GARUT, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut Jawa Barat (Jabar) gelar giat Kecamatan Siaga Bencana (Kencana) bertempat di aula kantor kecamatan setempat, Selasa (14/4/2026).
Kegiatan Kencana menghadirkan narasumber dari Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) Garut sebuah komunitas yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana.
BACA JUGA:
Ormas Gas Apresiasi Restorative Justice Desa Padamukti Garut, Bagimana dengan Dugaan Mafia Tanah di Kadungora?
Mereka melakukan kegiatan seperti penanaman pohon, membersihkan lingkungan dan sosialisasi mitigasi bencana kepada masyarakat.
Camat Sukaresmi, Prayudi Yanuar Arif menjelaskan, tujuan Kencana untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons terhadap bencana di tingkat kecamatan.
“Harapannya, masyarakat lebih siap dan tanggap dalam menghadapi bencana. Sehingga dapat meminimalisir kerugian dan dampak bencana,” kata Prayudi kepada FOKUSJabar.
Menurut Camat, dalam kegiatan Kencana pihaknya menghadirkan unsur perangkat desa (Kepala Dusun) se-kecamatan Sukaresmi. Dengan begitu, Mereka nantinya berperan aktif dalam mengantisipasi bencana di lingkungannya masing-masing.
“Jumlah peserta seluruhnya 37 orang. Mulai dari Kepala Desa, Kadus, staf kecamatan, dua orang perwakilan dari DPC Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan) Garut dan perwakilan pemuda,” ungkap Prayudi.
Pihaknya menghadirkan SSC karena memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan mengurangi dampak perubahan iklim.
BACA JUGA:
Ormas GAS Dukung Langkah Wakil Bupati Garut Bongkar Pungli
Direktur Sekolah Sungai Cimanuk, Mulyono Khaddafi menyambut baik kegiatan Kencana yang di inisiasi Camat Sukaresmi.
Menurut Mulyono, menjadi narasumber mitigasi bencana adalah kesempatan baik untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak bencana.

“Kami sangat mendukung upaya mitigasi bencana dan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk pemerintah Kecamatan Sukaresmi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan,” ungkap Mulyono.
Peserta mitigasi bencana menyambut positif upaya peningkatan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.
Mereka siap untuk belajar dan berbagi pengalaman dalam mengurangi dampak bencana.
“Kegiatan Kencana sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana,” singkat salah satu Kadus.
Kegiatan Kencana di Sukaresmi harus di lakukan di setiap kecamatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan respons bencana di tingkat lokal.
(Bambang Fouristian)



