spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PSGC Ciamis di League Cup, Ini Harapan Herdiat

CIAMIS,FOKUSJabar.id: PSGC Ciamis mendapat tantangan besar pada ajang League Cup 2026/2027. Berada satu grup dengan klub yang memiliki pengalaman di kompetisi kasta tertinggi, Laskar Singacala justru melihat persaingan tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan skuadnya.

CEO PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya mengatakan, timnya tidak perlu merasa minder ketika harus berhadapan dengan klub Liga 1. Menurutnya, regulasi yang diterapkan dalam turnamen membuat persaingan antartim relatif berimbang.

“Dapat membuktikan diri, membuktikan kualitas bahwa Liga 2 juga harus mampu bersaing dengan klub-klub di Liga 1. Siapapun lawannya yang dihadapi, termasuk kita satu grup dengan Garudayaksa juga PSIS Semarang, tidak masalah,” ujar Herdiat usai salat istisqa di Alun-Alun Ciamis, Kamis (08/10/2026).

Baca Juga: 5 Ribu Warga Salat Istisqa di Alun-alun Ciamis

Ia menilai pembatasan pemain asing menjadi salah satu faktor yang membuat klub Liga 2 memiliki peluang untuk memberikan perlawanan.

“Setahu saya, di ajang ini di Liga 1 juga dibatasi pemain-pemain asingnya, jadi seimbang. Kalau di Liga 2 dibatasi tiga, nanti di League cup juga tiga pemain asing,” katanya.

Tak Pasang Target Tinggi

Herdiat memilih tidak memberikan tekanan berlebihan kepada skuad PSGC. Baginya, League Cup merupakan momentum penting bagi para pemain untuk mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dengan level kompetisi lebih tinggi.

“Nggak berani pasang target lah, yang penting cari pengalaman saja. Cari pengalaman bermain dengan klub-klub yang levelnya lebih tinggi,” ucapnya.

Meski tidak memasang target muluk, Herdiat tetap menyimpan harapan PSGC mampu melewati fase grup. Ia bahkan berharap Laskar Singacala dapat keluar sebagai juara grup.

“Mudah-mudahan kita bisa lolos ke babak berikutnya. Dari tiga kan diambil satu. Mudah-mudahan kita yang lolos, mudah-mudahan juara grup,” tuturnya.

Stadion Galuh Dipersiapkan

Optimisme menghadapi persaingan kompetisi juga dibarengi dengan pembenahan fasilitas Stadion Galuh Ciamis. Herdiat menyebut pemerintah daerah terus menyesuaikan fasilitas stadion dengan regulasi kompetisi.

Menurutnya, standar yang harus dipenuhi untuk pertandingan Liga 1 dan Liga 2 saat ini hampir sama, termasuk sektor penerangan dan kualitas lapangan.

“Kita harus menyesuaikan dengan regulasi. Regulasi di Liga 1 dan di Liga 2 hampir sama. Dari mulai penerangan, rumput, lapangan, sampai infrastruktur yang lainnya juga ada aturan-aturan yang harus kita penuhi,” jelasnya.

Herdiat memastikan Stadion Galuh secara regulasi sudah dapat digunakan untuk menggelar pertandingan Liga 2 maupun Liga 1. Sementara fasilitas yang masih membutuhkan peningkatan akan terus dibenahi.

Salah satunya penerangan stadion. Lampu baru ditargetkan sudah terpasang saat PSGC menjamu PSIS Semarang pada 17 Oktober mendatang.

“Lampu insya Allah tanggal 17 kita lawan Semarang, lampunya sudah bisa terpasang yang baru,” katanya.

Sebelum menghadapi persaingan di League Cup, PSGC juga harus fokus menjalani pertandingan tandang di Bekasi pada Sabtu mendatang.

Baca Juga: Peternakan Ayam Ciamis Bisa Tembus Pasar Ekspor

Herdiat berharap laga tersebut menjadi momentum bagi PSGC untuk memperbaiki perolehan poin setelah dua kali kehilangan poin di kandang.

“Kita pernah dua kali kehilangan poin di kandang. Kita akan berupaya mengganti poin-poin yang seharusnya kita dapat di kandang kemarin hilang,” ujarnya.

Karena itu, Herdiat menegaskan target PSGC pada pertandingan tandang tersebut adalah membawa pulang kemenangan.

“Target kita poin penuh di away,” tegasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru