spot_imgspot_img
Jumat 14 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8180

Jabar Siap Gelar Pertandingan Lima Cabang Olahraga Asian Games 2018

0
(dok FOKUSJabar.co.id)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Jawa Barat siap menjadi tuan rumah penyelenggara bagi pelaksanaan pertandingan Asian Games XVIII yang akan digelar pada Agustus 2018 mendatang. Seperti diketahui, Jabar sudah ditetapkan sebagai tempat pelaksanaan bagi lima cabang olahraga Asian Games XVIII/2018.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jabar, Yudha M Saputra menuturkan, berdasarkan rapat terakhir dengan Presiden RI, Joko Widodo, Jabar ditetapkan sebagai tuan rumah pertandingan bagi cabang olahraga sepakbola, balap sepeda MTB, balap sepeda road race, paragliding, dan dayung canoeing slalom.

“Lima cabang olahraga itu sudah ditetapkan akan digelar di wilayah Jabar pada saat pelaksanaan Asian Games XVIII pada Agustus 2018 mendatang. Tidak ada penambahan cabang olahraga lain,” ujar Yudha saat ditemui di ruang kerjanya, komplek SPOrT Jabar, Jalan Pacuan Kuda, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (8/3/2018).

Untuk cabang olahraga sepakbola, akan diselenggarakan di empat stadion di wilayah Jabar. Yakni stadion si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, stadion Pakansari Kabupaten Bogor, stadion Patriot Kota Bekasi, dan stadion Wibawa Mukti Kabupaten Bekasi.

“Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang awalnya akan digunakan untuk babak final, diputuskan batal digunakan. Ini karena stadion GBLA akan dipakai untuk pertandingan Liga I dan menjadi markas Persib Bandung. Dan untukj laga final cabang olahraga sepakbola Asian Games 2018 pun akan digelar di stadion Pakansari Kabupaten Bogor,” tambahnya.

Sedangkan untuk cabang olahraga balap sepeda MTB akan digelar di Kebhun Hill, Kabupaten Subang. Lalu balap sepeda road race di jalan provinsi Subang-Purwakarta sejauh 174 km, cabang olahraga paragliding di Puncak, Kabupaten Bogor, dan dayung canoeing slalom di bendung rentang Majalengka.

Saat ini, lanjut Yudha, venue yang akan digunakan untuk pertandingan Asian Games XVIII/2018 tersebut sedang dalam proses perbaikan dan renovasi. Proses perbaikan venue tersebut pun, ditargetkan bisa selesai paling lambat pada bukan Juni 2018 mendatang.

“Untuk anggaran renovasi maupun perbaikan sendiri, menggunakan dana APBN yang berada di Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera). Jadi tidak ada yang menggunakan dana APBD. Provinsi Jabar sendiri hanya mengeluarkan anggaran untuk pembenahan sarana pendukung di stadion Arcamanik yang akan menjadi tempat latihan bagi tim peserta cabang olahraga sepakbola dan perbaikan jalan Subang-Purwakarta yang menggunakan dana rutin pemeliharaan di Dinmas Bina Marga,” tuturnya.

Dari lima venue tersebut, Yudha menyebut jika hanya satu venue yang digunakan milik instansi swasta yakni venue balap sepeda MTB di Kebhun Hill, Kabupaten Subang. Untuk itu, pihak pemerintah melalui INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee) melakukan sistem sewa dengan pemilik Kebhun Hill dan proses pembenahan maupun renovasi dilakukan pihak pemilik.

“Kalau untuk jalan akses menuju Kebhun Hill dari jalan utama Subang-Bandung sekitar lima kilometer akan diperbaiki oleh dana dari Pemkab Subang dibantu Pemprov Jabar pada satu bulan menjelang pelaksanaan pertandingan. Kita lakukan perbaikan menjelang pelaksanaan pertandingan karena jalan tersebut masih digunakan warga sekitar untuk mengangkut pasir galian C,” tegasnya.

Sebelumnya, Jabar ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan pertandingan beberapa cabang olahraga Asian Games XVIII/2018. Selain lima cabang olahraga tersebut, Jabar pun sempat disebut akan menjadi tuan rumah bagi pertandingan cabang olahraga bola tangan, bridge, sepak takraw, dan tinju. Namun berdasarkan rapat terakhir tersebut, Jabar pun sudah ditetapkan sebagai tuan rumah bagi pertandingan di lima cabang olahraga.

(ageng/bam’s)

Aher: Lewat e-Filling Bayar Pajak Hanya 3 Menit

0
(PRFM/Rizky Perdana)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menyampaikan laporan SPT Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi melalui e-Filling di Rumah Dinas Gedung Pakuan, Bandung, Kamis (8/2/2018).

Menurut Aher, bayar pajak dengan e-Filling sangat mudah dan cepat. Ia hanya membutuhkan waktu sekitar tiga menit saja.

Selain itu, bisa dilakukan dimana saja tanpa harus datang ke kantor pajak, serta tidak perlu lama-lama mengantre.

“Bisa bayar di rumah masing-masing, bahkan bisa sambil tiduran, bisa bayar jam 12 malam karena tidak ada jam kerja. Kalau di kantor (pajak)ada jam kerja,” kata Aher, seperti dilasir PRFM.

Meskipun bayar pajak lewat gadget, tapi tetap ada bukti pembayaran elektronik yang sudah diakui. E-Filling juga dinilainya lebih ramah lingkungan, sebab menghemat kertas.

“Menghemat waktu, tidak menebang pohon, tidak ada ongkos transportasi, dan pastinya Go Green,” sambungnya.

Oleh karenanya, Aher mengimbau seluruh masyarakat Jabar dan Badan Usaha untuk segera membayar pajak sebelum jatuh tempo. Untuk perorangan pelaporan SPT paling lambat setiap tanggal 31 Maret, sedangkan Badan Usaha maksimal 30 April.

(Agung)

Praktisi Sejarah: Ciamis Harus Punya Diorama Wisata Budaya

0
Heri Herdianto. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Praktisi Sejarah Kabupaten Ciamis, Heri Herdianto mengatakan, Sumber Daya Sejarah dan Alam di Kota Galuh begitu berlimpah. Karenanya, pemerintah mesti sigap memfasiltasi masyarakat dengan membuat museum yang berisikan Diorama wisata Ciamis.

” Selain memasukan pelajaran sejarah tentang kegaluhan kedalam kurikulum di sekolah, pemerintah harus mendirikan sebuah museum sebagai sumber informasi edukasi tentang keragaman elok wisata budaya di Kabupaten Ciamis,” kata Heri, Kamis (8/3/2018).

Dosen Universitas Galuh (Unigal) yang satu ini menambahkan, Diorama adalah sejenis miniatur tiga dimensi yang menggambarkan suatu pemandangan atau suatu adegan.

Jika peradaban sejarah Ciamis dengan Gegaluhanya serta keelokan wisata alamnya dibuat Diorama dan terpusat di sebuah titik, maka generasi muda maupun turis dari luar akan tertarik.

” Diorama bisa dibilang miniatur yang unik, jika adegan-adegan dimasa lalu tentang kejayaan kerajaan Galuh dibuat, maka akan menjadi daya tarik tersendiri bagi generasi muda sekaligus memancing rasa ingin tahu yang nantinya akan menjadi kebanggaan bagi mereka,” jelasnya.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia mengaku telah membangun Tourist Information Center (TIC). Dimana TIC menjadi temapt pusat informasi tentang seluk beluk Ciamis.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Dinas Pariwisata Ciamis Bangun Tourist Information Center

0
Kepala Bidang Destinasi WIsata Dinas Pariwisata Ciamis Budi Kurnia. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis membangun Tourist Information Center (TIC) yang berlokasi di Jalur Jalan RAA Sastrawinata, tepatnya di Lingkungan Islamic Center Kabupaten Ciamis.

TIC untuk memfasilitasi turis (wisatawan) yang akan menikmati keindahan wisata alam dan budaya di Kabuapten Ciamis.

Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia mengatakan, pembangunan gedung TIC sudah rampung. Saat ini tinggal menyiapkan fasilitas penunjang operasionalnya.

” Bangunan TIC sudah selesai dibangun di sekitar Islamic Center. Kini tinggal melengkapi beberapa fasilitas operasionalnya saja. Insya Allah, tahun ini rampung,” kata Budi, Kamis (8/3/2018).

TIC lanjut Budi merupakan dapur pariwisata sebagai central aktivitas bagi para pelaku jasa pariwisata di Kabupaten Ciamis.

” Seluruh sktivitas pariwisata nanti akan terpusat di TIC. Struktur organisasinya 30 persen dijabat oleh para pelaku jasa wisata Ciamis. Jadi orang datang gak usah bingung, tinggal ke TIC. Karena seluruh bagian keindahan wisata alam, kuliner maupun budaya Ciamis sudah ada disana,” paparnya.

Budi menerangkan, dalam hal ini pihaknya telah bekerjasama dengan Asosiasi Trevel Indonesia, beberapa kelompok kuliner dan para pelaku jasa wisata untuk menciptakan galeri wisata di TIC, jadi semua sudah disiapkan dari mulai travel, tour guide dan fasilitas ke sejumlah titik wista di Ciamis.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Pemkab Ciamis Kembangkan Budidaya Maggot

0
Penkab Ciamis Kembangkan Budidaya Lalat Hitam. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup, Bayu Rahman mengatakan, pihaknya akan mengembangkan Budidaya Lalat Hitam (Maggot).

” Magot adalah benih Lalat Hitam yang berkembang biak di tumpukan sampah. Kandungan proteinnya bisa dijadikan pakan sejumlah ternak,” jelasnya, Kamis (8/3/2018).

Menurut Bayu, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sering ditemukan Maggot. Karenanya, dengan pengelolaan sampah organik yang tepat, Maggot bisa dibudidayakan untuk pakan ternak.

” Kita akan mensosialisasikanya dengan para peternak ikan dan ayam untuk, pasalnya kandungan protein dari magot ini sangat baik untuk menjadi pakan ternak,” ujarnya.

Bayu menambahkan, pihak Pemerintahkan akan berusaha berinovasi untuk membantu masyarakat dalam bidang pemberdayaan dari segala aspek.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

Pemberdayaan Drainase Terbentur Nomenklatur

0
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis Oman Rohman. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Hujan yang mengguyur Kabupaten Ciamis kerap membuat sejumlah titik banjir akibat saluran drainase tersumbat sampah.

Terkait hal itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, Oman Rohman mengaku bahwa pemeliharaan drainase yang berada di jalur perkotaan maupun Jalan Provinsi dan Kabupaten bukan menjadi tanggungjawabnya.

” Sejak nomenklatur dirubah, pemeliharaan drainase menjadi tanggungjawab Dinas PU,” ujarnya, Kamis (8/3/2018).

Meski begitu, dalam pemberdayaan dan pengelolaan fasilitas untuk masyarakat, pihaknya terus berkolaborasi dengan seluruh dinas terkait.

” Pada faktanya perubahan nomenklatur pada skala Kabupaten tidak disertai perubahan nomenklatur pemerintah pusat. Kebijakan anggaran yang turun masih melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup. Tapi itu tidak jadi masalah, terkait alur kebijakan pusat kita kolaborasikan di Kabupaten,” ucapnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)

TPA Handapherang Ditutup, Operasional Pembuangan Sampah Membengkak

0
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Oman Rohman. (FOKUSJabar/Riza M Irfansyah)

CIAMIS, FOKUSJabar.id : Terkena dampak proyek pembangunan Bendungan Leuwikeris, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis ditutup.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Kebersihan Persampahan dan Pertamanan, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, Bayu Rahmana.

“ TPA Handapherang sudah ditutup total, tidak ada lagi aktivitas pembuangan sampah. Dipindah ke TPA Sindangrasa, Kecamatan Banjarsari,” ungkap Bayu, Kamis (8/3/2018).

Dia mengungkapkan, dari luas sembilan hektare, saat ini untuk pembuangan sampah dan fasilitas lainnya baru digunakan sekitar tiga hektare.

” Meski demikian kita harus menutup TPA Handaperang karena akan terdampak pembangunan Bendungan Lewikeris,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, Oman Rohman menjelaskan, ada opsi pemindahan TPA Handapherang ke TPA Banjarsari. Kendati TPA Banjarsari luas lahannya lebih sempit.

“ Dibandingkan yang disini, TPA Banjarsari jauh lebih sempit, hanya sekitar lima hektar. Di tempat yang baru juga sudah dibangun beberapa fasilitas yang menelan anggaran sekitar Rp15 milyar. Yang pasti karena jaraknya jauh, otomatis biaya operasional membengkak,” katanya.

Oman menambahkan, TPA Banjarsari difokuskan untuk menampung sampah di wilayah Ciamis selatan. Namun demikian, saat ini dipergunakan untuk menampung seluruh sampah yang biasanya dibuang di TPA Handapherang.

“Apabila semua masuk ke TPA tersebut, umurnya tidak bakal lama. Kami juga memersiapkan TPA lain di Kecamatan Kawali untuk menampung sampah di kota Ciamis dan sekitarnya dan serta TPS Ciminyak di Cisaga,” ungkapnya.

(Riza M Irfansyah/Bam’s)