spot_img
Kamis 29 Februari 2024
spot_img
More

    Ekonomi Kota Banjar Lesu, Sektor Jasa dan Transportasi Paling Lemah

    BANJAR, FOKUSJabar.id: Badan Pusat Statistik mengungkap sektor-sektor yang tidak bisa menopang kondisi pertumbuhan ekonomi di Kota Banjar, Jawa Barat.

    Sektor tersebut diantaranya meliputi Jasa dan Transportasi. Lemahnya kedua sektor ini beresiko menjadikan ekonomi Kota Banjar di Tahun 2023 melemah.

    BACA JUGA:

    Anak 11 Tahun di Kota Banjar jadi Korban Penganiayaan orang Tuanya, Hingga Kurang Gizi

    “Tahun 2022, pertumbuhan ekonomi di Kota Banjar mencapai 4,19 persen. Kalau tahun sekarang masih berjalan,” kata Kepala BPS Kota Banjar Taufik, Jumat, (24/11/2023).

    Ia mengatakan tahun 2023 ini kondisi ekonomi di Banjar beresiko melemah. Hal itu lantaran ada beberapa sektor yang tidak menopang pertumbuhan ekonomi di Banjar.

    “Ada dua sektor yaitu Jasa dan Transportasi yang pergerakannya kurang signifikan bahkan melemah, tentu ini akan berdampak pada ekonoki Banjar tahun ini,” ucapnya.

    Untuk sektor jasa seperti perhotelan itu saat ini kurang berjalan lancar karena mungkin tidak ada dorongan dari sektor lainnya seperti pariwisata.

    BACA JUGA:

    Baliho Caleg PSI di Jalan Kota Banjar Tumbang, Nyaris Sambar Pemotor

    “Ini menjadi persoalan serius karena berjalannya semua sektor tentu harus bisa saling multiplier efek satu dengan yang lainnya agar bisa saling menopang ekonomi Banjar,” tuturnya

    Kemudian sektor transportasi di Kota Banjar pun terbilang sangat lemah. Hal ini terjadi lantaran masyarakat saat ini rata-rata sudah memiliki kendaraan pribadi.

    “Sehingga angkutan umum di Kota Banjar ini sudah mulai lemah akrena orang-orang berpergian sudah menggunakan kendaraan pribadinya,” kata dia.

    Taufik mengatakan persolan ini harus di dorong bersama-sama dimana semua sektor harus bisa saling menopang agar semuanya bisa berjalan secara signifikan.

    “Untuk meningkatkannya kita harus mendorong kedua sektor ini agar sektor jasa dna transportasi di Banjar bisa signifikan dan menopang pertumbuhan ekonomi di Banjar,” katanya.

    Meski demikian, Taufik menyebutkan jumlah angka penduduk miskin di Kota Banjar tahun 2023 ini berkurang dari 6,73 persen atau 12.073 orang sekarang menjadi 6,14 persen atau 11.066 orang.

    “Kalo untuk jumlah penduduk miskin di Kota Banjar sekarang berkurang dari 6,73 persen sekarang hanya 6,14 persen,”pungkasnya.

    (Budiana Martin/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img