 9 medali emas, 3 perak dan 3 perunggu pada PON XX tahun 2020, serta 8 emas, 4 perak, dan 4 perunggu pada PON XXI tahun 2024 di Sumatera Utara.

“Jadi saya kira semuanya sepakat jika Taekwondo sangat berkontribusi luar biasa kepada prestasi olahraga Jawa Barat. Mudah-mudahan Jabar, Insyaallah, jika pada PON terakhir kemarin bisa meraih 8 medali emas. Semoga di PON mendatang bisa lebih,” kata Herry.

Di tengah kondisi dunia olahraga yang sedang menghadapi tantangan. Terutama terkait dukungan anggaran, Herry berharap Taekwondo Jabar bisa terus menjaga prestasinya.

Taekwondo Jabar di harapkan bisa menjadi contoh bagi cabang olahraga lainnya untuk bisa secara mandiri melakukan pembinaan konsisten dan berkelanjutan dalam upaya menjaga supremasi prestasi.

“(Bulan November) kita akan ada Porprov Jabar. Di lanjut dengan babak kualifikasi PON XXII pada tahun 2027 dan PON XXI tahun 2028. Kami sangat berharap, Taekwondo bisa terus mendukung untuk membangun olahraga Jabar ke depan lebih baik. Tetap menjadi andalan dan primadona bagi Jabar di PON yang akan datang,” Herry menegaskan.

Harapan senada di ungkapkan Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana. Hingga saat ini, Jabar merupakan gudang atlet-atlet unggulan Taekwondo di Indonesia, bahkan dunia.

BACA JUGA:

Ezechiel N’Douassel Debut Latihan Bersama PSGC Ciamis

“Untuk itu, pertahankan tradisi juara tersebut. Itu adalah kebaikan dan budaya luhur Taekwondo Jawa Barat. Tidak boleh ada satu orang pun yang merusaknya. Dan kita keluarga besar Taekwondo harus menjaga itu,” kata Budiana.

Sebagai pemimpin induk organisasi olahraga di Jabar, Budiana menyambut positif kejuaraan yang di gelar pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jabar.

Kejuaraan bertajuk ‘West Java Open Taekwondo Championship 2026’ sebagai bagian penting pembinaan sekaligus menjadi wadah bagi para atlet menguji kemampuan dari hasil latihan.

“Kami menyambut betul kejuaraan ini. Mudah-mudahan lahir atlet-atlet Taekwondo handal yang menjadi penerus prestasi para senior-seniornya di Jabar,” kata Budiana.

(Ageng)

spot_img

Berita Terbaru