spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 76

Kadin Indonesia Minta Laporan Resmi Dugaan Pelanggaran Mukota ke-V Tasikmalaya

0
Mukota Kadin fokusjabar.id
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Korwil 1 Agung Suryamal Sutisna (ist)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Musyawarah Kota (Mukota) ke-V Kadin Kota Tasikmalaya Jawa Barat (Jabar), Sabtu (12/9/2026) lalu menunai berbuntut panjang.

Mukota Kadin hari itu, agenda awalnya sebagai forum silaturahmi. Namun secara mendadak berubah menjadi pemilihan Ketua.

BACA JUGA:

Penetapan Ketua Kadin Kota Tasik Muhamad Abdul Karim Cacat Hukum?

Secara aklamasi, Muhamad Abdul Karim terpilih  menjadi Ketua Kadin Kota Tasikmalaya 2026-2032.

Pelaksanaan Mukota Tasikmalaya memicu pertanyaan besar di kalangan internal Kadin karena di duga cacat hukum dan cacat administrasi.

Tim pemenangan Fauzan Wahyu Noor yang sebelumnya di nyatakan tidak lolos, Angga Krismeidina mengganggap bahwa Mukota Kadin yang menetapkan Abdul Karim tidak sah dan ilegal karena tidak sesuai mekanisme dan aturan organisasi.

Karena itu, pihaknya tidak menerima segala produk dan hasil dari Mukota tersebut.

Kekisruhan internal Kadin Kota Tasikmalaya tercium pengurus Kadin Indonesia yang di pimpin Anindya Bakrie.

Wakil Ketua Umum (WKU) Kadin Indonesia (Korwil 1 Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten), Agung Suryamal Sutisna. Menurutnya, kisruh internal Kadin Kota Tasikmalaya harus di selesaikan sesuai dengan aturan dan ketentuan organisasi agar tidak menggangu program kerja organisasi.

Agung menegaskan, sejauh ini belum terlalu jauh memantau kisruh pemilihan Ketua Kadin Kota Tasikmalaya. Dia mengetahui informasi dari pemberitaan media.

“Kekisruhan ini belum ada yang melaporkan ke Kadin Indonesia, hanya ada di pemberitaan di media. Sehingga belum bisa melakukan apa-apa,” ungkap Agung melalui sambungan telpon, Selasa (15/9/2026) malam.

Dia mengtakan, jika memang ada permasalahan dalam proses pemilihan Ketua Kadin di Kota Tasikmalaya dan ada yang mempermasalahkan sebaiknya membuat laporan secara formal.

“Kalau ada kekisruhan Kadin seperti pemilihan Ketua di daerah, itu biasanya ada surat resmi dari pihak terkait. Informasi dari pemberitaan itu tidak formal,” imbuhnya.

Menurut Agung, pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut berdasarkan aturan. Syaratnya, ada surat laporan formal.

BACA JUGA:

Mukota Kadin Tasikmalaya Diwarnai Dinamika, Muhamad Abdul Karim Akhirnya Terpilih Aklamasi

“Yang kecewa bisa membuat surat keberatan secara formal ke Kadin Jawa Barat, tembusan Kadin Indonesia. Sampaikan permasalahan dan alasannya,” kata Agung.

Dia menegaskan, proses Musyawarah Kota (Mukota) untuk memilih Ketua di daerah harus benar-benar sesuai dengan AD/ART, sesuai TO dan juga ada tahapan-tahapannya yang di atur dalam regulasi internal Kadin.

“Proses Mukota harus ada pengumuman, penjaringan calon. Persyaratan calon seperti dua tahun berturut-turut menjadi anggota Kadin dalam AD/ART. Itu semua harus di tempuh,” ungkapnya.

Agung juga menyoroti terkait calon Ketua harus memenuhi semua persyaratan. Dengan begitu tidak melanggar aturan dan regulasi organisasi Kadin.

Meski sudah mengetahui ada dugaan kekisruhan internal Kadin Kota Tasikmalaya melalui pemberitaan, pihaknya belum bisa menndaklanjutinya karena belum ada surat formal.

“Kadin Indonesia merespons masalah ini, namun kita menunggu surat resmi laporan formalnya,” pungkas Agung.

(Seda)

Warga Depok Bisa Uji Emisi Gratis, Ini Dua Lokasi dan Jadwalnya

0
DEPOK, FOKUSJabar.id
Sumber Gambar: Pemkot Depok Petugas DLHK Kota Depok melakukan uji emisi pada kendaraan.

DEPOK,FOKUSJabar.id: Warga Kota Depok bisa mengecek kondisi emisi gas buang kendaraan secara gratis lewat program besutan Pemerintah Kota Depok. Layanan pemeriksaan ini berlangsung di dua lokasi berbeda dengan syarat melampirkan fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok menggandeng Dinas Perhubungan (Dishub), Polres Metro Depok, serta komunitas Langit Biru untuk memfasilitasi program ini. Kegiatan terjadwal selama dua hari, yakni Rabu, 16 September 2026 dan Kamis, 17 September 2026.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung 3 Kecamatan

Jadwal dan Lokasi Pelaksanaan

Petugas membagi lokasi pengujian di dua wilayah untuk memudahkan akses warga:

  • Rabu, 16 September 2026: Balai Kota Depok.
  • Kamis, 17 September 2026: Perumahan Telaga Golf, Sawangan.

Panitia menyediakan kuota sebanyak 200 kendaraan per lokasi. Pemkot Depok menargetkan total 400 unit kendaraan menerima layanan pemeriksaan emisi ini selama dua hari pelaksanaan.

Persyaratan Mudah dan Sertifikat Resmi

Kepala DLHK Kota Depok, Reni Siti Nuraeni, mengonfirmasi program ini terbuka bagi seluruh pemilik kendaraan umum demi menekan pencemaran udara di Kota Depok.

“Uji emisi ini kami laksanakan secara gratis dan resmi untuk masyarakat. Kami mengajak para pemilik kendaraan bermotor untuk memanfaatkan kesempatan ini sekaligus memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi ketentuan emisi gas buang,” kata Reni, Selasa (15/9/2026).

Masyarakat yang berminat hanya perlu menyerahkan fotokopi STNK kepada petugas di lokasi.

Pemilik kendaraan yang lulus pengujian berhak mengunduh sertifikat hasil uji emisi secara daring melalui situs resmi SIUMI (Sistem Informasi Uji Emisi).

Upaya Menjaga Kualitas Udara Depok

Reni mengingatkan emisi kendaraan bermotor memberi sumbangan besar terhadap penurunan kualitas udara kota. Pemeriksaan dan servis berkala menjadi fondasi utama menjaga tingkat kelayakan gas buang kendaraan.

“Mari sama-sama menjaga kualitas lingkungan melalui langkah sederhana, salah satunya dengan rutin melakukan perawatan dan uji emisi kendaraan,” terangnya.

Pemkot Depok berharap gerakan ini meningkatkan kesadaran publik dalam memelihara kendaraan bermotor sekaligus memperbaiki mutu udara pemukiman.

“Depok bersih, udaranya sehat, terlebih warganya sehat. Mari selanjutnya ke depan kurangi emisi dan jaga lingkungan Depok,” pungkasnya.

(Jingga Sonjaya)

Pemkab Bekasi Percepat Rehabilitasi Jembatan CBL Penghubung 3 Kecamatan

0
BEKASI, FOKUSJabar.id
Sumber Gambar: Pemkab Bekasi Pemkab. Bekasi targetkan pelaksanaan rehabilitasi Jembatan Hulu Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) dapat selesai lebih cepat.

BEKASI,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mempercepat rehabilitasi Jembatan Hulu Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) sebagai akses vital masyarakat. Jembatan ini menautkan Desa Kalijaya di Kecamatan Cikarang Barat dengan Desa Sukajaya di Kecamatan Cibitung.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDA-BMBK) Kabupaten Bekasi mengawasi langsung pengerjaan proyek ini. Fasilitas tersebut menopang mobilitas harian warga di tiga kecamatan sekaligus.

Baca Juga: Rela Terbang Bandung-Seoul, Bobotoh Siap Bikin Stadion Piala Dunia Seoul Membiru

Pemkab Bekasi memasang target penyelesaian rehabilitasi Jembatan CBL sebelum masa kontrak berakhir. Durasi proyek terjadwal selama 90 hari kalender, terhitung sejak 20 Agustus hingga 17 November 2026.

Ketua Tim Pembangunan Jembatan Dinas SDA-BMBK Kabupaten Bekasi, H. Amin, menyebut proyek ini menyerap anggaran APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2026 senilai Rp484,301 juta. Percepatan pengerjaan bertujuan agar warga dapat segera memanfaatkan jembatan tersebut.

“Targetnya pekerjaan bisa selesai lebih cepat dari kontrak. Kami sudah berkoordinasi dengan pelaksana agar pekerjaan ini dapat segera diselesaikan karena jembatan ini sangat vital bagi masyarakat,” kata Amin, Selasa (15/9/2026).

Dimensi dan Ruang Lingkup Perbaikan

Jembatan yang membentang di Kampung Cikarang Jati di atas Kali CBL ini membentang sepanjang 21 meter dengan lebar 7 meter. Infrastruktur ini menghubungkan mobilitas warga dari Cikarang Barat, Cibitung, hingga Cikarang Utara.

Proyek rehabilitasi ini menyasar sejumlah komponen utama jembatan:

  • Perbaikan struktur lantai jembatan.
  • Pembongkaran serta pemasangan kembali railing (besi pembatas) sesuai standar keamanan.
  • Rekonstruksi total jalan pendekat pada sisi kiri dan kanan.

“Jalan pendekat yang rusak dibongkar kemudian dicor kembali. Setelah itu dilakukan pengaspalan, termasuk lantai jembatan,” ujar Amin.

Amin menjelaskan tim teknis telah menyelesaikan Pengecoran jalan pendekat. Sementara itu, perakitan railing di kedua sisi jembatan masuk tahap penyelesaian pekan ini. Petugas bakal melanjutkan proses pengaspalan, pembuatan lonengan, serta pengecatan akhir.

“Kalau tidak ada kendala, paling cepat sekitar dua minggu lagi pekerjaan sudah bisa selesai, letak jembatan ini sangat vital sekali penghubung 3 kecamatan meliputi Cikarang Utara, Cikarang Barat dan Cibitung,” tuturnya.

Gunakan Beton Fast Track Demi Efisiensi Waktu

Dinas SDA-BMBK menginstruksikan kontraktor menggunakan material beton fast track. Jenis beton ini dipilih karena memiliki proses pengerasan yang sangat singkat.

Strategi ini terbukti memangkas durasi pengeringan dibanding beton konvensional.

“Kalau beton standar membutuhkan waktu sekitar 28 hari untuk dapat digunakan secara optimal, beton fase track itu coran yang bisa kering dalam waktu 3 atau 7 hari, tapi harganya lebih mahal dengan coran standar,” jelas Amin.

Tunda Perbaikan Demi Hindari Penumpukan Kendaraan

Jembatan CBL berdiri persis di depan Bendung BSH-0 Cibitung. Akses ini melayani penghuni kawasan permukiman besar seperti Perumahan Gramapuri dan Puri Lestari.

Pemkab Bekasi sebenarnya sudah merancang rehabilitasi ini sejak tahun lalu. Namun, pengerjaan sempat tertahan akibat adanya proyek pembangunan bendungan di titik yang sama.

“Kalau pekerjaan bendung dan rehabilitasi jembatan berjalan bersamaan, tentunya akan menimbulkan kemacetan yang luar biasa. Karena itu, pelaksanaan rehabilitasi jembatan tahun 2026 ini,” terang Amin.

Warga Perumahan Puri Lestari, Desi Angrum (30), mengapresiasi langkah pemda memperbaiki jembatan tersebut. Ia yakin perbaikan ini menjamin keselamatan pengguna jalan serta melancarkan aktivitas ekonomi warga.

“Alhamdulillah Jembatan CBL akhirnya bisa mendapat perbaikan tahun ini, Perbaikan jembatan ini sangat membantu masyarakat. Selain membuat mobilitas lebih lancar, juga mendukung konektivitas warga antardesa bahkan antarkecamatan,” ungkap Desi.

(Jingga Sonjaya)

Rela Terbang Bandung-Seoul, Bobotoh Siap Bikin Stadion Piala Dunia Seoul Membiru

0
Bandung, FOKUSJabar.id
Bobotoh (penggemar Persib) pada saat match Persib. Sumber Gambar: bandung.go.id

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Bobotoh bakal hadir membirukan tribun stadion saat Persib Bandung menantang klub raksasa Korea Selatan, FC Seoul, pada laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027.

Sejumlah suporter setia rela menempuh perjalanan jauh dari Bandung menuju Seoul demi mendampingi perjuangan Maung Bandung. Laga krusial ini bergulir di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu (16/9/2026) pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Persib Hadapi FC Seoul, Igor Tolic: Kami Ingin Bikin Penggemar Bangga

Marc Klok Haturkan Apresiasi Setinggi-Tingginya

Kapten Persib, Marc Klok, menyambut hangat kehadiran Bobotoh di Negeri Ginseng. Ia menyebut dukungan langsung tersebut mendongkrak motivasi serta kepercayaan diri tim.

Klok memberikan penghormatan tinggi kepada pendukung yang mengorbankan waktu dan biaya demi mengawal perjuangan Persib di panggung Asia.

“Ada banyak wartawan yang datang jauh-jauh dari Bandung. Terima kasih semuanya sudah hadir. Kami juga tahu ada banyak Bobotoh yang melakukan perjalanan dari Bandung hingga ke Seoul,” kata Marc Klok, Selasa (15/9/2026).

Pemain bernomor punggung 23 tersebut menganggap kehadiran Bobotoh di Korea Selatan sebagai berkah luar biasa bagi ruang ganti tim.

“Sangat patut disyukuri sebagai pemain. Apresiasi setinggi-tingginya untuk semua yang telah melakukan perjalanan jauh ini,” ucapnya.

Persib Bawa Misi Harumkan Nama Indonesia

Klok menilai kesempatan berlaga di Seoul World Cup Stadium membawa makna besar bagi skuad Pangeran Biru. Ia menegaskan Persib memikul misi penting mengibarkan bendera Indonesia di level internasional.

“Kami tidak hanya mewakili Persib tetapi juga membawa nama Indonesia di panggung yang lebih besar. Itulah target yang ingin kami tampilkan esok hari,” tegasnya.

Meski skuad mengalami kelelahan akibat jadwal kompetisi yang padat, Klok memastikan semangat para pemain tetap berkobar.

“Kami datang dengan persiapan matang di tengah jadwal yang ketat sebelum dan sesudah laga ini. Namun, di luar padatnya jadwal, kami sangat lapar dan tidak sabar untuk menyajikan pertandingan luar biasa di stadion dan kota yang indah ini,” pungkasnya.

(Arif)

Persib Hadapi FC Seoul, Igor Tolic: Kami Ingin Bikin Penggemar Bangga

0
Igor Tolic Persib fokusjabar.id
Igor Tolic (foto: ilustrasi)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menyambut antusias laga perdana Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 melawan FC Seoul.

Laga tandang pembuka ini akan berlangsung di Stadion Piala Dunia Seoul, Korea Selatan, Rabu (16/9/2026), pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Persib Baandung Luncurkan Jersey Khusus ACL Two 2026/2027

Juru taktik asal Kroasia tersebut merasa bangga dapat mendampingi Maung Bandung di salah satu stadion paling ikonik dan bersejarah dalam panggung sepak bola dunia. Igor Tolic meminta anak asuhnya menikmati jalannya pertandingan sekaligus memperagakan permainan terbaik demi mengamankan poin.

“Kami bangga bisa berada di sini, di tempat bersejarah ini, untuk mewakili Indonesia. Saya berharap besok kami dapat memainkan pertandingan yang bagus dan membuat para penggemar bangga,” kata Igor Tolic, Selasa (15/9/2026).

Akui Keunggulan FC Seoul di Kompetisi Domestik

Igor Tolic menyadari betul bahwa FC Seoul menjadi ujian berat bagi Persib Bandung. Klub asal Negeri Ginseng tersebut merupakan salah satu tim terkuat di K-League dan tengah bertengger di papan atas kompetisi domestik.

Situasi tersebut menuntut seluruh penggawa Persib fokus penuh sepanjang pertandingan. Kemudian Igor Tolic memastikan tim pelatih sudah mematangkan taktik dan skema terbaik untuk meredam keagresifan tuan rumah.

“Kami tahu lawan kami adalah tim yang kuat dan berada di posisi yang bagus di Liga Korea. Terlebih Kami hanya berharap bisa mempersiapkan pertandingan ini dengan baik dan menampilkan performa terbaik,” pungkasnya.

(Arif)

Milad ke-49, BKPRMI Kota Tasikmalaya Soroti Insentif Guru Diniyah yang Belum Cair

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Wali Kota Viman Alfarizi bersama Ketua BKPRMI Nuki Anwar Sidiq, saat melakukan doa bersama, pada puncak Milad Ke-49 BKPRMI Tingkat Kota Tasikmalaya di Masjid Agung Tasikmalaya (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Tasikmalaya menggelar puncak peringatan Milad ke-49 di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Selasa (15/9/2026).

Ribuan guru Madrasah Diniyah dan pengurus BKPRMI memenuhi area masjid. Para peserta mengikuti seluruh Rangkaian acara dengan antusias, mulai dari silaturahmi, tasyakuran, potong tumpeng, hingga doa bersama.

Baca Juga: Kemarau Panjang Melanda Tasikmalaya, 12.000 Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama Anggota DPRD Kota Tasikmalaya, Ketua FPP K.H. Nono Nurul Hidayat, Kepala Kemenag Kota Tasikmalaya, Ketua Baznas H. Nasihin, serta jajaran Forkopimda.

Acara tahun ini mengusung tema Transformasi Gerakan Pemuda Remaja Masjid Menuju Indonesia Emas 2045. Tema tersebut menegaskan komitmen BKPRMI dalam membina generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.

Tiga Aksi Sosial Utama Sambut Milad ke-49

Ketua BKPRMI Kota Tasikmalaya, Nuki Anwar Sidiq, menjelaskan bahwa tasyakuran di Masjid Agung merupakan puncak dari rangkaian kegiatan sosial yang berjalan sebelumnya.

BKPRMI menyalurkan bantuan nyata lewat tiga program utama:

  • Distribusi Air Bersih: Menjangkau 49 titik kekeringan.
  • Santunan Anak Yatim: Menyasar 490 anak yatim piatu.
  • Aksi Bersih Masjid: Membersihkan 490 masjid di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya.

“Milad ke-49 ini bukan sekadar kegiatan seremoni. Kami ingin kehadiran BKPRMI benar-benar mampu berdampak dan terasa manfaatnya oleh masyarakat,” kata Nuki, Selasa (15/9/2026).

Nuki juga menyoroti kondisi ribuan guru Diniyah di bawah naungan BKPRMI yang belum menerima pencairan insentif. Kendati demikian, para pengajar tetap bersemangat mendidik para santri.

Ia berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya segera mencairkan insentif tersebut guna membantu kesejahteraan para guru, meski nominalnya Rp100 ribu per bulan.

“Saat ini, tercatat baru 779 guru Diniyah kami yang sudah menerima pencairan insentif kesejahteraan. Semoga Bapak Wali Kota segera mencairkan sisanya agar semua guru merasakan kebahagiaan yang sama,” tuturnya.

Respons Wali Kota Tasikmalaya Terkait Insentif

Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, mengapresiasi dedikasi para guru Diniyah sebagai garda terdepan pencetak generasi penerus yang beriman dan bertaqwa.

Terkait keterlambatan insentif, Viman menjelaskan bahwa keterbatasan fiskal daerah menjadi pemicu utama. Pemkot Tasikmalaya terus mengupayakan pencairan dana secara bertahap.

“Adanya keterlambatan pencairan insentif untuk guru Diniyah itu mungkin terjadi, namun kami terus melakukan upaya pencairan secara bertahap. Kondisi fiskal daerah sangat terbatas, namun percayalah pemerintah terus berupaya,” ujar Viman.

Viman menitipkan pesan agar para guru terus membimbing para santri demi mendukung tercapainya visi Kota Tasikmalaya yang religius.

(Seda)

Pengalaman Pasien BPJS di RSUD Kota Banjar Picu Ramai Keluhan Warganet

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: RSUD Kota Banjar (istimewa/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: RSUD Kota Banjar mendadak jadi pusat perhatian publik setelah unggahan akun TikTok @manusiaplural viral di media sosial. Pengunggah membagikan pengalaman keluarganya saat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Warganet berbondong-bondong meramaikan kolom komentar dengan membeberkan pengalaman serupa. Banyak penonton mengeluhkan pelayanan lambat, prosedur berbelit, hingga dugaan diskriminasi antara pasien BPJS dan pasien umum. Meski demikian, beberapa netizen tetap memberikan kesaksian positif.

Baca Juga: PNM Tasikmalaya Manjakan 250 Nasabah Banjar Lewat Cek Kesehatan Gratis

Soal Korset Berbayar Bagi Pasien BPJS

Pengunggah menceritakan neneknya menjalani perawatan usai terjatuh, lalu dokter merujuk penggunaan korset. Pihak keluarga awalnya menerima informasi stok korset kosong. Namun, petugas kemudian menyebut alat tersebut tersedia jika keluarga bersedia membayar.

“Nilainya Rp400 sampai Rp600 ribu. Ini gimana? Pasien BPJS dan itu korset sudah harusnya di-cover sama BPJS,” tegas pengunggah, Selasa (15/9/2026).

Kepastian mengenai penjaminan korset dalam kasus ini masih memerlukan verifikasi serta penjelasan resmi dari manajemen RSUD Kota Banjar dan BPJS Kesehatan.

Soroti Masalah Kebersihan dan Status Akreditasi

Kritik pengunggah menyasar kebersihan area rumah sakit, kemunculan kucing di ruang perawatan, hingga penataan tempat sampah yang dinilai berantakan.

“Harusnya pelayanan-pelayanan itu bagus sekali kepada masyarakat,” ujarnya.

Pengunggah mempertanyakan kesesuaian fasilitas lapangan dengan status RSUD Kota Banjar yang menyandang predikat rumah sakit tipe B berakreditasi paripurna.

Singgung Piutang Pasien Umum Rp439 Juta

Isu yang tak kalah menyita perhatian adalah terkait pencatatan administrasi keuangan. Akun @manusiaplural mengklaim mengantongi data piutang pasien umum sebesar Rp439 juta untuk periode Januari hingga September 2026. Ia juga menyebut piutang tahun-tahun sebelumnya menembus angka miliaran rupiah.

“Siapa saja masyarakat yang berutang ketika berobat ke RSUD, saya akan cek nanti benar nggak data-data itu atau ada penyimpangan di sana. Ini baru dugaan, baru sangkaan,” katanya.

Ia mengajak aktivis Kota Banjar ikut mengaudit data tersebut demi mengantisipasi potensi penyelewengan.

Silang Pendapat Netizen di Kolom Komentar

Unggahan tersebut memicu gelombang komentar dari warganet. Akun @UcupHusna meluapkan kekecewaannya terkait sikap petugas:

“RSUD BANJAR MAH, KAWAS TEU NYARAKOLA NU GARAWENA, NYA JARUDES, PENANGANA LEMOT, LOBA DI ANTEP.. (Pegawai RSUD Seperti tidak sekolah, Judes, penanganannya terlambat, dan banyak mengabaikan),” tulisnya.

Sementara akun @jabal astamala menceritakan pengalamannya saat mengurus operasi sang istri:

“Waktu mau operasi Tumor payudara istri, ketika dftar pke BPJS alasannya Dokternya lg ada praktek di Margono… pas gnti dengan tidak pake BPJS tp mandiri, langsung direspon cepat sy nunggu cuma jam jam an,” ungkapnya.

Namun, akun @Prans Architecture justru membagikan pengalaman sebaliknya:

“tp alm bapak 2 tahun cuci darah d sana alhamdulilah pelayanan sangat bagus…” tulisnya.

Hingga saat ini, publik masih menunggu clarification serta respons resmi dari manajemen RSUD Kota Banjar guna meluruskan seluruh tudingan yang beredar.

(Agus)