SUKABUMI,FOKUSJabar.id: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi kembali menggelar kegiatan rutin Majelis Ta’lim Aparatur, Rabu (12/8/2026)
Langkah ini bertujuan meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter pegawai yang berakhlak mulia.
Baca Juga: Kisah Darno, Anggota Linmas Caringin Bandung yang Berangkat Umrah dari Swadaya Warga
Pihaknya menghadirkan penceramah Ust. Yus Ahmad Winarya, M.Si. untuk memberikan tausiyah.
Ust. Yus menekankan pentingnya meluruskan niat, memperkuat iman, dan bersyukur atas nikmat Allah SWT.
Ia mendorong aparatur menjadikan seluruh aktivitas pekerjaan sebagai bagian dari ibadah.
Landasan Niat Dalam Pelayanan Publik
Ust. Yus mengajak seluruh pegawai meluruskan niat saat menjalankan tugas kedinasan harian.
Niat menjadi fondasi utama dalam menentukan nilai setiap amal perbuatan manusia.
Pekerjaan sederhana akan bernilai ibadah jika pegawai menjalankannya secara benar karena Allah SWT.
Hal ini memperkuat sabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Pegawai yang niat melayani warga dan menjaga amanah akan membuahkan nilai kebaikan melimpah.
Ibadah Bukan Sekadar Rutinitas
Ust. Yus mengingatkan pegawai untuk membawa nilai keimanan di rumah maupun di kantor.
Ia meminta peserta memperbanyak bacaan Al-Qur’an, selawat, istigfar, zikir, serta memperbaiki kualitas ibadah.
Ibadah harus memberikan dampak nyata pada perilaku sehari-hari, bukan sekadar menggugurkan kewajiban.
“Jangan sampai kita hanya menjalankan ibadah sebagai rutinitas tanpa memahami maknanya. Selama masih diberikan kesempatan untuk bernapas, masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri,” pesan Ust. Yus Ahmad Winarya, M.Si., dalam tausiyahnya.
Iman harus memancar melalui sikap jujur dan tulus saat melayani masyarakat.
Aparatur wajib menjauhi kecurangan, kebohongan, serta penyalahgunaan wewenang yang merugikan publik.
Prinsip ini sejalan dengan firman Allah SWT:
“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil.” (QS. An-Nisa: 58)
Gunakan Waktu untuk Introspeksi Diri
Aparatur Disdukcapil memegang peran vital karena mengurus dokumen kependudukan dasar warga.
Oleh karena itu, pegawai membutuhkan sikap ramah, sabar, disiplin, dan adil.
Ust. Yus juga mengajak peserta melakukan muhasabah atas kesalahan masa lalu.
Allah SWT mengingatkan pentingnya waktu dalam Al-Qur’an:
“Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.” (QS. Al-‘Ashr: 1–3)
Setiap manusia pada hakikatnya hidup untuk beribadah kepada Allah SWT.
Allah SWT menegaskan tujuan menciptakan manusia:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)
Syukur dan Sabar Menghadapi Tantangan
Ust. Yus mengingatkan pegawai untuk terus menyempurnakan tata cara bersuci dan wudu.
Aparatur harus memaksimalkan ikhtiar, lalu menyerahkan hasil akhir kepada Allah SWT.
Allah SWT menjanjikan tambahan nikmat bagi orang yang bersyukur:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah nikmat kepadamu.” (QS. Ibrahim: 7)
Allah SWT juga menegaskan pendampingan-Nya bagi orang yang sabar:
“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Baqarah: 153)
Pegawai harus segera berbuat baik tanpa menunda kesempatan yang ada.
“Yang harus dipikirkan adalah bagaimana detik ini, menit ini, hari ini, kita berbuat yang terbaik menurut Allah SWT,” pesan yang disampaikan dalam tausiyah tersebut.
Melalui pembinaan rutin ini, Disdukcapil Sukabumi terus mendorong terciptanya aparatur profesional yang berintegritas tinggi.
(SukabumiKab/Irfansyahriza)



