spot_imgspot_img
Minggu 4 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Petik Melon Sendiri di Ciamis, Cuma Rp14 Ribu per Kilogram! Bisa Jalan-Jalan Sekalian

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Warga kini bisa menikmati buah segar sambil merasai sensasi memetik langsung dari pohonnya di Dusun Cidewa, RT 009 RW 016, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Melalui wahana petik melon langsung dari kebun, masyarakat memperoleh buah berkualitas dengan harga Rp14.000 per kilogram sekaligus menikmati wisata rekreasi sederhana serta mengenal dunia budidaya hortikultura.

Baca Juga: Kukang Langka Bergantung di Kabel Listrik Ciamis, Damkar Turun Tangan Selamatkan Satwa

Pengelola kebun memberikan dua pilihan menarik kepada pengunjung, yakni memetik melon sendiri atau meminta bantuan petani untuk memotong buah pilihan. Konsep agrowisata ini menyedot perhatian warga yang ingin menikmati suasana asri kebun tanpa perlu bepergian jauh.

Salah seorang pengunjung, Lilis Setiawati, warga Dusun Kandang Gajah, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, mengaku mendapat kabar mengenai keberadaan kebun melon tersebut melalui pesan singkat di telepon selulernya.

Awalnya, ia melihat informasi kiriman PPL BP3 Kecamatan Cijeungjing di grup KWP kecamatan. Rasa penasaran mendorong Lilis menelusuri lokasi kebun di kawasan Cidewa tersebut hingga akhirnya ia memutuskan meluncur ke lokasi.

“Setelah bertanya-tanya, akhirnya saya tahu lokasinya. Kemudian, saya berkunjung ke sini. Alhamdulillah, ternyata tempatnya seperti ini,” ujar Lilis di kebun melon, Minggu (4/10/2026).

Pengunjung Bebas Memilih Buah Segar Berkualitas

Lilis membeberkan bahwa pengalaman memetik melon secara langsung menghadirkan kegembiraan tersendiri. Pengunjung bebas memilih buah segar berkualitas sembari menikmati pemandangan hijau.

“Asyik banget. Bahagia itu kan sederhana, ya,” ungkapnya.

Saat memborong melon, Lilis mengambil dua buah melon dengan total bobot mencapai 3,4 kilogram. Dengan patokan harga Rp14.000 per kilogram, ia memboyong pulang buah segar dengan harga ramah kantong.

“Beli dua buah. Total beratnya 3,4 kilogram. Murah meriah,” katanya.

Lilis berencana menyimpan melon tersebut selama dua hari sesuai petunjuk petani agar rasa manisnya makin sempurna sebelum mengonsumsinya.

Ia pun menyambut positif kehadiran kebun petik melon ini karena memberikan pilihan kegiatan rekreatif bagi warga setempat. Warga bisa berolahraga ringan, menyegarkan pikiran, sekaligus membeli hasil tani lokal secara langsung.

“Senang, senang sekali. Bisa sambil jalan-jalan, ada manfaat kesehatannya juga. Terus bisa membeli melon dengan harga murah,” tuturnya.

Lilis menitipkan harapan agar inovasi sektor pertanian seperti ini terus meluas serta memicu semangat anak muda untuk menggeluti bisnis pertanian.

“Harapan ke depannya, semoga petani-petani milenial, khususnya, terus semangat. Maju terus, pantang mundur,” pesannya.

Masyarakat yang berminat mencoba pengalaman ini bisa langsung mendatangi kebun melon di Dusun Cidewa, RT 009 RW 016, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis.

Lewat tawaran memetik sendiri maupun memakai jasa petani, wahana agrowisata ini menjadi cara ampuh untuk mengenalkan dunia pertanian kepada publik sekaligus mendongkrak perekonomian petani milenial.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru