spot_imgspot_img
Minggu 13 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BGN Dorong Pengadaan Bahan Baku MBG dari Wilayah Setempat

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (Mas Dar) tengah menyiapkan sistem marketplace khusus untuk pengadaan bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sistem tersebut mengadopsi mekanisme Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah (SIPLah) yang di gunakan dalam pengelolaan belanja Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

BAA JUGA:

BGN Perbarui Sasaran Penerima MBG, 1.653 Satuan Pendidikan Dikeluarkan

Menurut Sudaryono, sistem tersebut nantinya memungkinkan pemerintah mengetahui secara lebih jelas pihak yang menjadi pemasok, harga barang hingga transaksi dan perpajakannya.

“Sehingga kita tahu transaksi, perpajakan dan lain sebagainya dengan jelas,” kata Sudaryono di kutip JawPos, Minggu (12/9/2026).

Dia mengatakan, ada enam komoditas yang menjadi tahap awal dalam sistem tersebut. Yakni daging sapi atau kerbau, daging ayam, telur, beras, minyak goreng dan susu.

Sistem tersebut di targetkan mulai beroperasi pada akhir September atau awal Oktober 2026 untuk membuat transaksi pengadaan lebih transparan sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.

Dia menjelaskan, sistem tersebut juga akan menerapkan mekanisme verified seller. Dengan begitu, pemasok yang masuk dalam sistem pengadaan MBG tidak bisa berasal dari sembarang pihak.

Sudaryono menambahkan, BGN juga tengah menyusun mekanisme agar pengadaan bahan baku MBG sebisa mungkin di lakukan dari wilayah setempat. Artinya, dapur MBG di suatu daerah akan di arahkan membeli komoditas di daerahnya.

Menurut Sudaryono, pola tersebut tidak hanya di tujukan untuk memperketat pengadaan bahan baku MBG.

Sistem itu juga di harapkan membuat dampak ekonomi dari program MBG dapat lebih mudah terlihat di tingkat daerah.

“Jadi ini mekanisme sedang saya susun. Sehingga indeks ekonominya itu kelihatan,” kata Mas Dar.

BACA JUGA:

Wamenko Pangan: Penutupan SPPG tak Kantongi SLHS Berlanjut

Dia menegaskan, program MBG sejak awal tidak hanya memiliki target meningkatkan kualitas gizi penerima manfaat.

Pemerintah juga menginginkan program tersebut memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di daerah.

(Bambang Fouristian)

spot_img

Berita Terbaru