spot_imgspot_img
Rabu 14 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Tanpa Beras dan Terigu, Kader PKK Kota Tasikmalaya Sulap Umbi-umbian Jadi Menu Modern

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Tim Penggerak PKK Kota Tasikmalaya bersama DKP3 Kota Tasikmalaya menggelar Lomba Cipta Menu (LCM) B2SA. Ajang olahan kuliner unik ini memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Tasikmalaya.

Panitia mengusung tema kreasi pangan lokal berbasis umbi-umbian dan protein ikan nila tanpa bahan terigu maupun beras.

Baca Juga: Angka Kemiskinan Kota Tasikmalaya Turun Jadi 9,34 Persen, Ini Data Terbarunya

Kegiatan edukasi pangan tersebut berlangsung meriah di Exhibition Hall Mayasari Plaza Kota Tasikmalaya, Selasa (13/10/2026).

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan membuka langsung agenda yang menghadirkan ratusan kader PKK se-Kota Tasikmalaya. Viman melontarkan apresiasi tinggi atas kolaborasi DKP3 dan TP PKK dalam mengedukasi pola makan sehat masyarakat.

“Makanan yang kita konsumsi bukan sekedar hanya untuk membuat kenyang, tetapi makanan itu harus memenuhi standar gizi yang seimbang, protein yang cukup juga aman dan menyehatkan,” ungkap Viman Alfarizi Ramadhan, Selasa (13/10/2026).

Manfaatkan Alternatif Pangan Lokal Melimpah

Ketua TP PKK Kota Tasikmalaya dr. Elvira Kamarrow Putri menegaskan pentingnya menekan ketergantungan masyarakat terhadap beras. Masyarakat Kota Tasikmalaya perlu beralih memanfaatkan kekayaan komoditas pangan lokal seperti singkong, talas, ubi, dan sukun.

“LCM ini, kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sumber karbohidrat tidak hanya beras. Umbi-umbian adalah pangan lokal kita yang kaya akan serat, vitamin, dan sangat potensial untuk dikembangkan menjadi berbagai kreasi menu yang lezat dan memenuhi standar gizi dan aman,” pamer dr. Elvira Kamarrow.

Panitia mewajibkan penggunaan protein ikan nila sebagai lauk utama hidangan.

Ikan nila mengandung gizi tinggi untuk mencegah stunting serta mendorong kecerdasan anak.

“Ikan nila ini adalah ikan lokal yang budidayanya sangat berkembang di Tasikmalaya. Proteinnya tinggi, bagus untuk mencegah stunting dan untuk kecerdasan anak. Jadi kombinasi umbi dan ikan nila ini adalah kombinasi yang sempurna untuk menu B2SA,” tambahnya.

Sajikan Nasi Singkong Hingga Steak Nila

Para peserta menampilkan aneka kreasi makanan modern yang menggiurkan. Ibu-ibu kader meracik nasi singkong, burger ubi, nugget talas, puding sukun, steak nila, hingga siomay nila.

Tim juri dari Dinas Kesehatan, chef profesional Hotel Aston, serta DKP3 menilai aspek rasa, tampilan, kreativitas, dan keamanan pangan.

Melalui ajang ini, dr. Elvira berharap para kader PKK menjadi pelopor diversifikasi pangan di lingkungan masing-masing.

“Kita berharap, ilmu dan kreasi dari lomba ini bisa dibawa pulang oleh para kader PKK dan disebarluaskan kepada anggota keluarga lain serta masyarakat, sehingga pola diversifikasi pangan dalam keluarga di Kota Tasikmalaya semakin merata,” pungkasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru