BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan menambah penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang koridor Jalan Soekarno-Hatta. Petugas mengeksekusi tahap awal mulai dari turunan Flyover Kopo hingga ruas Batununggal menggunakan 106 tiang dan 212 lampu.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Rasdian Setiadi, menjelaskan bahwa petugas akan menancapkan PJU baru tersebut di median tengah jalan dengan ketinggian sembilan meter.
Baca Juga: Adzikry Fadlilah Kembali ke Persijap, Persib Ingin Sang Pemain Muda Pulang Lebih Matang
“Dalam waktu dekat, kita akan memasang PJU setinggi 9 meter di median tengah jalan, mulai dari turunan Flyover Kopo sampai ruas Batununggal,” kata Rasdian di Balai Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).
Setiap tiang PJU menyangga dua setang lampu yang mengarah ke kanan dan kiri jalan. Melalui total 106 tiang, jumlah lampu terpasang mencapai 212 unit.
Berbagi Peran Bersama Pemprov Jawa Barat
Rasdian menegaskan bahwa proyek ini menjadi bagian dari strategi menyeluruh untuk menerangi Jalan Soekarno-Hatta. Pemkot Bandung telah menyepakati pembagian tugas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menggarap ruas sisanya.
“Kita sudah sepakat untuk sharing dengan provinsi, di mana pihak provinsi akan membangun PJU sepanjang kurang lebih 7 kilometer dari Samsat sampai Bundaran Cibiru. Pembagian ini sudah diinstruksikan oleh Wali Kota dan Gubernur untuk segera ditindaklanjuti,” katanya.
Khusus area garapan Pemkot Bandung, Rasdian mengupayakan proses pemasangan berjalan mulai akhir Agustus 2026 atau paling lambat awal September.
“Pengerjaan dari turunan Flyover Kopo sampai Batununggal sudah bisa pada akhir Agustus ini, atau paling lambat awal September,” ucapnya.
Desain Lampu Zig-Zag untuk Jalur Lebar
Pemprov Jawa Barat merancang pola pemasangan berbeda untuk ruas kawasan Samsat hingga Bundaran Cibiru. Petugas akan menaruh PJU di sisi kanan dan kiri jalan.
Rasdian menyebut lebar Jalan Soekarno-Hatta pada kawasan tersebut menembus 25 hingga 30 meter. Hal itu membuat PJU di tengah jalan tidak sanggup menjangkau seluruh sudut secara maksimal.
“Karena lebar jalan di ruas tersebut mencapai 25 hingga 30 meter, PJU existing yang posisinya di tengah tidak bisa menerangi sisi paling kanan maupun kiri jalan,” jelasnya.
Dishub Bandung tetap mempertahankan PJU yang sudah berdiri di median tengah. Sementara itu, petugas menyusun lampu tambahan dari Samsat ke Bundaran Cibiru dengan pola zig-zag agar penerangan tersebar merata.
“Lampu existing di bagian tengah akan tetap bertahan, sementara pemasangan tambahannya akan zig-zag sampai ke Bundaran Cibiru,” pungkasnya.
(Yusuf Mugni)



