spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 77

Pengalaman Pasien BPJS di RSUD Kota Banjar Picu Ramai Keluhan Warganet

0
Banjar, FOKUSJabar.id
Caption: RSUD Kota Banjar (istimewa/fokusjabar.id)

BANJAR,FOKUSJabar.id: RSUD Kota Banjar mendadak jadi pusat perhatian publik setelah unggahan akun TikTok @manusiaplural viral di media sosial. Pengunggah membagikan pengalaman keluarganya saat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Warganet berbondong-bondong meramaikan kolom komentar dengan membeberkan pengalaman serupa. Banyak penonton mengeluhkan pelayanan lambat, prosedur berbelit, hingga dugaan diskriminasi antara pasien BPJS dan pasien umum. Meski demikian, beberapa netizen tetap memberikan kesaksian positif.

Baca Juga: PNM Tasikmalaya Manjakan 250 Nasabah Banjar Lewat Cek Kesehatan Gratis

Soal Korset Berbayar Bagi Pasien BPJS

Pengunggah menceritakan neneknya menjalani perawatan usai terjatuh, lalu dokter merujuk penggunaan korset. Pihak keluarga awalnya menerima informasi stok korset kosong. Namun, petugas kemudian menyebut alat tersebut tersedia jika keluarga bersedia membayar.

“Nilainya Rp400 sampai Rp600 ribu. Ini gimana? Pasien BPJS dan itu korset sudah harusnya di-cover sama BPJS,” tegas pengunggah, Selasa (15/9/2026).

Kepastian mengenai penjaminan korset dalam kasus ini masih memerlukan verifikasi serta penjelasan resmi dari manajemen RSUD Kota Banjar dan BPJS Kesehatan.

Soroti Masalah Kebersihan dan Status Akreditasi

Kritik pengunggah menyasar kebersihan area rumah sakit, kemunculan kucing di ruang perawatan, hingga penataan tempat sampah yang dinilai berantakan.

“Harusnya pelayanan-pelayanan itu bagus sekali kepada masyarakat,” ujarnya.

Pengunggah mempertanyakan kesesuaian fasilitas lapangan dengan status RSUD Kota Banjar yang menyandang predikat rumah sakit tipe B berakreditasi paripurna.

Singgung Piutang Pasien Umum Rp439 Juta

Isu yang tak kalah menyita perhatian adalah terkait pencatatan administrasi keuangan. Akun @manusiaplural mengklaim mengantongi data piutang pasien umum sebesar Rp439 juta untuk periode Januari hingga September 2026. Ia juga menyebut piutang tahun-tahun sebelumnya menembus angka miliaran rupiah.

“Siapa saja masyarakat yang berutang ketika berobat ke RSUD, saya akan cek nanti benar nggak data-data itu atau ada penyimpangan di sana. Ini baru dugaan, baru sangkaan,” katanya.

Ia mengajak aktivis Kota Banjar ikut mengaudit data tersebut demi mengantisipasi potensi penyelewengan.

Silang Pendapat Netizen di Kolom Komentar

Unggahan tersebut memicu gelombang komentar dari warganet. Akun @UcupHusna meluapkan kekecewaannya terkait sikap petugas:

“RSUD BANJAR MAH, KAWAS TEU NYARAKOLA NU GARAWENA, NYA JARUDES, PENANGANA LEMOT, LOBA DI ANTEP.. (Pegawai RSUD Seperti tidak sekolah, Judes, penanganannya terlambat, dan banyak mengabaikan),” tulisnya.

Sementara akun @jabal astamala menceritakan pengalamannya saat mengurus operasi sang istri:

“Waktu mau operasi Tumor payudara istri, ketika dftar pke BPJS alasannya Dokternya lg ada praktek di Margono… pas gnti dengan tidak pake BPJS tp mandiri, langsung direspon cepat sy nunggu cuma jam jam an,” ungkapnya.

Namun, akun @Prans Architecture justru membagikan pengalaman sebaliknya:

“tp alm bapak 2 tahun cuci darah d sana alhamdulilah pelayanan sangat bagus…” tulisnya.

Hingga saat ini, publik masih menunggu clarification serta respons resmi dari manajemen RSUD Kota Banjar guna meluruskan seluruh tudingan yang beredar.

(Agus)

Hutan Jati di Banjarsari Ciamis Terbakar, Damkar Padamkan Api Sebelum Meluas ke Permukiman

0
CIAMIS, FOKUSjabar.id
Ketpot istimewa : Lahan hutan jati di Desa Kawasen yang terbakar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Personel Damkar Pos WMK Banjarsari berhasil menguasai dan memadamkan kobaran api yang membakar lahan hutan jati di Dusun Panamun, Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Kasatpol PP Kabupaten Ciamis Rd. Ega Anggara Alqausar menyampaikan kabar tersebut melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Jasa Para Sesepuh Tak Dilupakan, Polres Ciamis Kunjungi Purnawirawan Satlantas

Trisyanto menjelaskan petugas piket Damkar Pos WMK Banjarsari menerima laporan darurat saat menyiagakan personel di Mako. Laporan tersebut menginfokan peristiwa kebakaran hutan jati dengan kobaran api yang membesar.

“Mendapat laporan ada peristiwa kebakaran lahan hutan jati di wilayah Desa Kawasen, personel yang siaga di Mako langsung bertindak cepat merespon laporan itu,” katanya.

Garda Depan Padamkan Api Sebelum Meluas

Petugas meluncur ke lokasi kejadian tak lama setelah menerima aduan masyarakat. Ketanggapan personel Damkar membuat si jago merah cepat padam.

“Kesigapan personel Damkar merespon laporan api bisa dipadamkan sehingga tidak sampai meluas,” ucapnya.

Antisipasi Ancaman Kebakaran di Lokasi Rawan

Lahan hutan jati yang terbakar memiliki tingkat kerawanan tinggi karena berbatasan langsung dengan pemukiman warga. Keterlambatan penanganan berisiko membahayakan keselamatan penduduk setempat.

“Lokasi lahan hutan jati itu memang cukup berdekatan dengan lingkungan warga,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)

Kemarau Panjang Melanda Tasikmalaya, 12.000 Liter Air Bersih Digelontorkan untuk Warga

0
Tasikmalaya, FOKUSjabar.id
Keterangan foto: Tagana Kabupaten Tasikmalaya membagikan ribuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami kekeringan akibat kemarau yang berkepanjangan.

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Tasikmalaya terus memicu krisis air bersih, kekeringan, serta potensi kebakaran hutan dan lahan.

Merespons kondisi tersebut, Forum Koordinasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya bersama Coklat Kita membagikan 12.000 liter air bersih kepada warga Kecamatan Tanjungjaya, Selasa (15/9/2026).

Baca Juga: Penetapan Ketua Kadin Kota Tasik Muhamad Abdul Karim Cacat Hukum?

Dua Titik Fokus Pembagian Air Bersih

Petugas memfokuskan penyaluran air bersih di dua lokasi utama untuk meringankan krisis air warga setempat:

  • Pondok Pesantren Al-Falah Kebon Kelapa (Desa Cibalanarik): Pukul 08.00 WIB.
  • Kantor Desa Cintajaya: Pukul 13.00 WIB.

Warga mendatangi truk tangki bantuan Kemensos RI membawa ember serta jerigen. Kemudian warga berharap bantuan pasokan air bersih terus mengalir mengingat tingginya kebutuhan harian.

Distribusi Tembus 90 Ribu Liter di 15 Kampung

Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, menyebut wilayah terdampak kekeringan terus meluas. Sejak Agustus, Tagana bersama gabungan instansi meluncurkan total lebih dari 90.000 liter air bersih.

“Kami telah memperluas jangkauan penyaluran bantuan air bersih ke daerah-daerah yang terisolasi pasokan air. Ini dilakukan bersama sejumlah pihak untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Jembar.

Aksi kemanusiaan ini sudah menjangkau 15 kampung di 8 desa dan 8 kecamatan. Keberhasilan distribusi tercipta berkat kolaborasi lintas sektor seperti Tagana, BPBD, PDAM, Dinsos, TNI, Polri, Baznas, PMI, Keluarga Besar Arafah, pihak swasta, hingga Coklat Kita.

Pentingnya Bijak Gunakan Air dan Waspada Kebakaran

Menghadapi kemarau yang masih berlangsung, Jembar mengimbau masyarakat mengambil langkah mitigasi mandiri:

  • Hemat Penggunaan Air: Pakai air seperlunya dan siapkan stok cadangan di dalam wadah tertutup.
  • Cegah Pemicu Kebakaran: Hindari membuang puntung rokok sembarangan serta cek rutin kabel instalasi listrik rumah.
  • Bentuk Kampung Siaga Bencana (KSB): Dorong pembentukan KSB di lingkungan pemukiman.
  • Segera Lapor Petugas: Hubungi aparat desa, Tagana, atau BPBD Tasikmalaya jika menemukan titik api maupun krisis air parah.

Sinergi relawan dan pemerintah, terlebih donatur ini memperkuat daya tahan warga Tasikmalaya menghadapi dampak kemarau.

(Absul Latif)

Curi Bunga Anggrek Terekam Video hingga Viral, Pria di Pangandaran Ditangkap Kurang dari 24 Jam

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: pria yang diduga terlibat aksi pencurian diamankan polisi.

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Unit Reskrim Polsek Pangandaran meringkus seorang pria terduga pelaku pencurian bunga anggrek di wilayah Parapat, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.

Penangkapan mengacu pada laporan warga serta rekaman video yang mendadak viral di Facebook. Video tersebut memperlihatkan aksi pria itu saat mencuri bunga anggrek di wilayah Emplak, Kecamatan Kalipucang, Minggu dini hari pukul 02.00 WIB.

Baca Juga: Sempat ke Yogyakarta hingga Bali, Anak Pangandaran yang Hilang Akhirnya Ditemukan

Warga setempat sempat menyergap dan menginterogasi pria tersebut. Namun, terduga pelaku memanfaatkan situasi untuk melarikan diri. Polisi bersama masyarakat langsung menyisir lokasi hingga berhasil membekuk pelaku dalam kurun kurang dari 1×24 jam.

“Kurang dari 1×24 jam, terduga pelaku berhasil kami amankan di wilayah Parapat pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Saat ini masih berlangsung pemeriksaan dan pengembangan terkait dugaan keterlibatannya dalam sejumlah kejadian pencurian,” kata Kapolsek Pangandaran AKP Nandang Rokhmana, Selasa (15/9/2026).

Pengembangan Kasus: Terlibat Pembobolan Gudang Proyek

Penyelidikan polisi mengungkap fakta baru. Pria tersebut tidak sekadar mengincar bunga hias, melainkan juga terlibat dalam serangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga material bangunan.

Nandang menjelaskan penyidik sedang mendalami keterlibatan pelaku pada pembobolan gudang proyek di kawasan Pelabuhan Cikidang, Dusun Kelapatiga, Desa Babakan.

Aksi pencurian gudang pada Rabu (1/7/2026) lalu itu mengakibatkan korban menderita kerugian hingga Rp10 juta.

Daftar barang proyek yang digondol pelaku meliputi:

  • 50 dus keramik
  • 1 unit mesin pompa air
  • 2 rol selang
  • Terminal listrik beserta kabel sepanjang 30 meter
  • 1 buah bohlam lampu

Pelaku membobol gudang tersebut dengan cara merusak dinding material GRC hingga berlubang.

Polisi juga menyita satu unit sepeda motor yang pelaku pakai untuk mengangkut barang bukti. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan sepeda motor tersebut juga merupakan barang hasil kejahatan.

“R2 tersebut diduga digunakan untuk membawa barang hasil pencurian. Dari hasil pemeriksaan sementara, kendaraan itu juga merupakan barang bukti yang diduga berasal dari pencurian di lokasi Puskesmas,” ujar Nandang.

Polisi menyinyalir pelaku merupakan residivis kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di area Pangandaran.

“Masih kami kembangkan untuk memastikan keterkaitan terduga pelaku dengan sejumlah laporan pencurian lainnya,” katanya.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui AKP Nandang Rokhmana memastikan proses hukum berjalan transparan sesuai alat bukti. Polisi meminta masyarakat menyerahkan seluruh penanganan hukum kepada petugas dan menghentikan aksi main hakim sendiri.

(Sajidin)

Sempat ke Yogyakarta hingga Bali, Anak Pangandaran yang Hilang Akhirnya Ditemukan

0
Pangandaran, FOKUSjabar.id
Poto: Penampakan A berkumpul kembali dengan kedua orangtuanya

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Anak laki-laki berinisial A asal Desa Cijulang, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang sempat hilang, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Klaten, Jawa Tengah.

Bhabinkamtibmas Desa Cijulang, Briptu Agus, memastikan kabar bahagia tersebut usai mengonfirmasi pihak keluarga, Senin (14/9/2026) malam. Keluarga membenarkan keberadaan A dan telah menjemputnya secara langsung.

Baca Juga: Pemprov Jabar Batal Bangun Permanen Jembatan Pongpet Pangandaran?

Beda Pilihan Jurusan Sekolah Jadi Pemicu

Keluarga menceritakan bahwa A nekat meninggalkan rumah pada Minggu sore akibat ketidakcocokan jurusan sekolah. Orang tua memilih jurusan tersebut, sementara A merasa tidak sreg dengan pilihan itu.

A mengawali pelariannya dari rumah menuju Terminal Cijulang arah Ciamis, lalu meneruskan perjalanan ke Yogyakarta. Saat singgah di Yogyakarta, A tergiur informasi lowongan kerja di Bali hingga memutuskan terbang ke Pulau Dewata.

Sempat Bekerja di Bali Sebelum Minta Jemput

A sempat bekerja mencari nafkah di Bali. Namun, rasa lelah mendera fisik dan mentalnya hingga ia memberanikan diri menghubungi guru Bimbingan dan Konseling (BK) sekolahnya. A mengutarakan niat untuk pulang dan meminta penjemputan dari pihak keluarga.

Guru BK segera meneruskan pesan tersebut ke orang tua. Keluarga lantas bergerak menuju Klaten untuk menjemput dan membawa pulang A.

Polres Pangandaran Imbau Orang Tua Rangkul Anak

Mewakili Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari, Kasi Humas Polres Pangandaran Aiptu Yusdina meminta orang tua memberikan pendampingan emosional ekstra setelah A tiba di rumah.

“Yang paling penting saat ini anak sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Kami mengimbau kepada orang tua agar terus memberikan pendampingan, perhatian dan komunikasi yang baik kepada anak, termasuk dalam hal pendidikan maupun pilihan yang berkaitan dengan masa depannya,” kata Aiptu Yusdina, Selasa (15/9/2026).

Aiptu Yusdina juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang menyukseskan pencarian:

  • Jajaran kepolisian yang melacak keberadaan korban.
  • Masyarakat Pangandaran dan publik luas yang gencar menyebarkan informasi pencarian.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel kepolisian yang telah berupaya melakukan pencarian, masyarakat Pangandaran, serta masyarakat Indonesia yang ikut membantu memberikan informasi dan menyebarluaskan kabar pencarian. Kepedulian bersama ini sangat membantu hingga akhirnya anak dapat ditemukan dalam keadaan selamat,” ujarnya.

Saat ini, A telah kembali ke pelukan keluarga dalam kondisi aman dan sehat.

(Sajidin)

Kebakaran Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Pemilik Lahan Bakal Dimintai Pertanggungjawaban

0
BANDUNG, FOKUSjabar.id
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan Saat Meninjau Langsung Lokasi Kebakaran Lahan Selasa (15/9/2026). (FokusJabar.id/Yusuf Mugni)

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mendorong penyelidikan dugaan tindak pidana lingkungan hidup di balik kebakaran lahan di RT 001 RW 010, Kelurahan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.

Pemkot Bandung menemukan indikasi bahwa pemilik lahan kosong swasta tersebut tidak cuma menimbun puing bangunan, tetapi juga menjadikan area tersebut sebagai lokasi pembuangan sampah ilegal.

Baca Juga: Api Masih Membara di Bawah Tanah, Pemkot Bandung Targetkan Kebakaran Ciumbuleuit Padam 3 Hari

Farhan mengonfirmasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mengumpulkan data dari berbagai instansi sebelum menyerahkan laporan resmi ke penegak hukum Kementerian Lingkungan Hidup (Gakkum KLH).

“Kami akan menutup tanah ini. Kemudian Dinas Lingkungan Hidup akan mengumpulkan semua data dari semua pihak, lalu melaporkannya kepada Gakum Kementerian Lingkungan Hidup untuk melakukan penyelidikan awal apabila memang terjadi tindakan pidana lingkungan hidup,” kata Farhan saat meninjau lokasi kebakaran, Selasa (15/9/2026).

Gas Metana dari Sampah Pemicu Utama Kebakaran

Dugaan awal mengarah pada aktivitas penimbunan sampah tanpa izin. Tumpukan sampah di bawah permukaan tanah menghasilkan gas metana yang menyulut kobaran api.

“Kelihatannya sampah ini bukan hanya puing. Sudah bercampur dengan sampah biasa. Saya curiganya ada transit sampah ilegal dari luar wilayah sini,” katanya.

Farhan menegaskan pentingnya menindaklanjuti temuan ini karena kepulan asap kebakaran yang membakar area selama hampir 12 jam telah menyengsarakan warga.

Puluhan Warga ISPA dan Fasilitas Publik Terdampak

Dampak pencemaran asap kebakaran ini merusak kesehatan warga dan mengganggu sejumlah fasilitas umum:

  • Korban Jiwa/Kesehatan: 19 warga menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan 1 warga mengidap asma.
  • Fasilitas Pendidikan: Asap menerobos 1 SMP dan 2 SD di sekitar lokasi.
  • Fasilitas Kesehatan: Kepulan asap mengganggu aktivitas di Rumah Sakit Salamun milik TNI AU.

Lahan Resmi Ditutup, Pemilik Bakal Diperiksa

Guna memutus potensi bahaya berulang, Pemkot Bandung bertindak tegas dengan menutup dan mensterilkan seluruh kawasan lahan.

Farhan menegaskan tim gabungan mendata seluruh aspek guna mengusut tuntas pihak yang wajib bertanggung jawab atas aktivitas ilegal tersebut.

“Karena ini lahan pribadi, tentu pemiliknya akan dimintai pertanggungjawaban. Semua data akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk menjadi dasar penyelidikan,” ucapnya.

Aparat kewilayahan bersama petugas keamanan memperketat penjagaan area agar tak ada lagi oknum yang membuang sampah secara liar.

Farhan berharap proses investigasi ini mengungkap dalang utama sekaligus memberikan efek jera.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi penyalahgunaan lahan yang menjadi tempat penimbunan sampah ilegal karena risikonya sangat besar, baik bagi lingkungan maupun kesehatan warga,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

Jasa Para Sesepuh Tak Dilupakan, Polres Ciamis Kunjungi Purnawirawan Satlantas

0
CIAMIS, FOKUSJabar.id
Ketpot istimewa : Kanit Gakum Satlantas Polres Ciamis Ipda Herry saat sambangi purnawirawan Polri

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Jajaran Kepolisian Polres Ciamis Polda Jawa Barat melalui personel Unit Gakkum Satlantas menggelar bakti sosial berupa anjangsana dan penyerahan tali kasih kepada purnawirawan Polri serta warga. Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Anjar Maulana menyampaikan kabar tersebut melalui Kanit Gakkum IPDA Herry Eriyawan, Selasa (15/9/2026).

Herry menjelaskan aksi peduli kepada sesepuh Polri yang purna tugas ini berlangsung dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71 tahun 2026.

Baca Juga: Kabar Gembira Warga Ciamis! Tiket PSGC vs Sumsel United Diskon, Mulai Rp25 Ribu

“Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan serta apresiasi kepada para purnawirawan yang telah mendedikasikan hidupnya untuk melayani negara dan institusi kepolisian, khususnya di jajaran Satlantas Polres Ciamis,” katanya.

Apresiasi Khusus untuk Sesepuh Satlantas

Herry menuturkan petugas menyerahkan paket sembako secara langsung saat berkunjung ke kediaman Aiptu (Purn) Waryo dan Aiptu (Purn) Hapri.

Jasa besar kedua senior selama bertugas menjadi alasan utama pemilihan lokasi anjangsana. Aiptu (Purn) Waryo dahulu menjabat Kaurmintu, sedangkan Aiptu (Purn) Hapri merupakan tokoh senior di Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis.

“Pemilihan para purnawirawan sebagai tujuan anjangsana didasari oleh jasa besar mereka selama bertugas. Aiptu (Purn) Waryo sebelumnya pernah menjabat di bagian Kaurmintu sementara Aiptu (Purn) Hapri merupakan sesepuh di Unit Gakkum Satlantas Polres Ciamis,” ucapnya.

Rangkaian Lomba dan Kegiatan Sosial HUT Lantas ke-71

Panitia memperkaya peringatan HUT Lalu Lintas ke-71 lewat beragam agenda positif yang merangkul masyarakat umum serta kalangan pelajar. Kegiatan tersebut meliputi:

  • Lomba karya ilmiah tingkat SMA dan mahasiswa.
  • Penyaluran bantuan sembako bagi purnawirawan serta warga kurang mampu.
  • Aksi donor darah.
  • Lomba menggambar di Polda Jabar.

“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap sinergi dan kedekatan antara aparat penegak hukum khususnya Polres Ciamis dengan masyarakat semakin erat,” jelasnya.

Herry menambahkan, agenda sosial ini efektif membangun hubungan hangat antara pihak kepolisian dengan publik.

“Kita ingin lebih maksimal dan optimal dalam memberikan pelayanan yang terbaik terhadap masyarakat,” ungkapnya.

(Husen Maharaja)