spot_imgspot_img
Minggu 13 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

PNM Tasikmalaya Manjakan 250 Nasabah Banjar Lewat Cek Kesehatan Gratis

BANJAR, FOKUSJabar.id: Peran perempuan dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan sering kali menuntut pengorbanan tenaga yang luar biasa, tak jarang membuat mereka mengabaikan kesehatan pribadi.

Kesadaran inilah yang mendorong PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tasikmalaya untuk menghadirkan langkah nyata melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis.

BACA JUGA:

PNM Bawa 250 Perempuan UMKM Banjar Naik Kelas, Pembiayaan Capai Rp312 Miliar

Berkolaborasi dengan RS JHC Tasikmalaya, inisiatif mulia ini menyasar 250 nasabah perempuan yang tergabung dalam program pemberdayaan di Kota Banjar.

​Kegiatan sosial yang sarat kepedulian ini di selenggarakan bertepatan dengan perhelatan akbar Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar di Aula Somahna Banjar Dibuana, Kota Banjar, Sabtu (12/9/2026).

Selain antrean pemeriksaan medis, acara ini juga di ramaikan dengan pameran produk unggulan dari 19 UMKM binaan PNM Cabang Tasikmalaya, memadukan aspek kesehatan fisik dan kesejahteraan ekonomi dalam satu ruang yang sama.

​Pemimpin Cabang PNM Cabang Tasikmalaya, Ara Koswara hadir secara langsung di lokasi untuk meninjau jalannya proses pemeriksaan kesehatan.

Kehadirannya menegaskan komitmen manajemen dalam mendampingi para nasabah, tidak hanya dari sisi permodalan usaha ultra mikro. Tetapi juga memastikan kualitas hidup dan kesehatan fisik mereka tetap terjaga dengan baik.

​Sinergi Medis Bersama RS JHC Tasikmalaya

​Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis ini terlaksana berkat kemitraan strategis antara PNM Cabang Tasikmalaya dan RS JHC Tasikmalaya.

Tim medis dari rumah sakit mitra tersebut mengerahkan tenaga profesional untuk melayani para nasabah yang antusias mengantre sejak pagi hari.

BACA JUGA:

Keluarga Besar Alumni Fakultas Ekonomi Unpad Angkatan 70 Silaturami ke Wali Kota Banjar

​Humas dan Marketing RS JHC Tasikmalaya, Rian menjelaskan, jenis layanan yang di berikan berupa mini Medical Check-Up (MCU) yang di fokuskan pada pemeriksaan penunjang dasar.

​1. Pemeriksaan kadar gula darah sewaktu atau puasa

​2. Pengecekan tingkat kolesterol total dalam darah

​3. Deteksi dini keluhan asam urat

​Dari hasil pemeriksaan yang di lakukan di lokasi, terungkap beberapa catatan penting mengenai profil kesehatan para nasabah perempuan tersebut.

Mayoritas keluhan dan temuan medis di lapangan di dominasi oleh masalah metabolik ringan akibat kelelahan dan pola hidup.

BACA JUGA:

Rekonstruksi Pembunuhan Pak Ogah di Banjar, Pelaku Peragakan 49 Adegan

​”Pemeriksaan kesehatan ini di sesuaikan dengan keluhan dan kebetulan kebanyakan kolesterolnya cukup tinggi. Kedua customer PNM itu gula darahnya tinggi dan beberapa keluhan asam urat,” ungkap Rian.

​Edukasi Pola Hidup Sehat Tanpa Intervensi Resep Obat

​Meskipun menemukan beberapa indikator kesehatan yang cukup tinggi pada sebagian nasabah, pihak RS JHC Tasikmalaya membatasi tindakan pada lingkup mini MCU screening awal.

Tim medis tidak memberikan resep obat secara langsung di tempat, melainkan fokus memberikan edukasi preventif serta konsultasi gaya hidup sehat.

​Bagi nasabah yang terdeteksi memiliki kadar kolesterol, gula darah, atau asam urat di atas ambang normal, tenaga medis memberikan panduan penanganan mandiri yang aplikatif:

​- Mengatur pola makan dan menghindari pantangan makanan pemicu

​- Beristirahat yang cukup untuk memulihkan kebugaran tubuh setelah beraktivitas mengurus usaha

​- Melakukan pemantauan berkala secara mandiri

​Rian menambahkan, apabila dalam rentang waktu satu hingga dua minggu keluhan kesehatan tersebut belum juga mereda atau menunjukkan perbaikan, pihak rumah sakit menyarankan para nasabah untuk segera memeriksakan diri lebih lanjut ke fasilitas kesehatan tingkat pertama. Seperti ke puskesmas atau klinik terdekat.

​Membangun Kesadaran Preventif Demi Keberlanjutan Usaha

​Inisiatif pemeriksaan kesehatan gratis ini membawa dampak psikologis dan edukatif yang positif bagi para nasabah.

Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM perempuan tidak hanya mendapatkan akses layanan kesehatan secara cuma-cuma. Tetapi juga memperoleh pemahaman mendalam mengenai kondisi tubuh mereka sendiri.

BACA JUGA:

Kabar Baik Warga Situbatu Banjar, Denda Tunggakan Air dan Biaya Re-Opening Dibebaskan

​Dengan mengenali sinyal-sinyal tubuh lebih dini, para nasabah di harapkan mampu melakukan langkah-langkah pencegahan sebelum jatuh sakit.

Langkah preventif ini di yakini sangat krusial agar para Srikandi ekonomi ini dapat terus produktif mengembangkan usaha, mendampingi keluarga dan menikmati kualitas hidup yang jauh lebih sehat di masa depan.

(Abdul Latif)

spot_img

Berita Terbaru