spot_imgspot_img
Kamis 11 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Bupati Ciamis Minta Masyarakat Tidak Terpengaruh Isu Korupsi Rp 190 M

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh opini yang berkembang terkait tuduhan korupsi APBD Kabupaten Ciamis senilai Rp190 miliar.

Menurutnya, informasi yang beredar harus dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru.

Pesan tersebut disampaikan Herdiat saat memberikan sambutan dalam Upacara Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 di halaman Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (11/6/2026).

BACA JUGA: Bupati Ciamis: Gotong Royong Kekuatan Besar Pembangunan Tatar Galuh

Di hadapan unsur Forkopimda, jajaran ASN, tokoh masyarakat, dan ribuan peserta upacara, Herdiat menegaskan angka Rp190 miliar yang ramai diperbincangkan bukanlah temuan korupsi, melainkan rekomendasi hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang wajib ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Temuan BPK itu ada tindak lanjut selama 60 hari. Alhamdulillah seluruh kepala SKPD sudah menyelesaikan dan hampir 99 persen sudah ditindaklanjuti. Catatan tahun 2024 juga tidak ada sama sekali temuan korupsi ataupun penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

Menurut Herdiat, kesalahpahaman dalam memahami hasil audit berpotensi membentuk opini yang tidak sesuai fakta. Ia mengaku prihatin karena informasi yang berkembang di masyarakat seolah menggambarkan dirinya maupun Pemerintah Kabupaten Ciamis terlibat dalam tindak pidana korupsi.

“Secara hukum saya berani menghadapinya. Tetapi yang saya sesalkan adalah ketika opini yang berkembang membuat masyarakat menganggap Herdiat itu kotor,” katanya.

Herdiat menilai masyarakat perlu mendapatkan informasi yang lengkap dan berimbang agar tidak terjebak pada narasi yang dipotong-potong.

Ia menegaskan setiap temuan BPK memiliki mekanisme tindak lanjut dan tidak serta-merta dapat diartikan sebagai korupsi.

Dalam kesempatan itu, Herdiat juga menyinggung adanya kepentingan politik di balik munculnya isu tersebut. Ia menyebut tuduhan yang berkembang tidak lepas dari dinamika politik yang mulai menghangat.

“Semua ini hanya kepentingan politik. Penyebaran opini seperti ini tidak masuk ke kepala saya dan tidak masuk logika saya,” ujarnya.

Meski demikian, Herdiat mengaku tidak ingin larut dalam polemik. Ia memilih fokus memastikan roda pemerintahan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

BACA JUGA: Galuh Ethnic Carnival 2026 Meriahkan HUT Ciamis ke-384

Ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk terus menjaga integritas dalam mengelola keuangan negara serta menindaklanjuti setiap rekomendasi audit yang diberikan.

“Saya selalu ingatkan, uang rakyat harus dipertanggungjawabkan dengan benar. Jangan pernah main-main dengan keuangan daerah,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Herdiat menekankan kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, kritik harus disampaikan berdasarkan data dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami terbuka terhadap kritik. Tetapi masyarakat juga harus bijak menerima informasi. Jangan sampai opini yang tidak utuh dianggap sebagai kebenaran,” pungkasnya.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru