spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8122

Jalan Rusak, Warga Cimeong Rancah Ingin Pengaspalan

1
(FOKUSJabar/Irfansyah)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Jalam berbatu menjadi pemandangan dan memberi kesan kurang sedap setiap musim lebaran di Kampung Cimeong Dusun Kertajaya Desa Cisontrol Kec. Rancah.

Warga desa setempat yang bersaba kota dan pulang kampung di musim mudik menyayangkan jalan di kampungnya masih belum juga berubah dari tahun ke tahun.

“Kalau hujan jalan berbatu ini nyaris berwarna coklat tanah berkumpur dan licin, sangat berbahaya dilalui pemotor,” ujar warga Cimeong Benny warga Dusun Sindangjaya RT11/RW15 block Cimeong Desa Cisontrol Rancah, Rabu (20/6).

Sebenarnya warga di kampung tersebut sudah beberapa kali mebgeluhkannya kepada pemerintah desa dan meminta agar perbaikan jalan tersebut menjadi prioritas di musrenbang. Tetapi kata Benny belum ada realisasinnya.

“Kami berharap pemerintah kabupaten ciamis bisa mengalokasin anggarannya di tahun ini, mumpung masih ada waktu sampai 2019, baik di anggaran perubahan atau murni, ” kata Benny.

Jika jalan tersebut dibiarkan rusak tidak diperbaiki, khawatir kepercayaan masyarakat kepada semua bentuk program pemerintah berkurang.

“Masyarakat cimeong ingin aspirasi ini didengar dan diperhatikan oleh pemerintah desa juga pemerintah kabupaten,” ujar Benny.

“Sudah kami sampaikan ke desa tapi belum ditindak lanjut. Harus imbang, pemerintah kan ingin masyarakat mendukung semua program pemerintah apapun namanya termasuk pajak, sekarang giliran masyarakat meminta pemerintah perhatikan perbaikan jalan Cimeong,” tegas Benny.

Harapannya di tahun ini ada perbaikan sehingga musim lebaran mendatang pemudik yang pulang kampung ke cimeong dan cisontrol sudah menikmati jalan yang baik dan nyaman dilalui.

(Irfansyah)

Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung Dukung Pasangan Yossi-Aries

0
(FOKUSJabar/Ageng)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Generasi Muda (GM) Kosgoro Kota Bandung mendukung pasangan calon (paslon) wali kota dan wakil wali kota Bandung 2018-2023 nomor urut 2, Yossi Irianto-Aries Supriatna dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Bandung 2018. Deklarasi dukungan dilakukan di Sekretariat Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung, Jalan Ir H Djuanda Kota Bandung, Rabu (20/6/2018).

“Kami Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung menyatakan dukungannya untuk pasangan Yossi Irianto dan Aries Supriatna pada Pilwalkot Kota Bandung 2018. Kami percaya  bisa melanjutkan pembanungan Kota Bandung yang sudah dirintis Ridwan Kamil,” ujar Boy (sapaan akrab Boyke) saat Deklarasi Dukungan di sekretariat Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung, Jalan Ir H Djuanda Kota Bandung, Rabu (20/6/2018).

‎Ketua Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung, Boyke menuturkan, pihaknya menyebarkan undangan kepada semua pa‎slon untuk mengetahui visi dan misi mereka. Namun dari ketiga paslon tersebut, hanya paslon nomor urut 2 yang datang memenuhi undangan.

Dengan persentase denerasi milenial di Kota Bandung yang mencapai 30-40 persen, Boy menilai jika pemimpin Kota Bandung kedepan harus memiliki chemistry yang sama serta care dan aware terhadap generasi muda. Untuk itu, generasi muda harus disiapkan juga oleh seorang pemimpin yang baik.

“Kang Yossi yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kota Bandung dan sudah berkarir 34 tahun sebagai PNS, memiliki chemistry tersebut. Untuk itu, kita siap mendukung pasangan Hebring ini dan mengkampanyekannya kepada seluruh keluarga, kerabat, hingga teman-teman sesama generasi muda. Semoga pasangan Hebring nomor urut 2‎ ini amanah‎ dan siap mengemban tugas membangun Kota Bandung,” tegasnya.

Calon wali kota Bandung 2018-2023 nomor urut 2, Yossi Irianto mengaku sangat berterimakasih atas dukungan yang diberikan Generasi Muda Kosgoro Kota Bandung. Dirinya pun mengaku sangat bangga bisa bertemu dengan anak-anak muda Kosgoro yang memiliki visi dan misi yang luar biasa.

“Generasi Muda Kosgoro ini merupakan salah satu ormas kepemudaan yang terus menerus melakukan upaya dalam pemenuhan harapan serta keinginan rakyat. Ini sejalan dengan chemistry saya yang bertekad berjuang untuk rakyat, ‎perjuangkan harapan rakyat, hingga tidak menyakiti hati rakyat,” ujar Yossi.

Selain itu, Yossi pun mengaku dititipi wali kota Bandung, mantan wali kota Bandung, tokoh masyarakat Kota Bandung, hingga ormas besar Islam dan ormas kepemudaan, untuk ‘mengurus’, menjaga, dan membangun Kota Bandung. Karena itu, dirinya pun mantap maju bersaing di ajang Pilwalkot Bandung 2018 ‎untuk mewujudkan amanah tersebut.

“Masa pensiun saya sebagai PNS masih cukup lama, lima tahunan lagi. Dan dengan dukungan dari Kosgoro ini‎ menambah spirit mambangun Bandung dan menjadi angin segar dan meniti karir ke depan‎. Menjadi pemimpin itu sudah ada takdir dari Allah dan kewajiban kita untuk menjemput takdir, karena itu saya meminta kepada masyarakat, khususnya anggota Kosgoro, menyampaikan ke seluruh sanak keluarga,‎ kerabat hingga teman-teman semua untuk memilh pasangan nomor 2 yakni Yossi Iriant dan Aries Supriatna pada tanggal 27 Juni nanti,” pungkasnya.

(ageng/DAR)

65 Persen Pemudik Sudah Kembali Lewati Nagrek dan Cileunyi

0
Penjabat Gubernur Jawa Barat Komjen Iriawan saat meninjau POS Arus Balik di Cileunyi. (FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemudik yang belum kembali melewati Jalur Cileunyi, Kabupaten Bandung hingga H+5 Lebaran ini masih ada 65 persen.  Pemudik yang melakukan perjalanan Rabu (20/6/2018) kemungkinan didominasi oleh pegawai yang bekerja di instansi pemerintahan.

Sementara untuk hari berikutnya pemudik yang bekerja di swasta dan puncaknya di hari Sabtu (H+7) atau Minggu (H+8).

“Pemudik yang sudah kembali hampir 65 persen berarti masih ada sisanya sekitar 35 persen. Prediksi masih ada arus balik di satu dua hari ini dan memang Operasi Ketupat berakhir tanggal 24 ini,” kata Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Komjen Mochamad Iriawan  saat memantau arus balik di POS Arus Mudik Balik Cileunyi Kabupaten Bandung, Rabu (20/6/2018).

BACA JUGA:

Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

Menurutnya, arus balik lebaran masih akan terjadi di dua hari ini. Bahkan, operasi ketupat akan berakhir pada 24 Juni 2018.

Dari informasi Kepolisian Resor Bandung Raya pada hari ini masih ada 300 ribu kendaraan yang belum masuk jalur Nagrek dan sekitar 30 ribu kendaraan yang belum masuk jalur Cileunyi.

(Ibenk/DAR)

Debat Publik Ketiga, Hasanah Berharap Ada Tambahan Waktu

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Calon Gubernur Jabar nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin (Hasan) mengaku tidak ada persiapan khusus untuk debat publik ketiga Pilgub Jabar 2018 di Grand Ballroom Sudirman Convention Centre Jalan Sudirman Kota Bandung, Jumat(22/6/2018) mendatang.

Menurut dia, setiap tema yang disuguhkan adalah masalah-masalah yang sudah biasa dihadapinya selama masa pengabdian, baik di bidang militer, politik maupun legislatif.

“Kerjakan seperti biasa saja,” kata Hasan di Kantor DPD PDIP Jabar, Jalan Pelajar Pejuang, Bandung, Rabu (20/6/2018).

Dia menyebut bahwa debat publik digelar untuk menyampaikan visi misi dan program masing-masing kandidat sebagai pedoman atau acuan pembangunan di masa mendatang.

Namun, kata dia, alokasi waktu yang disediakan oleh penyelenggara (KPU) seringkali dianggap kurang mencukupi. Kandidat acapkali kesulitan memaparkan materi secara sempurna lantaran waktu yang disediakan sangat terbatas.

“KPU mestinya memberikan penambahan waktu agar pemaparan visi misi dan program masing-masing pasangan calon bisa lengkap dan publik pun dapat memahaminya secara utuh. Kalau hanya satu menit, baru prolog saja sudah habis,” kata dia.

Dia menilai bahwa debat publik bagian dari cara penyelenggara mengenalkan kandidat kepada masyarakat pemilih. Melalui debat publik, internalisasi pendidikan politik (politic education) pun tersampaikan. Dia berharap KPU bisa mempertimbangkan adanya penambahan waktu.

Terlebih,debat publik ketiga mengangkat tema yang berkaitan tentang kebijakan dan hak-hak publik yang harus dijamin pemerintahan daerah, menyangkut didalamnya persoalan perempuan, disabilitas, anak, kepemudaan, sosial budaya dan ideologi.

Paling tidak, kata dia, ada penambahan waktu antara 5-10 menit.

“Bagaimana disuruh menjelaskan untuk keperluan masyarakat Jawa Barat yang sangat prinsipil dan strategis dalam waktu satu menit. Paling tidak, grand design tuh lima menit atau 10 menit lah,” pungkasnya.

(LIN)

Kampanye Terbuka, HY Minta Relawan Santun dan Jaga Kemenangan

0
Ketua FPI Jawa Barat KH Maksum saat memberikan orasi dalam kampanye terbuka di Lapangan Lokasana Ciamis, Rabu (20/6/2018)

CIAMIS,FOKUSjabar.id:  Ribuan massa dari berbagai daerah di Kabupaten Ciamis menghadiri Kampanye Terbuka Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Nomor Urut 1, Herdiat – Yana (HY). Kampanye diisi orasi oleh para jurkam pendukung HY dan diakhiri dengan Istigosah di Taman Lokasana, Ciamis Rabu (20/06/2018).

Juru kampanye HY adalah Ketua Tim Pemenangan Mamat Rahmat, Ketua FPI Jabar KH. Maksum, Ketua IMG Kabupaten Ciamis, Didi Abdul Aziz dan Tokoh gerakan 212, KH. Nonop Hanapi.

BACA JUGA:

PPDB 2024, Pemprov Jabar Gunakan Aplikasi Sapawarga

Para jurkam meminta kepada para relawan HY untuk terus mensosialisasikan pasangan Herdiat – Yana dalam waktu satu minggu ini, hingga hari pencoblosan, 27 Juni mendatang.

ara relawan diminta tetap santun dalam bergerak، dan tidak terpancing oleh isu – isu yang menyesatkan. ” Kami minta untuk kemenangan HY, para relawan tetap santun dan mengedapankan perilaku yang baik” ujar Ketua FPI Jabar، KH. Maksum.

Kata KH. Maksum, kemenangan HY tinggal didepan mata. Relawan diminta untuk terus bergerak dan dihimbau jangan lengah.

Sementara itu، H. Herdiat mengatakan, walaupun hasil survey LSI pihaknya dinyatakan unggul dari pasangan lainnya، namun tidak akan terpaku pada hasil tersebut. Semua para pendukungnya akan terus bergerak memenangkan pasangan ini hingga tiba saatnya hari H, 27 Juni 2018.

(Husen Maharaja/DAR)

Anton Silaturahmi ke Ponpes di Tasikmalaya

0
silaturahmi

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Momentum Hari Raya Idul Fitri dimanfaatkan Calon Wakil Gubernur Jabar nomor urut 2 Anton Charliyan (Anton) untuk bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Miftahul Huda pimpinan KH. Asep Moushul Affandi di Jalan Miftahul Huda, RT05/RW02, Pasir Panjang, Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, belum lama ini.

Bagi keluarga besar Ponpes Miftahul Huda, sosok Anton bukanlah orang asing. Semasa masih menjabat sebagai Kapolwil Priangan dan Kapolda Jabar, Anton sudah sering menyambangi ponpes tersebut.

“Kang Anton juga ikut meresmikan Resimen Santri (Resan) Miftahul Huda. Jadi Kang Anton datang ke sini sudah sejak lama, bukan sekonyong-konyong ketika ingin maju menjadi Cawagub saja,” kata Kyai Asep.

Bahkan Kyai Asep sudah menganggap Anton sebagai keluarga sendiri.

“Saya tahu betul bagaimana sifat Kang Anton. Beliau sangat dekat dengan Ulama, bisa dikatakan sahabat para Ulama. Senang sekali dapat berkumpul dengan keluarga sendiri,” kata Asep.

Anton yang datang menjelang senja ini, turut melaksanakan ibadah Salat magrib berjamaah bersama para santri. Seusai Salat, Anton bercengkrama di kediaman Kyai Asep Moushul Affandi dan berbincang hangat.

“Saya dengan Kyai Asep Moushul ini sering diskusi bersama, sudah sejak lama,” kata Anton.

Tidak hanya berkunjung ke Ponpes Miftahul Huda, Anton pun berkunjung ke Ponpes KH Basyuni Kanali di Desa Sindangraja untuk bersilaturahmi, Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya, belum lama ini.

Kyai Basyuni Kanali merupakan salah satu Mutassar/Dewan Penasehat Nadhlatul Ulama Jawa Barat (PWNU Jabar).

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Basyuni Kanali mendoakan agar maksud dan niat Anton yang maju berpasangan dengan TB Hasanuddin ini dapat terlaksana.

“Di sisa waktu yang tinggal beberapa hari lagi, niatkan membela Agama, niatkan membela Pancasila, pokoknya semua niat yang baik. Insya Alloh jika diniatkan yang baik maka hasilnya pun baik. Saya doakan yang terbaik untuk Pasangan Hasanah. Semoga berhasil pada Pilgub Jabar tahun ini,” kata Kyai Basyuni.

Pertemuan itu dimanfaatkan Anton untuk berbincang santai, silaturahmi dan membahas persoalan-persoalan di Jabar.

“Beliau sudah saya anggap guru, namanya juga seorang murid, tidak ada salahnya meminta nasihat kepada guru sendiri. Apalagi beliau salah satu Ulama berpengaruh di Jawa Barat,” kata Anton.

Pasangan Hasanah (TB Hasanuddin – Anton Charliyan) memiliki komitmen meningkatkan kualitas pendidikan pesantren menjadi lebih baik melalui program alokasi dana Rp1 trilyun jika nantinya terpilih menjadi pemimpin Jawa Barat.

“Melalui program Rp1 trilyun ini, kami akan mengembangkan pesantren dan keagamaan dengan membangun fasilitas pendidikan dan memberikan insentif untuk guru-guru ngaji, marbot, dan lain sebagainya,” kata dia.

Anton mengatakan, pondok pesantren merupakan sarana penting bagi ulama dalam menjalankan tanggung jawabnya dan silaturahmi. Maka itu, kata dia, perlu diberikan perhatian khusus untuk peningkatan pendidikan pesantren yang lebih baik.

“Saya bermimpi pesantren tidak hanya menjadi lumbung kyai yang menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu memiliki pengetahuan umum dan teknologi, bahkan memiliki kemampuan bisnis dan lainnya,” ucapnya.

Selain itu, Hasanah pun menawarkan 7 program andalan yakni Bogagawe, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur, Imah Rempeg, Sakola Gratis, Turkamling dan Budaya, serta Jabar Molototcom.

(LIN)

Hari Pertama Bolos, ASN Tasik Dapat Sanksi

0
tasik
(FOKUSJabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Walikota Tasikmalaya mewanti-wanti seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya agar masuk kerja Kamis (21/06/18) jika ada ASN yang tidak masuk kerja setelah hari libur lebaran  maka siap-siap akan disanksi.

“Sudah dikasih libur panjang, awas jangan bolos kami sudah menyiapkan sanksi sesuai dengan aturan.  Libur lebaran sudah cukup panjang dan lama, cukup waktu untuk bersilaturahmi, jadi tidak ada alasan untuk menambah liburan lagi, dan jika masih ada ASN yang membandel kita berikan sanksi mulai dari pemotongan TPP, sanksi administrasi dan sanksi lainnya,”tegas Walikota Tasik Budi Budiman Selasa (19/06/18).

Budi mengatakan, ASN harus disiplin dan memberikan contoh kepada masyarakat. Apalagi fasiliras ASN   pada lebaran kali ini bisa dibilang sempurna, ada THR ada gaji ke-13. Jika malas-malasan sama saja dengan mengkhianati rakyat.

“Kalau ASN yang bener puasanya maka tidak akan bnolos, ASN yang bertakwa akan menjadikan pribadi yang disiplin dan bersemangat. Jadi ASN hari pertama kerja wajib masuk sebagai bukti bahwa melalui Ramadhan menjadikan pribadi ASN yang disiplin dan penuh tanggungjawab,” kata Budi .

Dia pun sudah membentuk tim untuk melaksanakan sidak ke setiap OPD di hari pertama masuk kerja nanti ada tim, saya, pak Wakil, pak sekda yang akan mengecek kehadiran ASN di OPD-OPD, jadi saya harap kamis nanti harus semua masuk kerja untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Seda/DAR)