spot_imgspot_img
Senin 1 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Raisha Nacita Putriwiki Siswi SMPN 1 Kota Tasikmalaya Raih Emas Kejurnas Taekwondo 2026

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Raisha Nacita Putriwiki, pelajar berprestasi dari SMPN 1 Kota Tasikmalaya, sukses mengukir tinta emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo 2026 di Samarinda, Kalimantan Timur. Skuad muda Kota Resik ini merebut Medali Emas pada Kategori Kyorugi Cadet Under 59 Putri dalam laga yang berlangsung pada 23-26 April lalu.

Pencapaian tertinggi tingkat nasional tersebut langsung memantik apresiasi dan kehormatan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya.

Baca Juga: Hari Terakhir Jadi Plh Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Terima Kehormatan dari Sultan Kacirebonan

Plh. Wali Kota Tasikmalaya, Dicky Candra Negara, menyerahkan langsung penghargaan beserta uang kadeudeuh (bonus) secara terhormat di sela-sela upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Balekota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun Nomor 1 Bungursari, Senin (1/6/2026).

Ia melayangkan rasa bangga yang luar biasa atas kerja keras putra-putri terbaik daerahnya. Menurut Dicky, insentif finansial dan piagam ini merupakan representasi terima kasih dari seluruh warga Kota Tasikmalaya atas dedikasi Raisha di atas matras nasional.

“Penghargaan ini bentuk apresiasi Pemerintah daerah atas dedikasi dan perjuangannya dalam mengharumkan daerah di berbagai ajang olahraga Taekwondo baik di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

Dicky optimis bahwa keberhasilan Raisha akan menyuntikkan energi positif dan memicu gelombang inspirasi bagi para atlet dari cabang olahraga lain di Kota Tasikmalaya agar tidak gentar bersaing di level tertinggi.

“Ia menjadi inspirasi bagi atlet-atlet cabang olahraga lainnya yang ada di Kota Tasikmalaya, dan memberikan bukti jika atlet-atlet Kota Tasikmalaya pun mampu berbicara di level nasional,” ucapnya.

Kisah Heroik Bangkit dari Cedera Serius dan Target Menuju Level Asia

Perjalanan Raisha menuju podium tertinggi nyatanya tidak bergulir secara instan. Remaja putri ini harus melakoni pemusatan latihan yang sangat menguras fisik selama berminggu-minggu. Latihan yang menghabiskan waktu pagi, sore, hingga malam hari demi mematangkan teknik bertarung.

Tantangan terberat bahkan sempat menguji mentalnya setahun lalu ketika ia menderita cedera serius yang memaksanya menepi lama dari arena pertandingan. Namun, rasa sakit tersebut terbukti gagal memadamkan impian besarnya.

“Cedera tidak bikin kapok. Justru jadi motivasi untuk terus bangkit dan membuktikan diri,]. Terlebih saya tentu sangat bangga sekali sama diri sendiri bisa meraih juara pertama dalam kejuaraan tersebut. Karena tidak semua atlet mampu meraih pencapaian terbaik seperti ini,” ungkap Raisha.

Raisha melayangkan rasa syukur mendalam atas perhatian dari jajaran Pemkot Tasikmalaya. Ia menilai penghargaan ini menjadi bahan bakar tambahan untuk melipatgandakan porsi latihan demi menembus kompetisi internasional. Ia juga menyebut peran krusial orang tua serta tim pelatih sebagai penyokong utama materi dan moral selama masa-masa sulit.

“Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini terus memberikan dukungan. Penghargaan ini menjadi motivasi tambahan saya untuk terus berlatih lebih rajin. Menjadi motivasi agar mampu mempertahankan dan bahkan meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di ajang internasional,” ungkapnya.

Raisha juga menitipkan pesan khusus yang sarat motivasi bagi para kolega juniornya di Dojan Tazmania agar selalu menjaga kedisiplinan dan merawat kerendahan hati.

“Jangan cepat puas, walau kita sudah juara di tingkat Kota, provinsi dan nasional. Tapi harus tetap rajin berlatih karena perjalanan prestasi masih panjang,” tegas Raisha.

Kini, siswi SMPN 1 Kota Tasikmalaya tersebut langsung mengalihkan fokusnya untuk menatap target yang lebih menantang. Yakni menembus tahapan seleksi nasional (Seleknas) dan mengincar tiket kejuaraan Taekwondo tingkat Asia.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru