CIAMIS, FOKUSJabar.id: Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Ciamis berubah menjadi arena adu kemampuan para pesilat. Sebanyak 850 atlet mengikuti Kejuaraan Pencak Silat Ciamis Championship yang di gelar 3-4 Oktober 2026.
Kejuaraan yang untuk pertama kalinya di gelar ini di ikuti pesilat dari berbagai daerah dengan rentang usia mulai tingkat dini hingga SMA.
BACA JUGA:
Igornas Ciamis Dorong Olahraga Tradisional hingga SMA
Mereka turun dalam sejumlah nomor pertandingan. Mulai dari kategori tanding berdasarkan kelas berat badan hingga nomor seni Tunggal, Ganda dan Regu (TGR).
Ketua IPSI Kabupaten Ciamis, Ramli Mahmud mengatakan, jumlah peserta yang mencapai 850 pesilat menjadi catatan tersendiri bagi penyelenggaraan Ciamis Championship.
“Alhamdulillah jumlah peserta ada 850 pesilat. Ini sesuatu yang luar biasa, kita bisa menghadirkan pesilat sebanyak itu,” kata Ramli saat pembukaan Ciamis Championship di GGT Ciamis, Sabtu (3/10/2026).
Menurutnya, kejuaraan tersebut tidak sekadar menjadi tempat bertanding. Tetapi juga menjadi panggung untuk melihat hasil pembinaan yang di lakukan masing-masing paguron.
“Ini ajang bagaimana hasil latihan di setiap paguron kemudian kita tampilkan. Kita bisa melihat dari sisi stamina dan keterampilan pesilat,” ujarnya.
Ramli berharap, kompetisi tersebut mampu melahirkan pesilat-pesilat baru yang memiliki kemampuan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Ia juga meminta para pelatih dan guru di setiap paguron terus memberikan pembinaan secara serius agar potensi para atlet dapat berkembang.
“Harapan kita dari 850 orang ini ada beberapa yang kemudian menjadi atlet nasional, bahkan atlet dunia,” katanya.
Selain menjadi arena kompetisi, Ramli menyebut Ciamis Championship juga menjadi ruang silaturahmi antarpesilat dan perguruan.
Ia memastikan, IPSI Ciamis bersama Sayap Rajawali Event Organizer berkomitmen menjadikan kejuaraan tersebut sebagai agenda tahunan.
“Ini momen yang terbaik untuk silaturahmi antarpesilat. Kita sudah berkomunikasi dengan Pak Romi, Sayap Rajawali akan mengagendakan ini menjadi agenda tahunan,” ucapnya.
BACA JUGA:
27 Kecamatan Berebut 22 Tiket, Ciamis Seleksi Atlet Oltrad ke Jabar
Ketua KONI Kabupaten Ciamis, Endang Sutrisna turut mengapresiasi pelaksanaan Ciamis Championship. Menurutnya, kompetisi yang rutin sangat penting untuk menjaga perkembangan prestasi olahraga.
“Tidak akan terjadi kita meraih prestasi terbaik manakala kita jarang bertanding. Karena itu, event pertandingan harus di rutinkan dan di kontinuitaskan,” kata Endang.
Ia bahkan berharap kejuaraan pencak silat dapat di gelar lebih sering, tidak hanya satu kali dalam setahun.
“Kalau saya berharap tiga sampai enam bulan sekali event terus di adakan,” ujarnya.
Endang menilai, kompetisi seperti Ciamis Championship menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga sekaligus membuka ruang bagi atlet muda untuk terus mengasah kemampuan.
“Harapannya apa yang kita lakukan ini bisa menghasilkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat Jawa Barat, nasional, bahkan internasional,” pungkasnya.
(Mia)



