spot_imgspot_img
Rabu 7 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 8290

PPDB Kota Bandung 2018, Pendaftar Bisa Pilih Tiga Sekolah

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Bandung tahun 2018 akan tetap melibatkan sekolah swasta. Hal ini untuk mengantisipasi kelebihan kuota siswa di sekolah negeri yang berada dalam satu zonasi.

“Sekolah dimanapun sama, mau sekolah negeri atau sekolah swasta. Hanya saja ada mindset dari para orang tua agar anaknya untuk masuk sekolah negeri. Maka PPDB online pada tahun ini, kita terapkan jadi tiga pilihan yaitu dua pilihan sekolah negeri dan satu sekolah swasta,” ujar Mia saat ditemui di sela-sela acara Sosialisasi Perwal Kota Bandung dan Petunjuk Teknis PPDB Tahun 2018 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Selasa (10/4/2018).

Sekretaris Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Mia Rumiasari menuturkan, jika kuota penerimaan siswa di satu sekolah negeri sudah penuh namun masih ada siswa yang memiliki nilai zonasi sama dengan siswa lainnya, pihaknya sudah mempersiapkan langkah antisipasi. Salah satunya denga melibatkan sekolah-sekolah swasta dalam sistem PPDB.

Mia mengaku, pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi terkait aturan baru pada PPDB Kota Bandung tahun 2018. Dengan keberadaan perwal, pihaknya dapat memberikan pemahaman kepada semua pihak dalam rentang waktu yang tersisa saat ini.

“Alhamdulillah, untuk tahun ini, perwalnya sudah terlebih dulu keluar. Kalau tahun kemarin kan di bulan Mei, perwalnya keluar jadi belum banyak yang tahu. Tahun ini, kita sudah mulai melakukan sosialisasi mulai April dengan harapan pemahaman masyarakat pun akan lebih maksimal. Kita pun berharap setiap penyelenggara di sekolah memahami perwal dan juknis terkait PPDB yang telah disusun,” terangnya.

Jika ditemukan kesalahan atau ketidakjelasan terkait informasi dalam pelaksanaan PPDB tahun 2018, Mia meminta masyarakat untuk melakukan pengaduan langsung berdasarkan prosedur yang telah ditentukan. Pengaduan sendiri bisa disampaikan kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang dibentuk di setiap sekolah penyelenggara PPDB.

“Setiap sekolah telah kita wajibkan untuk membentuk PPID pembantu, sehingga kita harapakan permasalahan yang muncul bisa di selesaikan di sekolah. Tidak perlu lagi ke Dinas Pendidikan, kecuali hal yang bersifat krusial dan tidak bisa diselesaikan di sekolah selama kurun waktu 2×24 jam sejak pengaduan,” tegasnya.

(ageng/DAR)

Ini Janji Dedi Mulyadi Berantas Miras Jika Menang Pilkada

0
ilustrasi (web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kasus dugaan keracunan minuman keras (miras) oplosan dengan korban mencapai 140 orang di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung dinilai sebagai kejadian luar biasa (KLB).

Peredaran miras oplosan sudah memprihatinkan dan harus menjadi perhatian para pemangku kebijakan.

Calon Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) nomor urut 4, Dedi Milyadi mengatakan, dirinya sudah punya cara jitu untuk memberantas peredaran miras di Jabar.

“Kalau saya, misal di suatu daerah ada ditemukan miras oplosan di RT, RW kemudian di kecamatan, maka aparat pemerintahannya itu dipotong honornya,” ujar Dedi usai menghadiri acara Coffee Morning di Jalan Lengkong Besar Kota Bandung, Selasa (10/4/2018).

Menurutnya, cara itu sudah dia lakukan saat menjadi Bupati Purwakarta. Hasilnya jumlah peredaran dan semua kasus yang berhubungan dengan miras berkurang.

“Saya dulu menerapkan itu di Purwakarta, cukup berhasil. Dan nanti di berbagai daerah di Jabar harus seperti itu. Jika ditemukan miras, potong tunjangannya (RT, RW, lurah, camat),” ujar Dedi.

Selain itu, lanjutnya, harus ada kesadaran dari semua pihak terutama tokoh di daerah untuk melakukan kontrol kepada para pemuda yang membuat perkumpulan.

“Kalau melihat ada anak-anak berkumpul, dilihat, disamperin apa yang mereka minum, harus rajin RT RW kepala desa, kelurahan melakukan itu,” ucapnya.

(Ibenk/dar)

Marbot Yang Diumrohkan Kapolda Jabar Bersyukur

0
Kapolda
(FOKUSJabar/Ibenk)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat (Jabar) Irjen Agung Budi Maryoto memberi hadiah kepada marbot yang berprestasi. Sebanyak tujuh marbot diberi hadiah untuk menunaikan ibadah Umrah, Rabu (11/4/2018).

Muhammad Abdul Hadi (52) salah seorang marbot masjid dari Kota Bandung yang mendapat hadiah umrah dari Kapolda Jabar mendoakan agar segala sesuatu yang diinginkan Kapolda tercapai.

“Semoga ini juga menjadi wasilah terjaganya silaturahmi antara aparat penegak hukum bersama masyarakat,” lanjutnya.

Dia mengatakan, adanya seorang marbot di Garut yang menjadi penyebar hoax kemungkinan kesalahan dari dewan keamanan masjid (DKM) dalam memilih marbot.

BACA JUGA: Kapolda Papua Minta Pendulang Emas NK Tidak Masuk Kali Kabur

“Jadi kan gini, untuk menjadi marbot itu sebenarnya tidak ada seleksi khusus. Makanya tidak menutup kemungkinan DKM itu salah memilih marbot,” ujarnya.

Dia berpesan kepada seluruh marbot masjid di Jabar untuk selalu menjadi kemuliaan masjid dengan menunjukkan perilaku mulia kepada masyrakat.

“Menjadi marbot masjid merupakan perbuatan mulia, karena menjaga kehormatan masjid. Tunjukan sikap akhlakul karimah, sesuai dengan perbuatan Nabi Muhammad SAW,” ucapnya.

Dia juga menegaskan, menyebar hoax adalah perilaku tercela. Siapapun yang menjadi penyebar hoax, lanjutnya, meskipun pelakunya seorang marbot masjid harus dihukum tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Ibenk/DAR)

Gomez Bicara Kualitas Pemain Muda Persib

0

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 pada pertandingan kontra Mitra Kukar di Stadion Gelora Bandung Lutan Api (GBLA), Kota Bandung, Minggu (8/4/2018).

Pada laga tersebut, Persib menurunkan empat pemain muda di lini pertahanan, pasalnya Bojan Malisic pada menit 58 harus ditarik keluar karena mengalami pendarahan di bagian hidung.

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez mengatakan, pemain muda yang diturunkan pada laga tersebut bermain cukup bagus.

“Performa mereka bagus tapi hari-hari ke depan mereka masih harus terus meningkatkan kualitas, karena mereka masih muda dan ini baru satu pertandingan,” kata Gomez, Selasa (10/4/2018).

Pelatih asal Argentina ini menambahkan, dengan adanya pemain muda berkualitas, membuat timnya memiliki banyak stok pemain. Sehingga saat ada pemainnya yang absen, pihaknya tidak merasa khawatir.

“Ini bagus karena kita semakin banyak opsi di lini belakang dan mereka harus ingat bahwa jalan kita masih panjang,” jelas Gomez.

(Arif/LIN)

Setelah Tampil di Liga 1 Persib Kembali Berujicoba

0
ilsutrasi (Web)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Persib Bandung menghadapi Persib U-19 di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (10/4/2018) pada pertandingan uji coba seusai menghadapi Mitra Kukar dilaga kandang Liga 1 2018, Minggu (8/4/2018).

Pada pertandingan uji coba yang berakhir untuk kemenangan Persib dengan skor 4-1 ini, Maung Bandung menurunan mayoritas pemain yang tidak tampil pada pertandingan kontra Mitra Kukar.

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez menuturkan, pihaknya sengaja menurunkan pemain yang tidak tampil pada pertandingan menghadapi Mitra Kukar agar semua pemainnya merasakan atmosfer laga dan sentuhan bola.

“Kami harus bermain sepak bola, ini penting untuk pemain yang tidak bermain minggu kemarin dan mereka butuh kesempatan untuk bermain,” kata Gomez di Stadion Arcamanik.

Gomez menambahkan, satu pekan minimal anak asuhnya harus merasakan atmosfer pertandingan. Sehingga, pemain yang tidak tampil dilaga resmi mendapatkan kesempatan bermain dipertandingan uji coba.

“Setiap pekan pemain butuh ajang untuk bermain sepak bola,” jelas mantan pelatih Johor Darul Ta’zim ini.

(Arif/LIN)

Langgar Perwal PPDB Kota Bandung, Sanksi Menunggu

0
garut fokusjabar.id
PPDB (Ilustrasi/NET)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Pejabat sementara (Pjs) Wali Kota Bandung Muhammad Solihin menegaskan, proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jengjang TK, SD, dan SMP pada tahun 2018 harus berjalan lancar. Keberadaan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait pelaksanan PPDB di Kota Bandung harus ditaati semua pihak terkait.

“Semua pihak harus menaati Perwal itu. Kami tidak segan memberikan sanksi menengah hingga berat bagi para pelanggara aturan.  Termasuk bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung sesuai dengan undang-undang ASN yang berlaku bila diketahui melakukan intervensi terlalu jauh dalam proses PPDB 2018,” kata Solihin saat ditemui di sela acara sosialisasi Perwal Kota Bandung dan Petunjuk Teknis PPDB Tahun 2018 di Grand Asrilia Hotel, Jalan Pelajar Pejuang Kota Bandung, Selasa (10/4/2018).

Dia meminta para pejabat di lingkungan Pemkot Bandung maupun pihak terkait lainnya untuk mematuhi aturan yang sudah ada dan tidak ikut interversi terhadap kebijakan yang sudah ditetapkan dalam bentuk Perwal. Hal ini penting agar pelaksanaan PPDB di Kota Bandung tahun 2018 berjalan lancar.

“Semua harus sesuai dengan norma yang telah diatur, mulai dari ketentuan perundang-undangan, peraturan pemerintah, sampai Perwal,” tegas dia.

Terkait data jumlah masyarakat miskin di Kota Bandung, Solihin mengaku jika pihaknya telah meminta Dinas Sosial Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung untuk merumuskan data jumlah pasti masyarakat miskin di Kota Bandung berdasarkan by name by adress sejak sebulan lalu. Pasalnya, data masyarakat miskin yang dimiliki Dinsosnangkis Kota Bandung dinilai belum valid sehingga tidak dapat dijadikan acuan siswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) di PPBD 2018 ini.

(Ageng/LIN)

Gomez: Arema Tidak Bisa Dipandang Sebelah Mata

0
Soal Curhatan di Instagram ini Kata Gomez. (FOKUSJabar/Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id : Persib Bandung langsung fokus menatap pertandingan tandang kompetisi Liga 1 2018 menghdapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (15/4/2018).

Pelatih Persib Roberto Carlos Mario Gomez menuturkan, dirinya sempat melihat pertandingan Arema FC menghadapi Borneo FC.  Menurutnya, meski tim berjuluk Singo Edan kalah dengan skor 2-1, namun mereka tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Kami menyaksikan tadi malam Arema baru kalah dengan skor 2-1 dan di Minggu nanti akan jadi laga yang sulit bagi kami,” kata Gomez di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (10/4/2018).

Mantan pelatih Johor Darul Ta’zim (JDT) ini mengingatkan anak asuhnya untuk bekerjakeras pada pertandingan nanti, pasalnya Arema dipastikan akan tampil maksimal untuk mengamankan poin penuh di kandang.

“Laga ini akan sulit bagi kami dan juga untuk mereka. Karena mereka ingin menang dan kita juga sama-sama ingin menang di tandang,” jelasnya.

Persib memiliki modal positif setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Mitra Kukar dengan skor 2-0 pada pertandingan kandang di Stadion GBLA, Kota Bandung, Minggu (8/4/2018).

 

(Arif/LIN)