spot_imgspot_img
Jumat 9 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8230

Cabup Ciamis Herdiat Yakin APBD Ciamis Bisa Sejahterakan Praktisi Agama

0
(FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Calon Bupati Ciamis No 1 Herdiat Sunarya menyebut bahwa APBD Kabupaten Ciamis senilai Rp2,4 trilyun mampu menyejahterakan praktisi agama untuk menciptakan masyarakat Ciamis yang berakhlak mulia. Hal itu menjadi poin penting agar masyarakat Ciamis memiliki kecerdasan akhlak, sehingga akan tercinta Ciamis yang istimewa dengan kesatuan, kecerdasan ahklak dan budayanya.

“Insya Alloh APBD Ciamis mampu menyejahterakan para ulama demi kemaslahatan umat. Jika terpilih nanti, di tahun pertama menjabat anggaran itu cair,” jelas Herdiat, Senin (30/4/2018).

Adapun program yang akan digelorakan saat memimpin nanti, yakni Ajengan Masuk Sekolah. Program tersebut penting untuk meningkatkan kecerdasan sumber daya manusia di Kabupaten Ciamis yang lebih baik.

“Dalam mengarungi kemajuan zaman, kecerdasan akhlak sangat penting untuk masyarakat Ciamis yang berkualitas,” jelas dia.

Herdiat berharap, program tersebut bisa terlaksana dengan doa masyarakat, dan kemauan bersama untuk perubahan Ciamis lebih baik.

(Riza M Irfansyah/LIN)

Walhi Jabar “Tantang” Paslon di Pilgub Jabar Paparkan Visi-Misi Tentang Lingkungan Hidup

0
ilustrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Ketua Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat Dadan Ramdan akan mengajak para kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar untuk berdialog dengan tema Lingkungan Hidup, Kamis (3/5/2018) mendatang di Gedung Indonesia Menggugat (GIM).

“Kami berharap para kandidat bisa menyampaikan apa visi, misi, komitmen, kebijakan dan program pencegahan serta percepatan pemulihan lingkungan hidup dalam lima tahun ke depan,” kata Dadan di Bandung, Senin (30/4/2018).

Menurut dia, kondisi ruang dan lingkungan hidup di wilayah Jawa Barat terus memburuk, baik di perkotaan maupun di pedesaan, di wilayah Jawa Barat utara, tengah dan selatan.

“Kerusakan dan pencemaran lingkungan semakin meningkat seiring dengan jumlah sengketa dan kasus-kasus lingkungan hidup yang terjadi di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Kualitas kesehatan lingkungan pun terus menurun seiring daya dukung lingkungan hidup yang berkurang dan daya tampung lingkungan hidup yang makin terlampaui,” kata dia.

Tidak hanya itu, Indek Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Jawa Barat dari tahun ke tahun pun semakin menurun. Pada tahun 2016, nilai IKLH Jawa Barat sekitar 42,52 atau berada pada peringkat 30 dari 33 provinsi di Indonesia .

“Kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup telah memberikan kontribusi pada bencana lingkungan hidup di Jawa Barat yang setiap tahun cenderung meningkat. Setiap tahun kita selalu berhadapan dengan bencana lingkungan hidup seperti banjir, banjir bandang, longsor, kekeringan, angin puting beliung, gerakan tanah dan lainnya, ” jelasnya.

Selain itu, kata Dadan, bencana lingkungan hidup telah memberikan dampak pada korban jiwa, kerugian ekonomi dan lingkungan hidup. Selama tiga tahun terakhir, jumlah kejadian bencana mencapai 2.671 kejadian dengan 256 orang meninggal dunia .

“Karena itu dalam momentum hari BUMI, Walhi Jabar mengundang para kandidat untuk membedah dan membaca visi, misi serta program perlindungan lingkungan hidup Jawa Barat dalam lima tahun ke depan. Kami pun menghimpun masukan dan aspirasi publik untuk perbaikan kebijakan pemulihan dan perlindungan tata ruang dan lingkungan hidup serta percepatan pemulihan kerusakan dan pencemaran lingkungan hidup lima tahun ke depan,” kata dia.

(Budi/LIN)

Panwas Selidiki Dugaan Pelanggaran Pilwalkot Banjar

0
(FOKUSJabar/Boip)

BANJAR, FOKUSJabar.id: Suhu politik Pilkada Banjar mulai memanas. Terbukti dengan menyebarnya pamflet berisi foto yang diduga mengandung provokasi dan menyeret sejumlah nama elit partai.

Isi dari foto yang beredar di jejaring WhatsApp tersebut, bertuliskan delapan imbauan atas nama  Forum Warga Banjar Bersatu, belum diketahui dari sumber selebaran itu.

Ketua Panwaslu Kota Banjar Irfan Saeful Rohman mengungkap bahwa pihaknya sedang berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menyelidiki dari mana sumber selebaran itu. Foto selebaran tersebut, kata dia, sudah masuk pada bentuk pelanggaran Pilkada dan merupakan tindak pidana umum.

“Sangat disayangkan perhelatan kontestasi Pilkada diciderai hal-hal yang bersifat provokasi. Kami akan mengusut tuntas kasus ini,” tegas dia melalui sambungan telepon, Senin (30/4/2018).

Irfan mengatakan, sejauh ini Panwas Banjar belum menemukan bukti fisik yang telah beredar itu. Meskipun foto selebaran tersebut bisa masuk pada kategori temuan, namun pihak kepolisian dan Panwas akan terus menyelidiki siapa pelaku penyebarannya.

“Jika terbukti dan dinyatakan bersalah, sesuai PKPU tahun 2010, kasus ini termasuk pelanggaran dan pelakunya bisa terancam kurungan maksimal 18 tahun,” jelas dia.

(Boip/LIN)

Rupiah melemah, Jokowi: Semua Mata Uang Melemah

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tak perlu terlalu dikhawatirkan. Sebab menurutnya, seluruh negara pun mengalami depresiasi nilai tukar masing-masing.

Jokowi menjelaskan, depresiasi nilai tukar saat ini lebih disebabkan sentimen global, seperti kebijakan bank sentral AS The Fed yang berpotensi meningkatkan suku bunga acuan lebih dari tiga kali tahun ini. Kenaikan suku bunga itu berdampak pada imbal hasil investasi di negara Paman Sam, sehingga mendorong arus modal keluar (capital ouflow) dari Indonesia.

“Supaya kita tahu semuanya bahwa urusan kurs ini hampir semua negara (mengalaminya) karena fenoma pasar global. Semua negara juga sedang bergejolak kursnya. Kena dampak dari kebijakan-kebijakan terutama kenaikan suku bunga di Amerika Serikat,” ujar Jokowi, Senin (30/4/2018).

Meski mengakui ada pelemahan nilai tukar, Jokowi menyebut pemerintah tak akan intervensi. Ia yakin Bank Indonesia punya langkah tersendiri mengatasi hal ini.

“Pemerintah tidak akan intervensi urusan moneter karena ini adalah nanti kebijakannya ada di BI,” kata Jokowi, seperti dikutip CNN.

(Agung/LIN)

Diprotes, Pemerintah Kaji Ulang Aturan Libur Lebaran

0
ilustrasi (web)

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Asman Abnur menyebut bahwa pemerintah bakal mengevaluasi kembali aturan cuti bersama Lebaran 2018.

“Kami mau rapat koordinasi lagi dari Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB,” kata Asman seusai menghadiri pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Senin (30/4/2018).

Asman mengungkapkan bahwa pemerintah menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait revisi periode cuti bersama Lebaran tahun ini. Untuk itu, di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian PAN-RB dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Agama akan menggelar rapat koordinasi yang dijadwalkan hari ini.

Sebelumnya, sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB Nomor 707 Tahun 2017, Nomor 256 Tahun 2017, Nomor: 01/Skb/Menpan-Rb/09/2017 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2018, cuti bersama dalam rangka perayaan lebaran 2018 ditetapkan pada 13,14,18 dan 19 Juni 2018. Penetapan cuti bersama tersebut dibuat dengan mengasumsikan perayaan lebaran jatuh pada 15-16 Juni 2018.

Sementara itu, pihak pekerja keberatan karena sebagian perusahaan swasta memberlakukan aturan bahwa penambahan cuti bersama bakal memotong cuti tahunan karyawan.

“Kami menerima masukan-masukan. Nanti, berdasarkan msaukan-masukan, kami akan lihat seperti apa,” ujar Asman, seperti dilansir CNN.

(Agung/LIN)

Pengadilan Irak Vonis 19 Wanita Rusia Pengikut ISIS

0
ilustrasi (web)

IRAK,FOKUSJabar.id: Pengadilan Irak berikan vonis hukuman penjara seumur hidup kepada 19 perempuan Rusia pengikut ISIS. Pengadilan Kriminal Baghdad Pusat yang mengurusi kasus terorisme menyatakan bahwa para wanita itu bersalah karena ‘bergabung dan mendukung ISIS“.

Enam perempuan asal Azerbaijan dan empat dari Tajikistan juga divonis hukuman penjara seumur hidup atas tuduhan yang sama.

“Kami akan menghubungi orangtua mereka untuk memberitahukan vonis ini,” kata seorang diplomat Rusia seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (29/4/2018), waktu setempat.

Sebagian besar perempuan-perempuan Rusia tersebut mengaku dijebak untuk pergi ke Irak.

“Kami tidak tahu bahwa kami ada di Irak. Saya pergi ke Turki bersama suami dan anak-anak saya untuk tinggal di sana. Tiba-tiba saya mengetahui bahwa saya berada di Irak,” kata salah seorang terdakwa.

BACA JUGA:

Polisi Jaga Peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Kota Banjar

Kantor berita Rusia, TASS, melaporkan anak-anak yang ibunya dihukum seumur hidup itu akan dipulangkan ke Rusia.

“Penting bagi kami agar mereka diperbolehkan untuk menjalani hukuman di Rusia. Lebih dari dua ribu perempuan menunggu persidangan. Di antara mereka terdapat 57 wanita asal Rusia,” kata Ketua Ombudsman Hak Asasi Manusia Chenchen, Heda Saratova seperti dilaporkan TASS.

(Agung/LIN)

Ratusan Orang di Australia Dievakuasi Akibat Durian

0
ilustrasi (web)

AUSTRALIA, FOKUSJabar.id: Ratusan orang di sebuah perpustakaan pusat kota Melbourne, Australia terpaksa dievakuasi. Mereka dievakuasi karena ada aroma menyengat dari buah durian yang sempat dikira gas bocor.

Pemadam kebakaran menerima laporan adanya ‘bau gas’ yang tercium dari kampus Universitas Royal Melbourne Institute of Technologu (RMIT) sekitar pukul 15, Sabtu (28/4/2018).

Lebih dari 500 mahasiswa dan dosen dievakuasi oleh Polisi Victoria, sementara puluhan petugas pemadam kebakaran menyelidiki sumber bau.

“Gedung itu dikenal menyimpan bahan kimia yang berpotensi berbahaya,” kata petugas pemadam kebakaran, seperti dilansir CNN, Senin (30/4/2018).

Petugas pemadam kebakaran akhirnya menemukan bau yang menyengat itu berasal dari sebuah lemari.

“Setelah pencarian yang komprehensif, petugas pemadam kebakaran mengidentifikasi bahwa baunya bukan berasal dari gas kimia, tapi gas dari durian yang telah membusuk, sangat menyengat bisa dibiarkan membusuk dalam lemari,” kata Brigade Pemadam Kebakaran Metropolitan Melbourne.

Bukan pertama kalinya, bau durian membuat heboh. Tahun lalu sebuah gedung di Manchester University, England harus dievakuasi karena diduga terjadi kebocoran gas. Usut punya usut bau menyengat ternyata berasal dari durian.

(Agung/LIN)