spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 76

Pemprov Jabar Dukung Ngabuburit Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

0
Pangandaran, FOKUSJabar.id
Poto: Suasana Ngabuburit di Padaherang Pangandaran.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pengusulan tradisi Ngabuburit atau Iftar sebagai nominasi Intangible Cultural Heritage (ICH) UNESCO. Dukungan ini menegaskan komitmen daerah dalam menjaga dan mempromosikan tradisi Ramadan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.

Langkah tersebut menindaklanjuti surat Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah IX Nomor 48/L6.10/KB.00/2026 tertanggal 9 Februari 2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia akan mengusulkan tradisi berbuka puasa atau ngabuburit sebagai nominasi ekstensi dalam daftar ICH UNESCO.

Baca Juga: DPC PDIP Pangandaran Tegaskan Evaluasi Serius Program MBG

Dukungan resmi Pemprov Jawa Barat tertuang dalam surat yang telah terbit melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat. Pemerintah provinsi menyatakan persetujuan penuh terhadap pengajuan elemen budaya berbuka puasa sebagai karya budaya bertajuk Iftar and its socio-cultural traditions yang sebelumnya telah resmi menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tahun 2026.

“Dengan ini kami mendukung pengajuan elemen budaya berbuka puasa sebagai nominasi ekstensi dan. Kemudian menjadi budaya Iftar and its socio-cultural traditions yang telah terdaftar di UNESCO,” demikian kutipan dalam surat dukungan tersebut.

Pemprov Jabar meyakini dukungan ini akan memperkuat upaya pelestarian sekaligus memperluas promosi kekayaan budaya daerah di tingkat internasional. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan menandatangai surat tersebut di Bandung pada 20 Februari 2026.

Menanggapi kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Kepala Bidang Kebudayaan Pemkab Pangandaran Sugeng menilai pengusulan ngabuburit sebagai langkah strategis. Tentunya untuk menjaga tradisi lokal agar tetap hidup dan relevan.

“Kami sangat mendukung tradisi ngabuburit masuk nominasi ICH UNESCO. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama untuk melestarikannya,” ujar Sugeng melalui pesan WhatsApp kepada FOKUSJabar.id, Minggu (1/3/2026).

Ia berharap pengakuan tersebut dapat menambah daftar warisan budaya Jawa Barat. Tentunya sekaligus mendorong generasi muda untuk terus merawat tradisi Ramadan sebagai bagian dari identitas budaya daerah.

(Sajidin)

Cuaca Ekstrem Terjang Ciamis, Sejumlah Rumah Warga Rusak dan Terancam Longsor

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Longsor yang menimpa wilayah Wangunjaya Cisaga Ciamis

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Hujan deras berintensitas tinggi yang berlangsung lama disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem tersebut memicu berbagai kejadian bencana dan merusak rumah warga di sejumlah kecamatan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis mencatat beberapa rumah mengalami kerusakan akibat pohon tumbang. Kemudian ambrolnya tembok penahan tanah, hingga kerusakan bangunan karena struktur yang sudah rapuh.

Baca Juga: Pasar Takjil Taman Cimaragas Jadi Magnet Ngabuburit Warga Ciamis

Di Kecamatan Lakbok, hujan deras dan angin kencang merobohkan pohon yang menimpa dua rumah warga di Desa Baregbeg. Rumah milik Sansuarjo Sapon yang dihuni dua jiwa serta rumah Sanbari dengan tiga penghuni mengalami kerusakan ringan pada bagian atap.

“Kondisi kedua rumah hanya mengalami kerusakan ringan. Terutama di bagian atap akibat tertimpa pohon,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani, Minggu (1/3/2026).

Ancaman lebih serius muncul di Kecamatan Cisaga. Ambrolnya tembok penahan tanah di Dusun Cempaka, Desa Wangunjaya, membuat rumah milik Taryo Hendrs berpenghuni lima orang berada dalam kondisi rawan longsor. Jarak rumah dengan titik longsoran kini hanya tersisa sekitar dua meter.

Sementara itu, di Kecamatan Tambaksari, hujan dengan curah tinggi memperparah kondisi bangunan warga. Kanopi salah satu rumah ambruk karena struktur bangunan yang sudah lapuk tidak mampu menahan terpaan cuaca.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui BPBD langsung menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak. BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan pohon tumbang selama cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi.

(Husen Maharaja)

Kadin Tasikmalaya Salurkan Rp100 Juta untuk Rumah Tahfidz Daarul Khoir

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Ket foto : Penyerahan simbolis Bantuan KADIN kepada pimpinan Rumah Tahfidz Quran Daarul Khoir Mangkubumi (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Komitmen dunia usaha dalam mendukung pendidikan keagamaan kembali terlihat. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Tasikmalaya bersama Arfan Foundation menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp100 juta kepada Rumah Quran Daarul Khoir, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya.

Penyerahan bantuan berlangsung secara simbolis dalam agenda buka puasa bersama di Horison Hotel Tasikmalaya. Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus Kadin, para pengusaha, Kepala SPPG se-Priangan Timur, serta sejumlah mitra strategis.

Baca Juga: Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Imbau SPPG Lengkapi Perizinan

Ketua Kadin Tasikmalaya Asep Saepulloh menyampaikan, bantuan ini bertujuan memperkuat sarana dan prasarana operasional rumah tahfidz agar mampu melahirkan lebih banyak generasi penghafal Al-Qur’an.

Ia menjelaskan, dana santunan berasal dari kontribusi para anggota Kadin yang mengelola usaha MBG dan memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Sebagian keuntungan usaha tersebut mereka sisihkan untuk kegiatan sosial dan keagamaan.

“Nilai bantuan bukan sekadar angka. Kami ingin menunjukkan bahwa KADIN tidak hanya fokus pada bisnis. Namun juga berperan aktif mendukung pembangunan daerah dan kualitas sumber daya manusia,” ujar Asep, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, Rumah Tahfidz Daarul Khoir memegang peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda islami yang berjiwa Qur’ani. Peran tersebut sejalan dengan visi mewujudkan Kota Tasikmalaya sebagai daerah religius.

“Kami ingin lembaga seperti ini terus tumbuh dan berkembang sebagai pusat pendidikan akhlak dan sosial. Terlebih menjadi nilai religius di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Pimpinan Rumah Tahfidz Daarul Khoir Andi Nur Falah menyampaikan apresiasi atas dukungan KADIN dan Arfan Foundation. Ia memastikan bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk penguatan fasilitas penunjang kegiatan belajar-mengajar.

“Insyaallah bantuan ini kami gunakan untuk membangun sarana prasarana yang kami butuhkan agar proses pembinaan santri tahfidz berjalan optimal,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan membawa keberkahan. Sekaligus meningkatkan kualitas para penghafal Al-Qur’an agar mampu menjadi teladan dan penggerak lingkungan yang religius serta berakhlak mulia.

(Seda)

Pasar Takjil Taman Cimaragas Jadi Magnet Ngabuburit Warga Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Caption: Suasana warga berburu takjil saat bulan ramadhan di Taman Cimaragas, Ciamis.

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Menjelang waktu berbuka puasa, Taman Cimaragas Kabupaten Ciamis menjelma menjadi titik keramaian warga. Sejak sore, masyarakat dari berbagai kalangan berdatangan untuk mengisi waktu ngabuburit sambil berburu aneka takjil khas Ramadan.

Deretan pedagang kaki lima memenuhi area taman dengan beragam pilihan menu. Gorengan hangat, kolak manis, es buah segar, hingga jajanan tradisional Sunda tersaji menggoda. Aroma makanan berpadu dengan hiruk-pikuk percakapan pengunjung yang antusias memilih hidangan untuk berbuka puasa.

Baca Juga: Coklat Kita Silatusantren Ramaikan Ramadan di Pesantren Darussalam Ciamis

Salah seorang mahasiswa, Rina (20), mengaku sengaja menghabiskan waktu sore bersama teman-temannya di lokasi tersebut. Selain mencari makanan, ia ingin merasakan suasana Ramadan yang lebih hidup.


“Ngabuburit di sini rasanya lebih seru, ramai, dan banyak pilihan takjil,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Tidak hanya menjadi pusat kuliner musiman, taman ini juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial. Keluarga, anak muda, hingga komunitas kecil tampak duduk santai, bercengkerama, dan menikmati suasana sore sambil menunggu adzan magrib berkumandang.

Fenomena ngabuburit di Cimaragas mencerminkan wajah Ramadan di Kabupaten Ciamis. Selain memperkuat nilai ibadah, bulan suci ini juga menghadirkan momen kebersamaan, kegembiraan, dan kehangatan di tengah masyarakat.

(Budiana Martin)

Coklat Kita Silatusantren Ramaikan Ramadan di Pesantren Darussalam Ciamis

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Pengisi acara, pimpinan Pesantren Darussalam, serta perwakilan Coklat Kita berfoto usai acara Silatusantren - Nikmatnya Ramadan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ramadan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi Coklat Kita untuk kembali menjalin kedekatan dengan dunia pesantren. Melalui program lanjutan Coklat Kita Silatusantren, perusahaan ini mengawali rangkaian kegiatan bertema “Nikmatnya Ramadan” di Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, Sabtu (28/2/2026).

Silatusantren 2026 tidak berhenti di Ciamis. Setelah agenda pembuka, kegiatan berlanjut ke Pondok Pesantren Al Hikamussalafiyah Cipulus pada 5 Maret 2026 dan ditutup di Pondok Pesantren Al Ittihad Cianjur pada 7 Maret 2026.

Baca Juga: Kanopi Rumah di Karangpaninggal Ciamis Ambruk

Dakwah, Seni, dan Kebersamaan dalam Satu Panggung

Di lokasi perdana, Coklat Kita menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan kepedulian sosial, edukasi, dan hiburan. Panitia membagikan takjil serta hidangan berbuka puasa, lalu menggelar talkshow inspiratif bersama Zastrouw Al Ngatawi, Budi Setiawan atau Budi Dalton, serta ulama setempat Fadlil Yani Ainusyamsi.

Acara yang dipandu Prima Ramadhan dan Bhatara Sena Sunandar ini ditutup dengan lantunan salawat bersama Ai Khodijah and Friend, menciptakan suasana religius sekaligus hangat.

Pesantren sebagai Pusat Ketahanan Budaya

Budi Dalton menilai Silatusantren tidak sekadar menjadi ajang temu, tetapi juga ruang belajar sosial bagi santri. Ia menekankan pentingnya kesadaran diri sebagai fondasi pembentukan karakter, selaras dengan nilai pesantren yang mengajarkan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Sementara itu, Zastrouw Al Ngatawi melihat pesantren sebagai sumber utama “vaksin kultural” di tengah derasnya arus budaya global. Menurutnya, Silatusantren berhasil menghidupkan kembali nilai, tradisi, dan sistem sosial pesantren. Tujuannya agar dapat diwariskan kepada generasi muda secara relevan dan kontekstual.

Seni Budaya sebagai Perekat Umat

Pimpinan Pesantren Darussalam Ciamis, KH. Dr. Fadlil Yani Ainusyamsi, menegaskan bahwa seni dan budaya memiliki peran strategis dalam dakwah, terutama bagi generasi muda. Ia menyebut kolaborasi dengan Coklat Kita sebagai bukti keterbukaan pesantren terhadap pendekatan kreatif tanpa meninggalkan nilai keislaman.

Menurutnya, pesantren tidak hanya menjadi ruang belajar kitab klasik, tetapi juga wadah pengembangan seni budaya Islam. Dukungan Coklat Kita membuka ruang kolaborasi yang lebih luas sehingga kegiatan semacam Silatusantren dapat terus berlanjut.

Alasan Ciamis Jadi Titik Awal

Perwakilan Coklat Kita, Yudi Wate Angin, menjelaskan pemilihan Pesantren Darussalam sebagai lokasi pembuka karena pengaruh dan jejaring luas pesantren tersebut di Jawa Barat. Ia juga mengapresiasi para tokoh dan alumni Darussalam yang aktif menjalin kolaborasi lintas pesantren dan perguruan tinggi.

Silatusantren 2026 terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan Ramadan. Selain memperkuat kebersamaan santri, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian sosial melalui aksi berbagi dan buka puasa bersama.

Antusiasme Santri

Dari kalangan santri, Doni Rizwanto mengaku antusias mengikuti Silatusantren. Ia menilai kegiatan seni budaya sejalan dengan tradisi pesantren yang telah lama mengajarkan marawis, puisi, dan musikalitas.

Hal serupa diungkapkan santriwati Kayla Azka Nadhifah. Ia menilai Silatusantren selalu menghadirkan konsep acara yang segar dan relevan. Terutama karena pendekatan dakwah melalui musik religi telah menjadi ciri khas Pesantren Darussalam.

(Ageng)

Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Kevin Pasha Siap Kerja Keras

0
Kevin Pasha fokusjabar.id
Kevin Pasha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain muda Persib Bandung, Kevin Pasha bersyukur mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) bersama Timnas Indonesia U-20.

PSSI memanggil tiga pemain muda Persib Bandung untuk bergabung dalam pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-20.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas Persib Menang Telak 5-0 atas Madura United

Selain Kevin Pasha, dua pemain Persib lainnya yang dipanggil Timnas Indonesia U-20 yakni Fasya Nur Syarif dan Nazriel Alvaro.

Pemanggilan tersebut berdasarkan surat bernomor 750/AGB/144/II-2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.

Mereka yang dipanggil akan melakukan pemusatan latihan di Surabaya, terhitung mulai 2 hingga 15 Maret 2026.

Timnas Indonesia akan mengikuti ASEAN U19 Boys Championship pada bulan Juni 2026 dan AFC U20 Asian Cup 2027 Qualifiers pada bulan September 2026.

Kevin mengatakan, siap untuk menampilkan permainan terbaiknya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

BACA JUGA:

Strategi Igor Tolic Berbuah Manis

“Buat pemanggilan Timnas U-20 bakal dimulai TC hari Senin tanggal 2,” kata Kevin Pasha.

“Ya semoga Kevin (Islami Pasha), Nazriel (Alfaro), sama ada satu lagi Fasya (Nur Syarif) goalkeeper. Semoga bisa berikan yang terbaik buat Timnas Indonesia dan juga ngejaga nama baik Persib,” ucapnya.

Kevin menilai persaingan untuk menembus skuad utama Garuda tidak akan mudah, lantaran seluruh pemain sudah mempersiapkan diri.

Selain itu, semua akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya agar bisa berkontribusi bagi Timnas Indonesia U-20.

“Persaingan pasti, pasti samalah. Orang-orang lain yang di luar dari luar Persib juga mempersiapkan diri sebaik mungkin ya. Ya semoga Kevin sama Nazriel bisa berikan yang terbaik saja,” tegasnya.

(Arif)

Kanopi Rumah di Karangpaninggal Ciamis Ambruk

0
Kanopi Rumah fokusjabar.id
Kanopi rumah ambruk (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Atap kanopi rumah milik Kartimi di Dusun Pohat Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk, Minggu (1/3/2026) dini hari.

Demikian di sampaikan Camat Tambaksari, Osep Hernandi. Dia menduga kondisi struktur bangunannya sudah lapuk. Sehingga tak kuat menahan guyuran hujan.

BACA JUGA:

Jalan Desa Kawasen Dibersihkan Damkar WMK Banjarsari Ciamis

Menurut Camat, bagian tembok  dinding rumah juga mengalami retak sehingga cukup membahayakan pemilik rumah.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka saat kanopi tersebut ambruk. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materi saja,” ungkap Camat.

“Kejadianya saat hujan deras. Kanopi rumah ambruk sekitar pukul 02.00 WIB,” Osep menambahkan.

Dia mengaku langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan bantuan kepada pemilik rumah.

“Kami sudah berkordinasi dengan pimpinan melalui laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

BACA JUGA:

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani telah menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.

“Personel BPBD  sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan asesmen,” singkatnya.

(Husen Maharaja)