spot_img
Selasa 28 Mei 2024
spot_img
More

    Pj Gubernur Jabar Keluarkan Surat Edaran Study Tour

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin mengeluarkan Surat Edaran (SE) No64/PK.01/Kesra yang mengatur soal pelaksaan study tour.

    Bey mengimbau Bupati dan Wali Kota memperhatikan tiga hal dalam pelaksanaan study tour.

    BACA JUGA:

    Bey Machmudin Berduka Atas Kecelakaan Bus di Subang

    Pertama, satuan pendidikan diimbau mellaksanakan study tour di dalam kota (wilayah Provinsi Jabar).

    Baik melalui kunjungan ke pusat perkembangan ilmu, pengetahuan, pusat kebudayaan dan destinasi wisata edukatif lokal yang ditujukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Provinsi Jabar.

    Kecuali bagi satuan pendidikan yang sudah merencanakan dan melakukan kontrak kerja sama di luar Provinsi Jabar dan tidak dapat dibatalkan.

    Kedua, kegiatan study tour memperhatikan asas kemanfaatan serta keamanan bagi seluruh peserta didik, guru dan tenaga kependidikan.

    Kemudian memperhatikan kesiapan awak kendaraan, keamanan jalur yang akan dilewati serta berkoordinasi dan mendapatkan rekomendasi dari Dinas Perhubungan Kabupaten/Kota terkait kelayakan teknis kendaraan.

    BACA JUGA:

    Barisan 8 Center Dukung Ino Darsono di Pilkada Pangandaran, Ini Alasannya

    Ketiga, pihak satuan pendidkan dan yayasan penyelenggara study tour melakukan koordinasi dengan memberikan surat pemberitahuan kepada Disdik sesuai kewenangannya.

    SE tersebut terbit pasca-kecelakaan maut bus Trans Putera Fajar yang mengangkut rombongan siswa SMK Lingga Kencana, Kota Depok yang terguling di Ciater, Kabupaten Subang, Sabtu (11/5/2024) lalu.

    Dalam kecelakaan tersebut merenggut nyawa 11 orang dan puluhan luka-luka.

    Jumlah korban meninggal terdiri dari sembilan siswa, satu guru dan satu warga Subang.

    Bus tersebut diperkirakan mengangkut 40-60 penumpang. Berisi rombongan pelajar dari SMK Lingga Kencana yang sudah dua hari mengikuti kegiatan perpisahan di Bandung.

    “Kami sampaikan duka yang sedalam-dalamnya. Kami pastikan seluruh biaya perawatan RS ditanggung pemertintah,” kata Bey Machmudin.

    Informasi terakhir seluruh korban meninggal sudah dibawa ke Kota Depok untuk diserahkan ke keluarga masing-masing.

    Sementara 12 korban luka berat masih dalam perawatan di RSUD Subang.

    BACA JUGA:

    Pj Bupati Garut Jenguk Anak Korban Pencurian dan Kekerasan

    Bey mengingatkan pihak sekolah yang akan melakukan wisata maupun study tour untuk memastikan kelaikan kondisi bus.

    Pihak perusahaan bus juga agar selalu rutin memeriksa kelaikan armada kendaraannya dan memastikan pengemudi dalam keadaan prima dan fit.

    (Budiana Martin/Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img