spot_img
Rabu 30 November 2022
spot_img
More

    Dekranasda Cianjur ke Garut, Ada Apa?

    GARUT,FOKUSJabar.id: Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Garut menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Dekranasda Kabupaten Cianjur Jawa Barat (Jabar), Selasa (18/1/2022).

    Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Cianjur di bawah komando, Anita Sinca Yani  diterima langsung Ketua Dekranasda Garut, Diah Kurniasari bertempat di Gedung Parigel, Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul.

    dekranasda fokusjabar.id
    Gedung Parigel dekranasda Garut

    Anita Sinca Yani mengatakan, pihaknya memilih Garut sebagai lokasi studi tiru karena memiliki potensi yang sangat besar. Khususnya di bidang kerajinan.

    BACA JUGA: Garut Perlu Reorientasi Kaderisasi dan Jejaring Kolaborasi

    Terlebih, salah satu produk unggulannya (Batik Garut) kini berkembang cukup pesat. Padahal sebelumnya, eksistensi Batik Garut dengan Batik Cianjur hampir sama.

    “Dulu, kain batik Garut dan Cianjur sama. Kini perkembangannya lebih cepat. Ini alasan Kami datang ke Garut. Ya, ingin tahu rahasianya bisa secepat itu,” kata Anita.

    Menurut Dia, tak hanya Batik,  Garut juga memiliki produk lain yang sudah populer. Yakni, kerajinan olahan dari kulit.

    dekranasda fokusjabar.id
    Batik Garut

    “Jaket dan Dompet kulit dari Garut terkenal kemana-kemana. Bahkan saya juga suka membelinya,” ungkap Dia.

    Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah Garut, Diah Kurniasari mengucapkan terima kasih kepada Dekranasda Cianjur yang telah melilhat langsung produk-produk khas Garut.

    Diah menyebut, Kunker ini menjadi ajang sharing dari kekurangan dan kelebihan masing-masing Dekranasda.

    Dia berharap, Kunker ini bisa menjadi pemantik dalam memajukan Dekranasda yang ada di masing-masing daerah.

    dekranasda fokusjabar.id
    Kerajinan khas Garut

    BACA JUGA: Viral! Bupati PPU Naik Jet Pribadi Sebelum Ditangkap KPK

    Dalam kegiatan tersebut, Dekranasda Garut menampilkan beberapa produk di Gedung Parigel. Di antaranya, kerajinan Akarwangi, Kulit, Bambu, Batik dan beberapa makanan khas Kota Intan.

    (Andian/Bambang)

    Berita Terbaru

    spot_img