PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Sebuah kapal wisata asing (yacht) milik warga negara Belanda lego jangkar di kawasan Pantai Timur Pangandaran. Satpolairud Polres Pangandaran memantau langsung keberadaan kapal tersebut pada Minggu (1/11/2026).
Kapal bernama SW ZWERFCAT nomor registrasi PD 9336 berukuran 15 GT ini berlabuh di perairan Pangandaran sejak Sabtu (31/10/2026). Menurut inoformasi Kapal pesiar tersebut berlayar langsung dari Belanda.
Baca Juga: Satgas TMMD ke-130 Kodim Pangandaran Genjot Jalan Penghubung Mekarwangi-Bangunjaya Langkaplancar
Kapal mengangkut dua orang penumpang pasangan suami istri, yakni seorang pria WNA Belanda dan wanita WNI asal Kabupaten Pangandaran.
Satpolairud Polres Pangandaran mengelar pendataan awal dan monitoring ketat sehari setelah kedatangan kapal.
Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin menegaskan langkah monitoring ini untuk memelihara kamtibmas perairan serta memeriksa dokumen kapal.
“Monitoring ini dilakukan untuk memperoleh informasi dan melakukan pendataan awal terhadap keberadaan kapal beserta orang-orang yang berada di dalamnya,” ujar Anang.
Hingga Minggu siang, pihak kepolisian belum mengonfirmasi durasi pasti kapal tersebut akan bertahan di perairan Pangandaran.
Prosedur Pemeriksaan dan Koordinasi Keimigrasian
Anang menjelaskan bahwa penanganan kapal wisata asing wajib mengikuti aturan kepelabuhanan, kepabeanan, keimigrasian, dan kekarantinaan. Petugas keimigrasian memegang wewenang penuh atas pemeriksaan dokumen perjalanan WNA.
“Apabila diperlukan pemeriksaan lebih lanjut, tentunya akan dikoordinasikan dengan instansi yang memiliki kewenangan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Satpolairud Polres Pangandaran terus mengawasi posisi kapal SW ZWERFCAT serta menjalin komunikasi erat bersama instansi terkait.
(Sajidin)



