spot_imgspot_img
Minggu 1 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Musim Hujan Tiba, BPBD Ciamis Imbau Warga Waspadai Ancaman Bencana Hidrometeorologi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Ani Supiani memberi peringatan soal ancaman bencana hidrometeorologi. Fenomena ini muncul akibat pengaruh cuaca, iklim, serta dinamika air atmosfer dan permukaan.

“Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipicu oleh kondisi cuaca,iklim dan dinamika air baik dipermukaan maupun di armosfer yang dapat menimbulkan dampak berupa banjir, tanah longsor, angin kencang, kekeringan , gelombang ektrim,” ujar Ani, Minggu (1/11/2026).

Baca Juga: PPI Ciamis Jaring 1.743 Calon Paskibra, Siapkan Kader Tembus Seleksi Nasional

Ani menjelaskan bahwa curah hujan ekstrem memicu luapan banjir, genangan air, hingga tanah longsor. Peristiwa ini mengancam kawasan permukiman warga secara langsung.

” Perubahan iklim bisa meningkatkan frekuensi dan intensitas cuaca ektreem,”katanya.

Ani menegaskan perubahan iklim memicu runtutan bencana alam yang menyisakan berbagai dampak pascabencana.

” Dampak kejadian itu akan mengakibatkan rumah rusak, infrastruktur, lahan pertanian sehingga bisa mengganggu kehidupan sosial ekonomi masyarakat,”ucapnya.

Jenis Bencana Hidrometeorologi dan Langkah Imbauan BPBD

Ani merinci jenis bencana hidrometeorologi mencakup banjir, tanah longsor, angin kencang, kekeringan, gelombang ekstrem, serta cuaca ekstrem.

” Banjir terjadi ketika volume air melebihi kapasitas sungai,drainase atau saluran air akibat hujan lebat,”jelasnya.

Ani menambahkan bahwa resapan air yang berlebih pada tanah memicu ketidakstabilan lereng hingga melahirkan tanah longsor. Perbedaan tekanan udara di atmosfer memicu kemunculan angin kencang dan cuaca ekstrem.

Menghadapi tingginya curah hujan saat ini, BPBD Ciamis meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dini.

” Karena saat ini sudah terjadi hujan maka dihimbau kepada seluruh warga untuk selalu siaga supaya kejadian yang tidak diharapkan terantisipasi,”ungkapnya.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru