spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7885

Tim Porda Kota Bandung Siap Raih 174 Medali Emas di Porda XIII Jabar

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 1.438 orang yang terdiri dari 948 atlet, 228 pelatih, 60 mekanik, 52 manajer, dan 150 ofisial sudah dilepas secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana untuk berjuang mempertaruhkan prestise Bandung Juara pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XIII Jawa Barat di Kabupaten Bogor, 6-15 Oktober 2018 mendatang.

Kontingen Kota Bandung sendiri menetapkan target 174 medali emas Porda XIII Jabar tahun 2018.

Ketua KONI Kota Bandung Aan Johana mengatakan, menghadapi Porda XIII Jabar tahun 2018, Kota Bandung sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dan saat ini sudah memasuki tahap finalisasi pemusatan latihan. Untuk gelaran multieven olahraga empat tahunan di Jabar tersebut, Kota Bandung akan mengandalkan mayoritas atlet hasil pembinaan pengurus cabang olahraga (pengcab) di Kota Bandung.

BACA JUGA:

Bojan Hodak Pastikan Persib Bandung Siap Hadapi Bali United

“Kita akan mengikuti sebanyak 59 cabang olahraga dari total 60 cabang olahraga yang dipertandingkan di Porda XIII nanti. Kita hanya tidak mengirimkan perwakilan atlet kita di cabang olahraga dansa,” ujar Aan saat ditemui di sekretariat KONI Kota Bandung, Jalan Jakarta Kota Bandung, Selasa (25/9/2018).

Dari total 59 cabang olahraga tersebut, lanjutnya, Kota Bandung hanya mengikuti pertandingan di 628 nomor dari total 948 nomor yang dipertandingkan. Dari total nomor yang dipertandingkan tersebut, Kota Bandung menargetkan untuk bisa meraih minimal 174 medali emas sehingga bisa menyegel titel juara umum Porda XIII Jabar.

“Kami memang tidak spesifik menargetkan peringkat di Porda kali ini. Target medali emas sudah kami perhitungkan secara objektif berdasarkan potensi atlet di setiap cabangolah raga yang kita ikuti,” terangnya.

Aan mengaku, meski target medali emas tercapai, tidak menjadi jaminan bagi Kota Bandung untuk kembali meraih peringkat juara umum pada ajang Porda XIII Jabar tahun 2018. Pasalnya, beberapa daerah pun menargetkan raihan medali emas yang cukup fantastis di ajang Porda Jabar edisi ke-13 ini.

“Seperti tuan rumah Kabupaten Bogor yang kabarnya menetapkan target 300 medali emas, ini sangat tidak masuk akal dan darimana. Tapi kalau pelaksanaan pertandingan di Porda XIII Jabar nanti berjalan dengan normal, sportif, dan menjunjung sportivitas tingga, Insha Allah dengan 174 medali emas itu kita bisa jadi juara umum,” tegasnya.

Untuk perhelatan Porda XIII Jabar tahun 2018 sendiri, Aan mengaku sudah memiliki beberapa cabang olahraga unggulan yang cukup merata. Baik di cabang olahraga dengan nomor-nomor perorangan maupun di nomor beregu.

“Di cabang olahraga perorangan, kita punya unggulan di cabang olahraga pencak silat, taekwondo, karate, judo, bulutangkis, panahan, atletik hingga renang. Lalu di cabang olahraga beregu, kita punya unggulan di bola voli, bola basket, sepakbola, futsal, hingga rugby. Jadi kekuatan kami di semua cabang olahraga cukup merata karena kita kirim atlet yang memang punya peluang meraih medali,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kota Bandung selalu tampil sebagai favorit dalam setiap perhelatan Porda Jabar. Dari 12 kali penyelenggaraan Porda Jabar sebelumnya, Kota Bandung meraih titel juara umum di 10 kali pelaksanaan dan hanya dua kali gagal meraih juara umum yakni pada edisi ke-10 tahun 2006 di Kabupaten Karawang dan edisi ke-12 tahun 2014 di Kabupaten Bekasi.

(ageng)

PPP Kota Bandung Sosialisasikan 50 Caleg ke Masyarakat

0
Ketua DPC PPP Kota Bandung (Foto Ageng)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pascapenetapan Daftar Calon Tetap (DCT) untuk anggota DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung, Partai Pollitik (Parpol) mulai melakukan sosialisasi Calon Legislatif (Caleg) kepada masyarakat.
Seperti yang di lakukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bandung pada kegiatan Car Free Day (CFD) Buah Batu, Minggu (23/9/2018).
Ketua DPC PPP Kota Bandung, H Zaini Shofari menuturkan, tanggal 23 September menjadi hari pertama Parpol di berikan waktu untuk melakukan kampanye sebelum hari pencoblosan Pileg 2019 pada 17 April 2019 mendatang.
Untuk itu, pihaknya mengoptimalkan waktu tersebut dan menjadi partai pertama yang melakukan sosialisasi caleg PPP Kota Bandung kepada masyarakat.
” Kita gelar di acara CFD, karena merupakan tempat berkumpulnya orang untuk bersantai, berolahraga, kuliner dan hal lainnya. Kita ingin ada kesan jika politik itu sesuatu yang ramah dan santai. Pada akhirnya nanti, kita akan bertemu dengan warga secara langsung dan kegiatan ini murni sebagai bagian sosialisasi PPP untuk lebih mendekatkan diri sekaligus mengenalkan PPP dari dekat kepada masyarakat,” ujar Zaini saat di temui di sekretariat DPC PPP Kota Bandung di Jalan Buah Batu Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
Untuk Pileg 2019, lanjutnya, PPP Kota Bandung mendapatkan kuota penuh dari KPU Kota Bandung. Yakni sebanyak 50 orang caleg. Dari 50 orang caleg tersebut, sebanyak 42 persen merupakan caleg perempuan dan sisanya laki-laki.
“Untuk latar belakang caleg beragam. Ada aktivis organisatoris, pengusaha, hafidz quran 30 juzz, seniman, public figus atau artis, guru, hingga buruh. Jadi ini cukup komprehensif kalau PPP merupakan parpol yang ingin lebih dekat dan di kenal masyarakat. Kalau dari sisi usia, yang termuda itu sekitar 22 tahun dan yang paling tua di usia 45 tahun,” tambahnya.
Dari 50 orang caleg tersebut, tambah Zaini, sekitar 40 persen merupakan caleg yang berasal dari pengurus atau muka-muka lama.
Sementara itu, sebanyak 30 persen merupakan caleg baru atau orang yang baru pertama kali ikut dalam pencalonan di Pileg. Sedangkan sisanya merupakan hasil rekrutmen dari masyarakat luas melalui pendaftaran atau penjaringan yang dilakukan PPP.
“Untuk target, kita mengincar setidaknya tujuh kursi untuk DPRD Kota Bandung setelah di tahun 2014 lalu PPP Kota Bandung meraih dua kursi dengan total suara sebanyak 64 ribu. Minimal dari satu dapil mendapatkan satu kursi,” tegasnya.
Seperti di ketahui, KPU Kota Bandung telah menetapkan sebanyak 719 orang masuk dalam DCT Pileg 2019 Kota Bandung. Penetapan DCT anggota DPRD Kota Bandung itu di dasarkan pada Surat Keputusan KPU Kota Bandung Nomor: 161/PL.01.4-Kpt/3273/Kota/IX/2018, pada tanggal 20 September 2018.
Pada Pemilu 2019 sendiri, sebanyak 19 partai politik yang akan berebut kursi DPRD Kota Bandung. Sedangkan untuk Daerah pemilihan (Dapil) yang akan menjadi wilayah perebutan suara Pileg 2019, terbagi dalam 6 Dapil.
(ageng/bam’s)

Pemkot Bandung Akan Terus Dorong Perkembangan Fesyen

0
Foto Ageng
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan terus mendorong pengembangan ekonomi kreatif khususnya di bidang fesyen. Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana di sela-sela acara ‘Bandung Broadway 2018’ di Jalan Braga Kota Bandung, Sabtu (22/9/2018) malam.
“Fesyen mampu meningkatkan perekonomian Kota Bandung. Itu butuh sinergi semua pihak. Para penggiat fesyen harus berkolaborasi dengan kalangan seniman dan itu menjadi kunci tumbuh kembangnya Kota Bandung,” ujar Yana.
Kota Bandung yang sudah dikenal sebagai kiblatnya ekonomi kreatif, lanjut Yana, harus terus didukung dengan berbagai peningkatan di bidang terkait. Mulai dari sisi pariwisata, arsitektur, desain, produk, animasi, kriya, kuliner, fesyen dan kesenian.
“Sub sektor fesyen, merupakan salah satu sektor yang harus kita dorong bersama. Fesyen diprediksi akan terus meningkat dan bisa menjadi sektor unggulan,” tambahnya
Yana menegaskan, dalam pengembangan ekonomi kreatif khususnya di fesyen, para seniman pun perlu diberdayakan. Hal tersebut penting dilakukan untuk menggali kreativitas. “Kita punya seniman yang kreatif dan ini mampu menciptakan peluang Kota Bandung untuk terus berkembang di industri kesenian maupun pariwisatanya,” tegasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disparbud) Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari menuturkan, Kota Bandung memiliki16 sub sektor pariwisata yang terdiri dari beragan komunitas dan bidang. Mulai dari Fesyen, musik, seni pertunjukan dan desain.
“Beberapa waktu lalu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) melakukan uji petik di sekitaran Bandung raya. Dan menurut Bekraf, sub sektor fesyen Kota Bandung paling banyak menyerap tenaga kerja dan memberikan kontribusi. Kalau Kabupaten Bandung Barat dalam sektor film, Kota Cimahi dalam sub animasi dan Kabupaten Bandung pada sub sektor seni pertunjukan,” ujar Kenny.
Untuk itu, lanjutnya, Bekraf pun akan membantu Kota Bandung dalam memberikan aktifasi di beberapa sektor. Dan Kota Bandung berencana membuat satu prototipe model, dimana setiap kecamatan di Kota Bandung perlu membuat salah satu ciri khas keunggulan pariwisatanya.
“Dua bulan ke depan, desain semacam perencanaan dari satu distrik itu seperti apa. Nantinya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun stakeholder di Kota Bandung bersama wilayah jadi destinasi wisata layak uji ke depan. 30 kecamatan, jadi 30 destinasi wisata yang beda, jadi banyak pilihan yang berkunjung ke Kota Bandung,” pungkasnya.
(ageng/bam’s)

Taman Balon Pertama dan Terbesar di Indonesia Hadir di Kota Bandung

0

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sukses membawa kegembiraan 20 ribu keluarga di Jakarta Agustus 2018 lalu, kali ini Beyond Screen Production bersama Traveloka sebagai perusahaan teknologi penyedia jasa travel dan lifestyle booking terdepan untuk destinasi lokal dan internasional kembali menghadirkan Funtopia.

Kali ini, Taman Balon Pertama dan Terbesar di Indonesia itu hadir di Prabuwangi Park, Arcamanik Kota Bandung pada 27 September hingga 7 Oktober 2018 mendatang.

Acara ini di gelar untuk menciptakan sebuah arena bermain anak di luar ruangan (outdoor) yang bisa di manfaatkan keluarga Indonesia untuk meningkatkan aktivitas fisik anak dan menciptakan momen kebersamaan bersama keluarga.

Setiap tahap masa kanak-kanak dan remaja, tentu di ikuti dengan tantangan pola asuh. Saat ini salah satu tantangannya adalah tren penggunaan perangkat digital oleh anak.

Hasil Riset UNICEF bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika tahun 2014 lalu menunjukkan bahwa 30 juta anak dan remaja Indonesia sudah menggunakan internet secara intens, hingga lima jam sehari.

BACA JUGA:

Warga Cikupa Ciamis Dirikan Koperasi Serba Usaha

Penelitian yang di terbitkan dalam jurnal Global Pediatric Health menunjukkan bahwa penggunaan perangkat teknologi selama berjam-jam berpotensi mengganggu kualitas tidur dan nutrisi anak.

Tingginya interaksi dengan layar pada siang hari, tidak memungkinkan mereka untuk cukup bergerak dan aktif secara fisik. Pada akhirnya, hal tersebut bisa mengganggu kemampuan anak untuk mengatasi masalah, bergerak, berpikir dan berkegiatan.

CEO dan Founder Beyond Screen Production Mia Lukmanto menjelaskan, saat ini tren penggunaan gadget sudah tidak memandang usia.

Bahkan anak usia prasekolah sudah paham teknologi. Artinya, kreativitas para orang tua dalam menyediakan kegiatan pengganti screen time anak sangat di butuhkan. Karena aktivitas fisik sangat berperan menstimulasi kecerdasan anak.

Otak dan daya tahan tubuh saling bergantung dan bekerja timbal balik. Sehingga pemberian stimulasi menjadi sama pentingnya dengan pemberian nutrisi.

“Beyond Screen Production berkomitmen membawa ragam alternatif hiburan yang menyenangkan untuk anak. Sekaligus menjadi sarana stimulasi untuk mengasah hobi, keterampilan dan kreativitas mereka. Sukses dengan Little Chef Wonder tahun 2015 lalu, sebuah wadah yang mengasah bakat masak si kecil, kini Beyond Screen Production bersama dengan Traveloka, menghadirkan Funtopia,” kata Mia.

Senior Vice President Business Development Traveloka Christian Suwarna menjelaskan, traveloka bukan sekadar perusahaan teknologi yang menyediakan sarana pemesanan perjalanan secara online.

Sebagai perusahaan terkemuka di ranah digital, Traveloka pun mendukung kebutuhan gaya hidup penggunanya.

Tidak hanya dari sisi kebutuhan traveling tapi dari seluruh aspek. Mencakup kebutuhan entertainment, seperti aktivitas, rekreasi, konektivitas, kuliner, hingga pertunjukan.

Melalui produk Aktivitas & Rekreasi, Traveloka telah bermitra dengan ribuan partner di 327 destinasi domestik dan internasional.

BACA JUGA:

Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

“Kami berharap hadirnya Funtopia di Traveloka bisa di manfaatkan keluarga Indonesia untuk meningkatkan momen kebersamaan. Terutama saat akhir pekan,” kata dia.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa arena permainan outdoor dengan ragam hiburan yang bisa dinikmati seluruh keluarga sepanjang hari itu merupakan konsep langka untuk kehidupan perkotaan saat ini, dan Funtopia berusaha menjawab kebutuhan masyarakat akan sarana hiburan yang ideal untuk anak-anak mulai usia 2 tahun keatas hingga orang dewasa.

“Untuk alternatif hiburan lainnya, pengguna dapat berkunjung ke situs web maupun aplikasi Traveloka dan memilih menu aktivitas dan rekreasi yang senantiasa menyediakan akses mudah dan ragam pilihan untuk pemesanan tiket hiburan dan rekreasi keluarga,” jelas dia.

Rangkaian Funtopia kedua kali ini akan digelar di Prabuwangi Park – Ex Arcamanik Driving Range, Bandung pada tanggal 27 September – 7 Oktober 2018. Jam operasi weekend pk. 07:00–22:00, weekdays pk. 15:00–22:00. Selain menyediakan taman dengan balon raksasa yang hadir dalam berbagai bentuk karakter yang menarik bagi anak, seperti Old Octopus, Crown Castle dan Mighty Mushroom, Funtopia pun menyediakan area untuk food and beverage dan menyelenggarakan berbagai lomba seperti jingle dance, jingle song, fun visit, fun story, fun sketch, fun drawing dan fun props.

Keseruan Funtopia juga akan berlanjut di Lapangan Golf, Bukti Darmo Golf, Surabaya pada 25 Oktober – 4 November 2018. Pemesanan tiket Funtopia sudah bisa dilakukan melalui Traveloka early bird sejak Jumat, 14 September 2018, dengan harga Rp40 ribu untuk weekdays dan Rp65 ribu untuk weekend, tiket reguler dapat dibeli dengan harga Rp50 ribu di weekdays dan Rp75 di weekend.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi: http://bit.ly/funtopia-traveloka-bandung

(LIN)

Bek Persija Ingin Tiga Poin di Bandung 

0
Pelatih dan pemain belakang Persija (Foto Arif)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung akan menjadi lawan tanding Persija Jakarta pada pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
Bek Persija, Maman Andurrahman menuturkan, pada pertandingan tersebut kemenangan menjadi target yang wajib diraih pasukannya, agar jarak poin dengan Persib bisa semakin dekat.
Persib sendiri saat ini sudah mengoleksi 41 poin dari 22 pertandingan dan untuk sementara berada di puncak klasemen. Sedangkan Persija, baru mengoleksi 36 poin.
“Ya yang pasti kita ke sini kita ingin memperdekat jarak kita sama Persib, karena nilai kita tidak jauh dengan Persib,” kata Maman di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Mantan pemain Persib ini menambahkan, akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya. Karena tidak ingin pulang ke Jakarta dengan tangan hampa.
“Mungkin di sinilah kuncinya, karena kita semakin dekat atau semakin jauh dengan Persib. Jadi kita datang ke sini punya misi insha Allah memenangkan pertandingan,” tegasnya.
(Arif/Bam’s) 

Bertemu Persija, Febri Siap Tampil Maksimal 

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gelandang Persib Bandung, Febri Hariyadi kembali disiapkan untuk pertandingan Liga 1 2018, setelah absen cukup lama karena membela Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2018.
Setelah Asian Games 2018, Febri akan disiapkan untuk menghadapi Persija Jakarta pada laga kandang Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018) sore ini.
Menurut Febri, pada pertandingan tersebut sangat penting baginya. Untuk itu, dia akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya agar bisa mengamankan poin penuh.
“Apa yang tadi coach bilang, pertandingan nanti sangat penting,” kata Febri di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Kemenangan pada pertandingan pekan ke-23 ini, selain untuk mempertahankan posisi puncak klasemen juga sangat penting bagi Bobotoh. Karena, laga menghadapi Persija terasa berbeda dengan laga lainnya.
“Selain mempertahankan klasemen di puncak dengan juga sangat spesial buat para Bobotoh terutama,” tegasnya.
(Arif/Bam’s)

‎El Clasico atau Bukan Bagi Gomez yang Penting Tiga Poin

1
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung siap mengamankan poin penuh pada pertandingan kandang Liga 1 2018 menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018) sore.
Menurut pelatih Persib, Mario Gomez, pertandingan menghadapi Persija maupun tim lain sama pentingnya. Artinya, mau tidak mau pada laga sisa putaran kedua ini Maung Bandung harus bekerja keras untuk mengamankan poin penuh.
“Kalian lebih tahu ini adalah pertandingan penting bagi kita. Karena seperti normal game, seperti pertandingan lain penting untuk tiga poin dari Persija,” kata Gomez di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung.
Gomez tak menampik pertandingan menghadapi Persija ini sebagai el clasiconya Indonesia. Meski begitu, dia tak memperdulikan title laga tersebut, karena yang terpenting adalah tiga poin.
“Ini bisa el clasico, derby, atau apapun itu namanya. Tapi bagi kita adalah tiga poin,” tegas Gomez.
(Arif/Bam’s)