spot_imgspot_img
Kamis 8 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8258

Lawan Persib Ini Kata Dejan

0
(FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung akan menjadi lawan berat bagi Borneo FC  pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018).

“Itu satu pertanding bagus dan besar, bagus buat pemain muda dan beberapa pemin yang kita punya sekarang,” kata Pelatih Borneo FC  Dejan Antonic di Graha Persib, Jalan Sulanana, Kota Bandung, Jumat (20/4/2018)

Menurut Pelatih Borneo FC  mantan timnya tersebut merupakan klub yang dihuni pemain berkualitas serta berpengalaman. Selain itu, Persib merupkan tim besar di Indonesia, sehingga akan menjadi tantangan bagi timnya.

“Lawan tim besar sekali punya tradisi besar di sepak bola Indonesia, punya materi pemain bagus,” jelas pelatih yang sempat menangani Pelita Bandung Raya (PBR ) inim

Dejan menambahkan, selama berkarir di Indonesia sudah mengetahui atmosfer sepak bola Bandung yang sangat luar biasa, bahkan setiap Persib berlaga selalu dipadati oleh Bobotoh.

“Persib punya Bobotoh besar ‎di belakang sebagai pemain ke-12, itu sudah dari dulu juga untuk masa depan mereka,” jelasnya.

(Arif/DAR)

Agar Penanganan Bencana Tepat, Relawan BPBD Diberi Pelatihan

0
Masyarakat dan Relawan Bencana dilatih dalam penanganan darurat bencana (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Untuk meningkatkan pengetahuan dalam penangangan darurat bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya melakukan pelatihan dan pembekalan kepada relawan dan masyarakat dari Kec .Tamansari Kota Tasikmalaya, Jum’at (20/04/18).

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Kantor BPBD Kota Tasikmalaya, jalan Sutisna Senjaya Kec.Tawang Kota Tasikmalaya  dengan menghadirkan nara sumber dari Basarnas Pos Sar Tasikmalaya, BPBD Provinsi dan BPBD Kota Tasikmalaya.

”Pelatihan ini menitikberatkan pada mekanisme penanganan darurat termasuk materi pengetahuan pra dan pasca bencana dan praktik lapangan misal pengenalan alat senzo (pemotong), alat komunikasi termasuk alat-alat rescue dan pertolongan korban bencan di air (water rescue),” kata  Koordinator Pusdaplops Harisman

Penanganan darurat bencana tambah Harisman, bagian tindakan awal yang sangat menentukan keberhasilan penanganan dampak resiko bencana sehingga dibutuhkan pengetahuan dan skil yang memadai”yang masuk dalam kategori darurat bencana misal terdapat ancaman yang belum terjadi, saat bencana terjadi dan masa transisi darurat usai terjadi bencana atau masa pemulihan,”terangnya.

Lanjutnya, masyarakat dan relawan perannya sangat penting dalam penanganan bencana karena mereka ini yang paling mengetahui kondisi lokasi kejadian di lapangan tanggungjawab penanggulangan bencana sesuai undang-undang (UU) yang bisa dilihat dari lambang segitiga biru BPBD yaitu Pemerintah, Masyarakat dan dunia usaha.

(Seda/DAR)

Dejan Akui Persib Tim Kuat, Tapi Optimis Menang

0
Pelatih Persib Dejan Antonic fokusjabar.id
Pelatih Persib Dejan Antonic (Foto: Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelatih Borneo FC Dejan Antonic mengaku Persib Bandung merupakan tim berkualitas dan tidak bisa dipandang sebelah mata pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Sabtu (21/4/2018).

Meski begitu, Dejan sudah mempersiapkan anak asuhnya untuk menghadapi tim kebanggaan Bobotoh. Selain itu, dia juga merasa optimis pasukannya bisa menampilkan perminan terbiknya.

“Tapi kita banyak pemain muda kita coba kasih yang bagus dan benar, tim harus konsentrasi dan kerja keras,” kata Dejan di Graha Persib, Jalan Sulanana, Kota Bandung, Jumat (20/4/2018).

Mantan pelatih Persib ini berharap, pertandingan pekan kelima ini berlangsung dengan lancar. Selain itu, kedua kesebelasan bisa menampilkan permainan terbaiknya sehingga diharapkan bisa menyajikan laga yang enak untuk disaksikan.

“Saya percaya anak-anak sudah siap, semoga bisa kasih pertandingan bagus untuk semua orang tonton besok,” tegasnya.

(Arif/DAR)

Geo Park Ciletuh Diresmikan oleh Aher

0
Geo Park
(FOKUSJabar/Budi)

SUKABUMI, FOKUSjabar.co.id: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) meresmikan salah satu puncak di Kawasan Taman Bumi (Geopark) Ciletuh yakni Puncak Aher, di Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi, Jumat (20/4). Nama Puncak Aher dari salah satu puncak yang berada di Geopark Ciletuh ini disematkan oleh warga sekitar atas kronologis awal mula kedatangan Gubernur Jawa Barat ke kawasan Geopark Ciletuh ini.

Diceritakan Aher, suatu ketika dirinya bersama Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat M Guntoro mengadakan survei ke daerah ini. Namun tidak ada satupun akses jalan yang memadai untuk sampai pada puncak ini.

Dirinya bersama rombongan akhirnya sampai lalu beristirahat dan makan siang di salah satu puncak tertinggi di Geopark Ciletuh ini.

“Suatu saat saya dengan Pak Guntoro survei daerah sini, waktu itu belum ada jalan yang terbentang dari Loji belum ada jalannya masih sangat sulit, dan jalannya pun setapak, sangat sulit sampai-sampai ada beberapa mobil yang tidak bisa lanjut. Dan sampailah disini, kita istirahat di saung kita makan siang. Bahkan yang menyediakan makan siang itu ternyata lama, 2,5 jam baru datang saya tidak tahu beli makannya dimana,” kata Aher.

BACA JUGA: Aher Minta Warga Geo Park Ciletuh Ubah Kultur

Setelah itu kata Aher, dirinya mengabadikan momen tersebut melalui foto. Bahkan kata Aher, tempat berdiri saat berfoto tersebut hari ini sudah dibangun sebuah tulisan “Puncak Aher,”.

Monumen puncak Aher merupakan puncak tertinggi dari dua puncak yang telah lebih dulu ada,  yakni puncak Panenjoan dan Puncak Darma.
“Kita bersyukur,  bisa hadir di puncak aher ini sebagai spot pariwisata baru di kawasan geo park, ” ujar Aher.
Menurut Aher,  puncak aher mempunyai keunggulan anginnya cenderung stabil yang sangat cocok untuk dijadikan spot kegiatan paralayang.
“Selain kedua puncak tadi,  sekarang ada puncak aher,  sebagai salah satu destinasi wisata di kawasan ini, ” katanya.
Aher pun berpesan,  penataan dan pemeliharaan destinasi wisata di kawasan geo park ciletuh harus terus dikawal oleh seluruh pihak. Terutama,  dalam memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada dalam kawasan tersebut.
“Mari kita lakukan dengan dua acara, dengan memasukan geo park ke dalam dunia pendidikan,  formal atau informal.
Kedua dengan sosialisasi, pemahaman geopark yang merangkul masyarakat,” pungkasnya (budi)

(budi/DAR)

Kartini Zaman Now Harus Mampu Menempatkan Diri Sesuai Kemampuannya

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari menyebut peringatan Hari Kartini 21 April adalah momentum untuk merefleksikan nilai-nilai kepribadian Kartini bagi kaum perempuan.

Selain sebagai sosok perempuan hebat yang pernah dimiliki bangsa ini, kata Ineu, semangat juang RA Kartini pun harus dimiliki seluruh perempuan Indonesia.

Ineu menilai perjuangan RA Kartini pada masanya sangat luar biasa berkat perjuangannya. Saat ini, kaum perempuan di Indonesia bisa berkiprah dan setara dengan kaum pria terutama dalam hal aktualisasi diri.

“Berkat perjuangan RA Kartini, perempuan di Indonesia bisa mengaktualisasikan diri sehingga memiliki hak yang sama dengan kaum pria,” kata Ineu saat menjadi narasumber pada Peringatan Hari Kartini Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat di Bandung, Jumat (20/4/2018).

Ineu menjelaskan bahwa saat ini hak-hak perempuan telah diakui dan dijamin oleh undang-undang, perempuan pun memiliki kesempatan yang sama di berbagai bidang, bahkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

Selain itu, dengan luasnya peluang untuk maju mengembangkan diri dan ikut bersaing dengan kaum pria, perempuan saat ini pun mampu membenaskan diri dari ‘keterkurungan’, kebodohan dan sistem masyarakat yang dulu kerap dianggap kaku.

Masyarakat kini mulai menerima dengan terbuka peranan dan keterlibatan kaum perempuan di berbagai bidang.

“Dan itu terbukti dengan banyaknya kaum perempuan yang menduduki jabatam publik yang strategis, baik di birokrasi maupun legislatif,” jelas dia.

Sebagai salah satu sosok perempuan yang berkiprah di legislatif, Ineu mengatakan bahwa tantangan yang kini dihadapi oleh perempuan parlemen semakin kompleks. Dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial yanng terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini, kartini zaman now harus mampu menempatkan dirinya sesuai dengan kemampuannya.

“Perempuan-perempuan DPRD harus melakukan perannya sesuai kemampuan masing-masing. Ini sebagai wujud perjuangan untuk berkontribusi terkait penanganan dan solusi terkait permasalahan di Jawa Barat,” kata Ineu.

Implementasi dari tugas dan fungsi wakil rakyat dapat dilakuakan baik dalam bentuk keberpihakan anggaran, kebijakan, dan pengawasan yang dilakukan secara intens dilakukan untuk mewujudkan masa depan kaum perempuan Jawa Barat yang lebih baik.

“Ini sebagai upaya untuk mewujudkan masa depan anak dan perempuan yang lebih baik lagi,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat Miraseti Daud Achmad menyebut bahwa semangat kesetaraaan gender bukan dalam pengertian perempuan dan lelaki harus sama dalam sendi-sendi kehidupan.

Namun bagaimana seorang perempuan bisa menempatkan diri sesuai dengan kemampuannya.

Adapun tujuan dari peringatan hari kartini saat ini adalah sebagai pembuktian kaum perempuan yang mampu berkreasi dan berinovasi.

“Bahwa di zaman sekarang wanita bisa dan mampu berkreasi, karena berkreasi dan berinovasi bisa dilakukan oleh siapa saja,” pungkas dia.

(LIN)

Koramil 1301 Ciamis Sulap Lahan Tidur Jadi Lahan Pertanian

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tanah seluas 1,5 hektar di Dusun Mekarjaya Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis akan dijadikan kawasan agrowisata. Tanah milik  Hankam (TNI-AD) ini akan dikembangkan Koramil 1301 Ciamis Kota  bekerjasama dengan warga sekitar.

“Nantinya setelah semua selesai ditata siapapun yang datang kesini membutuhkan komuditas sayuran bisa membeli di sini dengan memetik langsung,” kata Danramil 1301 Ciamis Kota Mayor Arm. Wilde P.

Wilde mengatakan, pemangfaatan lahan tidur milik TNI-AD tersebut baru dikerjakan sekitar 3 bulan lalu sehingga masih banyak yang harus ditata agar kedepanya bisa menjadi potensi bagi wilayah setempat.

Wilde melanjutkan, selain bisa dijadikan tempat agro wisata lahan pertanian tersebut juga bisa dijadikan tempat edukasi dibidang pertanian.

“Tempat itu nantinya bisa menjadi tempat belajar anak-anak sekolah dalam pengelolaan lahan pertanian yang bisa mengahsilkan produk yang bagus,” jelasnya.

Wilde menambahkan, bisa dijadikanya tempat tersebut segagai wahana belajar ilmu pertanian bagi anak-anak sekolah maupun petani dari daerah lain karena di areal lahan tersebut juga ada fasilitas pembuatan pupuk kompos.

“Anak-anak maupun petani bisa belajar cara pembuatan pupuk kompos sehingga bisa digunakan untuk lahan pertanian mereka,” pungkasnya. (Husen Maharaja/DAR)

Dedi Mulyadi Kunjungi Pengusaha Cilok Gaul di Ciamis

0
(FOKUSJabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomor urut 4 Dedi Mulyadi gencar mendekati rakyat. Jumat (20/4/2018) Dedi yang berpasangan dengan Dedy Mizwar itu berkesempatan bersilaturahmi dengan pengusaha CILOK GAUL SR” milik H Maman yang beralamat di Dusun Gunungbangka-2 Desa Sukamanah Kecamatan Sindangkasih  Kabupaten Ciamis.

Menurut Dedi Mulyadi kedatanganya kepada pengusaha Cilok tersebut untuk memotivasi pengusaha tersebut untuk lebih mengembangkan usahanya.

“Saya datang kesini karena merasa bangga ada pengusaha UMKM yang bisa menyerap tenaga kerja yang banyak dari lingkunganya sendiri,” katanya.

Dalam kesempatan itu Dedy Mulyadi berdialog dengan pengusaha Cilok tersebut tentang proses cara pembuatan smapai dengan pemasaran Cilok yang sampai saat ini sudah menembus berbagai kota di Indonesia.

“Menurut Pak Haji Maman dia ini sudah puluhan tahun menjadi pembuat Cilok dengan mempunyai pedagang disetiap kota,” ucapnya.

Dedi melanjutkan, karena pengusaha Cilok tersebut sudah menciptakan lapangan kerja yang cukup banyak bagi lingkungan sekitarnya maka kedepanya harus ada lagi pelaku-pelaku UMKM yang seperti pengusah Cilok tersebut yang bisa menyerap tenaga kerja warga sekitarnya.

“Kabupaten Ciamis ini kalau terus dikembangkan banyak pelaku UMKM yang bisa menyerap tenaga kerja seperti pabrik  kerupuk di Cikoneng,” ungkapnya.

(Husen Maharaja/DAR)