spot_img
Selasa 23 April 2024
spot_img
More

    Di hadapan 348 Wisudawan UKRI, Prabowo Subianto Tekankan Ini

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ketua Yayasan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) Jenderal (Purn) Prabowo Subianto berharap, 348 wisudawan yang dikukuhkan di Trans Convention Center, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung hari ini menjadi pemimpin sejati di lingkungan masing-masing.

    “Di militer, tidak ada prajurit yang jelek, yang ada hanya komandan atau pemimpin tidak kompeten. Artinya, ekosistem yang berkualitas hanya akan lahir dari kepemimpinan berkredibilitas,” kata Prabowo di hadapan ratusan wisudawan UKRI, Kamis (29/2/2024).

    Pemimpin sejati, kata dia, tidak boleh lengah, dan harus pandai membaca situasi, menjaga dan melindungi bangsanya dari ancaman, terlebih dari pihak luar.

    Prabowo
    Prabowo Subianto berharap wisudawan UKRI menjadi pemimpin sejati (LIN)

    “Kita macan Asia di era 1980-1990. Kita bisa bikin pesawat terbang, kapal dan seluruh dunia melihat Indonesia. Kita tidak boleh lemah, terlebih kehidupan sangat keras. Setiap bangsa ingin hidup makmur. Bahkan tega menghambat bangsa lain demi mewujudkan cita-cita itu. Sekarang kita mulai bangkit, ini faktor kepemimpinan,” kata Prabowo.

    BACA JUGA: Prabowo – Gibran Unggul di TPS Khusus Rutan Polda Metro Jaya

    Lulusan UKRI, kata Prabowo, harus mampu beradaptasi dengan kondisi yang ada. Memanfaatkan ilmu yang didapat selama kuliah, tetapi juga harus bisa dinamis, terlebih realitas kadang tidak sesuai dengan ilmu yang di buku.

    “UKRI didesain untuk membantu pemerintah, dalam mengisi sektor yang kita merasa perlu untuk dibantu. Masa depan kita, akan bergantung dengan kemampuan kita menguasai teknologi,” kata dia.

    Sikap waspada juga harus turut diaplikasikan dalam kehidupan. Terlena dengan kenyamanan kata dia, akan kembali menyudutkan bangsa Indonesia.

    “Sering kita sebagai bangsa kurang introspeksi. Kurang waspada. Elit kita sering tidak waspada. Tidak melihat kenyataan dari sejarah. Dengan idealisme, kerja keras tahun 1990an kita di ambang tinggal landas, karena tidak waspada kita diganggu, cekcok dan akhirnya kita jatuh. Ini jangan sampai terulang,” kata dia.

    Dia berharap lulusan UKRI bisa menjadi anak muda yang tangguh, karena akan menjadi pemimpin di masa depan.

    “Kelemahan kita hanya satu. Masalah cinta tanah air. Sebagian besar hanya di mulut. Begitu diberi kesempatan, dia korupsi. Saya titip anak muda ini dapat cinta tanah air, cinta rakyat Indonesia. Korupsi, yang menghancurkan negara. Saya titip, jadilah pemimpin cinta rakyat, kreatif dan jangan merampok uanh rakyat,” kata dia.

    Sementara Rektor UKRI Sufmi Dasco Ahmad menerangkan, 348 wisudawan berasal dari 10 program studi pada lima fakultas yang ada.

    “Alhamdulillah UKRI telah terakreditasi dengan baik. 2023 kita akan membuka fakultas baru, MIPA dengan dua program studi, fisika dan matematika. UKRI juga sedang dalam proses (mengajukan) studi pascasarjana dan memperluas kampus. Total sekarang 10.0018 meter,” kata dia.

    UKRI juga, kata dia, akan terus menggenjot pendidikan karakter bagi para mahasiswa yang tentunya memiliki jiwa kebangsaan yang kuat.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img