spot_imgspot_img
Senin 19 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 7884

Gubernur Jawa Barat Kecam Kekerasan di Sepakbola

0
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Istimewa)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) mengutuk tindakan kekerasan oknum yang menyebabkan satu korban tewas, jelang pertandingan Persib Bandung vs Persija Jakarta, di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/18) sore.
Diketahui, korban adalah Haringga Sirilla (23) anggota The Jak Mania, supporter Persija Jakarta. Dia tewas setelah dikeroyok di area parkir GBLA sekitar pukul 13.00 WIB.
Emil menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada The Jak Mania dan keluarga korban yang ditinggalkan.
” Saya sangat berduka cita atas meninggalnya Haringga Sirilla, warga Cengkareng. Sangat kecewa dan menyesalkan tindakan biadab oknum Bobotoh yang menodai kemenangan tim Persib yang didapat dengan susah payah,” ungkap Emil.
Emil pun secara pribadi memohon maaf kepada keluarga korban dan rekan-rekan The Jak Mania juga Persija Jakarta.
Gubernur berharap, para pelaku bisa dihukum setimpal dan kejadian memalukan seperti itu tak terulang kembali.
” Saya sudah meminta kepolisian untuk menangkap dan menghukum seberat-beratnya kepada oknum biadab yang terlibat. Lima tersangka sudah ditangkap dan ditahan di Polrestabes Bandung,” kata Emil.
Peristiwa tersebut harus menjadi pembelajaran bagi siapapun untuk tidak melakukan fanatisme berlebihan.
” Karena merah putih dan Indonesia Raya kita masih sama. Bagi saya, lebih baik tidak ada liga sepakbola jika harus mengorbankan nyawa manusia. Hapunten,” tambah Emil.
Kematian Haringga menambah daftar panjang korban yang jatuh akibat kekerasan di sepakbola. Khusus rivalitas Persib vs Persija. Berdasar laporan Save Our Soccer, ada enam korban meninggal dunia, termasuk Haringga.
(Bam’s)

Tasikmalaya Banyak Lahirkan Tokoh-tokoh Seni, Komeng: Sayang tidak ada Sekolahnya

0
Foto Seda

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Ketua  Persatuan Seniman Komedi Indonesia (PaSKI) Jawa Barat yang juga komedian kondang tanah air, Alfiansyah (Komeng) hadiri pelantikan pengurus PaSKI Kabupaten/Kota Tasikmalaya, Minggu (23/9/2018) kemarin.

Menurut Komeng, geliat dunia seni hiburan khususnya seni lawak dan komedian di Tasikmalaya sangat potensi dan banyak melahirkan tokoh-tokoh seni hingga skala nasional yang punya prestasi luar biasa.

Semisal penyanyi sekaligus Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama dan Pebulutangkis Susi Susanti sebagai seniman olahraga tanah air.

” Tasikmalaya banyak melahirkan seniman-seniman berkelas dan berkualitas. Sayangnya, tidak ada sekolahnya,” kata Komeng.

Kmeng optimistis, para pengurus PaSKI yang baru bakal mampu memunculkan bibit-bibit dan generasi baru seniman yang menasional dari Tasikmalaya.

” Pasti akan muncul seniman yang lebih bagus lagi. Seniman dan komedian jaman now, jaman millennial yang mampu menyuguhkan hiburan yang lebih menarik,” ungkapnya.

Kepala Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tasikmalaya, Aan Hadian mengharapkan, keberadaan PaSKI Tasikmalaya bisa mewadahi para seniman di Tasikmalaya untuk terus mengasah kemampuannya dan berkarya menjadi lebih baik.

” PasKI akan menjadi wadah para seniman dan komedian Tasikmalaya yang mampu melahirkan komedian masa depan. Tentunya, mereka perlu adanya pembinaan, pemasaran, pendidikan serta pelatihan-pelatihan dalam mengasah kemampuan berkomedi,” singkatnya.

(Seda/Bam’s)

Gomez Bangga dengan Perjuangan Anak Asuhnya

0
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung tetap berada di puncak klasemen pada pekan ke-23, setelah menaklukkan Persija Jakarta 3-2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
Tambahan tiga poin pada pertandingan tersebut, membuat posisi Persib di puncak klasemen semakin kokoh dengan mengoleksi 44 poin.
Pelatih Persib, Mario Gomez mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. Karena menurutnya, kemenangan tersebut hasil dari kerja keras pemainnya yang tak kenal lelah sepanjang laga.
“Kami sangat bangga dengan para pemain. Bukan hanya karena kita menang, tapi karena kami terus menjaga semangat kami selama pertandingan,” katanya.
Gomez juga menilai, pemainnya memiliki mental bertanding yang bagus. Sehingga, di menit-menit akhir bisa mengubah keadaan dari imbang menjadi unggul 3-2.
“Mental kami bagus, terus membalas gol mereka,” tegas pelatih asal Argentina ini.
(Arif/Bam’s) 

Ardi Idrus : Terima Kasih Bobotoh 

0
foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung kembali mengamankan poin penuh pada pertandingan kandang Liga 1 2018, setelah menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 3-2, Minggu (23/9/2018).
Kemenangan yang didapat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, diraih melalui gol Ezechiel Ndouassel, Jonathan Bauman dan Bojan Malisic.
Pemain belakang Persib, Ardi Idrus menuturkan, kemenangan tersebut buah hasil kerja keras dan juga tidak lepas dari dukungan Bobotoh serta suntikan motivasi dari manajer Persib, Umuh Muchtar.
“Saya ucapkan terima kasih banyak buat Bobotoh. Tentunya jua buat Pak Umuh yang ngasih motivasi di ruang ganti,” kata Ardi.
Ardi menuturkan, tiga poin pada pertandingan pekan ke-23 menjadi bukti jika tim Maung Bandung memiliki mental bertanding yang kuat. Sehingga, setelah dua kali diimbangi Persija di babak pertama dan kedua, Persib bisa unggul diakhir laga.
(Arif/Bam’s) 

Ini Alasan Ketua Yayasan Al-Falah Nyaleg DPRD Garut

0
Abdul Basith

GARUT, FOKUSJabar.id : Saat ini keberadaaan Pendidikan Non Formal (PNF) di nilai masih minim perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda).  Atas dasar itu, pemilik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sekaligus Ketua Yayasan Al-Falah, Kecamatan Pangatikan, Abdul Basith mencalonkan diri jadi anggota DPRD Kabupaten Garut.

Dia Nyalon Legislatif (Nyaleg) dari Partai Demokrat Daerah (Dapil) 1 yang meliputi Kecamatan Cilawu, Garut Kota, Karangpawitan, Sucinaraja, Wanaraja, Pangatikan, Sukawening dan Kecamatan Karangtengah.

BACA JUGA:

Sekolah Sungai Cimanuk Bakal Tanam 500 Pohon di Hari Bumi Sedunia

“ Minimnya bantuan dari pemerintah membuat program PNF di daerah sulit berkembang,” ungkap Abdul Basith saat ditemui di rumahnya Kampung Cimaragas, Desa Karangsari, Kecamatan Pangatikan, Minggu (23/9/2018).

Menurutnya, PNF menjadi sebuah alternatif untuk menyelesaikan permasalahan pendidikan. Diantaranya, mengentaskan persoalan angka putus sekolah, buta huruf dan mengentaskan kemiskinan.

PNF sambung dia, merupakan jalur pilihan (alternatif)  bagi masyarakat yang tidak bisa menjadi peserta didik di pendidikan formal.

” Mereka yang tidak bisa menjadi peserta didik di pendidikan formal, solusinya di PNF,” jelas Abdul Basith.

Pihaknya juga menyelenggarakan kursus menjahit dan komputer untuk memenuhi kebutuhan Sumber Daya Manuis (SDM).

BACA JUGA:

CV Graha Kiara Sari Bantah Wanprestasi Investasi MBG di Sukarame Garut

” Dengan meningkatnya kebutuhan SDM, maka pendidikan nonformal seperti kursus dan pelatihan mempunyai peranan yang sangat kuat,” pungkas dia.

(Andian/Bam’s)

Bojan Malisic Bawa Persib Unggul atas Persija 

0
Foto web
BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 3-2 pada pertandingan kandang Liga 1 2018 yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
Persib mampu unggul lebih dulu 1-0 melalui Ezehciel Ndouassel yang merobek gawang Andritany pada menit 28. Sepekan keras pemain asal Chad ini tidak bisa di bendung penjaga gawang Persija.
Persija mencoba bangkit, mereka akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit akhir babak pertama melalui Jaimerson da Silva melalui sundulannya.
Memasuki babak kedua, Persib kembali menekan, serangan tim kebanggaan Bobotoh ini masih diantisipasi pemain Persija. Pada menit 60, Jonathan Bauman membawa Maung Bandung unggul 2-1.
Gol pemain bernomor punggung 99 ini tercipta melalui tendangan penalti, setelah sebelumnya salah satu pemain Persija melakukan hand ball.
Lima menit berselang, Persija menyamakan kedudukan menjadi 2-2, gol kedua tim Macan Kemayoran Rohit Cand.
Gomez melakukan pergantian pemain dengan menarik keluar Febri Hariyadi dan memasukan Atep di menit 75. Persib akhirnya bisa mengamankan kemenangan setelah di menit injury time Bojan Malisic membawa Maung Bandung unggul 3-2.
(Arif/Bam’s) 

Kejar Target 7 Kursi DPRD, PPP Kota Bandung Optimalkan Medsos

0
Ketua DPC PPP Kota bandung (Foto Ageng)
BANDUNG, FOKUSJabar.id : Untuk mencapai target tujuh kursi di DPRD Kota Bandung pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bandung akan mengoptimalkan semua media sosialisasi. Salah satunya, melalui Media Sosial (Medsos) seperti Facebook (FB), twitter, WhatsApp (WA) dan Instagram.
“Kita akan konsentrasi juga melakukan sosialisasi Pileg 2019 melalui Medsos karena bagaimana pun juga Medsos punya peranan yang cukup penting,” ujar Ketua DPC PPP Kota Bandung, H Zaini Shofari saat ditemui di sekretariat DPC PPP Kota Bandung di Jalan Buah Batu Kota Bandung, Minggu (23/9/2018).
Zaini menuturkan, berdasarkan penelitian, medsos FB memiliki peran penting dan andil besar dalam melakukan sosialisasi hingga memiliki kontribusi sampai 12,5 persen. Sementara untuk twitter, WA dan jenis medsos lainnya memberikan dampak sekitar 5 persen.
“Jadi salah satu medsos yang akan kita optimalkan itu FB. Kekuatan medsos ini pun menjadi salah satu kunci dari keberhasilan Emil (Ridwan Kamil) di Pilgub Jabar 2018 lalu. Melalui medsos, kita ingin sosialisasi kita menyentuh generasi mileneal dan pemilih pemula yang merupakan pengguna terbesar medsos,” terangnya.
Meski demikian, Zaini mengaku jika sosialisasi secara tatap langsung dengan masyarakat pun akan tgetap dilakukan. Terjun langsung ke masyarakat, menjadi sebuah keharusan dan kewajiban bagi setiap caleg untuk bisa meraih simpati dan suara pada saat Pemilu 2019 mendatang.
“Medsos itu kan hanya dunia manya dan sifatnya abstrak, jadi tidak mungkin bersentuhan secara langsung dengan masyarakat. Medsos itu menjadi sarana untuk percepatan sosialisasi,” tambahnya.
 Zaini mengaku jika saat caleg PPP sudah mendapatkan surat keputusan (SK) pada November 2018 lalu, pihaknya sudah menetapkan beberapa persyaratan. Beberapa diantaranya berkaitan dengan media sosialisasi melalui medsos.
“Jadi kita sudah minta setiap caleg harus punya HP android dan memiliki akun medsos. Saya pikir di Kota Bandung ini kan tidak terlalu sulit. Nanti tingga diatur saja konten mana yang lebih banyak porsinya dan konten mana yang tidak perlu diposting. Dengan demikian, untuk masuk ke pemilih milenial bisa terjangkau meski di sisi lain kita tetap lakukan sosialisasi secara konvensional,” pungkasnya.
(ageng/bam’s)