spot_imgspot_img
Sabtu 28 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 77

Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Kevin Pasha Siap Kerja Keras

0
Kevin Pasha fokusjabar.id
Kevin Pasha (foto: Arif)

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Pemain muda Persib Bandung, Kevin Pasha bersyukur mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan atau training center (TC) bersama Timnas Indonesia U-20.

PSSI memanggil tiga pemain muda Persib Bandung untuk bergabung dalam pemusatan latihan Tim Nasional Indonesia U-20.

BACA JUGA:

Umuh Muchtar Puas Persib Menang Telak 5-0 atas Madura United

Selain Kevin Pasha, dua pemain Persib lainnya yang dipanggil Timnas Indonesia U-20 yakni Fasya Nur Syarif dan Nazriel Alvaro.

Pemanggilan tersebut berdasarkan surat bernomor 750/AGB/144/II-2026 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, SE.

Mereka yang dipanggil akan melakukan pemusatan latihan di Surabaya, terhitung mulai 2 hingga 15 Maret 2026.

Timnas Indonesia akan mengikuti ASEAN U19 Boys Championship pada bulan Juni 2026 dan AFC U20 Asian Cup 2027 Qualifiers pada bulan September 2026.

Kevin mengatakan, siap untuk menampilkan permainan terbaiknya dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

BACA JUGA:

Strategi Igor Tolic Berbuah Manis

“Buat pemanggilan Timnas U-20 bakal dimulai TC hari Senin tanggal 2,” kata Kevin Pasha.

“Ya semoga Kevin (Islami Pasha), Nazriel (Alfaro), sama ada satu lagi Fasya (Nur Syarif) goalkeeper. Semoga bisa berikan yang terbaik buat Timnas Indonesia dan juga ngejaga nama baik Persib,” ucapnya.

Kevin menilai persaingan untuk menembus skuad utama Garuda tidak akan mudah, lantaran seluruh pemain sudah mempersiapkan diri.

Selain itu, semua akan berusaha menampilkan permainan terbaiknya agar bisa berkontribusi bagi Timnas Indonesia U-20.

“Persaingan pasti, pasti samalah. Orang-orang lain yang di luar dari luar Persib juga mempersiapkan diri sebaik mungkin ya. Ya semoga Kevin sama Nazriel bisa berikan yang terbaik saja,” tegasnya.

(Arif)

Kanopi Rumah di Karangpaninggal Ciamis Ambruk

0
Kanopi Rumah fokusjabar.id
Kanopi rumah ambruk (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Atap kanopi rumah milik Kartimi di Dusun Pohat Desa Karangpaninggal Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) ambruk, Minggu (1/3/2026) dini hari.

Demikian di sampaikan Camat Tambaksari, Osep Hernandi. Dia menduga kondisi struktur bangunannya sudah lapuk. Sehingga tak kuat menahan guyuran hujan.

BACA JUGA:

Jalan Desa Kawasen Dibersihkan Damkar WMK Banjarsari Ciamis

Menurut Camat, bagian tembok  dinding rumah juga mengalami retak sehingga cukup membahayakan pemilik rumah.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka saat kanopi tersebut ambruk. Pemilik rumah hanya mengalami kerugian materi saja,” ungkap Camat.

“Kejadianya saat hujan deras. Kanopi rumah ambruk sekitar pukul 02.00 WIB,” Osep menambahkan.

Dia mengaku langsung terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan bantuan kepada pemilik rumah.

“Kami sudah berkordinasi dengan pimpinan melalui laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

BACA JUGA:

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani telah menerjunkan petugas ke lokasi kejadian.

“Personel BPBD  sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan asesmen,” singkatnya.

(Husen Maharaja)

Jalan Desa Kawasen Dibersihkan Damkar WMK Banjarsari Ciamis

0
Damkar WMK Banjarsari fokusjabar.id
Personel Damkar pos wmk Banjarsari saat membersihkan badan jalan (foto: Ist)

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Petugas Damkar WMK Banjarsari membersihkan material tanah yang menutupi badan jalan di Dusun Sumanding Desa Kawasen Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar).

Material tanah bekas galian proyek pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kawasen cukup membahayakan pengguna jalan.

BACA JUGA:

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

Karenanya, Pemdes Kawasen mengajukan bantuan penanganan kepada Dankar WMK Banjarsari. Hal itu untuk mengantisipasi kejadian yang tidak di harapkan.

“Petugas Damkar WMK Banjarsari telah selesai membersihkan tumpukan tanah dari badan jalan di wilayah Desa Kawasen,” kata Kasatpol PP Kabupaten Ciamis, Ega Anggara Alqausar melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran Trisyanto, Minggu (1/3/2026).

Menurut Trisyanto, tumpukan tanah yang menutupi badan jalan  cukup luas dan banyak.

“Setelah berpacu dengan waktu, tumpukan tanah itu berhasil di bersihkan,” ungkapnya.

BACA JUGA:

Tarawih Keliling di Rancah, Bupati Ciamis Ajak Warga Jaga Lingkungan

Kini, arus lalu lintas kembali lancar dan para pengendara tidak merasa khawatir melintas.

“Kondisinya sudah aman dilalui para pengendara,” pungkasnya.

(Husen Maharaja)

Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya Imbau SPPG Lengkapi Perizinan

0
Satgas MBG Tasikmalaya@fokusjabar.id
Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Dr. Ruby Azhara S.STP (Dokumen)

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id: Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Tasikmalaya, Ruby Azhara mengimbau seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk melengkapi segala bentuk perizinan.

“Apabila ada (SPPG-red) yang memang belum lengkap perizinan kami imbau untuk segera di lengkapi. Dengan menghubungi Dinas terkait antara lain DPTMSP, Dinas Kesehatan dan, DPUPRLH,” ungkap Ruby Azhara, Minggu (1/3/2026).

Terkait ratusan SPPG di Kabupaten Tasikmalaya yang belum mengantongi izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), kata Ruby, dia belum memiliki informasi yang akurat.

Baca Juga: Ratusan SPPG Belum Kantongi Izin PBG Disorot DPRD Kabupaten Tasikmalaya

“Saya kan baru beberapa hari bertugas (Asda 1-red) menggantian yang purna tugas. Jadi belum memiliki informasi yang akurat,” jelasnya.

Namun secara umum, izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) ini sesuai ketentuan yaitu di kenakan retribusi daerah.

Dan terkait pengawasan pengelola, Ruby menyampaikan bahwa hal tersebut di lakukan Badan Gizi Nasional (BGN) dengan sistemnya. Juga mengenai keberadaan Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya dalam hal ini rentang kendalinya begitu luas.

“Karena kendalinya begitu luas. Maka telah di bentuk koordinator pengawas wilayah antara lain Camat, Puskesmas, satuan Pendidikan UPTD BPP juga unsur Muspika,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Ruby menegaskan, bahwa peran serta masyarakat khususnya penerima manfaat dalam pengawasan program MBG tentu sangat di perlukan.

Baca Juga: Evaluasi MBG Kewenangan DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi Berapa?

“Jadi kami himbau kepada seluruh penerima manfaat MBG, untuk tidak segan menyampaikan kepada SPPG terkait. Apabila ada hal yang di kira perlu di evaluasi,” ujarnya.

Kenapa masyarakat penerima manfaat harus juga mengawasi keberlangsungan SPPG. Ruby menjelaskan, yaitu supaya lebih efektif maka di perlukan kolaborasi yang akuntabel dari semua pihak.

“Kami dari Satgas MBG terus menghimbau baik komunikasi lisan maupun tertulis juga berkoordinasi dengan Korwil SPPG terkait permasalahan perizinan,” pungkasnya.

(Nanang Yudi)

Berbagi Kasih di Bulan Suci, HANIFAN Tasikmalaya Gelar Santunan Yatim

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ket foto : Para pengurus HANIFAN Kota Tasikmalaya berfoto bersama dengan anak-anak Yatim, dalam kegiatan Kajian dan Santunan Anak Yatim di Mayasari Plaza (fokusjabar/Seda)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Organisasi syiar keagamaan, pendidikan, dan sosial HANIFAN Tasikmalaya mengisi Ramadan 1447 Hijriah dengan aksi kepedulian sosial melalui santunan ratusan anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam memaknai keberkahan bulan suci.

HANIFAN menggelar santunan di Auditorium Mall Mayasari Plaza, Jalan Pasar Wetan, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Sabtu (28/2/2026). Ratusan anak yatim dari berbagai pondok pesantren se-Kota Tasikmalaya hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

Melalui kegiatan ini, HANIFAN Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus berbagi dan membantu sesama, khususnya anak-anak yatim, sebagai bagian dari pengamalan nilai kepedulian dan kemuliaan Ramadan 1447 Hijriah.

Pimpinan HANIFAN Kota Tasikmalaya, Nety Natia Helvy, menyampaikan rasa syukur karena organisasinya kembali dapat berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim di bulan yang penuh rahmat.

“Alhamdulillah, Ramadan tahun ini kami kembali diberi kesempatan untuk berbagi. Aksi ini menjadi wujud kepedulian bersama kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang,” ujar Nety.

Ia menegaskan, santunan ini tidak semata-mata berupa bantuan materi seperti paket sembako atau uang, melainkan bentuk kasih sayang dan perhatian agar anak-anak yatim tetap tumbuh dengan semangat, keceriaan, dan optimisme.

“Anak-anak yatim bukan hanya perlu bantuan materi, tetapi juga perhatian. Terlebih cinta dari kita semua agar mereka dapat menjalani kehidupan dengan penuh harapan,” tuturnya.

Kajian Special Ramadan

Selain santunan, panitia juga mengisi kegiatan dengan kajian spesial Ramadan yang menghadirkan Atep Firmansyah. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pesan-pesan spiritual untuk memperkuat keimanan dan ketakwaan, sekaligus mengajak jamaah memperbanyak amal ibadah di bulan suci.

Nety menambahkan, bantuan dan perhatian yang terus mengalir akan menumbuhkan semangat anak-anak yatim dalam menghadapi kehidupan. Ia berharap santunan ini dapat meringankan beban mereka dan menjadi penyemangat di bulan Ramadan.

“Ramadan harus kita isi dengan ibadah dan perbuatan baik. Semoga santunan ini membawa manfaat dan membuat anak-anak yatim terus bersemangat,” harapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan aksi santunan kedua yang digelar HANIFAN selama Ramadan. Respons positif dan antusiasme masyarakat, khususnya anak-anak yatim, menjadi motivasi untuk terus melanjutkan kegiatan serupa.

“Santunan ini tidak hanya kami lakukan saat Ramadan. Di luar Ramadan pun kami rutin menggelar aksi sosial sebagai komitmen HANIFAN dalam menjalankan tagline Syiar, Education, Social,” jelasnya.

Menurut Nety, aksi sosial berkelanjutan menjadi kunci dalam menumbuhkan empati. Kemudian juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat, tidak terbatas oleh momentum Ramadan semata.


(Seda)

Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ramadan Penuh Makna, Bupati Ciamis Buka Puasa di Rumah Warga (Istimewa)

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Agenda Tarawih Keliling di Kecamatan Cisaga, Jumat (27/2/2026), menjadi ruang kebersamaan bagi Herdiat Sunarya dan masyarakat. Ia hadir langsung di tengah warga Desa Danasari, berbuka puasa bersama, sekaligus menyerahkan bantuan rumah tidak layak huni kepada keluarga yang membutuhkan.

Menjelang waktu magrib, Herdiat menyambangi satu per satu rumah calon penerima bantuan. Ia mengecek kondisi bangunan secara detail, mulai dari atap, dinding, hingga lantai yang mengalami kerusakan. Kunjungan tersebut menyasar rumah Ajum di Dusun Tamiang Kuning, Dewi Ratnasari di Dusun Sukaharja, serta Suniati di Dusun Sukamanah.

Baca Juga: Tarawih Keliling di Rancah, Bupati Ciamis Ajak Warga Jaga Lingkungan

Herdiat menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran. Ia ingin warga menerima manfaat nyata dan menggunakan bantuan sesuai kebutuhan perbaikan rumah.

“Rumah yang layak memberi rasa aman bagi keluarga. Saya berharap bantuan ini membantu warga memperbaiki tempat tinggal agar mereka menjalani kehidupan dengan lebih tenang,” ujarnya.

Setiap keluarga menerima bantuan senilai Rp20 juta yang bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB. Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki bagian rumah yang paling mendesak agar hunian kembali nyaman.

Suasana kebersamaan semakin terasa saat azan magrib berkumandang. Herdiat duduk bersila di ruang tamu sederhana salah satu penerima bantuan, menikmati hidangan berbuka puasa bersama keluarga tuan rumah. Momen itu memperlihatkan kedekatan pemimpin daerah dengan warganya di bulan Ramadan.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk melanjutkan program rutilahu secara bertahap melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pihak swasta, sehingga semakin banyak warga kurang mampu merasakan manfaatnya.

Dewi Ratnasari menyambut bantuan tersebut dengan penuh haru. Ia mengaku tidak menyangka rumahnya mendapat kunjungan langsung dari bupati.

“Saya sangat bersyukur. Bantuan ini memberi harapan baru bagi keluarga kami,” ucapnya.

Melalui bantuan tersebut, warga Desa Danasari kini memiliki peluang lebih besar untuk memperbaiki rumah dan menjalani Ramadan dengan rasa aman serta kenyamanan yang lebih baik.

Hujan Tak Hentikan Kepedulian, PNM dan Gandara Group Tebar Takjil di Tasikmalaya

0
Tasikmalaya, FOKUSJabar.id
Aksi "Basah Kuyup" PNM Tasikmalaya & Gandara Group Demi Berbagi Berkah

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Hujan lebat mengguyur Singaparna pada Sabtu sore (28/2/2026), namun kondisi itu tidak menyurutkan langkah orang-orang yang memilih berbagi. Di tengah derasnya air yang membasahi aspal, kepedulian justru hadir menghangatkan suasana jelang waktu berbuka puasa.

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tasikmalaya bersama Gandara Group kembali menggelar aksi sosial tahunan dengan membagikan ribuan paket takjil gratis kepada masyarakat Tasikmalaya. Aksi ini menyasar para pengendara dan warga yang masih beraktivitas saat azan Magrib hampir berkumandang.

Baca Juga: Situ Gede Art Festival, Ikhtiar Menghidupkan Ruh Budaya Tasikmalaya

Di Unit Singaparna, pemandangan penuh empati tersaji di tengah hujan yang tak kunjung reda. Petugas PNM dan Gandara Group tetap berdiri di pinggir jalan. Sebagian mengenakan jas hujan, sebagian lain rela basah kuyup demi memastikan setiap pengendara mendapatkan takjil untuk berbuka.

Senyum ramah terus terjaga meski pakaian mereka terguryur hujan. Para pengendara motor dan mobil pun merespons dengan tertib. Mereka mengantre, menerima paket takjil, lalu mengucapkan terima kasih dengan wajah penuh lega.

1.000 Paket Takjil

Pimpinan Cabang PNM Tasikmalaya, Ara Koswara, turun langsung memantau jalannya kegiatan. Ia menjelaskan, pihaknya menyiapkan 1.000 paket takjil yang terdistribusikan secara merata di tiga titik strategis.

Pembagian takjil berlangsung di depan Kantor Cabang PNM di Jalan RE Martadinata Indihiang, Kantor Unit Mekaar Cihideung, serta depan Kantor Unit Singaparna.

“Ini bukan sekadar rutinitas tahunan. Kami ingin bersyukur dengan cara berbagi. Kami ingin hadir bagi masyarakat yang masih di jalan saat waktu berbuka tiba, agar mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan Ramadan,” ujar Ara.

Kolaborasi antara PNM sebagai BUMN yang bergerak di bidang pemberdayaan UMKM dan Gandara Group menunjukkan bahwa dunia usaha tidak hanya berbicara soal bisnis. Melalui aksi ini, keduanya menegaskan komitmen untuk memberi dampak sosial nyata bagi masyarakat sekitar.

Wina, salah satu pengguna jalan di Jalan RE Martadinata, mengaku sangat terbantu dengan aksi tersebut. Saat waktu berbuka tiba, ia masih jauh dari rumah.

“Tadi hujan dan macet, pas buka puasa belum sampai rumah. Alhamdulillah dapat takjil. Terima kasih PNM dan Gandara Group, semoga jadi berkah,” ucapnya.

Di tengah rintik hujan yang terus turun, aksi berbagi ini menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak menunggu cuaca cerah. Melalui langkah sederhana di jalanan Singaparna, PNM dan Gandara Group menanamkan makna Ramadan yang akan lama dikenang warga Tasikmalaya.

(Abdul)