spot_imgspot_img
Kamis 13 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8187

Kades Mekarmulya: Sebagian Dana BUMDes Dipinjam untuk Bayar Utang Desa

0
Kades Mekarmulya (Foto. Andian)

GARUT, FOKUSJabar.id : Selasa (6/3/2018) siang tadi, puluhan warga Desa Mekarmulya, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut mendatangi Kantor Desa setempat mempertanyakan masalah infrastruktur, dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan proyek pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).

Hal tersebut di benarkan salah satu perwakilan tokoh masyarakat Desa Mekarmulya, A. Sobana. Menurut dia, pihaknya mempertanyakan tiga hal penting yang di anggap tidak jelas realisasinya.

BACA JUGA:

Kecamatan Sukaresmi Gelar Kencana, SSC Garut Sosialisasi Mitigasi Bencana

“ Kami mempertanyakan masalah Rutilahu dan dana BUMDes yang di bentuk pada tahun 2016 lalu,” ucap Sobana.

Kepala Desa (Kades) Mekarmulya, Mumu Musthopa mengatakan, sebelum menjadi orang nomor satu di Mekarmulya, tahun 2016 dirinya terpilih menjadi Ketua BUMDes.

Menurutnya, muncul persoalan saat memasuki masa transisi. Di mana Kades tidak berwenang untuk mencairkan dana BUMDes tahap ke-2.

“ Saya siap dan berani bertanggung jawab bahwa saya tidak memakai dana BUMDes. Terlebih, setelah jadi Kades yang mencairkan bukan saya,” tegas Mumu di ruang kerjanya, Selasa (6/3/2018).

Dana tahap pertama lanjut dia, sebagian di gunakan untuk perlengkapan BUMDes dan sisanya berdasarkan kesepakatan bersama di gunakan untuk simpan pinjam dengan bunga yang sangat relatif kecil (1 persen).

Sementara dana BUMDes tahap 2 di alokasikan pembelian sound system dan di gunakan sebagai dana talang untuk membayar utang desa.

“ Dana tersebut sebagian di pinjam untuk membayar sebidang tanah yang kini di gunakan lapang voli. Saya tegaskan, itu sifatnya pinjaman untuk melunasi tanah yang sangat di butuhkan warga,” beber Mumu.

(Andian/Bam’s)

Warga Tasik Antusias Ikut KB Gratis

0
Ibu-ibu antre untuk mendapatkan pemasangan alat KB gratis DPPKBP3A (FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Ratusan ibu-ibu rumah tangga rela antre untuk mendapatkan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi  KB gratis yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Tasikmalaya.

Bakti sosial pelayanan alat KB gratis Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kelurahaan Cibunigeulis Kec.Bungursari Kota Tasikmalaya saat acara Peresmian Pembangunan oleh Walikota Tasikmalaya Selasa (06/03)

Kabid KB Dan Ketahanan Keluarga DPPKBP3A Kota Tasikmalaya Nining Herlina mengatakan, pemasangan alat kontrasepsi KB ini untuk membantu masyarakat khususnya kaum ibu untuk mendapatkan layanan KB. “Mereka ini (para ibu-ibu) tergolong kurang mampu ditambah tidak memiliki kartu BPJS, KIS atau Jamkeskinda untuk itu kita bantu mereka agar bisa memasang alat KB secara gratis, kalau bayar pasti mereka tidak mampu,”ungkap Nining.

Dia pun menjelaskan, ada dua jenis pelayanan alat KB yang kita berikan dalam kegiatan bakti sosial kali ini yakni KB Ayudi dan KB Implant dengan menurunkan puluhan tenaga medis Puskesmas Kec.Bungursari dan Bidan dari IBI.

”Target kita dari pelayanan ini untuk meningkatkan pelayanan KB dan menambah akseptor baru selain itu untuk menekan angkaa kelahiran serta meningkatkan derajat kesehatan kaum ibu dan derajat ketahanan keluarga,”pungkasnya.

(Seda/Dar)

Dua Uji Coba Persib Digelar Pekan Depan

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Setelah mendapatkan kepastian jadwal kompetisi Liga 1 2018 mengalami penundaan, Persib Bandung akan mengagendakan dua pertandingan uji coba.

Menurut pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, dua pertandingan tersebut kemungkinan besar akan digelar pada pekan depan. Sebelumnya, dia berencana menggelar satu laga di akhir pekan ini.

Namun, karena tim kebanggaan Bobotoh kesulitan mendapatkan lawan yang berasal dari Liga 1 dan 2, membuat pelatih yang mengantarkan Johor Darul Ta’zim meraih gelar juara Piala AFC terpaksa mendundanya hingga pekan depan.

“Ya mungkin (ada lawan) tapi kami belum yakin. Mungkin kita akan bertanding tanggal 14 atau 15 dan 18 (Maret), dua pertandingan di pekan depan,” kata Gomez, Selasa (6/3/2018).

“Karena untuk akhir pekan ini kita tidak bisa, karena sulit mencari lawan. Tapi mungkin untuk tanggal 14 dan 18 itu memungkinkan, kita akan bertanding pada Rabu dan Minggu,” ucap Gomez.

Gomez menginginkan lawan dari Liga 1, karena pada laga uji coba sebelumnya anak asuhnya sering bermain dengan tim Liga 2 dan 3. Sehingga lini belakang Persib belum teruji.

(Arif/Bam’s)

Harus Netral, ASN Tetap Harus Salukan Hak Pilihnya di Pilkada Serentak 2018

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Aparatur Sipil Negara (ASN) harus netral dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. Meski demikian, ASN pun tetap harus menyalurkan hak pilihnya pada Pilkada Serentak 2018 yang dilakukan pada 27 Juni mendatang.

Penjabat Wali Kota Bandung, Muhamad Solihin mengatakan, hak pilih pada Pilkada Serentak 2018, 27 Juni mendatang merupakan salah satu bagian dari keikutsertaan menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan. Begitu pun bagi para ASN meski diharuskan netral dalam setiap tahapan Pilkada Serentak 2018.

“ASN memang dilarang untuk berpihak, jadi berpihaknya saat mencoblos saja dengan menggunakan hak pilihnya,” ujar Solihin saat ditemui di kantor Kecamatan Ujungberung‎, Jalan AH Nasution Kota Bandung, Selasa (6/3/2018).

‎Solihin pun menegasakan, cara ASN menyukseskan Pilkada Serentak 2018 yakni dengan tetap bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugas serta fungsinya. ASN diminta untuk tidak coba-coba memihak kepada salah satu pasangan calon. Baik di Pilwalkot Bandung 2018 maupun di Pilgub Jabar 2018.

“Tingkatkan terus pelayanan kepada masyarakat dan bekerja profesional. Jangan ikut-ikutan menjadi bagian tim sukses pasangan calon pada Pilwalkot Bandung maupun Pilgub Jabar tahun 2018. Intinya, netralitas ASN harus terjaga dan jangan memihak salah satu calon,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Komisi A DPRD Garut Segera Gelar Rapat Kerja dengan Baperjakat

0
(dok FOKUSJabar)

GARUT, FOKUSJabar.id : Terkait pelantikan 15 pejabat di lingkungan Pemkab Garut yang dilakukan Pj Bupati, Koesmayadi Tatang Padmadinata, Komisi A DPRD setempat geram dan akan segera memanggil Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat).

Sekretaris Komisi A DPRD Garut, Dadang Sudrajat membenarkannya. Menurut dia, Kamis (8/3/2018) akan memanggil Baperjakat untuk dimintai penjelasan tentang pelantikan.

” Hari Kamis, kami gelar rapat kerja dengan Baperjakat,” kata Dadang kepada FOKUSJabar.id melalui sambungan telpon, Selasa (6/3/2018) malam.

Pihaknya menyayangkan,  sebelum pelantikan Komisi A tidak diberi tahu terlebih dulu.

” Saya tegaskan, tidak ada informasi terlebih dulu,” ungkap politisi Partai Demokrat ini.

Dadang menambahkan, pihaknya akan mendorong Plt Sekda segera membentuk panitia rekruitmen Sekda definitif sesuai Perpres No3 tahun 2018.

” Salah satu tugas dari penjabat Sekda adalah mempersiapkan rekruitmen Sekda definitif,” terangnya.

Saat disinggung mengenai pelantikan tersebut cacat hukum, jawab Dadang, pihaknya belum bisa menyimpulkan sebelum mengorek keterangan dari Baperjakat.

” Jangan cepat menyimpulkan, kita korek dulu keterangan dari yang bersangkutan, mulai dari tahapan hingga terjadinya pelantikan,” pungkasnya.

(Andian/Bam’s)

Team Relawan Jabar Asyik Ciamis Dikukuhkan

0
Tim Relawan Asik Dibentuk Untuk Memenangkan Pasangan Sudrajat - Ahmad Syaiku. (FOKUSJqabar/Husen Maharaja)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sejumlah elemen masyarakat Kabupaten Ciamis deklarasikan pembentukan relawan Sudrajat-Ahmad Shayiku (Asyik). Bertempat di Raudhathul Irfan Jalan Jendral Ahmad Yani Ciamis. Selasa (6/2/2018).

Menurut Didi Sukardi Ketua Team pemenangan Jawa Barat Asik (Jabar Asik) dibentuknya team relawan di Kabupaten Ciamis untuk memenangkan pasangan Sudrajat – Ahmad Syaiku sebagai gubernur Jawa Barat.

“Hari ini kami bentuk tim relawan dari semua elemen masyarakat,” katanya.

Didi mengatakan, relawan yang dibentuk tersebut untuk membantu para kader partai pengusung pasangan Asik.

“Karena wilayah Jawa Barat sangat luas aedangkan waktu cukup mepet maka perlu kordinator-kordinator relawan disetiap wilayah se Jawa Barat untuk membantu kader partai dalam mensosialisasikan pasangan ASIK menjadi gubernur,” ucapnya.

Didi melanjutkan, adapun elemen masyarakat yang menjadi relawan saat ini ada dari beberapa ormas, tokoh masyarakat, pemuda serta partai pengusung.

“Dalam team Jabar Asik di Ciamis ini dua pendukung calon bupati bersama-sama untuk memenangkan pasangan Asik,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Anjar Asmara Jadi Kandidat Sekretaris Partai Demokrat Ciamis

0
Ketua DPC Demokrat Ciamis (tengah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Tokoh muda Ciamis Anjar Asmara disebut-sebut bakal menempati posisi Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis periode 2018-2023. Tim formatur sedang menyusun kepengurusan baru dan  harus selesai pada 8 Maret 2018.

“Sampai hari ini, Selasa (6/3/2018) belum ada keputusan tentang susunan kepengurusan yang baru. Siapa sekretarisnya, siapa bendaharanya belum ada, sembilan orang di tim formatur  sedang menyusunnya,” kata Sopwan Ismail yang terpilih sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Ciamis secara aklamasi.

Salah seorang tim formatur yang menyusun kepengursan DPC Partai Demokrat periode 2018-2023, Mumu menambahkan tim formatur sudah mengantongi tiga nama yang akan dijadikan Sekretaris DPC Partai Demokrat Ciamis.  Mereka adalah Anjar Asmara, Marsono yang juga Ketua DPAC Kecamatan Purwodadi dan Nurmuttaqin.

Menurutnya, Anjar Asmara adalah anggota Partai Demokrat. Tetapi bukan nama yang asing bagi partai berlambang mercy ini. Anjar yang juga ketua PWI Ciamis pernah menjadi salah satu kandidat Bakal Calon Bupati Ciamis yang mendaftar ke Partai Demokrat. Kedekatan Anjar dengan Partai Demokrat Ciamis juga sudah sejak lama.

Sementara itu Anjar Asmara membenarkan sudah ada komunikasi dengan tim formatur. Namun Anjar meminta beristikharah dulu untuk menentukan sikap. Sebab menjadi pengurus partai menyangkut kemaslahan umat dan partai itu sendiri.

“Memang benar saya sudah ada komunikasi dengan tim formatur, jangan lupa bahwa saya sudah ber-KTA Demokrat. Hubungan saya dengan partai demokrat sudah lama. Bahkan Kang Mumu senior Partai Demokrat Ciamis mengajak saya bergabung dan jadi pengurus, namun saya belum bersedia waktu itu,” katanya.

Kalau sekarang saya jadi pengurus, kata Anjar tentunya Sebagai kader partai berkewajiban menyukseskan agenda politik Partai besutan SBY ini. Agenda terdekat yaitu pilkada serentak baik di tingkat kabupaten,prov,pileg dan pilpres.

“Sikap saya akan fatsun pada keputusan partai untuk memperjuangkan pasangan yang diusung partai,” katanya.

Bukan bermaksud takabur, kata Anjar, modal untuk membesarkan atau mensukseskan agenda partai sudah ada. Jaringan yang dimiliki Anjar Asmara bersama Kawan AA nya diharapkan mampu mendongkrak raihan suara baik di Pilkada,Pilgub,Pileg,Pilpres.

“Insya Alloh kalau saya berada di kepengurusan partai Demokrat mudah-mudahan bisa mendongkrak suara bersama kawan-kawan di internal partai maupun yang akan gabung ke partai dan simpatisan yang akan didekati di jaringan-jaringan yanng sudah dibangun. Mudah-mudahan dari 4 di DPRD bertambah 4 kursi lagi jadi total 8 kursi. Doakan saja mudah-mudahan bisa terwujud,” pungkas Anjar.

Seperti diketahui, sosok Anjar Asmara di perpolitikan Ciamis memang mencengangkan. Berdasarkan hasil survei beberapa lembaga Survei untuk calon bupati ciamis, Anjar bisa menempati posisi ketiga setelah Iing Syam Arifin (incumbent) dan Herdiat Sunarya. Padahal ketika itu Anjar bersama kawan AA nya baru sosialisasi efektif selama 6 bulan.

Selain itu Anjar juga merupakan Rois AM TQN Suryalaya-Sirnarasa yang memiliki puluhan ribu ikhwan. Namun demikian Anjar selalu merendah tapi tetap optimis

(Ibenk/DAR)