TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya mengapresiasi keberhasilan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut masuk dalam nominasi Program TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Jawa-Bali pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Jakarta.
Capaian tersebut menunjukkan keberhasilan sinergi dan kolaborasi pemerintah daerah, OJK dan industri jasa keuangan dalam memperluas akses pembiayaan produktif, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
BACA JUGA:
Pemkab Garut-Kemenkes Siapkan Pembangunan CMU RSU dr Slamet
Rakornas TPAKD 2026 mengusung tema “Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia” di hadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi nasional guna memperluas akses keuangan yang inklusif dan berkualitas
Kepala OJK Tasikmalaya, Nofa Hermawati menyampaikan, pencapaian TPAKD Kabupaten Garut menunjukkan pentingnya pengembangan program akses keuangan yang selaras dengan potensi ekonomi dan kebutuhan masyarakat di wilayah.
“Masuknya Kabupaten Garut dalam nominasi Program TPAKD Terbaik Wilayah Jawa-Bali menunjukkan bahwa perluasan akses keuangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat apabila di dukung kolaborasi yang kuat dan program yang tepat sasaran,” ungkap Nofa.
Pihaknya terus mendorong agar akses keuangan tidak hanya semakin luas. Tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas, kemandirian serta pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Dia, salah satu program unggulan TPAKD Kabupaten Garut adalah pengembangan ekonomi daerah melalui program Upland Kentang yang mengintegrasikan penguatan sektor pertanian dengan perluasan akses pembiayaan melalui Perumda BPR Garut dan Koperasi Ganitri.
“Sepanjang 2025 lalu, penyaluran pembiayaan usaha dari program Perumda BPR Garut mencapai Rp20 miliar. Program ini mampu mencatat peningkatan jumlah petani kentang yang memperoleh manfaat sebesar 48,2 persen dari 792 petani pada 2024 menjadi 1.174 petani pada 2025,” terang Nofa.
Selain memperkuat pembiayaan sektor pertanian, TPAKD Kabupaten Garut mendorong peningkatan literasi dan partisipasi masyarakat di pasar modal melalui program Berdaya Investor Muda dan UMKM Go Public.
Program tersebut mencatatkan pembukaan 45.245 Single Investor Identification (SID) baru, dan telah melampaui target sebanyak 6.545 SID.
Selain itu, TPAKD Kabupaten Garut juga memperluas akses keuangan bagi pelajar melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) dengan capaian pembukaan 25.797 rekening pelajar hingga 2025.
Program ini sekaligus memperkuat edukasi keuangan dan membangun kebiasaan menabung sejak dini.
BACA JUGA:
Polres Garut Gelar Operasi Patuh Lodaya 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina menyampaikan apresiasi atas capaian TPAKD yang berhasil masuk dalam nominasi Program TPAKD Terbaik Tingkat Kabupaten Wilayah Jawa-Bali.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil komitmen bersama dalam memperkuat akses keuangan sebagai salah satu instrumen penting untuk mengoptimalkan potensi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Garut.
“Capaian ini menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat, sekaligus motivasi bagi pemerintah Kabupaten untuk terus memperkuat kolaborasi dan menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Putri Karlina.
Dirinya pun ingin memastikan bahwa potensi ekonomi Garut, khususnya sektor pertanian dan UMKM memperoleh dukungan akses pembiayaan yang semakin luas dan tepat sasaran.
“Melalui TPAKD, kami berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, meningkatkan hasil produktivitas dan meningkatkan kesejahteraannya,” kata Putri.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat mengungkapkan, capaian prestasi membanggakan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dan seluruh anggota TPAKD untuk terus mengembangkan program yang memberikan dampak serta manfaat langsung kepada masyarakat.
“Capaian ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi daerah untuk terus memperkuat program TPAKD Kabupaten Garut. Kami ingin memastikan seluruh program semakin tepat sasaran, menjangkau lebih banyak masyarakat serta menghubungkan potensi unggulan daerah dengan akses keuangan yang mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan,” ujar Ricky Rizki.
OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kabupaten Garut dan seluruh pemangku kepentingan akan terus memperkuat peran TPAKD dalam mengembangkan program akses keuangan yang inovatif dan tepat sasaran. Khususnya untuk mendukung pembiayaan sektor produktif, pemberdayaan UMKM serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
Dengan penguatan kolaborasi yang telah terbangun ini, OJK berharap TPAKD Kabupaten Garut dapat terus meningkatkan kontribusinya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan demi peningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Seda)



