spot_imgspot_img
Kamis 13 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 75

Perkuat Kolaborasi Pendidikan Dua Negara, Guru Malaysia Pelajari Pembelajaran LSLC di Sumedang

0
SUMEDANG, FOKUSJabar.id
Perkuat Kolaborasi Pendidikan Dua Negara, Guru Malaysia Pelajari Pembelajaran LSLC di Sumedang

SUMEDANG,FOKUSJabar.id: Para kepala sekolah dan guru asal Malaysia yang tergabung dalam delegasi Association of Lesson Study (MYALS) berkunjung ke Kabupaten Sumedang. Kunjungan ini bertujuan untuk memelajari praktik Lesson Study, yaitu model pembelajaran antarguru yang ampuh mendongkrak mutu pendidikan.

Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila, menyambut langsung jajaran delegasi MYALS di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (28/7/2026). Pertemuan internasional ini menjadi wadah saling petik ilmu antara Indonesia dan Malaysia dalam membenahi kompetensi guru serta tata kelola sekolah.

Baca Juga: Tampil di Bojongsari, Cing Abdel Kepincut Kemeriahan Depok Seru Semua Piala Wali Kota

Wabup Fajar menegaskan bahwa dunia pendidikan selalu memberi ruang terbuka bagi siapa saja untuk saling berbagi pengalaman.

“Setiap daerah memiliki pengalaman yang dapat dibagikan, sekaligus memiliki banyak hal yang dapat dipelajari dari daerah maupun negara lain,” ujar Wabup Fajar.

Pemkab Sumedang konsisten menggenjot kualitas pendidikan demi mencetak sumber daya manusia yang unggul. Menurut Fajar, menciptakan pendidikan bermutu membutuhkan budaya belajar secara kolektif.

“Salah satu upaya yang kami dorong adalah melalui Lesson Study Learning Community (LSLC), di mana para pendidik membangun budaya belajar bersama untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” kata Wabup Fajar.

Sinergi Kedua Negara

Pada kesempatan sama, Presiden Asosiasi Lesson Study Indonesia, Arif Hidayat, menaruh harapan besar agar ajang ini makin mempererat sinergi kedua negara.

“Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dengan melihat bagaimana guru di Sumedang mengambil keputusan dalam proses pembelajaran. Itulah arti penting Lesson Study,” katanya.

Arif menambahkan, rombongan MYALS juga ingin mendalami peran Pemkab Sumedang dalam mendampingi tumbuh kembang sekolah melalui kepemimpinan kepala sekolah.

“Melalui penguatan kompetensi guru dan kepala sekolah, harapannya daya saing sekolah semakin meningkat. Kunjungan ini menjadi titik awal untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

(SumedangKab/Irfansyahriza)

Tampil di Bojongsari, Cing Abdel Kepincut Kemeriahan Depok Seru Semua Piala Wali Kota

0
DEPOK, FOKUSjabar.id
Cing Abdel (berpakaian hitam) saat tampil bersama Kokom Band pada acara Depok Seru Semua Piala Wali Kota Depok Edisi PKK. (Foto: Diskominfo Depok)

DEPOK,FOKUSJabar.id: Komedian nasional Abdel Achrian atau Cing Abdel mengaku kepincut dengan kemeriahan acara Depok Seru Semua Piala Wali Kota Depok Edisi PKK. Gelaran tersebut berlangsung di Alun-alun Wilayah Barat, Kecamatan Bojongsari, belum lama ini.

Ia pun menyatakan kesiapan untuk kembali menghibur masyarakat jika menerima kesempatan tampil lagi di Kota Depok.

Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, Kelompok Tani Rawageni Farm Depok Bagikan Ribuan Bibit Cabai Gratis ke Warga!

Bagi Cing Abdel, manggung di Kota Depok memberikan kesan tersendiri. Ia memiliki ikatan emosional yang kuat lantaran pernah mengenyam pendidikan di kota ini selama beberapa tahun.

“Senang ya, karena gue juga akrab sama Depok. Sekolah di Depok cukup lama, dari tahun 1989 sampai 1996. Jadi paham betul suasana Depok dan senang banget lihat perkembangannya sekarang,” ujarnya, Selasa (28/07/2026).

Ia menilai Kota Depok mengalami kemajuan yang sangat pesat. Perkembangan ini tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, melainkan juga lewat berbagai kegiatan publik yang melibatkan warga secara luas.

Cing Abdel menyebut Depok Seru Semua sebagai contoh nyata acara yang sukses menghadirkan hiburan sekaligus mempererat kebersamaan. Ia turut mengapresiasi kolaborasi Tim Penggerak (TP) PKK Kota Depok dengan Persatuan Seniman Komedi Indonesia (Paski) Korwil Depok yang memberi ruang bagi komedian lokal.

“Terima kasih juga buat Paski Depok yang kolaborasi sama PKK. Jadi ibu-ibu dapat hiburan, dan anggota Paski punya tempat berekspresi,” katanya.

Pemberdayaan Keluarga

Ia tidak menyangka acara besutan TP-PKK Kota Depok ini sanggup menyedot perhatian dan menghibur seluruh anggota keluarga.

“Gue sendiri nggak nyangka PKK bisa bikin kegiatan yang menyentuh banyak lapisan. Bapak-bapaknya senang, ibu-ibunya senang, anak-anak juga pada senang. Benar-benar pemberdayaan keluarga,” ungkapnya.

Ia juga memuji pemilihan Alun-alun Wilayah Barat sebagai lokasi acara karena menyediakan ruang terbuka publik yang nyaman bagi warga.

Melihat antusiasme masyarakat yang tinggi, Cing Abdel berharap Pemkab atau Pemkot Depok menggelar acara ini secara bergilir di seluruh kecamatan.

“Paling nggak sebulan sekali lah digilir semua kecamatannya pada ngumpul, jadi ajang silaturahmi juga buat warga,” tuturnya.

Menutup perbincangan, Cing Abdel menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok, khususnya Wali Kota dan Ketua TP-PKK Kota Depok. Ia menegaskan bakal langsung datang jika Pemkot Depok kembali mengundangnya.

“Terima kasih amanahnya sudah disampaikan oleh Ibu Wali Kota. Saya selalu siap kalau dipanggil sama Kota Depok. Terima kasih untuk Pak Wali dan Bu Wali,” tutupnya.

Sambut HUT ke-81 RI, Kelompok Tani Rawageni Farm Depok Bagikan Ribuan Bibit Cabai Gratis ke Warga!

0

DEPOK,FOKUSJabar.id: Kelompok Tani Lahan Hijau Rawageni Farm membagikan bibit cabai gratis kepada warga RW 01 Rawageni, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Aksi sosial ini berlangsung untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Penyaluran bibit ini menjadi bagian dari Gerakan Bertani Asik dan Kreatif (Gertak) Kemerdekaan yang bergulir pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Melalui program ini, pengurus kelompok tani mengajak masyarakat mengoptimalkan lahan pekarangan rumah agar lebih produktif sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Baca Juga: Lewat Program NYABA, Bunda PAUD Kota Depok Cing Ikah Sambangi RA Daarul Fikri Beji!

Ketua Rawageni Farm, Jaelani, memaparkan bahwa setiap RT di wilayah RW 01 menerima alokasi sekitar 100 hingga 150 bibit cabai. Warga akan menanam dan merawat bibit tersebut secara gotong royong.

“Pembagian bibit cabai ini menjadi langkah awal untuk mengajak masyarakat lebih gemar bertani. Kami ingin setiap RT memiliki semangat yang sama dalam memanfaatkan lahan yang ada agar lebih produktif,” kata Jaelani, Selasa (28/07/2026).

Jaelani menambahkan, gerakan Gertak Kemerdekaan tidak sekadar membagikan tanaman. Pihaknya juga menyiapkan sesi edukasi teknis budidaya cabai bagi seluruh penerima manfaat.

“Nantinya warga akan mendapatkan pendampingan mengenai cara menanam cabai yang baik dan benar. Setelah itu kami akan melakukan penanaman bersama yang melibatkan warga serta pelajar mulai dari tingkat TK, MI, hingga SD,” ujarnya.

Jaelani menilai momentum peringatan kemerdekaan ini sangat pas untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong warga melalui kegiatan hijau yang berdampak nyata.

“Melalui gerakan ini, kami ingin mengajak warga untuk mulai dari hal kecil, yaitu menanam. Jika dilakukan bersama dan berkelanjutan, hasilnya akan besar dan bermanfaat bagi masyarakat. Harapan kami, RW 01 Rawageni semakin hijau, produktif, dan mampu menjadi contoh bagi wilayah lain,” tutupnya.

(PemkotDepok/Irfansyahriza)

Lewat Program NYABA, Bunda PAUD Kota Depok Cing Ikah Sambangi RA Daarul Fikri Beji!

0
Lewat Program NYABA, Bunda PAUD Kota Depok Cing Ikah Sambangi RA Daarul Fikri Beji!
Lewat Program NYABA, Bunda PAUD Kota Depok Cing Ikah Sambangi RA Daarul Fikri Beji!

DEPOK,FOKUSJabar.id: Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Depok, Siti Barkah Hasanah, memboyong Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Depok, Wahid Suryono, melawat ke Raudhatul Athfal (RA) Daarul Fikri, Kelurahan Beji, Kecamatan Beji, pada Selasa (28/07/2026) pagi. Kunjungan ini berlangsung melalui program inovatif ‘NYABA’ (Nyamperin Sekolah Bersama-Sama).

Siti Barkah Hasanah, yang akrab dengan sapaan Cing Ikah, mencairkan suasana dengan menyapa dan mengajak bercengkerama puluhan anak di sekolah tersebut. Mereka juga tampak ceria menyanyikan lagu 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat secara bersama-sama.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Forum Asia Pasifik, Kota Depok Unjuk Strategi Pengelolaan Sampah!

Di tengah momentum kunjungan tersebut, Cing Ikah menyerahkan bantuan sebanyak 115 paket perlengkapan belajar.

Paket tersebut berisi pensil warna, buku gambar, meja lipat, origami,dan lilin mainan. Hingga buku bacaan berjudul ‘Mengenal Sera Mijel Bersama Boni’.

Baca Juga: Dorong Pelayanan Selatan Sukabumi, Bupati Asep Japar Resmikan Groundbreaking Kantor Surade dan Ciracap!

Tidak hanya membagikan peralatan sekolah, Cing Ikah turut memanfaatkan kesempatan ini untuk mengajak warga Kelurahan Beji. Ia menyokong program wajib belajar 13 tahun milik pemerintah.

Ia menggalang dukungan warga melalui gerakan ‘NGARIUNG’ (Ngajak Warga Ikut Ngadukung Wajib Belajar 13 Tahun). Program yang ia gagas secara kolaboratif bersama Disdik Kota Depok.

(PemkotDepok/Irfansyahriza)

Jadi Tuan Rumah Forum Asia Pasifik, Kota Depok Unjuk Strategi Pengelolaan Sampah!

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Foto: Nur Aprida Sani/Diskominfo Depok

DEPOK,FOKUSJabar.id: Kota Depok mengamankan peluang emas dengan menjadi tuan rumah ajang City-to-City Learning and Innovation Lab: Waste Management Practices. Organisasi United Cities and Local Government Asia Pacific (UCLG ASPAC) menggelar forum internasional ini di The Margo Hotel, Selasa (28/07/2026).

Forum strategis ini mempertemukan pemerintah pusat dengan jajaran pemerintah kota dan kabupaten se-Indonesia. Para peserta berdiskusi intensif guna membedah arah kebijakan serta tata kelola sampah perkotaan di kawasan Asia Pasifik.

Baca Juga: Dorong Pelayanan Selatan Sukabumi, Bupati Asep Japar Resmikan Groundbreaking Kantor Surade dan Ciracap!

Wali Kota Depok, Supian Suri, menyambut hangat pelaksanaan agenda penting tersebut. Ia menegaskan bahwa Kota Depok kini telah resmi bergabung dalam jaringan UCLG ASPAC.

“Buat kami ini jadi kesempatan belajar banyak bagaimana permasalahan yang hari ini dihadapi Depok juga daerah lainnya,” ujar Supian Suri.

Sebanyak 10 kota dan kabupaten di Indonesia memaparkan jurus serta skema pembiayaan penanganan sampah yang berjalan di daerah masing-masing. Pertukaran ide ini memberikan ruang bagi Kota Depok untuk menyerap gagasan terbaik dari wilayah yang sukses mengelola limbah domestik.

“Artinya kalau dalam negeri kita punya keterbatasan bisa jadi sangat memungkinkan melalui UCLG ASPAC kita dapat dukungan dari daerah/kota di luar negeri,” ucap Supian Suri.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, Bernadia Irawati Tjandrawati, menilai penanganan sampah merupakan isu mendesak bagi hampir seluruh daerah di Indonesia, termasuk Depok.

“Solusi itu sebenarnya sudah banyak yang dilakukan tapi yang menjadi kendala adalah eksekusinya awalnya memang berat tapi kalau sudah jalan sistemnya pasti melanjutkan programnya,” katanya.

Selama dua hari pada 28–29 Juli 2026, para delegasi tidak hanya saling bertukar informasi. Mereka dalam jadwal turun langsung meninjau dua lokasi percontohan penanganan sampah di Kota Depok, yakni Kelurahan Baktijaya dan Jatijajar.

“Kita akan mengunjungi rumah maggot melihat bagaimana Depok melakukan salah satu upaya pengolahan sampah organik saat ini,” pungkas Bernadia.

(Pemkot Depok/Irfansyariza)

Dorong Pelayanan Selatan Sukabumi, Bupati Asep Japar Resmikan Groundbreaking Kantor Surade dan Ciracap!

0

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Bupati Sukabumi H Asep Japar meletakkan batu pertama pembangunan Kantor Kecamatan Surade dan Kecamatan Ciracap, Selasa (28/7/2026). Acara peletakan batu pertama tersebut berlangsung langsung di lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Surade.

Bupati menegaskan bahwa langkah ini sangat krusial untuk menggenjot kualitas pelayanan publik. Selain itu, proyek ini juga bertujuan memperkuat roda pemerintahan di kawasan selatan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

“Ini menjadi momentum mulainya babak baru penguatan pelayanan publik, khususnya bagi masyarakat Surade dan Ciracap,” ujar Asep Japar.

Dalam arahannya, Asep Japar menginstruksikan pelaksana proyek agar menjalankan seluruh proses pembangunan secara terbuka dan presisi. Ia mendesak masyarakat untuk aktif mengawasi jalannya proyek APBD ini agar menghasilkan konstruksi yang kokoh dan tahan lama.

“Saya minta jangan ada pengurangan volume atau spesifikasi bangunan. Kalau tidak sesuai, tidak akan ada pembayaran” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, memaparkan rancangan arsitektur gedung baru tersebut. Pihaknya mengusung ornamen lokal khas kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

“Pembangunan dua kantor kecamatan ini dari APBD Kabupaten Sukabumi,” singkat Sendi.

Camat Surade, Unang Suryana, menyambut hangat momen bersejarah bagi warga Surade dan Ciracap ini. Ia menargetkan kontraktor menyelesaikan pekerjaan tepat waktu agar gedung anyar tersebut bisa beroperasi saat Hari Jadi Surade pada 5 Desember 2026.

“Ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Surade. Setelah sekian lama berjuang, akhirnya kami akan memiliki kantor kecamatan yang lebih representatif untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas Unang.

(SukabumiKab/Irfansyahriza)

Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

0
Sukabumi, FOKUSJabar.id
Rampung Dievaluasi Gubernur, Raperda APBD Sukabumi 2025 Siap Sah Jadi Perda!

SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Bupati Sukabumi H Asep Japar memastikan penetapan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 menjadi Peraturan Daerah (Perda) tinggal menunggu langkah akhir. Kepastian ini muncul setelah Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyelesaikan seluruh tahapan evaluasi.

Asep Japar menyampaikan kabar tersebut secara langsung saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi di ruang sidang paripurna, Selasa (28/7/2026).

Selain menyepakati hasil evaluasi gubernur atas Raperda APBD 2025, rapat paripurna tersebut juga membahas agenda penting lainnya. Fraksi-fraksi DPRD menyampaikan pandangan umum mereka terkait Nota Pengantar Bupati mengenai perubahan badan hukum Perumda Air Minum Tirta Jaya menjadi PT Air Minum Tirta Jaya Mandiri (Perseroda).

Asep Japar menjelaskan bahwa pihak Pemkab Sukabumi telah mengirimkan dokumen Raperda yang DPRD setujui kepada Gubernur Jawa Barat. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Gubernur Jawa Barat kemudian menerbitkan Keputusan Nomor 903/Kep.384-BPKAD/2026 pada 21 Juli 2026 sebagai hasil evaluasi.

Selanjutnya, Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) duduk bersama untuk menindaklanjuti seluruh catatan gubernur. Kesepakatan kedua belah pihak ini menjadi landasan utama bagi pimpinan DPRD dalam menerbitkan keputusan akhir sebelum Raperda resmi berganti status menjadi Perda.

“Seluruh tahapan telah berjalan sesuai mekanisme. Hasil evaluasi gubernur juga sudah ditindaklanjuti bersama DPRD. Sehingga Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 siap ditetapkan menjadi Perda,” tegas Asep Japar.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Sukabumi atas kerja sama solid selama masa pembahasan.

Ia menegaskan bahwa pengesahan Raperda ini harus melampaui sekadar rutinitas administratif. Pemkab Sukabumi berkomitmen kuat untuk terus mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berdampak nyata pada pembangunan.

“Semoga penetapan Perda ini semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik. Sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah),” pungkasnya.

(SukabumiKab/IrfansyahRiza)