spot_imgspot_img
Sabtu 3 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Igornas Ciamis Dorong Olahraga Tradisional hingga SMA

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Kompetisi Olahraga Tradisional (Oltrad) di Jawa Barat di nilai perlu memiliki jenjang pembinaan yang berkelanjutan. Bakat siswa yang muncul sejak Sekolah Dasar (SD) di harapkan tidak berhenti ketika mereka susdah lulus.

Harapan tersebut di sampaikan Ketua Pelaksana Igornas Ciamis sekaligus Ketua Pelaksana Seleksi Kabupaten, Asep Rustandi di sela Invitasi Olahraga Tradisional Jenjang SD Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2026 di Stadion Atletik Prabu Linggabuana Ciamis, Sabtu (3/10/2026).

BACA JUGA:

27 Kecamatan Berebut 22 Tiket, Ciamis Seleksi Atlet Oltrad ke Jabar

Menurut Asep, saat ini ruang kompetisi olahraga tradisional lebih banyak tersedia untuk jenjang sekolah dasar. Kondisi tersebut membuat atlet yang sudah menunjukkan kemampuan sejak dini belum memiliki kesinambungan kompetisi ketika memasuki SMP maupun SMA.

“Harapannya ke depan, di Jawa Barat jangan hanya jenjang sekolah dasar, tapi berkelanjutan. Kalau dulu ada SMP dan SMA, sekarang hanya sekolah dasar,” ujar Asep.

Ia menilai, keberlanjutan kompetisi penting untuk menjaga bakat siswa yang sudah di temukan melalui berbagai kegiatan di tingkat SD.

Menurutnya, pembinaan yang berjenjang juga akan memberikan kesempatan kepada guru pembina dan orang tua untuk terus mendampingi perkembangan atlet.

Asep berharap, Jawa Barat dapat kembali menghadirkan event atau invitasi olahraga tradisional yang melibatkan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP hingga SMA.

“Mudah-mudahan ke depan, terutama Jawa Barat, mengadakan event invitasi dari setiap jenjang, baik SMP maupun SMA,” katanya.

BACA JUGA:

Rumah Semi Permanen di Sukajaya Ciamis Diamuk Si Jago Merah

Ia menilai, pola kompetisi yang berkelanjutan akan membuat olahraga tradisional tidak hanya menjadi kegiatan perlombaan sesaat, tetapi dapat menjadi bagian dari pembinaan bakat atlet sejak usia dini hingga jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Harapan tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam pelaksanaan Invitasi Olahraga Tradisional Jenjang SD Tingkat Kabupaten Ciamis 2026 yang diikuti perwakilan dari 27 kecamatan.

(Mia)

spot_img

Berita Terbaru